
HAPPY READING PARA READERS
Sedang pria bangkot itu sudah terkapar tak sadarkan diri,Yohan meminta semua bodyguardnya membawa pengusaha yang bernama Handoko.Dia tak segan membuat perusahaan Handoko bangkrut dan dilarang beroperasi lagi di indonesia.
Selang beberapa waktu Wira dan Annisa sampai di tempat itu,saat sampai di pintu mereka miris melihat Aira dengan baju yang cumpang camping,rambut acak-ackan di sertai sudut bibir yang berdarah.
Wira yang tersulut emosi melihat pria di sampingnya yang sudah tak berdaya,dia dengan cepat melayangkan tendangan yang sangat kuat.
BUGH!!
Tendangan keras yang di berikan Wira membuat pria bangkot itu memuntahkan darah,bau amis sangat terasa di sana.
"Sad,dasar tua bangka gila..!!akan ku kirim kau Sampai neraka..."ucap Wira yang masih melontarkan tendangan kepada Tuan Handoko.
"Aira...."ucap Annisa yang langsung menghampiri Aira dan Yohan,dia sangat sedih tak tega melihat raut wajah Aira yang di terpa ketakutan.
"Kalian bawa tua bangka dari hadapan kami!!dan ingat jangan biarkan dia melepaskan diri.malam ini aku akan menyiksanya kembali salah siapa berani menyentuh wanita yang ku cintai"perinta Yohan.
"Siap tuan muda"
Para bodyguard membawa tuan Handoko dengan hina,Ia di seret bak seekor hewan.Semua yang berada di klub malam meringis ngeri melihat wajah Handoko yang di penuhi darah.
"Nggak salah si Aira suka sama lo,ternyata memang lo pantas buat jagain sepupu gue..."ujar Wira sambil menepuk pelan pundak milik Yohan.
Aira yang masih ketakutan apalagi melihat perilaku Yohan yang sangat kejam pada tua bangkot itu,"Yohan,aku ta--takut,ki-kita pulang saja"ujar Aira tersedudu bahkan memeluk erat tubuh Yohan.
"Kamu jangan takut,aku janji nggak akan buat kamu tersiksa lagi,aku akan membuat siapa pun yang melukaimu tersiksa."balas Yohan lalu melepaskan pelukannya dari Aira,ia mengambil sapu tangan dan di elapnya dengan lembut luka kecil di sudut bibir Aira.
"Tahan sedikit,ini akan menyakitkan.setelah sampai di rumah nanti di obati"ucap Yohan menenangkan Aira.
Aira tersipu malu dan membalas senyuman membalas ucapan Yohan,Ia merasa lebih tenang mengetahui pria di hadapannya begitu perhatian.
"Emm...perhatian banget si Yohan sama Aira,gue jadi baper..."gumam Annisa malu sendiri melihat perhatian Yohan terhadap Aira.
Sebelum berangkat menuju Aira,Wira terlebih dahulu memberitahukan kejadian yang menimpa Aira kepada kedua orang tuannya.
******
Yohan melihat pakaian Aira yang sobek karna pria bangkot itu,dengan segera melepaskan jaket miliknya untuk dikenakan Aira,"Kamu pakai ini"ujar Yohan sambil mengenakan jaket miliknya pada tubuh Aira.
Mereka semua pergi meninggalkan tempat itu dan Yohan meminta kepada para bodyguardnya untuk menghancurkan tempat itu berkeping-keping,karna tempat itulah memori terburuk bagi Aira,Yohan tak akan membiarkan Aira mengingat kejadian yang menimpanya.
15 menit kemudian
Yohan membawa Aira keklinik,dia tampak khawatir walaupun luka kecil yang Aira dapatkan.Di luar klinik Yohan mondar mandir didepan pintu ruangan Aira.
"Han,jangan khawatir Aira nggak kenapa-napa kan hanya lupa kecil saja"ucap Wira yang menenangkan Yohan yang terlihat panik.
Ceklek~~~
Terdengar suara pintu terbuka,menampakkan seorang dokter dan Aira.
"Jangan khawatir gadis ini hanya mengalami luka lebam saja besok juga akan pulih kembali"ucap dokter.
"makasih dok..."balas Annisa yang langsung merangkul tangan milik Aira.
"Sayang..."teriak wanita paruh baya berpakaian modis yang berlari menuju Gadis itu dengan pria paruh baya disampingnya.Di ikuti beberapa orang berpakaian hitam di belakang mereka berdua.
