
Aira yang terkejut tangannya ditarik oleh seseorang bahkan sampai dipeluk dengan sangat erat,ia pun berontak melepaskan pelukan dari yohan.
"Lepaskan aku!!"ujarnya yang berontak.
"Aira!apakah kamu tidak ingin dipeluk olehku?"tanya yohan yang perlahan lahan melepaskan pelukannya dari tubuh aira.
Wajah aira seketika berubah merah merona,tetapi ia menolehkan wajahnya kesamping hingga tidak melihat wajah yohan.
Yohan kemudian mengangkat kedua tangannya memegang wajah aira.
"Aira!!"
Aira langsung menjauh dari yohan sambil berkata,"Jangan mendekat lagi!"ujarnya agak kasar.
Kemudian yohan mendorong tubuh aira ketembok,langsung menanyakan maksud dari perkataanya,"Mengapa aira?apa jangan jangan karena guru itu!kamu sekarang mulai berubah!"ujarnya bernada tinggi.
Disisi lain annisa yang berlari bersama aira hanya saja dia mendahului aira,"Ra,sudahlah aku capek berlari mulu!"ujarnya sambil bernapa naik turun,
Karena tidak dijawab aira dia menolehkan wajahnya kebelakang ternyata tidak ada aira,"Aduh gue kaya orang gila aja!ngomong sendiri!"grutu annisa kesal.
__ADS_1
Annisa pun menghentikan laju jalannya mencari wira yang kemudian pergi mencari kemana perginya aira.
"Heh,berubah...!
yang berubah itu lo bukan gue!"ujarnya bernada tinggi sebari menunjuk kearah yohan.
Kemudian yohan melangkah meju menuju kearah aira yang berjalan mundur,dia tersenyum sangat lembut,"Aira!aira...jelas jelas kamu yang berubah!Terus apa maksud kamu menerima jaket dari pria itu jika gak ada hubungan!"tanyannya.
Aira mendengus sesaat,"Kamu itu aneh banget sih!jika bukan karena kamu sengaja bawa mobil dikubangan air,mana mungkin aku terima jaket ini!"ujarnya kesal.
"Dan lagi bukannya kamu yang bilang,kamu nggak mau tau lagi tentang yang namanya aira!lalu sekarang kamu nyanya apa hubungan aku dengan guru bk itu!ya...,aku jawab!memang aku dan guru bk itu ada hubungan!"ujar aira dengan sengaja.
Annisa yang melihat aira dari kejauhan bersama yohan yang sedang bertengakar,"Setiap hari aja tuh anak berantem mulu!"batin annisa.
Yohan yang berjalan melintasi annisa,sontak annisa langsung berkata,"Han!han...!"ujarnya.
Sedangkan wiratama yang cukup menjadi sorotan remaja perempuan disekolah,bahkan tidak sedikit dari mereka yang memperkenalkan diri mereka masing-masing.
"Hai...aku Dinda,salam kenal ya!"ujar anak remaja wanita.
__ADS_1
Wira menyambut mereka dengan senyuman yang lembuat hingga membuat para remaja wanita bersorak sorak,"kyaa..!?!??wah senyumanya lembut baget,wah oppa nih!"ujar mereka.
Amara yang melihat wira jadi rebutan para cewek-cewek sekolah dia pun menghampiri mereka dengan tiba-tiba bahkan mengusir semua cewek-cewek kecentilan itu.
"Hai-hai kalian semua jangan kecentilan deh,sana minggir,Minggirr....!gue mau lewat"ujarnya mengusir para remaja permpuan.
Wira menengokkan wajahnya kekanan kekiri mencari aira dengan wajah yang linglung dan tidak memperdulikan omongan para pelajar remaja perempuan itu.
"Pak!lagi cari siapa?"tanya amara yang penasaran melihat wajah wira sangat linglung.
"Ooh ya,kalian lihat aira,tidakk!"sahutnya yang masih menengok kekanan kiri.
"Aira!!"
Tampaknya mereka terkejut mendengar perkataan wira.
"Tidakk!!"jawab amara singkat.
Wira kemudian pergi meninggalkan kerumunan masa pelajar wanita yang berebut minta poto.
__ADS_1
Setelah berapa menit kemudian dia melihat aira yang sedang duduk dikursi taman dengan wajah yang ditekuk,"Aira!!"ujarnya.
Ketika hendak melangkah maju menuju aira dia malah dihalang oleh amara.