
Dia menolak tidur dikamar,dan memilih tidur disofa ruang tamu.Saat sudah merasa sangat kantuk gadis itu pun tertidur tanpa ada selimut.
Sebenarnya Yohan hanya pura-pura tertidur,dan dia menyadari jika Aira pergi meninggalkan kamar itu,dia turun menuruni anak tangga dan mengedarkan matanya didapati seorang gadis sedang tertidur disofa,dia kemudian memutar kembali jalannya menuju kamar.Dan ternyata ia kembali hanya ingin mengambil selimut untuk gadis itu.Diselimutinya seluruh tubuh gadis itu.
"Gadis ini cantik juga!"gumam Yohan yang langsung meninggalkan gadis itu disofa.
Sebelumnya....
Tenyata gadis itu terbangun saat mendengar langkah kaki menuju dirinya,Dan ternyata itu Yohan yang membawakannya selimut.saat Yohan mulai dekat dengannya,ia pura-pura menutup matanya.
"Gadis ini cantik juga!"ucap Yohan yang langsung meninggalkan Aira.
"Ternyata sidingin itu baik hati juga,dia muji gue pula"gumam Aira,dia kemudian melanjutkan tidurnya.
Morning day~~~
Matahari muncul diufuk timur,Cahaya perlahan-lahan menyinari bumi sepenuhnya,membuat semua zona nyaman dan kembali ke Zona aktivitas.
"Hoammm"Aira membuka matanya perlahan dan merenggangkan ototnya,dia menoleh kearah jam dinding diruang tamu.
Jam menunjukkan pukul 7:30 Wib,gadis itu langsung terkejut dan berlari menuju kamar mandi.Saat selesai mandi Aira tak sadar jika dia sedang berada dirumah Yohan.
"Astagfirullah,gue kan lagi dirumah si kulkas.!!"teriak Aira didalam kamar mandi,dan sangat mengganggu penghuni rumah itu.
"WOI,jangan teriak-teriak berisik!!"cetus suara dibalik pintu kamar mandi.
Gadis itu yang paham sekali suara itu,"Yohan,gue nggak punya baju sekolah!terus gimana?!"ucap Aira didalam kamar mandi.
"Tau!!"balas Yohan savege.
__ADS_1
Aira pikir Yohan tak ingin membantunya,dia keluar kamar mandi dengan memakain pakaian tadi sore.Saat pintu terbuka mata bulat Aira terbelalak melihat pakaian didepannya.
15 menit kemudian gadis itu sudah bersiap-siap berangkat sekolah,dia keluar rumah Yohan.
"Gue berangkat naik apa yaa?nanti kalau naik angkutan umum.Bisa-bisa telat."ucap Aira yang mengedarkan matanya didapati Yohan sedang menstater motornya.
Gadis itu mendekati pria yang sibuk dengan motornya,"YOHAN!!."teriak Aira.
Orang yang dipanggil tak menyahut dia terus menstater.Aira dibuat kesal dan menghampiri Yohan yang masih mensater motornya.
"Han,gue ikut lo yaa?buat berangkat sekolah.Pliss!"ucap Aira sambil menelungkupkan tangannya.
"Terus...!"
"Ihh,kesel gue ngomong sama kulkas!"
Yohan hanya menggidikkan bahunya saja.Dan langsung menaiki motor yang pergi meninggalkan Aira.
"Naik!"ucap seseorang mengejutkan Aira.
"Hah"ucap Aira dalam mode terkejut bukan main.
"Mau nggak?"tanya Yohan datar dan juga sinis.
"Iya,iya yuuuhuuuu Akhirnya bisa sekolah"ucap Aira girang.
Yohan langsung menancap gas meninggalkan kompleks perumahan itu,hanya membutuhkan 8 menit menuju sekolah.Iya gimana lagi Yohan bawa motornya kaya Devil.
"Turun!!"ucap datar Yohan.
__ADS_1
Aira langsung turun sambil melepaskan helm.
Saat sampai disekolah banyak sekali pasang mata menatap mereka berdua.
"Wft,kak Yohan berangkat sama Aira..."
"Omg,Aira berangkat bareng sama Yohan"
"Dasar cewek ganjen"
Begitulah gosipan semua siswi yang menatap sinis Aira.Tetapi gadis itu hanya cuek dan pergi meninggalkan Yohan yang masih duduk disepeda motornya.
Saat sampai didalam kelas dia langsung meleparkan badannya duduk dibangku,Annisa menatap penih selidik.
"Apaan sih liatin gue mulu?"tanya Aira karna Annisa terus menatapnya.
"OMG,GUE NGGAK NYANGKA LO BISA BERANGKAT BARENG YOHAN YANG GANTENGNYA FAKE BANGET!"teriak Annisa.
Aira menutup kedua telingannya,"Toa,lo kira ini hutan."bentak Aira.
Kelas X1 Ips1~~~
Yohan yang pergi menuju kelasnya banyak sekali pasang mata menatap kagum,hanya saja Yohan membalas dengan tatapan yang membunuh.Sehingga mereka langsung menundukkan kepala.
Didalam kelas Yohan langsung duduk dibangkunya.Dia merogok sesuatu dalam tas.Ternyata mengambil sebuah earphone dan langsung dikenakan ditelingannya.
"Han,Han...Yohan!!"teriak Andy membuat Yohan terganggu.
"..."tak ada jawaban,dia hanya menoleh dan menatap Andy dengan tatapan membunuh.
__ADS_1
"Dy,kayannya Yohan dalam mode.Senggol dikit bacok!!"bisik Padil pada Andy.
Kedua temannya hanya menggidik melihat tatapan Yohan yang menakutkan.