
Wajah gadis itu sedikit kesal bahkan memasang wajah yang amat sinis kepada sang pria yang sumbringah kesenangan,tak ada sedikit pun kata yang keluar dari mulut sang gadis.
"Lo masih marah sama gue?"
"Emang gue masih marah sama lo,kenapa hidup gue selalu bertemu dengan orang-orang yang menyebalkan,apalagi gue muak lihat wajah lo,memangnya apa sih mau lo?udah ancem-ancem gue lagi dan lagi lo paksa gue mulu"
Yohan terbelalak mendengar perkataan dari wanita yang marah-marah,kemudian ia menghentikan mobil dengan rem mendadak,karena Yohan rem mendadak si cewek langsung terkejut bahkan wajahnya hampir terbentur.
Tatapan wanita itu terpokus pada pria yang membawa mobil sembarangan,dengan emosi yang meluap-lupa akhirnya ia lupakan dengan cara menangis,"Hiks...."
Si cowok merasa sangat bersalah melihat wanita itu menangis,sedikit emosi yang membara,akan tetapi si cowok tidak tahu harus apa yang dialakukan,"Aira lo jangan menangis dong...,gue kan nggak sengaja rem mendadak!lo juga sih marah-marah mulu sama gue"
Bukannya mereda menangis,Si gadis malahan tambah besar menangisnya,yang membuat Si cowok serba salah,"Kok malah tambah besar sih menangisnya?aduh gue minta maaf deh,gue janji nggak bakalan maksain kehendak gue deh!"ujar Yohan sambil memohon.
HIKSS.....
Ternyata dibalik air mata yang mengalir tersimpan sebuah lelucon yang dibuat oleh Si cewek agar membuat Si pria tambah panik,dan merasa sangat bersalah,"Hee...gue puas lihat lo sampai memohon,salah siapa nyusahin gue mulu..."batin Si Wanita.
Karena tak mengetahui Si cewek hanya pura-pura menangis,Si cowok masih saja memohon tetapi tak direspon oleh Si cewek,"Maafin gue...."
Aira merasa kasihan melihat wajah Yohan yang melas,"Hhh..."
Mendengar Si Wanita tertawa,Yohan sangat terkejut sampai menaikkan satu alisnya,"Kok lo ketawa sih?kan gila...jangan-jangan lo kibulin gue??"
"Hh...rasain lo,emang enak di kibulin sama gue..."balas Aira terkekeh geli melihat ekpresi wajah Yohan yang tegang.
"Oh jadi gitu lo berani-beraninya kibulin majikan lo sendiri,ok gue nggak bakalan anterin lo pulang dan lo harus ikut kerumah gue"ujar Yohan kesal merasa ditipu bahkan dipermainkan oleh wanita yang ia sukai,Sampai Yohan mengendarai mobil dengan sangat cepat.
"Eh..lo kan udah janji sama gue,lo mau buat kita mati bawa mobil kaya kesetanan...gue lagi ngomong sama lo...lo denger nggak sih apa yang gue omongin hah?!!"teriak Aira sangat terkejut bahkan ia bicara tak sedikit pun direspon oleh Yohan.
"Yohann...gue bilang jangan bawa mobil ngebut-ngebut!gue takut...."
Si Cowok tak merespon sedikit pun tatapannya pokus kedepan,bahkan tak melihat wajah Aira yang sangat pucat karna ketakutan,karna sangat takut Aira langsung menarik tangan Yohan dengan erat,tatapannya ia sembunyikan balik tibuh Si pria yang pokus membawa mobil.
Si pria aneh melihat tingkah laku si cewek yang berubah drastis saat dibawa ngebut-ngebutan,walaupun sedikit terganggu tetapi Yohan tak peduli asalkan Aira dekat dengannya.
"Gue bawa mobil gimana kalau lo masih saja merangkul tangan gue,mau kita mati berdua?tapi nggak apa,initinya kita kaya Romeo Juliet sehidup semati..."
"Pokoknya gue nggak mau lepasing tangan lo gue takut banget dibawa ngebut itu!!"
"Yaudah pegang erat aja tangan gue,jangan lupa mimpiin gue..."
Beberapa waktu kemudian mereka berdua telah sampai dirumah milik Yohan,perjalanan yang menegangkan bagi Si wanita akhirnya berakhir sudah,saat Yohan hendak keluar mobil,pegangan Aira sangat erat hingga membuatnya tak bisa keluar bahkan Aira masih bersembuyi dibalik tangan Yohan.
"Aira lepasin tangan gue,lo itu manusia apa lem sih lengket bener.Iya gue tahu lo nggak bisa jauh dari gue"
"Bodo lo mau bilang apa tetap gue nggak bakalan lepasin tangan lo"ujar Aira disambut senyuman oleh para pelayan yang menyambut kedatangan Yohan.
"Lo nggak malu dilihat orang?kita sudah sampai!"
"Nggak mau lo pastinya bohong kan sama gue?mana ada orang dimobil,lo dendam kan sama gue?gue bisa mati dibawa sama lo"
__ADS_1
"Nona Tuan Muda nggak bohong,sekarang nona berada dilingkungan rumah Tuan muda"sahut pelayan Yohan.
Aira yang mendengar suara wanita paruh baya,ia kemudian membuka mata dan melihat keadaan disana.
"Gue nggak bohong kan?"
