
Aira putri Andika adalah putri tunggal dari Andika hans dengan Sandra Hans.
setelah kelulusan sekolah menengah pertama Andika berencana mengirim putrinya untuk bersekolah diSMA terpopuler diindonesia.
Selain agar putrinya lebih mengembangkan pengetahuannya,Andika juga berencana mendidik putrinya hidup seperti anak biasa tak seperti hokay.
Dengan lingkungan yang mayoritas diisi oleh anak-anak dari pengusaha kaya dan juga nama keluarga yang telah melambung tinggi.
Apa gadis itu bertahan dengan kehidupan barunya?
*HAPPY READING :)*
Gadis mungil yang tengah sibuk dengan beberapa barang,ya karena hari ini dia akan pergi menuju sekolah barunya yang entah akan dimasukan kesekolah mana.Tapi gadis itu percaya dirinya tingkat langit jika dia akan bersekolah diluar negri.
"Sayang,buruan papa tunggu di bawah"Teriak Sandra.
"Iya mah"
Tak lama setelah selesai menyiapkan keperluannya,gadis itu hendak melenggang keluar dari kamar,namun langkahnya telah terinterupsi oleh pria paruh baya yang berdiri diambang pintu kamarnya.
Tatapan yang tajam bahkan raut wajahnya sama sekali tanpa ekpresi,yang membuat Aira tak tahu jalan fikiran papa itu.
Pria itu melangkahkan kaki menuju balkon kamar putrinya dengan menengadahkan wajahnya menatap langit biru yang cerah."Papa ingin berbicara empat mata dengan kamu."Ucapnya
Semua pelayan yang berada dikamar Aira langsung melenggang pergi,dan meninggalkan keduannya.
Tentu saja Aira sangat bingung apalagi papanya yang jarang sekali berkumunikasi secara pribadi dengannya.
Bukan karna tak sayang melainkan papanya seorang pembisnis yang jarang berada dirumah,setiap hari Andika akan menayakan keadaan putri tunggalnya itu.
"Tumben,papa berbicara empat mata sama aku.Ada apa yaa... jadi penasaran.jangan-jangan aku mau diajak liburan..yes.yes."batin Aira terlalu yakin.
"Ada apa pa?"
Andikan pria yang tak suka basa basi,makanya dia langsung To the point,"Papa berencana memberi kamu ujian dan k--"Ucap Andika.
"Ujian?emangnya sekolah pake ada ujian juga?"
"Dengar dulu,papa belum selesai bicara.Nggak boleh memotong pembicaran orang tua!kamu mau dosa?!"
"Maaf pa,nggak bakal diulangi"Ucap Aira tertunduk salah.
Pria itu langsung menghampiri Aira yang masih menundukkan wajah,"Sayang bukan papa nggak sayang sama kamu,papa ingin kamu belajar hidup mandiri... Papa yakin kamu sanggup..."
"Maksud papa?"Tanya Aira mendongak menatap Andika Aira.
"Aira harus jadi anak biasa yang tidak pamer dalam hal apapun dan satu lagi jangan gunakan nama besar keluarga kita"ucap Andika.
"Papa berharap kamu mau"
"Papa tunggu kamu diluar"Ucap Andika mengusap lembut pundak putrinya itu.
Gadis itu membungkam dan menatap punggung Andika yang sudah melenggang pergi meninggalkan dirinya sendiri.
"Padahal gue mau nolak tapi papa sudah menaruh harapan tanda gue setuju,yuadah deh gue ikuti aja."Guamam Aira sendiri.
15 menit kemudian
Gadis itu yang sudah berpakaian rapi dan sangat cantik,dia keluar dari kamar menuruni anak tangga dan menatap kedua orang tuanya yang tengah menunggu dirinya.
Gadis itu akan berangkat hanya saja ia sedikit sedih kala Sandra tak bisa mengantar kesekolah,karena ada urusan yang tidak boleh ditinggalkan.Jadinya Aira berangkat diantarkan Andika.
"Mama,Aira pamit dulu ya"Pamit Aira mencium punggung tangan Sandra.
Sebenarnya ia tak tega melepas putrinya jauh dari jangkauan dirinya,Sandra sangat sedih dan langsung memeluk tubuh Aira.
"Kamu hati-hati ya,jangan nakal oke"Ucap Sandra.
"I Love You My Mother"Ucap Aira tak lupa kissbye nya.
"I Love You To sayang"Teriak Sandra sambil melambaikan tangan.
__ADS_1
Go To School
30 menit diperjalanan akhirnya mereka sampai ditujuan,waktu yang semakin berputar cepat membuat mereka sampai sesudah maghrib.
