The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
eps.6o


__ADS_3

Saat angkot yang dinaiki Aira sampai didepan gerbang sekolah,gadis itu buru-buru turun dan langsung membayar,Setelah itu dia berjalan sangat cepat menuju kelasnya.


Tiba-tiba saja ada yang meneriaki namanya dari belakang.


"Woy Aira tungguin gue."teriak Pria itu yang seketika membuyarkan semua para siswi.


"..."Tak ada responan dari Aira,gadis itu semakin mempercepat jalan menuju kelas,sedangkan pria itu ditinggalkan.


Saat sampai didalam kelas Aira dibuat badmood oleh Teman-temannya.


"Nis lo lagi ngapain dipojokan sama Mira."Ucap Aira sambil menaruh sebuah tas dimeja belajarnya.


"LAGI TAURAN!!"Teriak Annisa.


Aira dan Mira menutup rapat-rapat telingannya.


"Pagi-pagi gini kelas udah diisi sama mulut toa."Cetus Aira.


"Woy toa masjid jangan dibawa-bawa."cetus Mira sambil menggeserkan posisi duduknya.


"Woy ini sekolah bukan hutan!."Ucap Aira.


"Hee bodo amat,lo mau ikutan gak kita lagi main LUDO."ucap Annisa yang menekan kata terakhirnya.


"Nggak."


"Atuttutu dede bayi pundungan,sorry geh beb."ucap Annisa seperti anak kecil.


"Dih jijik kali gue dipanggil beb sama toa kaya Lo."cetus Aira.


Saat sedang berbicara dengan teman-temannya,Tiba-tiba saja ada yang memanggil Aira.


"Aira ada yang nyariin lo."teriak Mala diambang pintu kelasnya.


"Siapa?"tanya Aira bingung.


"Gue."Sahut Yohan yang tiba-tiba berada didepan pintu kelas sambil memandang wajah gadis itu.


Aira dengan cepat menutupi wajahnya dengan sebuah buku.


"Omg kak Yohan teriak bikin hati damai."


"Aaaa dia ada didepan kelas kita."

__ADS_1


"Ini momentum langka ayok kita abadikan."


Seperti itulah ricuhan kelas yang tadinya damai,banyak sekali diantara mereka langsung mengabadikan momentum Yohan dengan memotret dengan ponsel mereka masing-masing.


Saat suasana menjadi sepi tak terdengar lagi ricuhan semua siswa,gadis itu perlahan-lahan membuka matanya yang ditutupi oleh sebuah buku.


"Semoga aja tuyul itu dah gak ada."batin Aira.


Saat pasang matanya terbuka,gadis itu terbelalak melihat pria dihadapannya.


"Lo kok bukannya pergi dari sini!"cetus Aira agak kikuk.


"Omg,Yohan masuk kedalam kelas kita."


"Emm pasangan yang beken banget tuh."


"Bikin iri banget sih."


"Seorang Cool boy dan Ice girl bersatu...Aaa."


Kemudian Yohan menarik tangan Aira dan mereka berdua meninggalkan kelas yang masih ricuh melebihi pasar.


Sedangkan Annisa dan Mira hanya melongo tak percaya dengan apa yang mereka lihat.


Ternyata Yohan membawa Aira kerooftop,dia langsung duduk sedangkan Aira hanya berdiri.


"Mau apa lo bawa gue kesini?"tanya Aira bingung.


"Duduk lah."Ucap datar Yohan.


"Kan dikelas bisa ogeb."Cetus Aira.


"Gue maunya disini ogeb."balas Yohan.


"Iih gimana lo aja."Rajuk Aira.


"Lo mau diri aja?gak pegel?."ucap Yohan.


Gadis ini ternyata sudah kesal berdiri saja,kemudian dia duduk disamping Yohan,karna reflek dia menyandarkan kepalanya dibahu milik Yohan.


"Han,kita kek orang pacaran aja."Ucap Aira.


"Masa."

__ADS_1


Aira tiba-tiba menyenderkan kepalanya ditembok sekolah.


Kemudian Yohan tidur dengan kepalanya diletakkan dipaha Aira sebagai bantal.


Gadis itu tiba-tiba ingin menyentuh rambut milik Yohan yang wangi.


"Han,rambut lo wangi bener pake sampo apaan?."tanya Aira sambil mengacak-acak rambut Yohan.


"Kodomo."Balas singkat Yohan.


"Berarti gue kodomo dong."Ucap Aira.


"Kenapa?"


"Teman baikmu."Ucap Aira membuyarkan suasana menjadi tambah berseri-seri.


Yohan yang bangun langsung mencubit pipi mungil Aira.


"Aww sakit ogeb."Ucap Aira meringis lesakitan.


"Hee lo lucu juga ya."


"Emangnya gue Upin ipin."


"Iya Lo ipin gue upin."


"Ca ae lo tahu bacem."


"Tahu mendoan aja geh."


"Tahu bulat aja."


"Yaudah martabak aja deh."


"Kok martabak?"


"Kan istimewa."


Mendengar perkataan Yohan,pipi putih Aira langsung berubah menjadi merah jambu.


"Gue kaya mimpi aja."gumam Aira.


Tanpa diketahui Aira ternyata Yohan mendengar gumaman Aira.

__ADS_1


"Ini gak mimpi,ini nyata kok."Ucap Yohan membelai lembut pipi milik gadis disampingnya yang masih melamun.


__ADS_2