"Iya lo nggak bohong"
"Yaudah lepasin tangan gue,apa lo mau gue bopong biar Romantis gitu"
Si cewek langsung melepaskan pegangan dari tangan Yohan,sedikit malu dengan tingkahnya barusan bahkan sampai ditertawakan oleh banyak orang,"Jangan geer"
Kemudian Si cewek keluar mobil bahkan ia disambut seperti seorang putri kerajaan oleh para pelayan,dihadapannya berdiri kokoh bangunan yang megah,dikelilingi pepohonan yang rindang,diwarnai bunga-bunga yang bermekaran indah disertai kupu-kupu yang bersinggahan.itulah gambaran suasana disana.
Si Wanita terkagum-kagum akan keindahan dari rumah Yohan seperti istana,"Rumah apa istana?rumah gue aja nggak sebesar ini"gumam Aira sambil melangkahkan kaki.
"Udah lo jangan terkagum-kagum bagi gue nggak ada apa-apanya"sahut Yohan langsung menarik tangan Aira untuk masuk kedalam rumah.
"Sombong,tapi pastes aja kalau banyak cewek yang tergila-gila sama lo,selain ganteng lo juga seorang Milyoner"
"Lo tadi bilang apa?"
"Apa!?sombong"
"Tadi yang pertengahan,kan lo muji gue..."
"Sapa yang muji lo,salah denger kali"
Wajah Si wanita sungguh terkagum-kagum bukan hanya diluarnya saja yang indah tetapi dalam nya juga tak jauh indah.
Yohan langsung masuk kedalam kamarnya sedang Aira masih saja terpukau akan keindahan dalam rumah Yohan,selang berapa menit ada wanita paruh baya berjalan menuju Aira.wajahnya sudah dihiasi kriput bahkan terlihat sangat melelahkan.
"Nona jangan hanya berdiri saja,silahkan duduk"ujar wanita paruh baya sambil meletakkan Secangkir teh hangat.
Aira menolehkan wajahnya menatap wanita paruh baya itu,"Oh iya."ujar Aira sebari duduk diruang tamu.
"Bi jangan bersikap baik sama dia,dia itu wanita galak!!"ujar Yohan sebari menuruni tangga dengan memakai kaos hitam disertai celana trening.
Tak terima akan kata-kata Yohan,gadis ini beranjak dari duduknya,"Jangan didengarkan perkataan pria itu"balas Aira.
Bi Ami melihat mereka berdua hanya terkekeh saja,"Tuan muda jangan seperti itu,kasihan nona ini"lerai Bi Ami.
"Denger tuh!!"
Kemudian Yohan juga duduk disamping Aira yang masih memasang wajah sinis.
"Nona sangat cantik dan juga manis"
Mendengar perkataan Bi Ami,wajah Aira sedikit berseri-seri,"Terima kas--"ujar Aira.
"Pantesan saja saya sering digigit semut bila dekat dengan dia,ternyata ini sebabnya dia sangat Manis"balas Yohan cengengesan yang memotong pembicaraan Aira.
__ADS_1
"Lo sirik kan sama gue yang banyak dipuji orang"balas Aira memanyunkan bibir.
"Hh....anak zaman sekarang pacaran sering berantem mulu"ujar Bi Ami.
"Apa pacaran!!ogah bener gue pacaran sama cewek galak kaya dia"
"Gue malah lebih males pacaran sama cowok biang masalah kaya lo"
"Mending gue cowok biang rusuh tapi banyak yang suka dari pada lo Cewek galak nggak ada yang suka"
"Nggak nyadar walaupun lo banyak yang suka tapi kok masih jomblo aja"
Bi Ami pusing melihat keduanya bertengakar,"Diam....!"
Mereka berdua berbelalak mendengar perkataan Bi Ami bernada tinggi,terdiam seperti anak kecil yang sedang dimarahi oleh ibunya.
Suasana yang tadinya ribut seketika saja damai.
"Nah,seperti ini baru enak didengar,jangan berantem lagi Bibi mau merapikan barang-barang nona Aira sekalian menyiapkan makan siang!"ujar bi Ami langsung pergi.
"Ternyata Bi Ami kalau marah nyeremin ya..."ujar Yohan.
"...iya"
Kemudian Yohan menarik paksa tangan Aira agar mengikuti kemana pun ia pergi
"Mau kemana?"
"Ikut aja sama gue...."
Pria itu membawa Si gadis masuk kedalam kamarnya,bukan karna nafsu melainkan Yohan memberikan tugas Aira sebagai pelayanannya.
Saat tiba didepan pintu Aira menghentikan langkahnya,"Yohan bawa gue kekamar mau ngapain dia?nggak gue nggak mau,setelah keluar kamar bisa-bisa gue nggak perawan lagi,ya Allah tolong lah hambamu ini dari pria mesum"batin Aira.
Yohan langsung membalikkan badannya melihat Aira bengong bahkan terlihat sangat pucat,"Woy...diem-diem bae ngopi ngapa ngopi!"bentak Yohan.
"Mau ngapain lo bawa gue masuk kekamar?"
"Ngapain lagi yang akan dilakukan wanita dan pria didalam kamar"ujar Yohan membuat suasana tambah tegang.
"Gue nggak mau masuk!"
Melihat wajah Aira sangat ketakutan Yohan terkekeh,"Hhh...Aira,Aira emangnya gue cowok mesum,lagian lo jangan geer,gue ini nggak suka cewek kaya lo GALAK "
"Bohong mana ada cowok yang tahan lihat wanita cantik kaya gue!"
"Whatt,cewe cantik?dilihat dari badan lo aja gue nggak tertarik kaya pengaris,tapi lo masih bilang diri lo cantikk"balas Yohan terkekeh.
Karena Aira masih saja tidak ingin masuk dengan terpaksa Yohan mengambil pakaian kotor dan langsung ia lemparkan diwajah Si Gadis yang masih melongo.
__ADS_1