The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
Dihukum


__ADS_3

Pukul 6:30 Wib Yohan sampai didepan rumah Aira,dia melihat gadis yang tengah duduk didepan teras rumahnya.


Hari ini Yohan mengendari motor,karena alasan kondisi jalan dijakarta yang begitu macet.


Saat Aira hendak naik,tapi Yohan menahan tangan Aira dan menatap intens wajah gadis itu.


"Kenapa?"


Sejak bertemu dengan Aira,Yohan yang dingin,selalu berkata datar dan masih banyak lagi.Kini dia berbeda tetapi hanya untuk Aira seorang.


"Mata lo?"Tanya Yohan.


"Ihh jangan dilihat lo"Kesal Aira.


Yohan menyodorkan Helm pada Aira,Aira sudah pakai Helm dan sudah naik dimotor,"Buruan ntar telat!"Kesal Aira.


Yohan pasrah,dan melajukan motornya menuju SMAN GARDEN X11.


Hening diperjalanan sangat mengheningkan,gadis yang biasanya mengoceh kini hanya diam,dia sangat malas berbicara.


Tak butuh waktu lama diperjalanan Yohan dan Aira sampai didepan gerbang sekolah,tepat sekali bel masuk bunyi,pertanda upacara akan dimulai,mengingat hari ini hari senin.


Yohan dan Aira turun dari motor,semua murid yang berjalan menuju lapangan kini tertuju melihat mereka dengan bisik-bisik penasaran.


"Waw bakal jadi trending topik nih"


"Cute banget mereka"


"Cocok ya,Yohan ganteng Aira cantik"


"Andai aja gue jadi Aira yang bisa digandeng cowok paling beken disekolah"


"Oh my God"


Yohan berjalan dengan menggandeng tangan Aira,ia mengajak Aira untuk menyimpan tas dikelas.


"Dasar mulut netizen!"Kesal Aira kala mendengar ocehan murid dilapangan.


"Jangan dengerin"

__ADS_1


Aira hanya mendengus kesal dan berjalan fokus.


"Kenapa lo jemput gue,kan gue juga yang repot gara diserbu para Fans lo yang alay itu"Jelas Aira.


"Mau"


"Hah"


"Masuk"Ucap Yohan mendorong tubuh Aira masuk kedalam kelasnya,sedang Yohan juga masuk kedalam kelasnya.


Gadis itu masuk dan menyimpan tas,dia sejenak menjernihkan fikirannya.


Brakk...


Gebrakan pintu yang dilakukan oleh teman sekelas Aira.


"Amara!"Kesal Aira,dia yang tengah badmood kini menghadapi para netizen Yohan tambah kesal.


Amara dan kedua temannya menghampiri Aira yang tengah berdiri,Amara hendak menjambak rambut Aira,tapi Aira menepisnya.


"Apaan sih lo,pagi-pagi bikin ribut sama gue!"Ketus Aira menatap tajam Amara.


"JAUHI YOHAN,KALAU NGGAK,LO BAKAL BERURUSAN SAMA GUE!,GAK CUKUP APA LO NGEMIS COKLAT KESEMUA COWOK DI SEKOLAH!"Bentak Amara.


"Secara gue itu banyak yang suka"Ucap Aira sekali-kali sombong.


"CIH,SEKARANG LO PAKE ALESAN MINTA JEMPUT SAMA YOHAN.PADAHAL LO ITU MURAHAN!"Teriak Amara.


"GUE GAK PERNAH TUH MINTA JEMPUT SAMA YOHAN,DIA SENDIRI YANG JEMPUT GUE."Kesal Aira yang kini mulai terbawa emosi.


"ALAH MUNAFIK!"Ketus Amara.


"CIH,MEMANGNYA YOHAN SIAPA LO!"Ucap Aira nyengir kuda.


"PACAR GUE,NGERTI"Balas Amara.


"Ngimpi,jadi disini siapa yang ngemis hah,ngaku ngaku,urat malu lo udah putus hah!"Ucap Aira.


"Anjirr,berani banget lo"Grutu Amara.

__ADS_1


"Ngapain harus takut sama lo"Ucap Aira menatap sinis Amara.


Amara melotot pada Aira dan kemudian dia tersenyum Devil.


"Bacot!"Kesal Amara menarik topi yang berada ditangan Aira dan berlari keluar kelas,mereka melupakan upacara yang sudah dimulai 10 menit lalu.


Aira Membelalak,"AMARAAA"


Mau tak mau Aira harus ikut upacara,dia berjalan keluar menuju lapangan dan mengambil barisan paling belakang,entah kelas mana itu.


Guru piket keliling untuk menyeret murid yang tidak berpakaian lengkap.


"Aira"Panggil Bu Dinda.


"Iya bu"Sahut Aira.


"Dimana topi kamu?"


"Anu,anu bu topi saya tiba-tiba hilang"


"Halah alasan kamu aja"


"Bener bu suerr gak ada"


"Sudah ikut ibu,kalau gak mau dihukum jaga baik-baik topi kamu"


"Yahh ibu,masa dihukum"


"Kamu berdiri didepan,sampai upacara selesai"Ucap bu Dinda menarik tangan Aira.


Disisi lain Yohan mengikuti upacara dengan bosan,dia Andy dan Padil memilih barisan paling belakang dekat pohon,lumayan bisa bersender.


"Han Han,Han Yohan"Sibuk Andy menepuk-nepuk pundak Yohan.


"Apaan sih!"Datar Yohan.


"Itu bukannya cewek yang sering digosipin sama lo"Ucap Andy.


Reflek Yohan melihat kearah yang dituju oleh Andy.

__ADS_1


Didapati Aira yang terlihat sedang ditegur bu Dinda,karena tak memakai topi,tapi yang dilihat Yohan pandangan Aira yang tajam,tertuju pada seseorang.


"Amara"Gumam Yohan yang melihat Amara tersenyum sinis pada Aira.


__ADS_2