The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
eps.111.


__ADS_3

Kedua temannya hanya pasrah melihat kelakuan incesnya yang sedari tadi ngomel-ngomel sendiri koyo wong gemblung.


"Kekurangan lo itu banyak"sahut Sindy yang tiba-tiba datang menghampiri para bigos.


Mereka bertiga menoleh kearah Sindy dengan tatapan yang sinis.


"Hello-hello...


cam se upayy, bilang inces yang cantik paripurna dibilang banyak kekurangan?Omg...udah ya lo pada nggak usah sirik sama gue,bikin gue jijay deh."balas Amara cempreng kayak kaleng rombeng.


"Iya betul mana ada inces yang cantiknya paripurna,ada kekurangan?lo aja kali yang banyak kurangnya"sahut Nita.


"Ngomong aja lo pada sirik kan sama inces yang lebih cantik dari lo,lo... pada"sambung Mimin sama judesnya menunjuk mereka berdua.


"Stress!mana ada kita sirik sama kalian tukang rempong,apalagi si mulut kaleng rombeng."ujar Mala sama judesnya.


"Whatt!!kalian bilang inces kaleng rombeng?Omg hello....mulut inces yang seksi dibilang kaleng rombeng?kalian saja mulut tong sampah."balas Amara cempreng bernada manja.


"Gue bilang sama kalian tukang rempong,kekurangan Lo itu banyak!dari gaya bicara lo aja cempreng naudzubillah,manja kaya bocah, dan alay.Lo itu nggak pernah bersikap dewasa!makanya kelakuan masih bayi jangan dibawa-bawa sampai dewasa!!jadi ini akibatnya"ujar Sindy.


"Biasa masa manja diwaktu kecil kurang bahagia,jadinya dibawa sampe bangkot."sahut Mala.


"Omg hello,makan tuh...!"sahut Sindy manatap sinis para bigos.

__ADS_1


setelah berkata begitu Sindy dan Mala langsung pergi meninggalkan para bigos.


Perkataan Sindy dan Mala membuat para bigos menggidik.


"Iih...mereka berani-berani menghina inces!dasar cewek cam se upayy...sana pergi aja dari sini sekalian kelaut aja,bikin mata kita debuan aja.."teriak Nita menggibaskan tangannya tak lupa gerakan manja.


"Iih...kenapa hari ini inces sebel bener?My honey sweety pangeran dambaan hati Inces Amara seorang Wiratama juga malahan menghindar ditambah lagi wanita cam se upayy bikin jijay."rajuk Amara.


"Sabar Ces,anggap aja mereka itu sirik sama kecantikannya inces yang paripurna"lerai Mimin.


***


Dilain tempat Aira dan Annisa yang sedari tadi terkekeh melihat Wira di godain inces sekolah yang paling alay sedunia.


"Aira, gimana ya keadaan Wira saat ini?"


Tatapan lurus kedua gadis itu diiringi dengan senyuman yang manis kepada setiap siswa yang menyapa mereka.


"Annisa...."


Teriakan cowok dari belakang kedua gadis itu,yang tak lain adalah Andy.


Mereka berdua menoleh kearah Andy,dilihat dari cara Annisa memandang tersemai rindu dan cinta untuk Andy.ia sedikik malu,apalagi hubungannya dengan Andy sangat di privasi,Yah mau tak mau Annisa harus menerima jika banyak cewek yang berlomba-lomba mendapatkan Andy.

__ADS_1


"Ciee...yang udah kangen-kangenan,kok gue yang baper ya?lihat kalian berdua pacaran walaupun di privasi,sumpah deh bikin gue iri"ujar Aira.


"Hh...bisa aja lo Aira,kan lo ada Yohan"sahut Andy.


"Hh...yaudah gue cabut aja dari sini,dari pada gue jadi nyamuk diantara kalian"


"Terserah kamu deh Ra"sahut Annisa.


Aira kemudian pergi meninggalkan Annisa dan Andy.sedang Andy membawa gadis itu pergi menuju taman belakang untuk mengobrol berduaan.


Annisa sedikit salting duduk berduaan dengan Andy,mana suasana disana sepi jarang ada murid yang datang kesana.


"Dy,ngomong-ngomong Yohan kemana ya?"


"Nngak tahu,tadi sih dia bilangnya mau nemui Meliya"


"Memangnya hubungan Meliya sama Yohan itu apa sih?kayanya Meliya ngbet bener sama Yohan"


"Ya gitulah..."


****


Setelah beberapa waktu bel berbuyi kembali yang menandakan berakhirnya belajar disekolah.Suasana disekolah sudah sepi hanya ada Aira dan Wira yang belum pulang.

__ADS_1


Beberapa waktu (Tin-Tin)suara klakson mobil Wira yang berbunyi di pinggir badan gadis imut itu.Dengan sengaja berkali-kali Wira membuyikan klakson, (Tin-Tin...Tin...!)


Membuat Aira terkejut.


__ADS_2