Tatapan pria itu tajam tertuju kepada pria di samping putrinya yang tak lain putra dari keluarga MU,namun terlihat sangat tenang dan juga berwibawa.
Kedatangan mereka berdua mengundang banyak tatapan dan juga tak sedikit berdatangan wartawan tertuju keklinik Diamond loww semua wartawan menunggu di luar klinik.Berita ini menjadi tranding topik di berbagai cenel tv nasional maupun internasional.
"Bukankah itu tuan Andika Hans?ya tuhan pemandangan yang sangat langka...jarang sekali terlihat"
"Klinik ini didatangi orang nomor satu dunia?ini keajaiban"
Begitulah desas desus semua orang yang terbelalak melihat keluarga yang sangat memprivasi kehidupan mereka bahkan tak pernah muncul di publik.
Mata bulat Yohan terbelalak melihat apa yang baru saja ia lihat,"Bukankah pria paruh baya ini pengusaha terkenal no.1 dunia,yang sama sekali tidak pernah muncul di publik bahkan keluarganya sangat di privasi!"batin Yohan kaget bukan main.
Sandra langsung mendekap erat tubuh putrinya di sertai air mata yang tumbang,tak tahan dengan sedang terjadi kepada putrinya Sandra dan Andika memutuskan membawa pulang Aira,bahkan tak membiarkan seorangpun menemui putrinya.
__ADS_1
"Sayang kamu ikut mama papa pulang kerumah ya..."ajak Sandra.di angguki oleh Aira yang berarti setuju.
"Tante om"sapa Annisa sebari mencium punggung tangan mereka.
Yohan makin di ambang kebingungan dengan apa yang ia lihat,"Sayang,jangan bilang Aira putri dari keluarga Hans dan Annisa juga memanggil akrab....banyak sekali rahasian yang di simpan Aira!!"batin Yohan yang masih diterpa kebingungan.
"Paman,maaf Wira nggak bisa jagain Aira,tapi paman pria ini yang sudah menyelamatkan Aira..."ucap Wira yang sudah deg-degan apalagi Papa Aira sangat kejam dan juga menakutkan.Wira sengaja mengubah topik pembicaraan degan menarik tubuh Yohan.
"Hadeh gue jadi deg-degan salaman sama calon mertua,gue udah cool belum,jangan-jangan Om Andika jijik lihat aku...nggak aku harus berwibawa berhadapan dengan calon mertua!"batin Yohan mulai kambuh sifat childish-nya.Sedikit grogi saat ini ia rasakan dengan hati-hati agar tidak melakukan kesalahan.Yohan bersalaman dengan mencium punggung tangan milik Andika dan Sandra.
"Kamu yang bernama Yohan?"tanya Andika datar dan dingin.
"Iya benar"
"Bodoh boleh asal jangan gobl*k"ucap Andika sangat savege terhadap Yohan.
Jleb!!
"Baru kali ini gue di bilang gobl*k,kalau bukan calon mertua pastinya gue bogem tuh muka,gue harus tenang tapi gue nggak maksud omongannya!"batin Yohan sangat terkejut.
Sandra dan Andika membawa Aira pulang kerumah dan Andika meminta tidak boleh salah satu dari mereka ikut.
"Om mau bawa Aira kemana?"tanya Yohan mulai lugu.
"...."Andika sedikitpun tak menjawab tatapannya pokus melangkah maju.
"Kami akan membawa Aira pulang kerumah dan terima kasih telah menyelamatkan putri kami"sahut Sandra sebari tersenyum tipis.
Melihat Sandra tersenyum,Yohan langsung senang,"Iya sama-sama,tapi saya boleh kan menjenguk Aira??"tanya Yohan.
"Oh iy--"balas Sandra yang langsung terpotong oleh Andika suaminya.
"Tidakk,saat ini saya tak mengijinkan siapa pun menemui Aira!!"sambung Andika dingin dan savege.
Jlebb!!
"Wadidaw gue di tolak mentah-mentah,dari kata-katanya saja sangat menusuq jiwa...sabar Han,ini ujian."batin Yohan sedih.
Mereka bertiga menghargai keputusan Andika yang menolak kedatangan siapa pun.
Apartement Yohan
Wira mengikuti Yohan pulang sedangkan Annisa kembali keasramannya.
Sesampainya diapartementnya,Karna penasaran dengan identitas Aira sebenarnya,dia langsung menanyakan pada Wira yang juga bahkan menyimpan rahasia besar,"Ralat ya..Wir,gue bingung sama kalian berdua.Gue pingin lo jawab jujur pertanyaan gue....!"ujar Yohan yang tampak tegang.
