
Teng....teng....teng...
Akhirnya bunyi bel istirahat yang ditunggu-tunggu oleh semua siswa termasuk Aira dan Annisa yang masih menjalani hukuman dilapangan,banyak sekali pasang mata yang menyoroti kedua gadis itu yang mayoritas diisi kaum adam,Aira yang sudah biasa menjadi sorotan dia hanya membalas cuek.Hanya saja tanpa seijin bu Fatimah kedua gadis itu dilarang meninggalkan lapangan.
Saat yang bertepatan tiga cowok most wanted sekolah melintasi jalan yang disampingnya tiang bendera.
"Han,liha tuh cewek ternyata bad girl juga."ucap padil mengangkat dagunya.
"Hee...tapi lucu juga lihatnya."balas Andy menyeringai.
"..."tak ada respon dari Yohan,ia hanya diam tak bergeming dan melanjutkan langkahnya menuju kantin sekolah.
Annisa yang sesekali mengedarkan matanya didapati tiga pria yang dijuluki most wanted yang sedang berjalan,"Aira,tuh ada Kak Yohan.Buruan minta bantuan?!"ucap Annisa.
"M-A-L-E-S!!"balas Aira sambil mengeja kata itu.
Tak lama kemudian bu Fatimah datang menghampiri kedua gadis itu,"Annisa,Aira kalian boleh istirahat!!"perintah bu Fatimah disambut baik oleh kedua gadis itu disertai senyuman yang senang.
Dengan gercep kedua gadis itu langsung berlari kekantin,karna tenggorokannya sudah dilanda kehausan.
"Bu saya pesan teh manis dingin nggak pake lama..."
"Saya juga..."
__ADS_1
Teriak kedua gadis duduk dibangku kantin dengan nafas naik turun,tiba-tiba saja datang satu pria mendekati mereka berdua.
"Aira mau minum?biar Kodri yang belikan!"ucap Pria itu,yang tak lain adalah teman sekelas mereka.
"Cih,si curut nyebelin ini suka muncul dimana-mana Kaya setan!"cetus Annisa membalas omongan Kodri.
"Gue nggak nanya lo!!"balas Kodri yang tak ingin kalah dari Annisa.
"Bisa nggak sih,nggak usah ribut!"bentak Aira yang mulai muak melihat mereka berdua,mood Aira hancur oleh mereka berdua.
"Sana...sana pergi"ucap Annisa menggibaskan tangannya meminta Kodri pergi.
Pria itu merengut dan langsung pergi meninggalkan kedua gadis itu,dengan pandangan kecewa.
Sedang disebrang sana Yohan yang masih memperhatikan gadis itu dari kejauhan,walaupun banyak sekali wanita yang antri meminta poto darinya.
Pasang mata gadis itu mengedarkan pandangannya didapati pria yang juga menatap dirinya,"Cih,apaan sih tuh cowok bikin enek aja!apalagi dikrumuni cewek-cewek Alay..."grutu Aira langsung membuang muka dari pria itu.
"Siapa Ra?"
"Tuh!"balas Aira mengangkat dagunya.
"Owalh Kak Yohan,iya memang dia itu sangat Handsome.dan juga cowok idaman!"ucap Annisa berbinar-binar membayangkan wajah Yohan.
__ADS_1
Melihat kelakuan sahabatnya Aira mengeleng-gelengkan kepala.
"Nis,bayarin teh gue Oke, gue mau cabut dari sini."ucap Aira yang langsung bergegas pergi meninggalkan kantin.
"Kok gue sih!!"grutu Annisa.Dia pun langsung memberikan uang kepada pemilik warung itu.
Annisa dengan cepat berjalan mengikuti Aira dari belakang,kurang lebih 1 meter didepan mereka terdapat tiga cewek yang centilnya nggak usah ditanya,ketiga cewek itu tengah melihat sinis kearah kedua gadis itu.
"Wtf,kenapa tuh para bigos disitu?"celetus Annisa yang juga menaruh kekesalan kepada mereka.
Aira yang cuek tak perduli tanggapan ketiga gadis itu,dia memilih berjalan maju tak menghiraukan.
Tiba-tiba saja Amara menarik pergelangan tangan Aira.
"Heh!cewek ganjen!bisa nggak jangan deket-deket my hanny sweety Yohan!"ucap cewek yang kalian juga tahu siapa dia.
"Apaan sih lo!"ucap Aira yang menepis tangan menjijikan milik Amara.
"Gue bilang lo jauhi Yohan!!"ucap Amara yang sengaja menjambak rambut milik Aira.
"Heh lo jangan main kasar dong!mau gue lapor kekepsek?!"lerai Annisa.
"Ayo guys...kita cabut!"ucap Amara yang melepaskan tangannya dari kepala milik Aira dan langsung pergi meninggalkan kedua gadis itu.
__ADS_1