
*Back to school*
Didalam kelas yang begitu ramai akan siswa yang ribut sana ribut sini,sepertinya tak dihiraukan oleh gadis yang masih menompang dagu,tatapan tertunduk,dan menampakan wajah yang tak ada gairah bersekolah.
"Woy...diem-diem bae ngopi ngapa ngopi..."teriak cowok yang mengenakan topi dari belakang sambil menepuk pelan pundak gadis itu.
"Kak Andy..."
Cowok kemudian duduk disamling kursi yang kosong karena hari ini Aira tak masuk sekolah,cewek lugu itu hanya menatap biasa.
"Ngapain kak Andy masuk kedalam kelas aku?padahal kan sebentar lagi bel masuk?!"tanya Annisa.
"Hmm...gue tadi hanya melintas saja,terus gue liat lo duduk sambil ngelamun,jadinya gue masuk lah kedalam kelas lo,tapi kok lo tahu sih kalau ini gue padahalkan samaran gue gak bayak yang tahu"balas Andy.
"Em...gak tau ya aku kenal aja gitu,kak emangnya gak ada yang menghalangi gitu?kan biasanya anggota most wanted itu banyak idolanya"tanya Annisa sambil menolehkan wajah kearah pria yang masih duduk disampingnya.
Andy sedikit salting dilihat oleh gadis yang masih menatapnya itu,"Hh...iya sedikit sih,untung aja gue pakai topi ini jadinya jarang ada yang kenal,tapi lo diem-diem aja ya"ujar Andy
Karena asik ngobrol Andy sampai lupa waktu padahal bel sudah berbunyi
"Kak udah bel"ujar Annisa.
"Oh iy--"
Ketika Andy hendak keluar kelas Annisa tiba-tiba saja guru sudah masuk kedalam kelas,"Selamat pagi.."sapa pak defgri.
"pagi pak...."
"Waduh pak defgri kok udah masuk sih,yaudah deh gue numpang duduk disini aja,lo jangan banyak bicara"perintah Andy.
Gadis itu hanya membalas dengan mengkerutkan dahinya,"Whatt.."
__ADS_1
Pak Defgri merasa sangat janggal dengan tingkah laku pria yang duduk sebangku dengan Annisa,"Tunggu dulu,kayanya kamu itu bukan siswa kelas ini deh"ujar pak Defgri menunjuk kearah Andy.
"Waduh bisa-bisa gue ketahuan ini"batin Andy.
Semua siswa menatap kearah Andy dan Annisa.
"Buka topi kamu"perintah Pak Defgri sedikit bernada tinggi.
"Iya buka"
"Buka"
"Buka...buka..."
Teriakan semua siswa yang ada dikelas tersebut.
Karena banyak desakan yang dilontarkan kepadanya dengan perlahan-lahan Andy membuka namun Annisa menghalangi tindakan Andy.
Tetapi cegahan Annisa tidak didengarkan Andy dengan cepat Andy membuka topi dikepalanya yang sebagian menutupi wajah,alangkah terkejutnya semua siswa termasuk pad Defgri sendiri.
"Omg itu kan kak Andy anggota most wanted sekolah,hello dia bisa masuk kedalam kelas sedang kita semua gak tahu!!"
"Kak Andy..."
"Andy..."
Begitulah omongan alay semua siswi dikelas Annisa yang langsung terpukau akan ketampanan Andy.
Tidak bagi pak Defgri yang malahan marah melihat siswa lain masuk kedalam kelas nya,"Andy...KELUARR"
"Pak jangan suru kak Andy keluar dong kan kami ingin menatapnya terus"ujar Sindy berlaga alay.
__ADS_1
"Diam kalian semua,KELUAR,KAMU ANDY,dan lagi siapa yang mengijinkan kamu masuk kedalam kelas ini,Annisa apa kamu yang mengijinkannya?jika benar kamu bapak hukum!!"ujar pak Defgri.
Andy tak bisa membiarkan orang yang tak bersalah dipersalahkan bahkan melihat wajah Annisa yang lugu sedikit ketakutan,"Tunggu pak."ujar Andy.
"Ya ampun gantengnya kak Andi jika sedang marah"ujar Sindy yang membuat suasana tegang jadi ambyar.
"Sindy lo itu gimana sih,pak Defgri lagi marah nanti lo dihukum kaya Annisa baru tahu"sahut mimin.
"Iya bagi gue yang paling ganteng itu tetap pangeran Yohan!!"sahut Amara.
Pak Defgri tambah darah tinggi darah yang sudah naik keubun-ubun akhirnya diluapkan,"DIAMM....."teriak pak Defgri membuat kelas yang tadinya ribut jadi hening.
"Ehm..maaf,jadi Andy apa yang mau kamu sampaikan sebelum keluar kelas?"tanya pak Defgri.
"Hm..jadi pak Say--"ujar Andy lagi-lagi dipotong oleh para siswi alay
"Em..manis nya"ujar Mala yang memotong pembicaraan Andy.
"Mala jangan ribut nanti lo dimarahi pak Defgri"ujar Yuki.
Pak Defgri melotot kearah Mala yang masih bertingkah aneh,"Andy lanjutkan,jangan ada yang memotongnya jika tidak...bapak hukum satu kelas"ancam pak Defgri.
"Jadi pak saya itu masuk kesini hanya ingin menemui Annisa,tap--"ujar Andy dipotong kembali oleh Riska.
"Omg hello kak Andy datang hanya untuk menemui Annisa.."ujar Riska yang awalnya bernada keras kemudian volumenya mengecil sambil menatap wajah pak Defgri yang masih melotot.
"Tapi pak ini bukan salah Annisa ini kemauan saya sendiri"ujar Andy.
Kemudian pak Defgri hanya menatap serius membuat semua siswa menunggu keputusan dari pak Defgri termasuk Annisa dan Andy,"Em..yasudah kamu keluar saja,jangan ulangi lagi"ujar pak Defgri.
Kemudian Andy pergi keluar kelas,sebelum pergi Andy memainkan mata kepada Annisa,"Gue mau pergi lo jangan rindu ya..."ujar Andy.
__ADS_1
Gadis mana yang gak baper mendengar ada cowok yang gombal,Annisa sedikit salting mwndengar perkataan Andy.