The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
eps.100


__ADS_3

Kemudian Aira langsung menjawab telpon yang berasal dari Andika papanya.yang sebenarnya Aira itu ogah-ogahan bicara sama bokapnya sendiri.


"Hallo pah ada apa?"


Andika : "Aira kata Annisa kamu dihukum memangnya apa yang kamu lakukan?!papa kan bilang kamu jangan banyak tingkah!terus papa juga bilang kamu jangan sampai masuk kantor kepsek!!Mamah kamu disini khwatir sama kamu,ayolah Aira jangan buat kami khawatir!"


Aira yang mendengar ocehan papanya hanya bengong saja,tetapi matanya melirik kearah Annisa dengan tatapan nan tajam bagai mata elang yang mengincar mangsa.


Annisa hanya membalas dengan terkekeh sambil keringat dingin bahkan wajahnya pucat,"Sorry!!."


Andika : "Aira kamu denger gak sih!papa mau kamu itu jadi anak baik gak banyakin musuh!"


Aira : "Iya pah Aira denger kok,tenang aja Aira itu anak baik kok,bilang sama mama jangan khawatir kan Aira!"


Andika : "kenapa kamu bisa dihukum kata Annisa kamu berantem sama teman sekelasmu,apa itu benar!"


Aira : "Iya pah,lagian kan sebentar lagi libur,Aira juga ingin buat kenang-kenangan!biar sekolah Aira selama ini gak gabut!"

__ADS_1


Annisa hanya terkekeh mendengar Aira berbicara omong kosong dengan papanya sendiri.


Andika : "Aira...!kamu itu bagaimana sih kamu bilang ingin buat kenang-kenangan tapi kamu tahu kan nanti sikap kamu dalam rapot (merah)!!,papa kirim kamu sekolah disana agar kamu belajar bukannya cari masalah,memangnya apa yang membuat teman kamu benci kepadamu?"


Aira : "Masalah Aira bertengkar karena mereka sirik aja sama Aira secara kan Aira itu cantik dan cerdas siapa sih yang gak tahan liatnya!"


Aira hanya terkekeh geli mendengar yang baru saja dia sampaikan secara kan Aira sendiri tidak pernah memuji diri sendiri.begitu pula Annisa yang menyambuat perkataan Aira dengan terkekeh.


Aira : "Papa udah dulu ya,Aira kan lagi dihukum!jangan lupa bilang sama mama Aira baik-baik saja.byyy"


Dilain tempat Andika yang mendengar perkataan putri semata wayangnya hanya menggidik aneh.


"Tapi putri kita kabarnya baik-baik aja kan pah?"balas Sandra yang sangat cemas.


"Mama tenang saja,putri kita sangat berbeda dengan yang lain walaupun wataknya sangat galak tapi dia sangat unik, kan mama tahu sejak kecil Aira sering dibawa kehutan sama kakeknya untuk berburu!"reda Andika.


*Back to Aira*

__ADS_1


Karena kesal kepada Annisa,Aira melangkah maju mendekati Annisa yang sudah ketakutan,pada saat Aira hendak ngomel-ngomel kepsek memanggil nya.kan ganggu aja😑.


"Aira!!kesini kamu jangan kabur dari hukuman!"teriak kepsek sambil memasang wajah yang menakutkan.


"Nis urusan kita belum selesai,tunggu aku selesai jalani hukuman.ok😉"ujar Aira yang langsung cabut dari tempat itu.


Annisa hanya mengidik ketakutan melihat sifat sohib nya,"Ampun gue liat Aira marah bisa-bisa nanti pulang tinggal nama aja!"ujar Annisa.


Aira yang berjalan menuju kepsek yang berdiri didekat tiang bendera,tapi sayang tiang benderanya kehalang tubuh kepsek,iya kehalang tubuh kepsek hampir mirif kaya buntelan kasur.ops maaf bu kepsek😅.


"Aira kamu hormat lagi kebendera,jangan banyak alesan lagi!"teriak bu kepsek.


"Asiyapp bu!"balas Aira.


"Aneh liat si Aira yang dihukum kok malah seneng gitu wajahnya!"ujar kepsek yang bingung.


"Maaf bu kenapa Aira begitu senang karena selama hidupnya bersekolah ia tidak pernah dihikum dan dia juga pernah bilang sama saya bu ingin merasakan dihukum lagi!"sahut Annisa.

__ADS_1


Kemudian kepsek menoleh kearah Annisa dengan sigap wajah dan matanya menunjukan ekpresi yang menakutkan,membuat Annisa langsung kabur begitu saja tanpa permisi.jangan dicontoh😉.


__ADS_2