The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
eps.80


__ADS_3

"Tuan muda tolong bibi,nona aira tolong bibi,ya tuhan tolong lindungilah tuan muda dan nona muda!"ujar bi ami dalam hati


Maryana yang kasihan melihat bi ami dari siang sampai malam belum makan,dia memerintahkan pelayan untuk membawakan makanan.


Krekk!


"Tuan muda!"


ujar bi ami dalam hati senang,tetapi ketika pintu sudah terbuka lebar bukan yohan yang datang melainkan maryana dengan pelayan


"Lepaskan ikatan tangan dan lakbanya!"


Pengawal yang mendengar perintah maryana langsung membuka tali dan melepaskan lakban dimulut bi ami.


Maryana mendekati bi ami yang terus berontak melepaskan ikatan kakinya


"Bi,aku sangat berterima kasih padamu, karena telah merawat yohan sampai saat ini,karena aku sangat berhutang budi. makanya aku tidak membiarkan bibi kelaparan!"ujar maryana sebari memegang wajah bi ami


"Nyonya sangat kejam!menghancurkan kebahagian putramu sendiri!"bentak bi ami


"Kejam!aku tidak kejam,malahan aku membantu agar anakku tidak salah memilih pendamping!."bentak maryana


"Nyonya,tetapi tuan muda sangat mencintai nona aira!"ujar bi ami


"Sudahlah!tetap saja aku tidak setuju!mau yohan mencintainya ataupun tidak!keputusan hanya ditanganku."


"....."

__ADS_1


"Bi,maaf...


aku harus membuatmu menderita karena telah mencoba menghancurkan semua rencanaku.Tapi tenang,aku akan melepaskan bibi jika...,bibi mau membantu kami?!."tawaran maryana


"Lebih baik menderita daripada harus membantu kalian!"ujar bi ami


"Heh!"


dengus maryana kesal akan kata kata bi ami yang masih saja membela hubungan yohan dan aira.


"Bi,aku katakan sekali lagi,aku akan melepaskan bibi jika mau membantu kami!"ujar maryana


"Tidak sudi!."ujar bi ami bersikeras pada pendiriannya


"Oke!jika itu mau bibi,kita lihat saja sampai kapan bibi tahan tinggal digudang ini!!"ujar maryana langsung pergi keluar gudang


Disisi lain yohan yang gegana(gelisah,galau,merana.)memikirkan tentang aira sambil melamun didalam kamar


"Apakah perkataanku tadi disekolah sangat kasar,kah?"ujar yohan


"Mana mungkin kasar itu juga salah aira!"bisik jin jahat


"Hei,kau jin jahat!tu salah yohan juga,karena menyalahkan sepihak aja!"bisik jin baik


"Yohan itu semua salah aira!"bisik jin jahat


"Tidak yohan,tidak ada yang salah hanya saja kamu harus meminta maaf kepada aira!"bisik jin baik

__ADS_1


"Jangan dengarkan jin baik!"bisik jin jahat


"Dengarkan aku!"bisik jin baik


Yohan yang pusing akan kata kata yang terlintas dalam pikirannya,membuat yohan makin kesal.


"B..gke!kalian semua itu berisik sekali,coba diam jangan banyak b..c..t!"teriak yohan membuat jin jahat dan jin baik ketakutan dan menghilang.


Di lain waktu meliya yang sedang bersantai dikamar,tiba tiba terkejut melihat seekor tikus berada dikasurnya yang sedang berjalan jalan.


Citt citt citt!


karena terkejut,meliya langsung meloncat dari kasurnya dan menaiki meja belajar.


"Tolong ada tikuss,tante tolong!"teriak meliya ketakutan


"Tante toloooong!"


teriak meliya membuat seisi rumah ramai,bahkan maryana yang ketakutan terjadi sesuatu kepada meliya langsung berlari menuju kamar meliya.


"Ada apa liya?"


"Tante awas ada tikus!"ujar meliya hingga mengeluarkan keringat dingin


"Kalian semua tangkap tikus itu dan basmi habis tikus yg ada dirumah ini!"perintah maryana


"Siapa sih yang sengaja menjahili meliya?"ujar maryana sebari melihat yohan yang tiba tiba tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2