Aira mendongak menoleh pria paruh baya disampingnya dengan tatapan yang bingung,"Pa,sebenarnya Aira mau disekolahkan dimana?"
"....Kamu tidak melihat tulisan gapura itu?"balas Andika.
"SMAN GARDEN X11?"
"Iya kamu bersekolah disekolah lokal saja,jangan maunya keluar negri aja gak baik."Nasihat Andika.
"Ada benernya juga omongan papa,gak apa walaupun Aira gak sekolah diLondon, tapi Aira seneng masuk sekolah Lokal yang udah Go Internasiaonal."Ucap Aira.
Pak sopir dengan sigap membukakan pintu mobil untuk nonanya,Tatapan Aira masih dibuat terpukau.Dia keluar mobil dengan wajah yang sangat gembira.
"Hati-hati ingat pesan mama kamu!"ucap Andika didalam mobil.
"Hmm aku nggak forget!"
Tak lama mobil yang mengantarkan Aira melenggang pergi jauh meninggalkan gadis yang masih melotot tak percaya.
Gadis itu berdiri di depan gerbang asrama barunya.Tak lama kemudian datang sosok pria paruh baya membukakan pintu gerbang,lalu menghampiri Aira dengan wajah tersenyum ramah.
"Nona,ayok masuk"Ucap pak Satpam sambil membawakan koper milik gadis itu dan mempersilakan gadis itu masuk.
"Makasih pak"
Pak Satpam membawa gadis itu masuk kedalam lingkungan Asrama.Dia dibuat terpukau kala melihat dalam gedung yang tinggi bin besar itu.Gedung itu terbagi menjadi dua tempat,sebelah kanan asrama wanita dan sebelah kiri asarama pria.
Gadis itu hanya mengikuti dari belakang sang satpam karena jika ia berjalan sendiri takutnya akan kesasar.Pak satpam berhenti tepat didepan kamar bernomor 13,Aira pun ikut berhenti.
"Neng ini kunci kamarnya"Ucap pak Satpam yang memberikan kunci.
"Thanks..."
"Kalau begitu bapak permisi"ucap pak Satpam langsung meninggalkan Aira sendiri.
Byurr... byurr... crett... crett.....
Saat hendak mencari stop kontak listrik,lambu tiba-tiba menyala dan menampakkan pria berdiri didepan pintu dengan telanjang dada.
Gadis itu terkejut kala melihat sosok yang tampan panpa memakai baju.
"AAaa....cowok mesu--"teriak Aira langsung dibungkam oleh pria itu.
"Diam nggak!!"ucap Pria itu seraya tangan kanannya menutupi mulut gadis yang ketakutan itu.
"Wadidaw baru saja masuk udah ketemu cowok yang handsome.uwuu..badannya kekar betul.perfect banget jadi idaman.Tapi ganteng buat apa kalau tukang mesum!!"batin Aira.
"Aww...!"Ringis pria itu,karena tangan yang ia pakai untuk membungkam Aira tiba-tiba digigit.
"Kamu!!"
"Apa!dasar pria mesum.untuk apa kamu berada dikamar saya,pergi nggak sebelum saya panggilkan satpam!!"bentak Aira seraya membuang muka dari pria itu.Dia sangat marah sekali.
"Dasar wanita gila!pergi dari kamar Gue"ucap Pria itu dengan mendorong tubuh gadis itu keluar.
Tak lama kemudian Satpam yang mengantarkan Aira kembali lagi,"Nona,nona maaf saya salah menunjukkan kamar.Tuan muda tolong maafkan saya,saya mohon."ucap pak Satpam seraya menundukkan kepala ketakutan sangat jelas terlihat diwajahnya.
"Oke...ini yang terakhir kalinya,jika anda mengulagi kesalahan ini saya tak segan-segan pecat kamu!"ucap Pria itu sedikit menekan.
"Nggak ramah dasar gila!!"ucap Aira yang juga dibuat kesal oleh pria itu.
"Wah nona ini sepertinya tak mengetahui siapa pria didepannya!"batin pak Satpam yang masih menundukkan kepalanya.
Bisa dibilang satpam sekolah ini sedikip pikun,dia kadang keliru membedakan asrama wanita dan pria.Hingganya kejadian ini sering terulang untung saja tidak terjadi yang tidak-tidak jika siswa/i masuk salah kamar.
"Nona maaf atas kejadian tadi,sebenarnya saya sering melakukan kesalahan ini.Tapi bangaimana lagi saya memohon agar tak dipecat karna anak saya menderita tumor.Untung saja kepsek mengijinkan saya bertugas disini!"ucap Pak Satpam seraya menundukkan wajahnya karna merasa bersalah.
"Berarti gue korban dong,tapi miris juga pak satpam ini.Yaudah deh kasihan dia."batin Aira merasa iba.
