
Ketika sudah sampai didalam kelas,Semua siswa menatap wajah Aira dengan tatapan yang sangat sinis apalagi sebagian sedang asik begosip tentang Aira.
"Cewe nggak ada harga dirinya,berani menampakan wajah dasar Jalng"ujar Mala dengan sengaja
"Iya betul,orang miskin pastinya akan mencari uang bagaimana pun caranya,walau yang dipertaruhakan adalah harga dirinya"sahut Anjani yang begitu pula memasang tatapan sinis.
Kedua gadis itu kebingunan pagi-pagi sudah disambut dengan perkataan tidak menyenangkan,bahkan Annisa sendiri tidak mengetahui apa yang dimaksudkan oleh mereka.
"Nis ada apa dengan mereka?"bisik Aira sambil berjalan.
"Ntah...,tapi kayanya mereka sedang membicarakan kamu deh Ra."
Aira yang penasaran dengan apa yang sedang terjadi,langsung ditanyakannya kepada Mira,"Mir,kenapa sih mereka bilang tentang harga diri?"tanya Aira sambil meletakan tas dimeja.
Kemudiam Mira menoleh kearah tempat Aira,"Kamu jangan marah sama aku ya...,jadi yang mereka bicarakan sebenarnya itu ka--"ujar Mira yang terpotong karena tiba-tiba saja guru masuk.
"Morning...."sapa mrs.Julia,iya guru mapel bahasa inggris.
"Morning Mrs.Julia"
Tanggapan semua siswa yang duduk rapi dimasing-masing tempat.
Beberapa jam kemudian bel istirahat berbunyi,Aira yang masih penasaran akan perkataan Mira langsung ia tanyakan.
"Mir,lo tadi bilang apa?yang belum sempat selesai"ujar Aira.
Bukannya Mira yang menjawab melainkan para bigos yang menghampiri mereka bertiga,"Biar gue aja yang bilang sama Gadis sampah!!"ujar Amara yang muncul dari segerombolan siswa.
"Dih,ketua Bigos.."balas Annisa sangat sinis melihat mereka yang datang menghampiri ketiganya.
Mendengar Amara yang datang-datang mencemooh nya,akan tetapi Aira tak peduli,"Lanjutkan gue mau dengar lo bicara?!"
"Punya nyali juga lo"balas Mimin menatap hina Aira dari ujung kepala sampai ujung kaki.
"Woy kalian semua dengar perkataan gue baik-baik"teriak Amara yang meminta semua orang memperhatikan yang ia katakan.
"Buat apa?emangnya penting gitu yang lo mau bicara kan bagi kita"sahut Sungkar yang juga tak suka akan tidakan para bigos selama ini.
"Iya,biasanya juga yang lo pada bicarakan gak penting"sahut Yuki.
"Udah lo semua dengar saja apa yang ingin princes Amara sampaikan"lerai Mimin.
"Jadi yang mau gue sampaikan itu mengenai Aira si gadis sampah,kenapa gue bilang sampah karna pada saat gue keluar kamar gue melihat dengan mata kepala sendiri Aira menaiki mobil bahkan perginya mengendap-endap kan mencurigakan"ujar Amara.
"Ya,kan bisa saja Aira hendak pulang kerumahnya atau itu pamannya!!"lerai Annisa.
Sedangkan Aira hanya terkekeh mendengar yang disampaikan oleh Amara sampai mengumumkan kesemua siswa dikelas kan jijay betul.
Amara melirik kearah Aira dengan harapan Aira menangis atau memohon kepadanya,tapi sayang harapan Amara sirna karna Ia melihat Aira begitu biasa saja bahkan tertawa kecil.
"Aira lo itu cewek muka tembok banget sih,bukannya merasa bersalah malahan terkekeh"ujar Amara.
Aira melangkah kan kaki menuju Amara dan Friend nya,"Sekarang gantian ada yang mau gue samapaikan kepada kalian semua terutama Princes Amara"ujar Aira disambut gelak tawa teman-temannya.
__ADS_1
"Jadi gue mau bilang sama lo Amara,masih mending gue muka tembok dari pada lo Muka iblis dan lagi lo bilang gue ini sampah!hei bro sampah juga bisa didaur ulang dan lo sendiri Wanita berhati iri..."ujar Aira langsung pergi dari kelas diikuti oleh Annisa dan Mira.
"Huu....yang gak penting itu gak usah dibicarakan gak guna"
"Dasar buang-buang waktu saja,tapi nggak apa gue tetap senang lihat kalian dipermalukan Aira"ujar Sindy begitu senang melihat para bigos dipermalukan.
Mendengar satu kelas mencemoohnya Amara langsung kesal,ya sangat terukir diwajah nya,"Ih...nyebelin kalian semua,dan lo Aira gue bakal bales"teriak Amara kesal dicemooh semua siswa.
****
Mereka bertiga pergi menuju kantin sekolah,ketiganya duduk dikursi yang sama tetapi belum ada yang memesan makanan.
"Aira lo kok nggak takut sama si Amara?dia itu anak orang kaya.nanti kamu bisa-bisa dalam masalah saja!"ujar Mira.
Aira dan Annisa hanya terkekeh mendengar perkataan dari Mira,Mira melihat keduanya sangat aneh langsung ia tanyakan,"Ada apa dengan kalian kok pada ketawa?"tanya lagi Mira.
"Intinya dia makan nasi gue juga maka--"ujar Aira yang dipotong oleh seseorang yang dari kejauhan memanggilnya.
"Aira...."teriak cowok tak lain adalah Yohan si buntut Aira,iya kemana Aira pergi pastinya ada Yohan.
