The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
Harby fart.1


__ADS_3

Teng....teng...teng...


Beberapa menit kemudian bel berbunyi kembali yang menandakan berakhirnya belajar mengajar dikelas.


5 minutes later...


"Ok,ibu akhiri materinya sampai disini,jangan lupa kerjakan tugasnya.Assalamualaikum"ucap Bu Dina yang akhirnya keluar dari Kelas X Ips 1.


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatu..."ucap semua siswa yang langsung berhamburan keluar kelas.


"Fyuuuhhh...lega banget!"batin Annisa.


Kedua gadis itu meninggalkan kelas yang hampir sepi,mereka berdua tentunya pergi menuju asramanya.Annisa yang biasanya banyak omong,sekarang hanya ikut diam seperti yang Aira lakukan.


Come back Asrama.


Selang beberapa menit kedua gadis itu sampai diasrama mereka.


"Ra,gue masuk dulu yaa..."


"Hm...gue juga!."


Saat tiba didalam kamar tiba-tiba ponselnya berdering.


Drtt...drtt...drt...


Harby : "Aira besok malam sibuk nggak?"


Aira : "Langsung To the point aja,jangan banyak omong."


Harby : "Emm....kita dinner yuk?"


Aira sebenarnya hendak menolak hanya saja kasihan kepada Harby yang sudah menolong dirinya,"Mau nolak tapi rezeki nggak boleh ditolak.Untung-untung makan gratis."batin Aira diiringi senyuman.


Harby : "Aira....aira!"


Aira : "Hmm...yaudah iya,by..!"


Balas Aira yang langsung mematikan ponsel miliknya.Sedang pria disebrang sama tersenyum yang menyeringai berseri-seri.

__ADS_1


"Yes...yes..dinner sama Aira"teriak Harby sebari loncat-loncat,guling-guling dan jungkir balik dikasur bak childish.


****


Saat gadis itu hendak membereskan buku-buku kerak buku yang sudah ia baca,tiba-tiba saja terdengar ketukan pintu.


Tokk...tok...tokk...


Gadis itu langsung menghentikan pekerjaannya,dia melangkah maju menuju pintu dan menghampiri siapa yang mengetuk pintunya.


Ceklek~~~


Saat sudah dibuka itu pintu didapati wanita paruh baya yang tak lain adalah bu Bibah pengawas asrama wanita.


"Eh,ibu ada apa yaa?"tanya Aira berdiri dipintu kamar.


"Nih ada telpon dari papa mu."ucap bu Biba yang memberikan sebuah ponsel pada gadis itu.


"Kiraain ada apa,dugun-dugun jantung gue.Tapi mau apa papa telpon aku?"batin Aira.


"Hei,Aira ada apa?"tanya bu Bibah melihat Aira yang sedang melamun sendiri.


"Oh yaudah kalau gitu,Aira mau menjawab telpon dulu."ucap Aira lemah lembut.


"Hmm...nanti kamu balikin ponselnya keruangan ibu!"ucap bu Bibah yang pergi meninggalkan Aira sendiri.


"Assiyaap ibu..."


Gadis itu yang kemudian langsung menjawab panggilan dari papanya,sedikit grogi berbicara kepada papanya.


"Hallo ada apa pah?"tanya Aira agak savege.


Papa : "Jangan buat masalah!!"


"Lama-lama papa banyak bicara bak lembe turah,tapi seneng papa jadi perhatian."batin Aira.


papa : "Aira..."


Aira : "iya,Aira minta maaf😩"

__ADS_1


papa : "ok kamu jangan lupa dengan perjanjian kita"


Aira : "PAPA masih saja ya bicarakan itu Aira marah nih😑"


Papa : "iya papa maaf ,kamu jika menghadapi semua masalah harus tenang papa ingin kamu jadi anak yang tak manja demi masa depan kamu yang cerah"


Aira : "iya pah aira salah,tapi papa kok tahu jika aira buat masalah?"


Papa : "Kepo anak papa!yaudah papa tutup telponnya"


Aira : "Iya😪"


TUTT....TUTT.....TUTT....


Panggilan itu diakhiri oleh Papanya,Aira langsung berjalan menuju ruangan Bu Bibah.


"Assalamualaikum!"


"Waalaikumsalam,masuk."


Aira pun masuk kedalam ruangan bu Bibah dengan berwibawa dan juga harus lemah lembut.


"Bu,ini ponselnya.Terima kasih,kalau begitu saya kembali kekamar dulu."ucap Aira yang langsung pergi meninggakkan tempat itu.


Saat sudah sampai didepan pintu,bu Bibah memanggilnya kembali.Entah apa yang diinginkan guru tata krama itu.


"Tunggu!"


"Ada apa sih,bikin dugun-dugun bae..."batin Aira kesal.


"Ada apa bu?"tanya Aira menolehkan wajah kearah Bu Bibah diiringi senyuman nan lembut.


"Nggak jadi!"


"Ikhh.. nyebelin banget!!"ucap Aira yang refleks begitu saja.


"Kamu bilang apa?"teriak bu Bibah sedikit emosi.


"Bukan apa-apa bu,mungkin ibu salah dengar saja!yaudah sama permisi dulu."ucap Aira yang langsung bergegas pergi.

__ADS_1


"Anak zaman sekarang tata krama selalu dibelakangi."ucap bu Bibah mengelengkan kepala mendengar perkataan Gadis itu.


__ADS_2