Wira mendongkak menatap pria didepannya,meletakkan gelas dimeja,"Kalau gue jujur lo mau kasih gue apa.....hee..."jawab Wira yang mulai kambuh aura matrenya.
"Gue nggak bercanda,gue mau lo jujur apa hubungan Aira sama tuan Andika?dan juga hubungan lo?"tanya Yohan dengan tatapan yang tajam.
"Hee...KEPO lo"balas Wira sambil terkekeh,ia sengaja mempermainkan emosi Yohan yang kadang naik turun.
"Gue bogem wajah lo lama kelamaan!!"ucap Yohan langsung menarik kerah baju milik Wira bahkan sambil mengepalkan tangannya kedepan wajah Wira.
"Selow dong,kok galak amat ya elah...lagi PMS kali lo"balas Wira sambil melepaskan tangan Yohan dikerah baju miliknya.
"Oke gue bakal ceritai semuanya...sama lo,Jadi Aira sama gue itu sepupuan,terus Aira itu putri tunggal dari paman gue Andika Hans....bla...bla...bla...begitu!"ucap Wira panjang lebar menjelaskan secara detail.
"Wira sama Aira sepupuan dan Aira putri dari Tuan Andika....yaa ampun gue pernah nyumpahin tuh anak ternyata dia calon sodara gue..!"batin Yohan sangat Yakin,percaya diri selangit.
Wira heran melihat Yohan yang terdiam tak bersuara bahkan wajahnya menunjukkan pertanyaan yang sangat banyak,"Han,gue udah cerita panjang lebar,tapi lo harus tahu apa yang keluarga lo lakuin sama Aira itu jahat!,sifat paman gue itu kejam Han,dia nggak bakal rela putrinya dilukai dan Paman Andika bakal mastiin keluarga lo atau perusahaan lo bakal hancur!!besok lo lihat berita saja pasti tuan Handoko sudah tewas ditangan paman Andika!!"selesai Wira yang beranjak dari kursi yang kemudian pergi dari apartement Yohan.
Jlebb!!
"Kata-kata Wira memang nusuq tapi gue nggak bisa apa-apa,jika memang Tuan Andika marah ya...memang harus seorang ayah marah jika putrinya disakiti!"batin Yohan yang merasa takut dengan apa yang keluarganya lakukan.
*****
Perjalanan menuju tempat rahasia milik Tuannya,tiba-tiba saja mobil bodyguard Yohan yang membawa tuan Handoko dihadang oleh segerombolan pria yang menggunakan lambang MACAN ASIA tak lain adalah THE JAGUARD MAFIA,mereka menghentikan mobil tersebut dan terjadi perkelahian,ya...
BUGHH!!
__ADS_1
BUKK!!
BAG!!
BUGH...!!
Para bodyguard tentu saja kalah jika menghadapi THE JAGUARD MAFIA yang dicap tak terkalahkan bahkan disebut MACAN ASIA,kekalahan mereka membuat tuan Handoko dibawa pergi oleh THE JAGUARD MAFIA.
Bodyguard Yohan babak belur,mereka pulang dan langsung menghadap kepada tuannya,"Tuan muda ampun karena kecerobohan kami membuat,tuan Handoko diculik oleh orang lain"ucap salah satu bodyguard yang juga ketakutan,bahkan berkeringat dingin.
Mendengar perkataan bodyguardnya Sontak Yohan langsung terkejut bukan main,"Sad,siapa yang menjarah tahananku!!JAWAB"ucap Yohan mengretak mereka.
"JAWAB mengapa diam saja!!"
para bodyguard ketakutan tetapi salah satu dari mereka memberanikan bicara,"Maaf tuan muda ini semua dilakukan oleh THE JAGUARD MAFIA...mereka menghadang kami,bahkan diantara kami ada yang terluka par--"terang bodyguard dipotong oleh Yohan.
"Kalian keluar dan obati luka kalian!!"ucap Yohan.
mereka semua keluar dengan terbirit-birit bak hewan liar.
Yohan makin diterpa kebingungan apalagi setelah mengetahui rahasia besar Aira yang belum kelar dan juga kasus penculikan Aira.Sekarang muncul masalah baru dengan datangnya THE JAGUARD MAFIA yang telah sembunyi selama bertahun-tahun sekarang menampakkan batang hidungnya.
