The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
sweet 2


__ADS_3

Drtt...drtt...drtt....


Saat mereka berdua sedang bertatapan penuh cinta,tiba-tiba saja ponsel milik Yohan berdering,karna refleks Yohan menjatuhkan tubuh Aira kelantai.sedang dia merogok kantung celana mengambil ponsel.


Brukk...


"Akhhh...sakit."umpat Aira,karna pantatnya mendarat tak mulus.


"Dasar kulkas"


"Astagfirullah,Nona."ucap bi Ami menghampiri Aira dan langsung membantunya berdiri.


Sedangkan Yohan hanya melihat sekilas yang kemudian mata dialihkan pada ponsel milikya.


"Hallo"


"...."


"Oke,gue cabut sekarang."


Setelah selesai berbicara ditelpon,kemudian Yohan menarik jaketnya dikursi dan dikenakannya.Dia langsung keluar rumah dan langsung menghampiri mobil,distater dan langsung melesat meninggalkan rumah.


Sedang Aira hanya mengintip saja dijendela,saat hendak memutar badannya ia dibuat terkejut dengan sosok wanita tua dibelakangnya.


"SE-SETANNN"teriak Aira refleks begitu saja.


"Mana,ma-mana Setan nona?"teriak bi Ami yang juga ikut-ikutan refleks mendengar teriakan Aira.

__ADS_1


"Ya ampun bibi,bikin Aira dugun-dugun aja."ucap Aira sambil mengelus lembut dadanya.Tahunya wanita tua itu bi Ami.


"Nona,masa bibi dibilang setan sih"ucap bi Ami.


"Lagian bibi ngapain ikut-ikut Aira ngintip?"tanya Aira penuh selidik.


"Hee...yaudah bibi mau masak dulu."ucap bi Ami langsung pergi meninggalkan Aira.


Gadis itu hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan bi Ami,yang juga kepo kaya dia.


Enima grouf~~~


Berhentinya mobil hitam dan juga beberapa mobil dibelakangnya didepan parkiran perusahaan yang terkenal seindonesia,Iya siapalagi kalau bukan Yohan presdir perusahaan itu.


Kedatangannya langsung disambut para karyawana dan juga managernya.


"Selamat datang tuan muda."ucap Riksi sahabat sekaligus manager Yohan.


Semua karyawan tertunduk memberi hormat,banyak dari mereka kagum akan ketampanan Yohan.Mereka berdua masuk kedalam ruang kerja milik Yohan.


"Betah gue kerja disini,pemiliknya aja ganteng"


"Coba aja kalau tuan muda usianya sama kaya kita,pasti gue gebet."


"Jangan halu kalian dia itu udah punya cewek.Sering dibawa kerumah."ucap Andy dan Padil.Bisa tuyulnya Yohan selalu ikut kemana.


"Yaudah deh sama tuan muda Padil dan tuan muda Andy saja"ucap para pegawai perusahaan Enima Grouf,langsung mendekati kedua playboy itu.

__ADS_1


Kucing dikasih ikan asin mana ada yang nolak,ini playboy dikasih cewek yang sexi mana bisa dia menolak kecuali Yohan rajanya Cool Boy.


Rumah Yohan~~~


Sedari tadi gadis itu hanya terdiam disofa tatapannya pokuskan mentap pintu,entah siapa yang dia tunggu dan apa yang ia fikirkan.


Bi Ami yang datang keruang tamu membawakan minuman dan langsung ia letakkan dimeja.


"Nona sedang menunggu siapa?"


Ucapan bi Ami seketika membuyarkan lamunan gadis itu,"Hmm,bi Yohan kapan pulang yaa?."ucap Aira entah apa dia langsung mengluarkan nama itu.


Bi Ami hanya memggidik mendengar perkataan gadis didepannya.


"Bi?"


"Nona ini bagaimana sih,tadi bilang begitu sekarang begini?bibi riet jadinya."ucap bi Ami.


"Kapan aku bilang kaya gitu?"tanya Aira mulai loading.


"Haduh..."ucap Bi Ami dan langsung pergi meninggalkan gadis itu yang masih menatap pintu.


2 jam kemudian,suara mobil milik Yohan sudah berada digarasi rumahnya,dia keluar dari mobil saat mengedarkan matannya didapati wanita didepannya.


"Ngapain kamu disini?pasti lagi nungguin gue yaa?"goda Yohan hanya saja tatapan pembunuhnya nggak hilang.Tapi tetap ganteng kok.


Gadis itu buru-buru buang muka,"Siapa yang nungguin lo.G-E-E-R."cetus Aira mengeja kata terakhirnya.Karna dia masih memalingkan wajah sampai tak sadar jika Pria itu telah berda disampingnya.

__ADS_1


"Diam kamu,kesal kamu,marah kamu,judes kamu.Itulah yang membuatku makin tertarik akan siapa dirimu yang seberanya.Sejinak-jinaknya merpati sangat sulit didapatkan."goda Yohan ditelinga Aira.Yaa mereka saat ini dekat sekali.Tanpa sadar pipi lembutnya Aira langsung berubah warna merah merona dan tak bisa disembunyikan lagi.


*bersambung*


__ADS_2