
"Darl!".
Brian langsung menoleh begitu mendengar dirinya dipanggil oleh Stella yang berjalan menghampirinya saat dia baru saja melangkah turun dari mobilnya.
"Stella ada apa?".
"Apa yang kudengar itu benar?!",tanya Stella dengan ekspresi cemas yang tergambar jelas diwajahnya saat bertanya.
"Apa itu?".
"Dia datang menemuimu tadi diperusahaan.Apa itu benar?!".
"Siapa yang kau maksud Stella setiap hari banyak yang datang menemuiku?".
"Dia...kau tau siapa yang kumaksud kenapa kau pura pura tidak tau Brian!",ucap Stella dengan nada suara keras karena mulai merasa kesal pada sikap Brian yang seolah sengaja pura pura tidak paham dengan maksud pertanyaan nya sekarang.
"Dia? Dia siapa Stella?", tanya Brian kembali mengulang pertanyaannya.
"Siapa lagi tentu saja Adam putra Eleora.Kalian bertemu dan bicara berdua secara pribadi bukan?Untuk apa?Bukankah kau sudah berjanji untuk tidak lagi perduli padanya setelah apa yang dilakukannya dulu Brian!".
Seketika Brian mendengus keras mendengar itu.
"Itu benar aku memang bertemu dengannya tapi kami tidak bicara seperti yang kau maksud Stella!".
"Kau berbohong Brian!".
" Tidak! Kami bertemu dan bertengkar seperti dulu apa sekarang kau puas mendengarnya!!".
"Untuk apa dia menemuimu lagi bukankah dia bilang tidak ingin bertemu denganmu lagi dulu".
"Dia ingin masuk keperusahaan",jawab Brian tanpa menutupi sedikit pun tentang niat Adam yang tadi menemuinya pada Stella yang dia yakin sudah tau meski tidak bertanya padanya dan pertanyaannya sekarang pasti hanya untuk menegaskan tentang kebenaran berita itu.
"Masuk keperusahaan?Apa dia berniat mengambil alih perusahaan darimu Brian?!", tanya Stella dengan wajah pucat.
__ADS_1
"Ya dia berniat meminta haknya padaku".
"Lalu apa kau memberikannya? Jangan bilang kau memberikannya begitu saja Brian karena aku akan sangat marah dan kau tau bukan kalau aku marah ?!",teriak Stella tanpa berusaha menahan diri lagi.
"Tentu saja tidak apa aku pikir aku bodoh memberikan perusahan begitu saja padanya saat dia memintanya?!", balas Brian ikut terbawa emosi.
"Aku tidak percaya!",teriak Stella semakin meninggikan nada suaranya.
"Terserah tapi yang kukatakan itu benar Stella!".
"Tapi kau membiarkannya masuk kedalam perusahaan bukan?Itu sama saja kau memberinya kesempatan untuk merebut posisimu nantinya".
"Itu benar, tapi merebut posisi ku sekarang tidak akan mudah Stella tapi menolaknya masuk kedalam perusahaan juga tidak bisa lagi".
"Kenapa?!Kenapa tidak bisa bukankah dulu kau bisa melakukannya.Apa karena dia putra mu dengan Eleora jadi kau tidak bisa mengusirnya pergi seperti dulu.Aku yakin kau cuma beralasan mengatakan hal ini padaku!".
Brian menghela nafasnya dengan keras dia merasa lelah sekarang setelah tadi berdebat dengan Adam dan sekarang dia harus kembali menghadapi sikap Stella yang sangat menyebalkan saat baru sampai kerumah ingin rasanya dia pergi begitu saja meninggalkan perempuan itu sekarang tapi dia tau melarikan diri bukanlah sifatnya.
"Dia punya hak untuk masuk kedalam perusahaan karena dia pemilik saham nomor 2 terbesar setelah aku selain itu sekarang dia sudah dewasa jadi aku tidak bisa menolak keinginannya selama apa yang diinginkan itu wajar Stella".
Brian menggeleng.
"Dia akan menggantikan kedudukan Geo".
"What!!!!Lalu bagaimana dengan Geo teganya kau menyingkirkan Geo hanya demi anak tak tau diri seperti Adam!".
Reflek Brian mengepalkan tangannya mendengar sebutan Stella untuk Adam barusan.
