The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
pertolongan


__ADS_3

Annisa sangat terpukau melihat Aira yang gesit berkelahi,"Amazing!salut gue liatnya"ucap Annisa.


Sedang Yohan dan Andy yang melihat dari kejauhan sangat terpukau melihat gaya Aira yang begitu gesit,sangking terpukaunya tak sadar kedua mata mereka hampir saja copot.


"Ternyata Aira itu bukan wanita biasa,Yohan coba kamu bayangin kalo gue jadi Aira pasti auto remuk tuh badan gue!"ucap Andy.


"Sesuai dengan sifatnya yang angkuh"gumam Yohan.


Tanpa diketahui ternyata Aira terkena benda tajam ditangan kanannya yang mengeluarkan darah begitu deras kaya banjir.Aira baru menyadarinya jika dia terluka,hanya bisa meringis kesakitan.


"Tangan lo berdarah!Omg kita harus cari tumpangan"ucap annisa sambil menengok kanan kiri.


"Lebay sih lo,orang cuma luka kecil doang!!"balas Aira.


Kemudian Yohan membawa laju mobilnya menuju Aira yang sedang terluka,Yohan pahlawan kesiangan siap beraksi.Annisa yang mengetahui ada mobil yang mendekat dengan gercep langsung melambai-lambaikan tangan.mobil itu berhenti didepan Aira dan Annisa.


Yohan langsung keluar dari mobil bersama Andy dengan gaya alay gitu,Annisa yang kesal melihat kelakuan kedua pria yang banyak gaya,"Wooyyy....buruan kalian gak liat Aira lagi terluka malah banyak gaya betul!!"bentak Annisa.


"Buruan bawa Aira kerumah sakit!!"teriak Annisa yang kesal.

__ADS_1


Ketika Yohan mendekati Aira,Aira dengan sigap langsung sok kuat gitu,biasalah pura-pura sok jual mahal gitu,"Stop!!gue gak butuh bantuan lo!"bentak Aira yang meringis kesakitan.


Tanpa basa-basi Yohan langsung membopong Aira yang sok jual mahal,Aira hanya meronta-ronta sampai menggigit tangan Yohan minta diturunkan,tapi Yohan tak berkutik ataupun marah.


"Aira udah sih!lo jangan banyakin gensi.lo itu harusnya bersyukur sama gue karna lo wanita yang pertama kali gue gendong!!"ujar Yohan.


"Cih!"balas Aira sinis.


Kemudian Yohan membawa Aira masuk kedalam mobil dan langsung tancap gas.didalam mobil Aira hanya kesal.


"Woyyy!!lo itu mau bantuin gue apa mau bunuh gue!"bentak Aira.


Yohan hanya membalas dengan senyuman tipis saja.melihat Aira yang begitu kesal kepadanya,dari tatapan Yohan tersemai kasih sayang yang begitu dalam hanya saja tak bisa diungkapkan.


"Hhh...denger tuh kata temen lo,jangan banyakin marah nanti lo tambah tua aja!"balas Yohan yang cengengesan.


"Lo semua buly gue disini,awas nanti gue sembuh liat pembalasan gue!!"balas Aira yang memanyunkan bibirnya.


"Sudah!sudah...kalian jangan berantem mulu!kasian Aira"lerai Andy.

__ADS_1


*A FEW MINUTES LATER*


Mereka berempat sampai dirumah sakit dengan gercep Yohan langsung keluar mobil membopong Aira yang kesakitan.Lagi-lagi Aira hanya memasang wajah jutek.


"Gue bisa jalan sendiri!tangan gue yang terluka bukan kaki gue!"ujar Aira judes.


Tapi Yohan tak menggubris omongan Aira,"Aira mulut lo pedes banget!apa perlu gue cicipin dengan mulut gue yang manis ini!"ujar Yohan cengengesan yang menghilangkan kejenuhan.


"Udah lo nurut aja,satu lagi lo palingkan wajah lo kedada gue biar gak ada wartawan yang liat nanti juga gue kan yang repot!"ujar Yohan.


Aira hanya bisa menurut dengan sembunyikan wajahnya didada bidang Yohan,Sedangkan Annisa dan Andy yang hanya menunggu dimobil karena perintah Yohan yang tak bisa dibantah.


"Kak Andy apakah kak Yohan sama semua cewek kaya gitu?"tanya Annisa.


"Gak!"jawab Andy singkat.


"Maksud dari gak apa?"tanya Annisa lagi.


"Iya Yohan itu cowok supel dingin,walaupun banyak cewek-cewek yang antri mau jenis apapun tetap tidak direspon!tapi aneh setelah kenal dengan murid yang bernama Aira sikapnya berubah sangat drastis jadi perhatian sekali sama Aira,sepertinya Yohan punya perasaan sama Aira hanya saja Aira gak peduli.memangnya Aira itu kaya mana orangnya?"ujar Andy.

__ADS_1


"Aira itu cewek yang judes dari kata-katanya aja bisa dilihat tapi Aira itu beda dari yang lain,selain judes ia juga baik hati dan tidak sombong!"jawab Annisa.


Sejak saat itu Andy punya banyak informasi mengenai Aira.


__ADS_2