The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
Eps.126.


__ADS_3

6 Tahun sudah berlalu begitu cepat,pria Remaja kini beranjak Dewasa,wajah yang tampan,rahang tegas tubuh altetis,dengan kemeja putih dan jas hitam yang dilampirkan dipunggungnya membuatnya terlihat berwibawa ditambah kaca mata hitamnya.


Dia berjalan menyusuri hamparan pasir putih,lama sekali dia tak berkunjung,karna kesibukan juga masalah


beberapa tahun lalu.Suasana sangat sepi hanya terdengar suara ombak laut.


"Yohan."


Yohan menoleh."Bentar Ra."


"Ayo dong bentar lagi jadwal rapat dimulai."


"Iya Raisya."Ucap Yohan.


"Capek gue,lo itu susah diatur."Dengus Raisya.


Yohan terkekeh melihat sifat Raisya seperti wanitanya.


"Tunda rapat hari ini."Ucap Yohan tiba-tiba.


"Whatt!"


"Gimana sih,gue pecat lo."Kesal Raisya.


"Lo kali yang bakal gue pecat."Datar Yohan.


"Hee..."Balas Raisya nyengir.


"Kamu pulang sendiri,ntar gue pesenin ojek online,Gue ada urusan."Ucap Yohan masuk kedalam mobil dan langsung melesat pergi.


"WOY BOS MACAM APA LO ITU!!"Kesal Raisya,karna ditinggalkan dipantai sorang diri.


☆☆☆


Yohan pergi menuju sebuah butik yang sudah terkenal dan maju *BUTIK MATAHARI* Pria itu memakirkan mobilnya dan turun disambut wanita paruh baya yang masih terlihat cantik.


"Lho Yohan,kamu sudah pulang dari kantor?."


Yohan mencium punggung tangan wanita itu dan tersenyum.


"Lagi gak sibuk mah."

__ADS_1


"Nggak mungkin pengusaha muda sukses kaya kamu gak sibuk."


"Pasti mau ketemu calon istri yaa?ngaku."


"Hee... iya"


"Yaudah sana cari sendiri."


Yohan mengangguk dan masuk berjalan mencari calon istrinya,langkahnya terhenti kala melihat wanita yang makin cantik dan dewasa tengah menata beberapa pakaian dan membelakanginya.


Perlahan Yohan melangkah,beberapa pelayan yang menemani pun mundur,memberi privacy pada majikannya.


Yohan memeluk wanita itu dari belakang,membuat sang wanita terlonjak kaget.


"Ehh"


"Yohan."


"Ngagetin tau gak?"Kesalnya memukul tangan Yohan.


Pria itu hanya tersenyum dan masih nyaman dengan posisinya.


"Kamu bukannya ada rapat?."Tanyanya.


"Kebiasaan deh kamu tuh."Ucap Wanita itu sembari mengacak rambut Yohan.


Yohan melepaskan pelukannya,dan mencium dahi Aira.


"Nona Aira,ini pakaian yang nona cari."Ucap pelayan.


Iya wanita itu adalah Aira.


Flasback On~~~


6 Tahun yang lalu.


Seorang gadis yang tengah berjuang ditengah hidup dan mati.Dokter berusaha mengembalikan detak jantung yang semakin lemah dan menghilang.


Sandra menangis hingga kesadarannya menghilang.


Keadaannya benar-benar hancur saat itu.

__ADS_1


"Tuhan Yohan mohon jangan ambil orang yang Yohan sayang..."


"Arghh."Umpat Yohan menjambak rambutnya.


"Gue gak akan maafin diri gue sendiri,bila terjadi sesuatu pada Aira."


"Han."


Yohan mendongak seraya terkejut melihat sosok pria dihadapannya.


"Pergi lo dari sini!"


Pria itu duduk disampingnya dengan wajah yang pucat,"Gue yakin Aira bakal selamat."Ucap Harby.


"Dia cewek kuat,walau hanya beberapa hari gue deket sama dia.Tapi yang gue tahu Aira itu cewek yang kuat,sabar,baik.Beruntung cowok yang dapetin dia nanti."Ucap Harby panjang lebar.


Yohan menghela nafas,setelah melihat keadaan Harby yang pucat dan terlihat lemas,juga perban ditangannya membuat Yohan yakin.


"Lo yang donorin darah buat Aira?"Tanya Yohan yang ikut menengadahkan melihat langit.


"Hanya itu yang bisa gue lakuin buat Aira,gue hanya ingin dia kembali ceria seperti dulu.Walau gue yakin lo orang pertama yang bakal dia cari."


"Lo yang ada dihati Aira bukan orang lain."


"Gue ikhalas,gue pun mengikhlaskan cinta gue,karna percuma gue berjuang kalau hatinya sudah memilih orang lain.Disitu gue mikir percuma gue punya raganya kalau hatinya bukan untuk gue dan mengikhlaskan adalah jalan yang terbaik."


Yohan terus mendengarkan perkataan pria disampingnya.


"Jaga dia,kalau sampai lo nyakitin dia dan buat dia nangis,Gue bakal ambil dia dari lo bagimanapun caranya!."Tegas Harby.


Yohan terdiam dan menepuk punggung Harby.


"Gue janji."


"Yohann... Yohan..."Teriak Andy panik dengan nafas yang naik turun.


Sontak Yohan dan Harby berdiri dan menoleh kearah Andy.


"Aira...!!"


"Aira kenapa?."Tanya Yohan khawatir.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2