
Aira sedikit salting yang terus menerus ditatap oleh pria yang masih duduk disampingnya.
"Apaan sih lo liat-liat gue mulu,mau gue colok tuh mata lo pake garpu biar gak tebar pesona sama cewek-cewek alay"ujar Aira.
"Hee...gue liat lo marah-marah bikin hati gue adem gitu"ujar Yohan cengengesan.
"Cih!!jijik banget gue liat muka lo pingin tonjok gue jadinya dasar cowok stress!!"balas Aira sinis.
Cowok tengil itu membalas dengan senyuman,"Lo kena pasal berlapis,pertama lo kena pasal pengancaman kedua lo kena pasal penghinaan"balas Yohan sambil menunjukkan wajah yang menyebalkan.
"Whatt!!lo kira gue ngapain lo?sampai-sampai lo pake pasal juga.kan gila"ujar Aira sinis.
Si pria hanya membalas dengan senyuman yang lembut,sesaat saja jantung Aira berdetak sangat kencang.Karena merasa sangat aneh dengan dirinya yang begitu merespon senyuman Yohan.
DEG!!
Aira langsung memegang dada nya yang masih berdetak sangat kencang,"Kenapa sama jantung gue,hanya melihat Yohan tersenyum jantung gue yang merespon paling cepat.Jangan-jangan...gue,gak... gak mungkin!"batin Aira.
"Gak mungkin...."teriak Aira yang menimbulkan semua siswa yang betada dikantin menyuguhkan tatapan yang beragam,mulai dari aneh ada pula yang sinis.
Dengan cepat Yohan langsung menyentuh dahi Aira dan memeriksa keadaannya,"Lo gak sakit kan?apa lo itu gila kan?"tanya Yohan.
Aira langsung terdiam sambil menatap wajah Yohan jantungnya tambah berdetak sangat cepat bahkan Aira wajah Aira merah merona.Dengan cepat Aira membuang jauh-jauh perasaannya.
"Menjauh dari dahi gue,jangan sentuh-sentuh gue....
dan lagi gue ingat kan sama lo gue itu gak gila ada juga lo yang gila"ujar Aira sambil menunjuk wajah Yohan.
Pria itu hanya membalas dengan tatapan yang bingung sambil mengkerutkan dahinya.
Beberapa waktu kemudian,mereka berdua yang masih berdebat untuk hal-hal yang gak penting,akhirnya si pria mengalah dan langsung pergi dari kantin.
__ADS_1
"Yang waras ngalah!!"ujar Yohan.
"Maksud lo gue gak waras gitu?"
"Entah..."
"Gue bilangin yang harus minum obat itu lo karna lo itu stress!"
"Udah lah gue mau cabut aja dari sini dari pada haru ngeladeni cewek galak kaya lo"ujar Yohan yang langsung pergi menuju ruang kelasnya.
"Cih!gue juga gak mau debat sama lo,orang gila,buang-buang waktu gue aja!!"ujar Aira.
Kemudian disusul Aira yang juga meninggalkan kantin,ditengah perjalanan kurang lebih 1 meter didepan nya ada geng bigos yang memancarkan aura yang berniat jahat.
Tapi Aira tak peduli hanya melewati geng bigos.
"Gue mau bicara sama lo!!"ujar Amara yang tak lain ketua bigos.
Aira menghentikan langkahnya dan memutar balik menuju Amara,"Lo panggil gue?"ujar Aira sambil menunjuk dirinya.
"Hee..kirain gue yang manggil itu mahkluk tak kasap mata lah yang menempati sekolah ini"ujar Aira bernada cemooh.
Amara yang yang mempunyai sifat tempramen langsung melayangkan sebuah tamparan kepada Aira dengan sangat keras.
PLAKK!!
"Ini balasan buat lo,karna udah mau ngerebut Yohan dari gue!!"bentak Amara.
Aira yang meringis kesakitan sambil memegang terus pipinya,"Dih!kalau dari awal lo suka sama Yohan gak apa!tapi,gue juga gak sudi suka sama pria stress kaya dia!!"ujar Aira.
Ketika Amara hendak ancang-ancang melayangkan tamparan kedua untuk Aira,untung Yohan datang tepat waktu dan langsung menghalangi tindakan Amara.
__ADS_1
"Yohan...."
Yohan spontan memeluk tubuh Aira dengan sangat erat,"Jangan pernah menampar dia"ujar Yohan.
"Tapi...dia udah hina kamu!!"ujar Amara sambil menunjuk wajah Aira.
"Cukup!!gue bilang lo pergi dari sini atau..."bentak Yohan.
"Ih.."ujar Amara yang langsung pergi meninggalkan mereka berdua dengan wajah yang merah padam termakan kesal.
Kemudian Yohan melepaskan pelukannya dari Aira,"Jangan ge-er,gue hanya nolingin lo doang!!"ujar Yohan.
"Bating!!gue gak butuh bantuan lo"balas Aira yang terbenta-benta.
"Ni cewek masih saja mempertahankan keangkuhan nya,bikin gue penasaran ingin tahu cewek macam apa dia!"batin Yohan.
****
Dilain tempat Amara yang pergi dengan wajah yang kesal bersama teman-temannya.
"Gue gak habis fikir sama semua orang termasuk Yohan,kenapa dia malah ngebelain Aira dari wajah kan cantikan gue dari status gue ratunya.Kenapa gitu ya Yohan memang disihir sama Aira"ujar Amara yang marah-marah.
"Iya lah Yohan kesihir sama Aira,aku aja yang liat Aira begitu kagum.Apalagi dia cantik banget!!"balas Mimin temannya yang paling telmi.
Mendengar teman satu gengnya yang memuji Aira didepan Amara membuat Amara tambah kesal.
"Lo itu teman gue apa temannya Dia sih?!!"bentak Amara yang kesal langsung pergi.
"Amara tunggu...."panggil Ririn dan Yayu.
"Min,udah tahu Amara gak suka sama Aira lo pake puji dia didepannya kan gila"ujar Ririn.
__ADS_1
"Yaudah kita cari kemana pergi ratu Amara"ujar mereka yang langsung pergi mencari kemana perginya Amara.
Disisi lain Amara yang pergi karna kesal disepanjang jalan dia ngomel-ngomel sendiri,"Kenapa sih semua orang memuji Aira,Aira lagi Aira lagi bikin gue sebel"ujar Amara.