
Gadis itu pergi dengan berjalan cepat menuju kamarnya,terlihat pusing sekali diwajah gadis mungil itu.
"Hari ini diperingati sebagai hari yang menyebalkan!!"gumam Aira jengkel.
Pada malam harinya Aira bermimpi kencan bersama Yohan karena malam itu ia sangat lelah hingga air liurnya menetes dari mulut,iyu menjijikan. didalam mimpi mereka berdua berkencan entah kemana yang penting tempatnya sangat indah nan menawan.
"wah Yohan ini sangat indah "ucap Aira yang terpukau.
"Aira,YOU ARE THE ONLY ONE I HAVE PLEASE DON'T LEAVE ME!!"ucap Yohan sebari mencium kening Aira.Aira hanya diam terpaku bahkan wajahnya mulai merah merona.
"Silahkan duduk sayang!!"ujar Yohan yang mempersilahkan Aira.Aira kemudian duduk dengan senang hati bahkan dirinya seperti putri yang dilayani.
"Kamu mau apa?apa pun itu aku akan berikan!"Ucap Yohan dengan tatapan nan lembut.
Kemudian Yohan mengodok sesuatu dikantung celananya.ternyata sebuah Cincin diamond,langsung dimasukakan dijari manis Aira.
Aira yang terkejut pura-pura gak tau biar romantis gitu,"Apa ini Yohan!"tanya Aira menunjukkan wajah polos.
"Hadiah kecil ini sebagai tanda bahwa aku sungguh-sungguh sayang sama KAMU!"balas Yohan.
Aira yang berbunga-bunga,ya iyalah siapa sih yang gakk bunga-bunga hatinya dikasih cincin apalagi diamond,sangking senengnya sampe meluk Yohan.
PRANKK....!
Suara benda terjatuh seketika membuyarkan mimpi gadis mungil itu,dia sontak terkejut dan langsung bangun dengan wajah yang polos.
__ADS_1
Gadis itu langsung meraba-raba jari manisnya dan mencari-cari cincin pemberian Yohan,akan tetapi tidak ada,"Kemana cincin diamond gue!"ucap Aira linglung.
"Cincin!!cincin saja yang kamu bicarakan,kamu tidur kek kebo aja!!"teriak Annisa yang langsung membuat Aira terkejut.
"Annisa kenapa kamu hadir didalam mimpi gue?terus kemana Yohannya?"ucap Aira halu,dia fikir dirinya masih berada dialam mimpi.matanya ia edarkan mencari Yohan,tetapi nihil Yohan tak ada.
"AIRA!!kamu lagi halu yaa?ini udah siang,buruan mandi nanti telat lagi...!"teriak Annisa langsung menarik kedua tangan Aira,dan menyuruhnya pergi kekamar mandi.
"Tunggu dulu!"ucap Aira yang sekilas melihat jam yang masih menunjukkan pukul 21:00 Wib.
"Ada apa?"
"Eh,lo bohong ini masih malam beg*,dasar penipu!Nis kenapa sih kamu dateng malem-malem kekamar gue?udah gangguin lagi!"tanya Aira kesal,karna Annisa telah menganggu mimpi indahnya terlebih lagi Annisa membohongi Aira.
"Gue besok mau pulang!lo jangan ngelakuin hal yang beg*!terus klo butuh sesuatu lo minta aja sama abang Yohan!"ujar Annisa sambil terkekeh.
"Nyokap gue sakit!sekalian gue mau pamit sama lo!"ujar Annisa.
"Oke!lo hati-hati,gue mau lanjutin mimpi lagi!"balas Aira menguap.
Setelah menggagu mimpi Aira,gadis itu pergi keluar kamar dan langsung cabut dari asrama,dia pergi kembali kerumahnya.
pernah gak sih kalian mimpiin orang yang paling disuka?oke lupakan!
Kring....kring....kring...
__ADS_1
Suara alarm yang telat membangunkan gadis yang telah bersiap-siap sedari pagi,kemudian ia pergi dari asrama untuk menuju sekolahannya,diperjalan tidak sengaja bertemu Harby.
"Dunia ini sempit tah?setiap hari ketemunya orang ini mulu,menyebalkan."batin Aira kesal.
"Morning Aira"sapa Harby diiringi senyuman yang menyeringat diwajahnya.
"Morning!"balas Aira singkat.
"Boleh aku temenin jalannya?"tanya Harby.
"Hmm..."balas Aira.
Kemudian mereka berbincang-bincang sambil tetawa,hanya saja Aira tertawa garing dengan lelucon Harby yang garing.
Tidak disengaja Yohan berada dibelakang mereka dan mendengar semuanya.Terlihat sekali jika Yohan tak senang.Dia kemudisn pergi mendahului mereka berdua dengan sengaja pria itu menyenggol tubuh gadis didepannya.
"Aw..."ucap Aira meringis kesakitan.
"Are you oke!"ucab harby khawatir.
"I'm fine!"
"Kalau jalan mas bro hati-hati dong!"teriak Harby yang tak terima akan perlakuan Yohan.
"..."tak ada respon dari Yohan,dia tetap jalan maju dengan wajah yang datar.
__ADS_1
Sedikit rasa sedih,hanya saja ia mulai tak peduli akan perasaannya.Ia pergi meninggalkan Harby sendiri.
Pernah gak sih kalian ditinggal pas lagi sayang sayangnya!kan sad jadi curhat bae.