Ketiga gadis itu menoleh kearah Yohan,bahkan kantin yang begitu sunyi karna sibuk makan langsung ambyar oleh teriakan para ciwi-ciwi alay.
"Pangeran Yohan datang kekantin,Omg ganteng bingit"
"Yohan....Yohan....the king of Yohan ganteng banget"
Begitulan teriakan yang nyaring ditelinga Aira,bahkan cewek yang bawa minum saja tumpah gara-gara takjub melihat ketampanan dari Yohan,begitu juga Annisa dan Mira yang menggigit ibu jarinya sendiri tatapan yang mulai gila mereka tunjukan.
Yohan yang tak peduli walaupun banyak cewek bertebar-tebar pesona kepada nya,tapi sayang tatapannya tertuju hanya kepada satu wanita saja itu adalah Aira yang sedari tadi menutupi kedua telingannya.
"Kalian jangan ganggu Yohan,dia itu cowok yang dingin bisa-bisa kalian sakit hati,mending sama kita orang"ujar Andy dan Padil.
"Maleslah kalian berdua mah nggak asik,mending juga kak Yohan bikin penasaran"
"Iya betul,tapi nggak apa kami mau sama kalian saja deh"
"Kita pergi aja yuk..."
Ujar para cewek-cewek ada yang tak menyukai mereka berdua dan ada juga yang menerima mereka berdua.
Annisa melihat Andy dikerumuni para wanita alay,sedikit cemburu melihatnya,bagaimana nggak cemburu Annisa si cewek sipek berhasil luluh hanya karna gombalan maut Andy saja,tapi Annisa sadar diri aja.
Sedang Yohan dengan santai berjalan menuju Aira dan teman-teman nya.
"Aira,lagi apa?"tanya Yohan yang langsung duduk dikursi kosong samping Aira.
Gadis itu hanya terdiam tak merespon perkataan dari cowok yang duduk sembarangan.
"Aira kita mau pesan makanan dulu ya"ujar Annisa yang langsung menarik tangan Mira.
Mereka berdua pergi meninggalkan Aira dan Yohan yang masih diam-diam saja.
"Aira,lo nggak sakit mulut kan?"tanya Yohan cengengesan.
__ADS_1
Gadis itu menoleh kearah pria disampingnya yang masih cengengesan dengan tatapan yang sinis,"Pindah nggak lo dari sini!"bentak Aira.
"Jawab dulu pertanyaan gue,kalau lo jawab gua bakalan pindah"balas Yohan.
"Apa pertanyaan lo?"
"Satu ditambah satu sama dengan berapa?"tanya Yohan.
"Dih,anak Tk juga bisa jawab,jawabannya pasti dua lah"balas Aira.
cowok itu terkekeh mendengar jawaban dari gadis angkuh disampingnya,"Hh..salah,katanya siswa pandai kok jawab kaya gini aja nggak bisa..."ujar Yohan.
Gadis itu sudah hambis kesabaran mendengar perkataan Yohan yang terbelit-belit,"Gue nggak ngerti sama jawaban lo yang nggak logika!!"ujar Aira yang mengeluarkan unek-uneknya.
"Iyalah salah,jawabannya itu bukan dua melainkan tiga!!"
"Nggak maksud"
"Jawabannya tiga yaitu aku,kamu dan anak kita.ea..."ujar Yohan disambut gelak tawa seisi kantin.
"Dih,stress!!"ujar Aira.
"Ea...Yohan gombal ey...baru denger deh"
"Cie....Romantisnya..."
"Ajpt...wittwyy....jadian aja geh"
Begitulan sahutan dari teman-teman Yohan menambah kesan Ambyarr.
Saat asik bercanda tawa tiba-tiba saja bel 5 kali yang menandakan semua siswa wajib berkumpul dilapangan sekolah.
Aira langsung bergegas pergi akan tetapi ditahan oleh Yohan,"Aira jangan lupa lo itu pelayan gue,jadinya lo sekarang perginya bareng gue..."ujar Yohan.
Dengan berat hati Aira menuruti keinginan Yohan dengan menyodorkan tangan kepada Yohan,"Buruan..."
Mereka berdua langsung pergi menuju lapangan sekolah yang sudah diisi banyak siswa
Beberapa menit kepsek memasuki lapangan sekolah dan langsung menyampaikan sesuatu,"Kalian pastinya bertanya-tanya ada apa dikumpulkan dilapangan,ya ka?!tapi saya nggak suka basa basi jadi...Tomorrow kita akan mengadakan camping sekolah,wajib hadir untuk siswa disekolah SMAN ini,jadi hari ini kalian boleh pulang kerumah masing-masing ataupun tidak itu terserah.Terimakasih atas perhatian kalian semua"
"yeaah"
Sorak semua siswa begitu senang,ketika Aira hendak keluar dari kerumunan siswa tiba-tiba saja yohan menarik tangan Aira.
Yohan membawa Aira menjauh dari kerumunan
" Mau apa sih?pake tarik-tarik segala!!"ujar Aira.
"Lo pulang sekolah harus ikut kerumah gue,jangan nolakk!!"
mendengar hal itu Aira langsung terkejut,"Whatt!ogah betul gue,nanti lo semena-mena aja sama gue kan nanti drajat gue ancur gara-gara dipaksa melayani nafsu lo doang"ujar Aira yang langsung berfikiran kotor
"Hh...Sans...emangnya gue cowok nggak ada iman,iman gue itu kuat bro"balas Yohan terkekeh.
__ADS_1
"Ya bisa aja kan!!"ujar Aira yang hendak pergi,tetapi Yohan menarik tangannya sangat kuat hingga membuat gadis itu tak seimbang dan terjatuh menimpah tubuh Yohan