The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
-pantang mundur-


__ADS_3

Aira yang terjatuh kelantai mengundang pandangan yang mengarah kearah nya dengan cepat Annisa membangun kan Aira yang masih terjatuh sambil menangis.


Kemudian Annisa membawa Aira keruangan bk yang tak lain adalah sepupu nya Aira,Wiratama.karna tak ingin mengundang banyak gosip yang tak enak didengar,ya secara Aira gadis terpopuler disekolah karena kecerdasan yang menakjubkan.


Hiks.....


Wira yang bingung dengan kedatangan Aira yang menangis tersedu-sedu bersama Annisa.


"Wei...ada apa nih?kenapa si Aira nangis diapain sama lo Nis?"ujar Wira yang panik melihat sepupu kesayangan nya menangis.


Kemudian Annisa menaik kan satu alis nya mendengar perkataan Wira,"Sans...geh,ini bukan salah gue kali"


Aira bukannya semakin mereda menangisnya malahan makin besar menangis nya sampai tisu dimeja Wira habis untuk menghapus air mata dan ingus nya.


Hiks....hiks....


"Udah sih jangan nangis gue juga udah tahu lo nangis hanya karna Yohan kan!!"ujar Wira sambil mengelul-elus rambut Aira.


"Kok lo tahu sih??"tanya Annisa

__ADS_1


"Iya lah kan gue punya mata batin"jawab wira sambil terkekeh.


"Bating lo narsis bingit"ujar Annisa sebal melihat ekpresi Wira yang menyebalkan.


Kemudian Aira bangun dari kursinya dengan berjalan mendekati Wira dan Annisa.


"Wira lo kan sepupu gue satu-satu nya yang peduli sama gue jadi tolong lo bicara sama bokap gue.jika gue tuh udah nyerah"ujar Aira.


"Yakin lo Aira gak nyesel"balas Wira yang bingung dengan apa yang baru didengarnya.


"Omg!lo serius.Nanti bokap lo menjodoh kan lo sama pria lain aja, bagaimana."sahut Annisa.


"Coba lo difikir dulu aja"ujar Annisa.


"Ya betul,gue gak nyangka sepupu gue yang gak akan menyerrah dengan sesuatu apapun itu mau susah atau pun mudah.Kok hanya karna 1 cowok keteguhan lo selama ini pupus sudah"sahut Wira.


Kemudian Aira membelakangi Annisa dan Wira,dia mulai berfikir secara matang-matang dengan yang baru saja dikatakan nya.


"Hm..yaudah gue gak akan nyerah!"ujar Aira sambil membalikan badannya menatap kedua manusia yang masih menunggu jawaban.

__ADS_1


Gembira...


Mungkin itu yang bisa digambarkan diwajah kedua manusia yang menatap wajah gadis itu.


"Bagus baru itu sahabat gue.."


"Iya ini baru sepupu lucknat gue.hehe..."ujar Wira sambil cengengesan.


"Mulai hari ini gue gak akan sedih walaupun yang terjadi sama gue"


Begitulah semangat gadis yang mulai bangun dari keterpurukan nya yang amat sedih.wkk😅


Kemudian kedua gadis itu keluar dari ruang bk dengan jalan menyusuri koridor sekolah dan akhir nya mereka kembali kedalam kelas.


Saat masuk kedalam kelas banyak pasang mata yang menatap wajah Aira dengan tatapan berbagai macam.


"Kenapa kalian lihat gue kaya gitu?memang nya ada yang salah sama gue?"tanya Aira.


"Lo gak usah sok lugu,semua udah tahu sifat asli lo kaya mana!!lo itu wanita yang gak ada otk berani-berani nya godain guru bk dasar wanita sialn"suara itu terdengar dari balik keruman siswa yang masih memandang Aira tak lain adalah Meliya.

__ADS_1


Aira sudah menyangka bahwa ini akan terjadi kepada nya apalagi dia sudah bersiap-siap menghadapi semua siswa yang membenci kepadanya tapi prinsif gadis ini hanya satu'Terserah'


__ADS_2