The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
Eps.113


__ADS_3

Sebelum pulang kerumah,Wira sengaja membawa Aira untuk mampir makan di restoran ternama yang baru saja di resmikan.Wira memilih tempat terbaik VViv khusus untuk memanjakan Aira seorang.


"Aira,kita mampir makan dulu ya?pastinya lo belum makan kan?"ujar Wira yang pandangannya pokus kedepan melihat jalan.


"Iya, kok tahu?"jawab gadis di samping Wira.


"Tahu lah,lagian juga perut lo bunyi mulu,bikin gue nggak konsentrasi nyetir aja."


"Hee....sa Ae lo"balas Aira terkekeh malu.


"Gue sebagai sepupu lo yang ganteng,baik hati dan tidak sombong.Hari ini gue bakalan traktir lo makan"ujar Wira tersenyum tipis.


Aira menoleh kekanan,menatap pria itu.Sambil mengangkat satu alis nya,"Stress lo!!,tapi bener juga omongan lo.kalau gue lagi laper, sedari tadi cacing di perut gue udah demo mulu"balas Aira terkekeh.


Beberapa waktu kemudian,Wira menghentikan laju mobil di parkiran. karna yang di tuju sudah di depan mata.mereka berhenti di restoran yang bernama(International Restaurant).


Mereka berdua keluar dari mobil yang langsung memasuki Restoran itu.Di sana mereka sangat di manjakan oleh para pelayan bahkan Direktur utama pemilik Restoran itu yang turun tangan sendiri menyambut kedatangan mereka.

__ADS_1


"Selamat datang Tuan muda Wira,senang sekali anda berkunjung di Restoran kecil kami"ujar pria paruh baya berusia 40 tahun,tak lain adalah Pak Digo direktur utama International Restaurant.


"Hh...bisa aja pak Digo,oh ya kenalkan ini Aira."ujar Wira terkekeh mendengar ucapan pria paruh baya itu.


"Salam kenal nona"ujar Pak Digo membungkukkan 30 drajat badannya memberi hormat.


"Sama-sama pak Digo"balas Aira yang juga membungkukkan 30 drajat badannya.


Setelah perkenalan itu,pak Digo membawa mereka berdua menuju ruangan istimewa yang sebelumnya telah di pesan oleh Wira.Suasana di sana sangat eksotis,nyaman dan juga sangat bersih.itulah gambaran disana.


"Ahh...terima kasih nona atas pujiannya,mari...silahkan duduk."ujar Pak Digo.


Mereka berdua duduk dengan pembawaan yang begitu berwibawa.


"Pelayan..."teriak pak Digo memanggil pelayan untuk menghidangkan menu istimewa dari Restoran itu.Semua makanan sudah dihidangkan bahkan terlihat sangat lezat.


"Oh ya..,tuan muda saya permisi undur diri.Selamat menikmati makanan ini dan bila perlu sesuatu panggil saya saja."ujar Pak Digo membunggkukkan 30 drajat badannya memberi hormat.

__ADS_1


Gadis itu di buat heran dengan yang dilakukan pemilik Restoran.Bahkan memberi horma kepada Wira.seberapa istimewa itu kah Wira bagi Restoran ini?.


Karna rasa lapar yang tak bisa di tahan lagi,gadis ini langsung melahap makanan di hadapannya dengan lahap.Pria didepannya di buat menggidik melihat cara gadis itu makan,tidak berwibawa.


"**** kelaparan sedang makan"ledek Wira sambil terkekeh.


"Sembarangan,mana ada **** secantik gue"balas Aira sinis.


"Beperan,gue cuma bercanda doang.Lagian lo cewek makan nggak ada Akhlak bener!"ujar Wira.


"Terserah,mau gue makan kaya ****.Yang penting perut gue kenyang"


"Si Yohan buta apa katarak ya?kok dia bisa suka sama cewek yang makannya nggak ada Akhlak ini"


"Udah jangan berisik lo,gue beritahu lo.Cinta itu buta tidak memandang apapun.kalau cinta nggak buta pastinya Amara nggak bakalan klepek-klepek sama lo"balas Aira sinis.


Begitulah omongan mereka yang saling serang tak mau mengalah apalagi akur.

__ADS_1


__ADS_2