
Yohan yang melihat semua pelayan dirumahnya berlaga sangat aneh,bahkan dirinya bertanya tidak dijawab.
"Kalian semua tuli ya!dari tadi ku tanya hanya diam mematung saja!jika tidak ingin bekerja disini silahkan keluar!"bentak yohan sangat marah
"..."
Maryana yang mendengar putranya berteriak marah marah kepada semua pelayan,langsung pergi menuju kearah yohan.
"Ada apa yohan?"tanya maryana
"...,sudah mamah jangan sok perhatian!"ujar yohan sangat dingin
"Kalian semua jawab kemana bi ami pergi?"tanya yohan kepada pelayannya
"...."
semua pelayan hanya terdiam mematung
"Waduh gawat!jika yohan curiga akan ketidakhadiran bi ami,aku harus memberikan penjelasan kepadanya!"desis maryana dalam hati
"Ooh bi ami!dia meminta izin kkepada mamah ingin pulang kampung!"ujar maryana agak grogi
"Pulang kampung!nggak mungkin,bi ami selama berpergian pastinya meminta izin kepadaku,mamah pasti bohong,kan!?"ujar yohan tidak percaya
"Anak ini susah sekali dibohonginnya!"grutu maryana
__ADS_1
"Mamah nggak bohong,tanya saja kepada pelayan yg lain!"ujar maryana
Yohan langsung mengalihkan pandangannya kepada semua pelayan
"Apa itu benar!yang dikatakan mamah?"tanya yohan
Maryana langsung melotot kearah pelayan yang sedang ditanya yohan bahkan hampir kedua matanya copot.
"Eh,itu...tuan muda yang dikatakan nyonya maryana benar,bi ami pergi pulang kampung!"ujar salah satu pelayan dengan kata yang terputus putus bahkan sampai mengeluarkan keringat dingin
"Ooh,awas saja kalian semua bohong!aku tidak segan segan bunuh kalian semua!"ancam yohan dan langsung pergi
semua pelayan hanya terdiam dengan wajah yang pucat,dan mengetahui jika yohan selama ini tidak pernah bohong akan semua perkataannya.
Deg!
"Kalian semua pergi!"perintah maryana
pelayan pergi dengan tergesa gesa bahkan ketakutan
"Anak ini sepertinya menyayangi pelayan tua itu dari pada mamahnya sendiri!"grutu maryana yg kesal.
Dilain sisi aira yang kecewa berat akan kata kata yohan yang membuatnya sakit hati,barang barang yang tidak berdosa yang berada disekitar aira dibanting hingga hancur berkeping keping.
prankk!
__ADS_1
"Jika tahu akan seperti ini,aku tidak akan pernah mencintaimu yohan!"ujar aira
"Astagfirullah,barang barangku hancur,bagaimana nih,gara yohan semua barang barangku hancur!ini semua salah kamu yohan!,bukansalahku."ujar aira
Yohan yang merasa ada yang sedang memarahinya hingga membuat dirinya bersin tanpa sebab.
Hasyimm!
"Ada apa yohan?"tanya maryana
"Tidakk!"
"Kak yohan minum dulu nih!"ujar meliya sebari menyodorkan air minum,Tetapi yohan menolak mentah mentah dan langsung pergi.
"Yohaan!"teriak maryana
"Apa sih mah?"
"Kamu itu tidak punya hati,meliya sudah menawarkan air minum tetapi kamu menolaknya bahkan tidak menyentuh sama sekali!"bentak maryana
"Aku tidak peduli!mamah mau bilang aku tidak punya hati ataupun tidakk,tetap aku tidak peduli!dan lagi aku bilang mau bertunangan dengan meliya disekolah itu hanya tipuan saja!jangan bermimpi aku mau bertunangan dengan dia!"bentak yohan langsung pergi
Hiks hiks!
"Tante sangat sulit untuk menpatkan hati yohan,liya mau menyerah saja!"ujar meliya dengan menangis
__ADS_1
"Kamu jangan putus asa dong!tante jamin yohan sekarang menolakmu tapi suatu hari nanti dia akan menerimamu!"ujar maryana menenangkan meliya
Disisi lain bi ami yang kesakitan karena tangan dan kakinya diikat terlalu erat hingga membuat memar sampai berdarah.