"Mengapa banyak sekali kejadian yang sangat membingungkan dan kedatangan THE JAGUARD MAFIA sangat aneh,jangan-jangan ini semua ada hubungannya dengan Tuan Andika,yaa...betul mengapa THE JAGUARD MAFIA menculik tuan Handoko jika tak lain untuk membalaskan dendam!"batin Yohan.
Setelah berita itu datang kemudian akan datang kembali masalah baru,beberapa menit kemudian Yohan mendapat pesan lewat email dari para agennya.
Drttt....drttt....
Agen : "Tuan muda tentang kasus penculikan nona Aira,kami sudah mengetahui kasus dibalik semua itu,sebenarnya pelakunya sendiri berasal dari keluarga tuan,maaf lancang"
Yohan tambah kebingungan,tak membalas dia sekarang lebih menjernihkan Fikirannya dan bertindak matang-matang,"Mama..."batin Yohan yang langsung tertuju kepada Maryana.
THE JAGUARD MAFIA
The Jaguard Mafia membawa tuan Handoko ketepi jurang yang sangat juram,iya...kalau bukan untuk membunuhnya.
"Tuan besar,yang anda inginkan telah kami bawa"ucap salah satu anggota The Jaguard Mafia.yang lainnya langsung menyeret Handoko bak hewan dihadapan tuannya.
"Uhkk...tolong ja-jangan bu-bunuh sa---"
DORR...!!
Suara pistol yang memotong perkataan Handoko,hanya dengan satu peluru yang sangat tepat mengenai jantung membuat Handoko tumbang,Handoko mengusap dadanya didapati darah yang mengalir deras bak hujan.Dan Akhirnya kematian menjemput dirinya,dia jatuh kejurang yang juram.
Kejadian itu disaksikan oleh semua anggota THE JAGUARD MAFIA,mereka tak gentar dengan yang baru saja dilihatnya.bagi hidup mereka dibunuh atau membunuh.
Ketua dari THE JAGUARD MAFIA hanya membelakangi anggotanya setelah melontarkan satu tembakkan mematikan.
~Morning day~
Sehabis kejadian kemarin malam dikabarkan dalam surat berita bahkan cenel media nasional maupun internasional.
"Tuan Handoko pengusaha korupsi yang juga sering melakukan pelecehan seksual terhadap para wanita yang mayoritas korban para gadis,kasus ini yang sudah diungkap oleh seseorang yang misterius bahkan tadi pagi polisi setempat telah menemukan jasatnya dijurang yang sangat juram,motif pembunuhan menggunakan senjata api.banyak masyarakat bersyukur atas keadilan yang ditimpa Handoko!"
Yohan yang pulang kerumah dia tampa basa basi langsung menegur Maryana.
"Mama tega,berbuat yang hina...!dimana hati nurani mama saat Aira dilecehkan oleh pria bangkot itu,Yohan sangat kecewa dengan mama!!mengapa mama pulang jika hanya membuat Yohan menderita!!"bentak Yohan yang sudah habis kesabaran dengan kelakuan Mamanya.
"Yohan dengarkan mama dulu,ma--"ucap Maryana sambil bersujud dikaki putranya,dia sangat menyesali semua yang telah ia lakukan,Hanya saja pintu maaf Yohan tetutup.dia akan memaafkan jika Aira dan keluarganya memaafkan.
"CUKUP!!YOHAN MINTA MAMA PERGI DARI SINI!!ATAU PERLU DARI DUNIA INI...!"bentak Yohan tersulut emosi.
"Kak Yohan jangan begitu,dia itu ibu kandungmu..."lerai Meliya sebari membangunkan Maryana yang masih bersujud dikaki putranya.
"Kamu bilang dia ibu kandungku!!sial...memang ada seorang ibu yang tega melihat anaknya tersiksa...JAWAB!!"bentak Yohan dikata terakhir.
Maryana tak bisa menahan air mata,dia menangis begitu derasnya bak air hujan.tiba-tiba saja Maryana jatuh pingsan,untung saja ada meliya yang menahan tubuh Maryana.
"Tante...tante...tante"ucap Meliya berkali-kali namun Maryana tak sadarkan diri.
"Kak yahan tante pingsan!!ayo bawa kerumah sakit!!"pinta Meliya namun ditolak mentah-mentah oleh Yohan.
__ADS_1
"Munafik!!jangan fikir saya tidak tahu akal-akalan mama..!"savege Yohan tak percaya dengan yang dilihatnya,ia meninggalkan Maryana yang terkapar tak sadarkan diri.