The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
Terima kasih fart.1


__ADS_3

Pria yang masih pergi menuju kelasnya,ia bergumam kecil,"Sorry Aira!."gumam Yohan.


"Iya gue maafin kok."sahut Aira yang tiba-tiba muncul dibelakang tubuh pria itu.


Tentu saja pria itu dibuat kaget,apalagi yang sedang dibicarakan ada dibelakangnya,"Lo nguping omongan gue yaa...?"tanya Yohan tanpa menoleh kebelakang gadis itu.


Aira yang berada dibelakang tubuh pria itu,dia kemudian mengubah jalannya sejajar dengan pria didepannya,"Cih,jangan geer."balas Aira.


"Lo kaya jin muncul tiba-tiba.dan yaa kenapa lo berdiri disamping gue?kenapa nggak dibelakang aja?"cetus Yohan sumpah savege banget.


"Yelah kalau gue jalan dibelakang lo,kan kesannya gimana gitu!"


"Iya gue tahu lo itu pendek!"


"Gue nggak pendek hanya saja belum tinggi!"


"Sama aja pendek itu mah!"


"Pokoknya gue itu nggak pendek tapi mungil.Hee..."


"Pendek!"


"Mungil beg*"


"Pendek!"


"Ihh...mungil"


"Pendek!"


Karna asik mengobrol dengan Yohan,dia tak sadar jika pelajaran pagi ini adalah pelajaran olga.


"Asstagfirullah forget me!padahal gue ada perlajaran olga!"ucap Aira yang langsung meninggalkan Yohan sendiri,dia tak menoleh sedikit pun yang belari sangat cepat karan takut terlambat.


Yohan menatap geli tingkah Aira yang sangat ceroboh,"Gadis yang ceroboh."ucap Yohan diiringi senyuman.


"Siapa yang ceroboh?"tanya Andy dan Padil yang juga muncul tiba-tiba bak jin penghuni kamar mandi.


Pletakk...


Jitakan Yohan yang diberikan kepada kedua temannya yang selalu mengejutkan dirinya.

__ADS_1


Lapangan Sekolah.


Sudah sangat jauh gadis itu berlari yang kemudian telah sampai diruangan olga,dia senang melihat teman sekelasnya masih berada disana.


"Untung aja gue nggak telat!"ucap Gadis itu yang khawatir telat.


"Aira jangan bengong aja,buruan ganti nanti pak Ferdy datang."pinta Mira.


"Oh iya oke."balas Aira yang langsung masuk keruang ganti olga wanita.


Saat dia meraba-raba isi tasnya,tetapi nihil tak ada sama sekali baju olga milik gadis itu,tentunya Aira sangat panik apalagi akan segera dimulainya pelajaran olga.


"Kok bajunya gak ada ditas ya?serasa gue,gue udah masukin ketas!?"ucap Aira linglung.


"Aira sudah ganti belum?"tanya Mira dibalik pintu ganti yang dipakai oleh Aira.


"Nanti sebentar lagi!"balas Aira yang masih sibuk mencari baju olganya.


"Are you oke?"


"Yes!"


"Gue duluan ya!gak apa-apakan lo ditinggal?"tanya Mira yang mulai dilanda boring.


Aira yang masih sibuk mencari baju olganya,akan tetapi tidak bisa ditemukan.Ingin rasanya ia menangis dan teriak sekeras mungikin.


Amara Pov.


Ternyata baju olga Aira tak ada ditas maupun diruang gantinya itu semua ulah siapa lagi kalau bukan Amara.ketika Aira sedang mengobrol dengan Mira,dia dan kedua temannya langsung mengambil baju olga dan langsung disembunyikan.Tak ingin membawa curiga Amara dan kedua temannya pergi lebih dahulu kelapangan.


Lapangan.


Semua siswa yang sudah hadir terkecuali Aira yang sedari tadi belum datang kelapangan.Padahal beberapa menit lagi akan segera dimulai pelajaran Pjok.


Pak Perdy yang sudah datang kearea lapangan,tak lupa dia mengabsen satu persatu siswa/i didiknya.Saat menyebut nama Aira tak ada yang menjawab


"Aira?"


"Aira...apakah dia tak hadir?"tanya pak Ferdy kepada siswa/i lainnya yang berada dilapangan.


"Tadi lagi ganti baju pak!"suara yang muncul dari barisan semua siswa/i.

__ADS_1


"Kok belum datang aja?jangan-jangan dia mau bolos?!"ucap Sindy yang juga sedikit tak menyukai Aira.


"Masa iya Aira bolos!"sahut Kodri yang tak percaya akan perkataan Sindy.


"Nggak kok tadi gue lihat dia mau ganti baju!"sambung Mira.


"Sudah-sudah kita tunggu saja dalam 5 menit,jika Aira tak hadir saja bapak anggap bolos!"lerai pak Ferdy sambil menolehkan matanya kearah jam tangannya.


"Satu,dua,tiga,empat,lim--"ucap semua siswa yang mulai menghitung angka.


"Tunggu pak"teriak Gadis mungil yang langsung berlari menuju teman-temannya yang berkumpul dilapangan.


"Yaudah kalau begitu kita mulai saja!"ucap pak Ferdy yang mulai ancang-ancang mengambil pemanasan terlebih dahulu sebelum olahraga.


"Tunggu pak!"


"Ada apa lagi Amara?"


"Kok pakaian olahraga milik Aira berbeda?"tanya Amara yang tak ingin Aira lolos begitu saja.


Jlebb!


Seketika jantung Aira bedetak keras mendengar perkataan Amara.


"Aih...masalah kaya gini dibicarakan,sudah nggak masalah soal pakaian mah yang penting sopan."balas Pak Ferdy yang mulai kesal akan tingkah anak didiknya.


"Huh..."grutu Amara yang malah dimarahi oleh Pak Ferdy.


"Fyuuhhh...lega hati gue"batin Aira sangat lega.


"Awas lo Aira gue bakal bales lo!"grutu Amara yang menatap sinis wajah Aira.


Pak Ferdy langsung melanjutkan pemasanasan yang telah dipotong oleh murid didiknya diikuti oleh semua siswa/i yang hadir dilapangan.


Setelah selesai olahraga Gadis itu langsung pergi mencari air minum,karna cuaca hari ini sangat terik matahari.


"Fyuuhh...panasnya menusuk pori-pori gue...!"ucap Aira sambil mengambil air minum ditasnya.


Glekk...glek...glekk....


Air minum yang langsung meluncur mulus ditenggorokannya yang hampir kering.

__ADS_1


Mira yang duduk disampinya seketika menanyakan unek-unek yang ada difikirannya,"Aira kamu pakai pakaian siapa?kok kaya pakaian cowok?"tanya Mira.


"..."terdiam tak bersuara setelah mendengar pertanyaan Mira yang mungkin sangat membuatnya terkejut.


__ADS_2