
Ketika sudah masuk kedalam rumah sakit dengan cepat Yohan membawa Aira keruangan dokter kepercayaanya.
"Dok,periksa cewek ini!"
"Dan satu lagi awas wanita ini sangat galak!selain galak dia juga wanita kanibal.lihat dok tangan saya saja sampai digigit bisa-bisa nanti saya jadi zombie aja" ujar Yohan terkekeh.
"Jangan didengar omongan Yohan dok,Awas ya lo,gue hajar!"ujar Aira yang kesal memanyunkan bibirnya.
"Tuh kan dok,liat saja dari ngomongnya aja kaya singa!hati-hati pokoknya dok!"balas Yohan yang terkekeh.
"Cih!!"ujar Aira kesal.
"Sudah-sudah kalian jangan bertengkar mulu!"lerai asisten dr.Dian yang mengobati luka Yohan.
"Hehe...anak zaman sekarang pacarannya pake berantem aja!"ujar asisten dr.Dian.
"Cih!!jangan sampe saya pacaran sama pria yang menyebalkan ini!"ujar Aira.
"Jangan sampai saya pacaran sama wanita zombie ini,bisa-bisa nanti gue mati muda digigit zombie!!"balas Yohan terkekeh.
__ADS_1
Sementara dokter Dian yang sibuk memperban luka Aira sambil mendengarkan dan tersenyum lucu melihat kedua sejoli yang bertengkar kaya kucing dan tikus,Malahan dokter Dian sangat bersyukur bisa melihat Yohan tersenyum kembali.
"Sudah selesai"ujar dr.Dian.
Kemudian Aira yang sudah diperban tangannya langsung berdiri,"dr.Dian thanks!"ujar Aira.
"You are welcome!"balas dr.Dian.
Kemudian dr.Dian meminta Yohan untuk berbicara sejenak dengannya,"Tuan muda Yohan bisa kan anda berkenan bicara dengan saya?"ujar dr.Dian.
"Iya ada apa dok?"sahut Yohan.
"Hello,kalian berdua asik berbincang-bincang.yaudah gue tunggu lo Yohan diluar aja!"ujar Aira yang langsung cabut.ya iyalah siapa sih yang mau dikacangin,ngeliatin yang lagi ngomong aja kaya patung gak terpakai.
Yohan dengan cepat mengejar Aira yang jalan sendiri menuju parkiran,ketika Yohan melihat Aira dengan pria lain yang sedang membantu Aira bangun.karena kesal Yohan langsung cabut menuju mobil meninggalkan Aira tanpa membantunya.
"Kamu gak apa-apa?"tanya seorang pria yang memakai pakaian rapi,berkulit putih,yang tentunya tampan.Pria itu membantu Aira bangun.
"Iya gak apa-apa kok!"balas Aira.
__ADS_1
Annisa yang melihat Yohan kembali sorang diri tanpa Aira,"Kak Yohan, Aira dimana?"
"Gak tahu!!"balas Yohan singkat dengan wajah yang sedikit kesal.
"Aneh sih!"ujar Annisa kesal yang langsung keluar mobil dengan mencari dimana Aira.
Kemudian Annisa melihat Aira yang sedang ditolong oleh seorang pria,"Ra lo kenapa bisa jatuh?!"tanya Annisa.
"Gue ceroboh tpi untungnya ada pria ini yang membantu gue gak kaya Yohan yang malah langsung pergi aja!"ujar Aira kesal.
"Tidak itu hanya kebetulan saja!"balas pria itu sangat lembut.
"Makasih udah bantu teman saya!kami pergi dulu!!"sahut Annisa yang kurang suka pada pria itu dengan membawa Aira.
"Makasih ya!"teriak Aira.
"Lo itu jangan terlalu baik sama orang yang gak dikenal!takutnya ada niatan jahat aja sama lo apalagi kalau dia tahu lo anak ANDIKA HANS!"bisik Annisa yang khawatir.
"Astagfirullah jangan suudzan Nis!gak boleh dosa tau!"ujar Aira.
__ADS_1
Kemudian mereka berdua pergi menuju mobil Yohan tapi tampaknya Aira masih kesal dengan Yohan yang meninggalkan dia.