
Aira keluar kamar dengan wajah yang kurang senang bahkan sangking kesalnya iya membantu mama nya menyiapkan makanan saja dibanting hingga tumpah
PRANKK....!!
Sandra yang sudah mengetahui karakter putrinya jika sedang marah hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala,"Bi tolong bersihkan beling-beling ini"perintah Sandra.
"Ada apa?"tanya Sandra sambil meletakan makanan dimeja.
"Aku lagi bedmood sama seseorang mah"balas Aira sambil memanyunkan bibir.
"Yasudah kamu makan dulu gih,jangan difikirkan nanti kamu juga yang sakit"ujar Sandra yang meletakan air minum didepan Aira.
****
Keesokan harinya Aira kembali kesekolah dengan wajah yang ceria bahkan sedari pagi gadis ini sibuk menyiapkan keperluannya untuk dibawa keasrama.
Gadis ini diantarkan naik taxi karena itu permintaannya sendiri,iya bagimana lagi Aira sungguh memprivasi identitas nya bahkan hanya Annisa saja yang mengetahui,disekolah Aira dianggap sebagai siswa yang berasal dari kalangan rendah.makanya banyak sekali yang mencemooh diri nya tapi tenang Prinsipnya 'Terserah'
Kedatangan Aira keasrama disambut senang oleh Annisa, bahkan Annisa bela-belain menunggu kedatangan Aira padahal saat Aira tiba diasrama waktu menunjukan pukul 22:00 Wib.
Padahal Aira pergi hanya 2 hari saja,Annisa langsung memeluk erat tubuh Aira karena rindu yang membara-bara
"Aira gue rindu banget sama lo"ujar Annisa.
"Annisa baru aja gue datang,lo udah peluk gue aja kaya gue tinggalin lo satu tahun aja,padahal kan gue pulang hanya dua hari doang"ujar Aira yang melepaskan pelukan dari sahabat nya.
"Hee...iya sih,tapi lo kan tahu gue gak bisa jauh dari lo"balas Annisa sambil terkekeh.
__ADS_1
Aira menguap berkali-kali karena tak bisa menahan rasa kantuknya apalagi sekarang sudah menunjukan waktunya tidur,"Nis,gue kantuk nih,lo tidur gih besok ada yang mau gue bicara kan sama lo"ujar Aira yang hendak masuk.Akan tetapi dihentikan oleh Annisa dengan menarik tangannya
"Aira sekarang aja gue makin penasaran nih?salah siapa kamu mengundang hasrat penasaran gue"ujar Annisa.
"Ih,udah malam gue kantuk,besok aja"balas Aira sambil menutup pintu kamarnya.
"Ih Aira padahal kan gue penasaran"ujar Annisa ngomel-ngomel di depan kamar Aira
Tiba-tiba saja bulu kuduk nya merinding,udara makin dingin karena angin yang berhembus sangat kencang,"Ih kok gue jadi merinding ya,mendingan gue pergi aja dari sini"ujar Annisa yang mengusap lehernya.
Sedang Aira yang didalam kamar tanpa membereskan barang-barangnya ia langsung melempar tubuhnya di kasur karena hari ini begitu melelahkan bahkan rasa kantuk tak bisa ditahan.
*****
Keesokan harinya,Gadis itu sudah siap-siap mempersiap kan segala keperluan sekolah tak lupa juga membawa coklat pemberian Sandra mama nya.
Iya tak lain adalah Yohan,sepertinya ia sangat kesal bahkan terlihat diraut wajahnya,si gadis hanya melihat sekilas kemudian melanjutkan langkahnya yang diikuti si Cowok yang sedikit kesal diacuhkan.
"Lo jalan apa terbang sih?jalan kaya kereta saja,lelah ni gue kejar lo"ujar cowok itu sambil merangkul tangan gadis itu,gadis itu tak merespon sama sekali tatapannya pokus menatap kedepan.
"Aira bicara dong,kan gue rindu siara lo,ngomong-ngomong lo kok gak bareng sahabat lo?"tanya cowok itu.
Kemudian si cewek menghentikan langkahnya sambil mendengus sejenak,"Oke fix, bisa nggak sih lo nggak ngangguin gue mulu?mau lo itu apaan sih?nggak malam nggak siang pastinya ganguin gue mulu"ujar Gadis yang sudah habis kesabarannya.
"Nggak,gue nggak bisa,nggak nganguin hidup lo!soalnya kalau gue nggak gangguin lo sehari aja...Ntar gue sakit"balas Cowok itu cengengesan.
"Ya jika sakit lo berobat lah!"bentak Aira kesal.
__ADS_1
"Nggak bisa,karna obat gue itu lo"balas Yohan menampakkan wajah yang serius.
Sedikit salting mendengar perkataan cowok disampingnya,akan tetapi Aira tak bisa terus-menerus baper akan perkataan Yohan,"Stress lo.."ujar Aira yang langsung pergi meninggalkan Yohan yang masih cengengesan.
"Aira gue serius gak bohong"teriak Yohan mengundang tatapan tertuju kepada mereka berdua.
Gadis itu menghentikan langkahnya yang kemudian menoleh kearah Yohan,"Tapi boong..."balas Aira sambil memeletkan lidah.
Ditengah perjalanan Aira tak sengaja bertemu geng bigos yang sedang asik mengobrol,"Males banget gue pagi-lagi lihat wajah para bigos"ujar Aira.
"Hayo melamun apaan nih"ujar Annisa yang menepuk pundak Aira.
"Annisa..."
"Lihatnya biasa aja geh Ra,jangan tegang gitu,ada apaan sih pagi-pagi bicara sendiri?"tanya Annisa.
"Lo pasti tahu lah yang bikin gue bedmood setiap sekolah siapa?!"balas Aira yang membingungkan Annisa.
"Siapa?"
"Telmi banget sih,Annisa lo lihat baik-baik didepan kita kurang dari 1 meter ada siapa?"jawab Aira.
Gadis ini sungguh membuat Annisa tambah bingung akan teka tekinya,"Oh...jalan kan?!"ujar Annisa.
Aira menggaruk-garukan kepala mendengar perkataan temannya yang makin hari makin telmi,ketika kedua gadis itu sedang berjalan Amara dan teman-temannya memasang tatapan yang sinis kepada mereka berdua.
Tetapi Aira tak peduli akan tatapan yang diberikan geng bigos hanya saja sebelum pergi ia bebicara sepatah kata,"Awas mata kalian copot"ujar Aira.
__ADS_1
Amara dan friend nya hanya menggidik mendengar perkataan dari Aira sambil menyumpahi dalam hati dengan serampah sumpah tidak baik.