
Mendengar perkataan Wira barusan membuat Aira kesal,"heh,ada geh gue yang nanya kenapa lo sampe bisa bikin cewek-cewek bigos suka sama lo sih?secara kan lo gak genteng!!"balas Aira bernada cemooh.
"Hehe...secara kan gue ganteng dan paling pintar diantara sepupu-sepupu gue"ujar Wira sok narsis,jijik bat deh liatnya.
" Maksud lo gue bodoh gitu?liat aja gue bilangin sama papa biar gak jadi beliin mobil mewah buat lo!"ancam Aira,tapi Wira hanya cengengesan.
"Idih ancaman amat sih lo dasar sepupu lucknat!!biar lo bilang sama papa lo tapi gue bisa bilangin ke om Andika lo itu kerjaannya pacaran mulu dan lagi lo itu suka ngelanggar aturan!"balas Wira yang memutar mengancam Aira.
Aira mendengus sesaat melihat wajah bocah tengil ini,"kepingin gue bunuh lo Wira"ujar Aira yang mengacak-acak rambut Wira.
Andy yang tidak sengaja lewat didepan kelas Aira,melihat kejadian yang dilakukan Aira dengan Wira bermesraan membuat Andy salah mengira siapa Aira.Andy yang buru-buru pergi agar tidak ketahuan oleh mereka berdua.
"Astagadragon.gue gak ngigo kan liat Aira sama guru bk itu"ujar Wira yang sedikit khawatir.
Annisa yang melihat Andy dari belakang berjalan sambil ngomel-ngomel,muncul fikiran jahil untuk mengejutkan Andy.
__ADS_1
Dorrr!!!
Andy yang terkejut langsung loncat kaya bangkong,"Astagfirullah Annisa hampir aja gue mati muda gara-gara lo yang ngagetin gue tiba-tiba"ujar Andy yang mengelus-elus dadanya.
"Hehe...maf maf ya,lagian pacar gue kenapa gitu ngomel-ngomel sambil jalan?ada apa beb?"balas Annisa sambil menampak kan senyumanya.
Andy yang melihat Annisa tersenyum sangat lembut membuat wajahnya merah merona tersipu malu.
"Hei...hei..Andy lo sehat kan?gak sakit ?wajah lo kaya orang demam?!"ujar Annisa yang melambai-lambaikan tangan kewajah Andy yang begong.
"Ehh...iya apa gue gak denger ulangin lagi!"balas Andy yang membuang muka.
"Yasu!"
"Beb gue mau tanya kenapa lo jalan sambil ngomel-ngomel"tanya Annisa yang berdiri dihadapan Andy.
__ADS_1
"Gak mau lah nanti kamu marah aja sama gue,kan lo tau gue itu sayang banget sama lo"ujar Andy yang khawatir.
"Yaudah kita kehalaman belakang aja,biar kamu ngobrolnya nyaman!!"ujar Annisa yang langsung menarik tangan Andy.Andy hanya pasrah saja.
Annisa yang membawa Andy kehalaman belakang yang sejuk dan damai apalagi sekitar sana banyak bunga-bungan yang indah,mereka berdua duduk dikursi dekat pohon beringin.
"Ayo ceritakan?gue gak akan marah kok!"tanya Annisa yang memegang tangan Andy.
"janji ya...gak marah!!"balas Andy yang sedikit khawatir.
"Iya"
"Begini lo gue kan lewet kelas lo tak sengaja gue liat Aira sama guru bk bertingkah kaya pasangan mana Aira mengelu-elus rambut Wira.kalo yohan liat aja pasti ded tuh Wira!"ujar Andy yang menjelaskan semua kehirauannya.
Setelah bercerita Andy menatap wajah Annisa yang merah membuatnya ketakutan,"Tuh kan lo marah,jangan putusin gue ya...pliss!!"ujar Andy yang langsung tersungkur memohon.
__ADS_1
"Hhhh....hhh...lucu amat ya dengernya,apa lagi liat wajah lo yang ketakutan!!"ujar Annisa yang terkekeh geli.
Andy hanya memandang bingung melihat ekspresi Annisa yang tidak marah sedikitpun.