The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
eps.105


__ADS_3

*HAPPY READING*


*BACK TO MELIYA*


Sedangkan di kediaman rumah Yohan gadis dan seorang ibu yang menunggu kepulangan putra semata wayangnya didalam rumah terukir banyak pertanyaan kemana perginya Yohan,sudah 1 jam keduanya menunggu Yohan yang tak kunjung pulang.sangat terukir kekesalan dimata keduanya.


"Tante kak Yohan kemana sih?"


"Tante juga gak tahu,sebelum pulang sekolah memangnya Yohan kemana dulu?kan kamu yang pulang bersama Yohan?!"


"Mana ku tahu,aku saja pulang sama temannya padil!"


Perkataan Meliya barusan membuat Maryana sangat terkejut,"Whatt!kok bisa kamu pulang sama Padil...memangnya ada urusan apa Yohan sampai tak mau mengantar kamu pulang?"tanya Maryana.


"Iya tante kak Yohan sampai mohon-mohon sama Liya agar mau pulang sama padil tapi ada hikmah nya juga tante,walaupun dua hari saja.Liya bisa memiliki Kak Yohan!"ujar gadis itu yang terukir kebahagian.


"Maksud kamu Liya?"


"Iya jadi kak Yohan memaksa aku pulang dengan Padil dan bayaran nya dua hari kak Yohan akan menuruti kemauan ku!"


"Yang bener"


"hm..."


"Liya kamu jangan sia-sia kan waktu dua hari,kamu jangan lupa memisah kan Aira dengan Yohan dengan dua hari itu"


"oke tante!"

__ADS_1


Kemudian Maryana menampakkan senyuman yang aneh didalam fikirannya sudah tersirat ide-ide jahat,Dia akan lakukan apapun demi memisah kan Yohan dan Aira.


*BACK TO AIRA*


Kemudian Aira dan Yohan menikamati hidangan yang telah disajikan dengan sangat istimewa,ternyata kejutan dari Yohan masih belum selesai,ketika Aira memakan cake yang dihidangkan di akhiran oleh pelayan didalam cake itu terdapat cincin Diamond.


KREKK!!


"Ada apa Aira?"


Kemudian Aira mengeluarkan yang telah digigitnya,sungguh terkejut dengan apa yang barusan dia lihat.Ada perasaan senang dan sedihnya yang menggudah dihati wanita ini.


"Ya ampun ini cincin?"ujar Aira yang sangat bingung.


"Kamu suka gak?"


"Cincin nya lah,masa iya cake nya!"


Aira yang pura-pura tak tahu maksud dari perkataan Yohan sejenak ia teringat jika dia juga pernah bermimpi mendapatkan surprise dari Yohan yang tak jauh beda dengan apa yang saat ini.


"Cincin ini!"


"Iya Aira imut.."


Aira mentap cincin itu dengan senyuman yang terukir indah dibibir nya,ingin sekali mengungkap kan alangkah senang nya tapi dia teringat sesuatu jika yang dia inginkan tidak mungkin didapat kan.


"Maaf aku gak bisa terima cincin pemberian kamu..."

__ADS_1


"Why??"


Aira beranjak dari duduk nya dengan membelakangi pria yang sedang bertanya kepadanya,pandangan nya pokus melihat kedepan dengan mata sayup nya.


"Ya aku gak bisa!"


"Tapi aku butuh penjelasan!apa kamu gak suka dengan design nya?jika iya aku akan ganti yang baru.."


"Cukup!!Aku ingin pulang."


"Tapi.."


"Jika kamu tidak mau aku akan pulang sendiri!"ujar Aira langsung melangkah kan kaki nya dengan wajah yang tertunduk sedih.


"Tunggu,aku akan antarkan kamu.Mengenai keputusan kamu aku terima.."ujar Yohan yang menarik tangan Aira.


Terukir pertanyaan diwajah pria yang sedikit sedih mendengar yang dikatakan wanita itu.


Kemudian Yohan membuang cincin kesemak-semak yang harganya miliaran.


"Kok dibuang?"


"Untuk apa,kamu juga menolaknya.Cincin yang tidak berguna dipertahan kan,lebih baik dibuang!hanya mengundang luka!."


"Tapi itu mahal"


Pria itu seperti tak mendengar perkataan sang wanita dengan rasa kecewa yang sangat jelas terlihat diwajah nya namun dia tetap tegar.

__ADS_1


Pada akhir nya kedua insan langsung meninggalkan tempat yang tadinya suasana romantis menjadi suasana nan canggung begitu pula didalam mobil siwanita merasa bersalah tapi hendak dikata apa semuanya sudah terjadi.


__ADS_2