
Walaupun Annisa berbicara sekeras apapun tetap saja Aira tidak perduli yang sekarang dia pedulikan adalah bagaimana cara agar membatalkan perjajiannya,Tapi bagaimana lagi yang ditaruhkan adalah masa depan Sohibnya.
*BACK MEMORI RICCAL*
"Jangan senang dulu itu perjanjian yang pertama!"ujar Yohan sebari menaruh jari telunjuk dibibirnya.
"Maksud lo masih ada perjanjian yang lain gitu!!Lo pikir gue hewan."balas Aira yang dibuat bedmood oleh Yohan.
"Sans....!Kamu gak mau,Yasudah kalau begitu berarti kamu sendiri yang menghancurkan masa depan best friend mu!"balas Yohan sambil duduk santuy.
"Maksud lo?"
"Iya kalau lo gak setuju,terpaksa ya....gue bilang sama kepsek jika ada siswa wanita yang berani memasuki asrama siswa laki-laki,pastinya Auto dikeluarin tuh kamu dan Annisa!"ujar Yohan.
Kemudian Aira teringat sesuatu jika Annisa pernah curhat jika dia akan dikirim keluar negri jika berbuat salah!untung nya ada papa kamu Ra aku langsung deh...dimasukin sekolah sama kaya kamu.
Tanpa membuang waktu Aira langsung menyetujui permintaan Yohan,Sebenarnya dia masih berat hati menjadi pelayan Yohan.
"Oke!gue setuju"balas Aira.
"Deall....."
*****
__ADS_1
Annisa yang masih ingin tahu apa yang telah dibicarakan antara Yohan dan Aira,"Aira...!!Aira..."teriak Annisa.
"Oh iya ada apa Nis!"balas Aira yang terkejut.
"Apa yang kamu bicarakan dengan Kak Yohan?"tanya Annisa.
Tidak terasa ternyata kedua gadis yang berjalan santai telah sampai diasrama putri,"Gue masuk dulu ya!"balas Aira yang tak menjawab pertanyaan Annisa.
"Oh iya...
Aneh sekali Aira padahal kan gue tanya,tapi dia malah langsung masuk saja tanpa menjawab!!heh menyebalkan!"ujar Annisa yang juga masuk kedalam kamar.
Didalam kamar Aira masih kebingungan ingin menjawab apa kepada Annisa dan dia juga merasa sangat bersalah karena telah menjerumuskan Annisa ke jalan yang sesat😱.
*BACK TO YOHAN*
Sedangkan Yohan kesenangan bisa lebih dekat dengan Aira,sangkin senangnya sampai tertawa keras yang membuat seisi Asrama terkejut.iya bagaimana gak terkejut secara kan Yohan itu orangnya dingin nan pendiam.
"Yohan lo baik-baik aja kan??"teriak salah satu penghuni asrama pria.
"Gue fine..."sahut Yohan.
"Hhh.....!gue seneng banget cuy!"gumam Yohan.
__ADS_1
Karena Yohan tetawa sangat keras membuat Andy ingin tahu apa yang membuat sohib nya begitu senang.
"Han gue masuk ya!"panggil Andy diluar kamar Yohan.
"Hm..."
Setelah masuk kedalam kamar sohibnya Andy langsung bertanya,"Bro,lo sehat kan?gak sakit kan?!"tanya Andy.
"Sehatlah gue"balas Yohan dingin.
"Alhamdulillah,kirain gue lo ketawa lo kerasukan setan disekolah ini?"ujar Andy.
"Sembarangan lo,ya kali setn mana yang berani masuk ketubuh gue!"balas Yohan dingin.
"Memang apa bro yang buat lo seneng banget???"tanya Andy sebari menepuk pundak sohibnya.
"Gue buat Aira jadi pelayan gue,hehe...!"jawab Yohan sebari menampak kan senyumannya.
Andy yang mendengar perkataan Yohan beribu-ribu terkejut,"Whatt!!kok bisa Aira kan cewek galak!kok bisa dia mau jadi pelayan lo,hebat...lo bro!"ujar Andy.
"Salah siapa dia galak sama gue!coba aja dia kaya cewek lain yang tergila-gila sama gue..."ujar Yohan.
"Lo hebat!tapi kan Aira itu wanita yang unik dia aja gak suka sama lo secara wajah lo kan ganteng,Memang selera Aira beda juga.Siapa tahu aja gue yang dia suka!"ujar Andy cengengesan.
__ADS_1
Yohan yang mendengar Andy berkata demikian matanya langsung melotot kearah Andy bahkan tatapannya sangat menakutkan.