
Panjang umur,ternyata orang yang sedang dibicarakan telah tiba di kantin sekolah.Sontak saja semua pandangan tertuju padanya,Aira melenggang begitu saja 'Tidak peduli' walau semua siswa sedang menggosip tentangnya.
Dia berjalan menghampiri kedua temannya yang juga tengah menatap Aira dari ujung kaki sampai kepala.Dia duduk diantara keduannya dan kemudian menenggelamkan wajahnya diantara lipatan tangannya.
Aira datang ke kantin karena merasa bosan di kelas sorang diri saja.
Kedua temannya mengeleng kala melihat Aira yang gak ada habis-habisnya terus menenggelamkan wajahnya.
"Aira kenapa lo gak tidur di kelas aja"Ucap Mira sambil menyantap makanan yang siap di mejanya.
Aira membangunkan kepalanya kemudian merenggangkan otot-ototnya,"Berisik lo!"Datar Aira.
Mira mengernyitkan dahinya sedang Annisa terkekeh melihat ekpresi wajah Mira yang lucu.
"Mau makan gak?"Tanya Mira pada Aira,karena sedari tadi Aira datang belum memesan makan dan tak menyuruhnya atau pun Annisa.
Dia mendongak menatap tajam wajah Mira,kemudian berkata "Gak!"Ketus Aira.Setelah berakata begitu kemudian Aira berajak dari kursinya melenggang pergi meninggalkan kedua temannya dan kantin.
Untuk apa coba Aira hanya datang lalu pergi?buang-buang waktu aja?.
__ADS_1
Annisa dan Mira menggidik dan berdecak sambil menatap punggung Aira yang lama-kelamaan menghilang.
Kini di lorong sekolah terlihat gadis cantik sedang berbincang dengan seorang pria yang memakai jas osisnya.
Dari kejauhan sosok pria tengah memperhatikan mereka berdua,raut wajah yang kesal dan kepalan tangan yang sudah siap melangkan pukulan mematikan.
"Oh ya kita belum kenalan"Ucap pria itu sambil menjulurkan tangannya.
Aira menoleh dan kembali menatap kedepan tanpa membalas uluran tangan pria itu.Pria itu tak sengaja bertemu Aira di lorong sekolah yang tengah berdiam diri sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.
Karna tak ada balasan dari Aira,kemudian pria itu menurunkan tangannya.Lalu berkata "Nama gue Dion Aditama,lo pasti Aira putri kan?"Ucap pria itu.
"Woy!Dion lagi ngapain lo?"Teriak seseorang dari belakang,lalu menghampirinya.
Dion menengok dan mencari sumber suara tersebut,"Nggak"Singkat Dion kemudian meninggalkan tempat itu diikuti pria tadi dari belakang.
Di kelas~~~
Ternyata gadis itu kini tengah berada di dalam kelas,dia duduk dengan wajah yang di tenggelamkan di antara lipatan tangannya.Enatah kenapa hari ini 'Hari Kantuk Nasional untuk Aira'.
__ADS_1
"Kenapa lo gak makan dikantin?"Tanya seseorang diambang pintu yang tengah menatap gadis itu."Lo kekantin gak makan?"Tanyanya lagi.
Aira yang mendengar suara tersebut,ia terbangun.Kemudian menatap wajah orang itu yang berdiri di ambang pintu kelasnya.Ia berdecak tanda tak suka akan kehadirannya.
"Kenapa lo gak makan?"Tanya orang itu,yang kini sudah menghampiri Aira dan berdiri di depannya.
Aira berdecak kesal,"Ck!Berisik banget sih!!"Kesal Aira.
"Gue khawatir sama lo?!"Suara itu kini terdengar sangat khawatir dan juga sedih.
Aira berdiri dengan melipatkan tangannya di dada dan menatap tajam orang itu,"Peduli lo sama gue!!"Terdengar sangat menusuk.
Orang itu melotot tak percaya mendengar perkataan Aira yang mulai savege terhadapnya.
"Pergi lo dari sini!!"Ucap Aira,"Yohan!!"Lanjutnya.
Ya,orang itu adalah Yohan.Bukanoan Yohan sudah tidak akan peduli lagi dengan Aira?lalu kenapa dia sekara care kembali?
Mendengar suara berat Aira,kemudian Yohan melenggang meninggalkan gadis itu.Bahkan saat sebelum Yohan pergi Aira tetap saja melontarkan tatapan tak sukanya.
__ADS_1