"Dia kuangkat menjadi wakilku mulai besok dan posisi nya yang sebelumnya ditempati Adam apa kau puas sekarang!!",teriak Brian dengan pergi meninggalkan Stella yang langsung tersenyum senang mendengarnya karena ternyata Brian tidak melakukan hal yang dikhawatirkannya tadi saat mendengar berita dari orangnya dikantor pria itu kalau tadi Adam datang kekantor untuk menemui Brian dan mereka bicara cukup lama saat dia meminta orangnya itu memberinya rekaman pembicaraan Adam dan Brian ternyata orang itu tidak bisa melakukannya karena mereka bicara diruangan Brian yang tidak bisa disadap begitu saja karena memakai sistem keamanan terpisah dari Bagian keamanan kantor yang lain membuat Stella sangat marah tapi tidak bisa berbuat apa apa dan hanya bisa mengatakan langsung pada Brian seperti sekarang meski sebenarnya dia tidak percaya 100 persen ucapan pria itu.
***
"Drett.... Drett..".
__ADS_1
"Emmmh halo?",jawab Geo dari seberang telpon dengan suara setengah malas karena sekarang ditempatnya masih pukul 4 pagi dan dia baru tidur sekitar 1jam yang lalu setelah menghabiskan malam panas dengan perempuan yang disewanya tadi. Jadi sekarang dia masih sangat mengantuk sekali.
"Tuan Geo besok pagi anda diminta kembali dengan pesawat pertama oleh pihak kantor",terang orang yang menghubunginya itu.
"Untuk apa?Urusanku disini belum selesai masih sekitar 3 hari lagi baru aku bisa kembali dan itu pun kalau pihak yang berkaitan ini mau langsung melakukan tanda tangan kontrak denganku",terang Geo kesal.
"Urusan anda disana akan digantikan orang lain jadi sebaiknya anda kembali saja".
"Orang lain?Siapa?".
"Direktur keuangan yang baru yang akan menggantikan pekerjaan anda disana nanti".
"Apa!!!Direktur baru!!Kenapa tiba tiba begini.Siapa yang menggantikan aku tiba tiba begini?!".
"Tuan Adam Maxwell yang akan menggantikan anda menjadi direktur keuangan yang baru jadi anda.....".
"Bagaimana bisa dia menggantikan aku!!!Enak saja,aku tidak terima!".
Lalu Geo mematikan panggilan telpon itu tanpa mendengarkan keterangan lebih lanjut dari sipenelpon karena sudah merasa kesal mendengar kalau Adam akan menggantikan posisinya begitu saja mulai besok.Lalu bagaimana dengan nasibnya selanjutnya apakah Brian Maxwell akan membuangnya sekarang karena putra kandungnya sudah Kembali?Memikirkan itu Geo menjadi sangat marah karena merasa tidak dianggap sama sekali dan kebenciannya pada Brian juga Adam semakin bertambah.
"Dasar dua pria brengsek!!!!Aku akan menghabisi kalian kalau benar aku dibuang begitu saja sekarang setelah apa yang aku lakukan selama ini!!!",teriaknya dengan melemparkan apa saja yang ada didekatnya untuk melampiaskan kemarahannya saat itu.
Geo baru berhenti melampiaskan emosinya saat mendengar suara ponselnya berbunyi lagi dan berniat memaki orang yang menelponnya itu tapi diurungkannya begitu melihat kalau yang menghubunginya saat itu adalah Stella.
"Ya... ma. Ada apa mama menghubungiku sekarang karena disini masih belum pagi",terangnya berusaha bersuara sebiasa mungkin pada Stella.
"Kau sudah dengar Khabar terbaru soal kantor Geo?", tanya Stella dari seberang telpon dengan suara terdengar bahagia.
"Ya...sudah ma soal Adam yang kembali bukan?...",jawabnya dengan tidak bersemangat.
"Syukurlah kalau kau sudah mendengarnya.Jadi kau sudah tau bukan kalau mulai besok Adam akan menggantikan posisimu sementara kau menempati jabatan baru sebagai wakil CEO diperusahaan".
"Iya sudah ma.....Apa!!!Aku diangkat menjadi wakil CEO mulai besok?!!!".
__ADS_1
Geo sangat terkejut mendengar apa yang disampaikan Stella itu karena dia benar benar tidak menyangka kalau dia akan mendapatkan posisi nomor 2 tertinggi dengan kembalinya Adam keperusahaan tanpa perlu bersusah payah lebih dulu.