__ADS_1
"Apakah nona mengetahui siapa pria muda tadi?"tanya keamanan mengubah topik pembicaraan
"Nggak sama sekali,lagian dia pria nggak ramah!!"balas Aira savege.
"Pria tadi adalah tuan muda keluarga MU,diusiannya yang terbilang muda tuan muda sudah mendirikan usahanya sendiri bernama ENIMA GROUF,hanya saja sifatnya yang dingin dan juga pemarah"ujar Pak Satpam panjang lebar.
Aira hanya mendengarkan ia sedikit terkejut dengan apa yang didengarnya,"Omg,gue bisa-bisa dalam masalah!apalagi gue tadi cemooh dia..."batin Aira yang mulai diterpa kekhawatiran.
Tak lama kemudian mereka sampai dikamar nomor.18,Pak satpam langsung memberikan kunci kamar itu,"Ini kuncinya!"ucap pak Satpam sembari menyodorkan sebuah kunci.
"Nggak salah lagi ini kamar saya??"tanya Aira.
"TIDAKKK!!!tidak nona ini betul sekali!"balas pak Satpam.
BEDROOM
Ceklekk~~~
Tak salah lagi ternyata itu kamar miliknya,kamar yang bersih dan juga harum sungguh gadis itu dimanjakan.Bahkan Aira tak akan berbagi kamar karena satu kamar hanya untuk satu murid saja.Ternyata inilah keunggulan dan ketenaran dari Asrama itu.
Selain bersih dan Harum,biaya disana tak begitu murah melainkan hampir menguras kantung,semua orang tua merelakan anak-anak mereka masuk sekolah disana,walau uang mereka hampir terkuras.
Karena perjalanan yang hampir menguras tenaga dan emosi.Gadis itu langsung menjatuhkan tubuhnya kekasur. "Gak sia-sia gue ikuti kemauan papa."Ucap Aira.
Selagi saat berada dirumah,Aira tak akan pernah melewatkan waktu hanya untuk melihat bulan dan bintang yang bertebarang dilangit gelap.
Karna lingkungan asrama yang ketat dan juga tertutup,gadis itu keluar kamar dengan mengendap-endap.
Karena tidak ada yang sedang mengawasi,gadis itu mudah keluar dari asrama.
Dia berjalan keluar dari asrama dan duduk dibawah pohon yang menjulang tinggi.Disana tak gelap karena cahaya lampu yang menyinari tempat itu sangat banyak.
Angin malam yang menabrak lembut wajah sang gadis,dia menengadahkan wajah menatap bulan dan bintang yang bersinar.
"Bintang kapan gue pegang lo,hee... halu aja...."ucap Aira,ia menjulurkan tangannya kelangit seakan-akan menyentuh bulan dan bintang.
Kemudian matanya tertuju pada jam yang milingkar ditangan,"Udah larut dan disini makin dingin.Gue kekamar aja lah."Ucap Aira.
Saat ditengah perjalanan dia menabrak seseorang yang juga berada disana,wajah yang tertunduk dengan mata sayup,gadis itu benar-benar kehilangan konsentrasinya.
Brukk...
Gadis itu terjatuh ketanah dan pantatnya jatuh ketanah tak semulus yang diharapkan.
"Aww..."Ringis Aira.
"Kalau jalan pake mata!"Dingin orang itu.
"Kata gue jalan bukannya pake kaki ya..?au ah!."Batin Aira.
Aira mendongak melihat pria didepannya dengan tatapan yang kesal,"Anjrr bukannya minta maaf,lo malah ma--"Sinis Aira.
"Dunia ini memang sempit,kenapa gue harus bertemu cewek gak jelas plus gila!!"savege pria itu bahkan dia membuang muka.
Jleb!!
"Nuduq bat dah tuh omongan cowok itu!"batin Aira.
Gadis itu perlahan berdiri walau pantatnya sangat sakit,tatapan tajam ia lontarkan pada orang itu.Lalu langsung pergi meninggalkan pria itu.
"Dia bilang gue cewek gak jelas,pake gila juga!"Monolog Aira.
Pria itu pun menoleh sekilas melihat punggung gadis itu,ternyata Monolog Aira terdengar oleh Yohan.Dia hanya menggidik lalu pergi.
"Stress!baru kali ini gue ketemu cewek galak kaya dia!!"Dingin Yohan.
Bedroom
Gadis itu tidur dikasur dengan mata yang menatap langit-langit kamar,"Sial bener hari ini,kenapa gue harus ketemu pria gila kaya gitu.Wajah yang tampan tapi kalau ngomong nusuq bener."Gumam Aira.
Babay Readers,salam jari👍👋👇dibawah ini....
__ADS_1