
Wanita mana yang tak grogi berbicara dengan lawan jenis apalagi pria itu yang ia sukai.
Aira yang mendengar omong kosong Yohan,dia langsung membuang jauh perasaannya.
"Cih,jangan banyak bacott.Gue bukan cewe gampangan yang bisa luluh sama gombalan ikan asin lo"cetus Aira menatap sinis pria disampingnya.
"Emangnya gombalan ini bua lo!"cetus Yohan yang juga tak ingin kalah dari Aira.
Tentu saja gadis itu terkejut mendengar lelucon yang dilontarkan oleh Yohan,hanya untuk uji coba doang.
"Maksud lo?"
"Masa nggak ngerti sih,cerdas-cerdas ternyata loading juga"cetus Yohan sambil melangkahkan kaki masuk kedalam rumah.
1 detik
2 detik
3 detik
4 detik
5 detik
Gadis itu menganga tak mengerti maksud perkataan pria yang sudah meninggalkannya diluar,para bodyguard hanya terkekeh kecil melihat kelakuan tuan mudanya,yang permainkan perasaan cewek.
Ternyata kekehan mereka terdengar oleh Aira,dia menoleh menatap sinis bodyguard yang seketika mereka berubah tanpa ekpresi bak tuan mudanya.
"Kalian tertawa!!"bentak Aira yang juga melontarkan tatapan pembunuh.
Dia mengidik dan langsung masuk kedalam rumah'Siapa yaa cewek yang Yohan suka?'gumam Aira.
"Aish...ngapain gue peduli!"menjawab pertanyaan diri sendiri.
Kamar~~~
Gadis itu berdiri dibalkon kamar yang Aira tempati,tatapannya ia edarkan melihat ketaman halaman rumah Yohan didapati pria sedang melakukan gerak-gerakan pencak silat.
"Widih,keren juga tuh kulkas,kirain gue dia hanya diam kaya batu tanpa bergerak ternyata....."ucap Aira menatap kagum dan menggantungkan kata berikutnya.
Gadis itu tak henti-hentinya menatap Pria yang sibuk dengan silatnya,saat Yohan menoleh kearah balkon kamar Aira didapati gadis yang masih menatapnya.Akhirnya tatapan mereka bertemu.Dengan cepat Aira langsung membuang muka dan menatap kearah lain.
"Woi,jangan bunuh diri gara-gara gue"teriak Yohan sengaja mengalihkan perhatian Aira tertuju kepadanya.
__ADS_1
Iya gadis itu tentu menoleh kearah teriakan pria itu,"Buat apa gue bunuh diri cuma karna Lo,memangnya Lo siapa?!"ketus Aira dengan tatapan yang sinis,ia tak ingin lama berdebat dengan Yohan dan langsung meninggalkan balkon kamarnya.
Saat membuak pintu mata bulat gadis itu dibuat terkejut bukan main melihat seseorang didepan pintunya.
"Setann!!"teriak Aira mengejutkan orang itu.
Orang itu hanya menutup telinganya rapat-rapat.
"Woi ini rumah bukan hutan!!"bentak orang itu.
"Iya ini lo itu kaya devil aja,Tunggu!Tunggu!bukannya lo tadi ada diluar?dan sekarang lo ada disini.Jangan-jangan....."bulu kuduk Aira sekilas langsung merespon dan dikata terakhirnya ia menggantung.
"Syutt,gue ini Yohan bukan Devil dan gue itu bak Rossy."ucap Yohan membuyarkan suasana mencekam ini.
"Oh"
"Mau makan gak?"
"Males,gue lagi dalam mode nggak butuh perhatian!!"cetus Aira.
"Oh"
Mendengar jawaban Yohan gadis itu langsung membanting pintu dengan kerasa,BUKK....!
"Bodo amat!!"cetus Aira didalam kamar.
Kamar~~~
Gadis yang sedang tiduran di bedstead,tatapannya ia lontarkan kelangit-langit rumah.
"Kok gue serasa kaya tahanan yaa?gue boring dirumah Yohan mulu.Gue mau keluar aja lah"ucap Aira langsung beranjak dari kasur dan melangkah menuju pintu.Lagi-lagi didapati pria itu.
Gadis itu menatap dengan tatapan yang tajam nan sinis pada pria didepan pintu kamarnya,"Lo itu mata-matain gue?sedari tadi disitu mulu."cetus Aira.
"..."tak ada jawaban dari Yohan,ia hanya menatap datar wanita didepannya.
Saat Aira hendak pergi meninggalkan pria itu,tiba-tiba saja pergelangan Aira dipegang.Gadis itu berjalan mundur menatap pria didepannya.
"Mau lo itu apa?"cetus Aira.
"Jangan pernah lo lakuin hal-hal yang buat gue kesel."cetus Yohan.
"Maksud banget sih."ucap Aira dengan menggibaskan tangan Yohan,dan langsung meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
Drtt...drtt...drtt....
Tiba-tiba saja ponsel milik Yohan bergetar,ia mendapat telpon dari seseorang.
"Hallo"
"...."
"Iya Yohan akan kesana ma."
Setelah mengangkat telpon Yohan langsung meminta Semua pelayannya menjaga Aira,dan langsung pergi meninggalkan rumah.Dia pergi membawa mobil.
"Kalian semua jagain peliharaan gue."ucap Yohan
Tanpa disadari oleh Yohan ternyata Aira mendengar perkataannya,"What,maksud dia gue peliharaannya?gak beres!."gumam Aira.
"Baik tuan muda"
Saat semua bodyguard dan pelayan sedang lengah,gadis itu langsung pergi dengan menaiki tembok rumah Aira yang tingginya dua kali lipat dari tinggi Aira.
"Buat apa punya otak kalau nggak ada ide"gumam Aira.
Dia mengedarkan matanya didapati pohon yang lumayan tangkainya menuju keluar rumah Yohan,dengan kehati-hati Aira menaiki pohon yang dibawahnya sering dilewati banyak pengawal.
Sebelumnya~~~
Aira yang mengawasi gerak gerik bodyguard yang sering melintasi pohon yang ia tuju,dengan akal dan kecedasan yang dimiliki gadis itu.Dia mengalihkan perhatian bodyguard dengan cara berteriak maling.
"MALING!MALING!MALING...."teriak Aira bak toa,langsung didatangi beberapa bodyguard.
"Diaman nona?"
"Dihalaman belakang,tadi saya lihat ada orang yang mencurigakan.Buruan kalian kejar,apa mau dipecat oleh Yohan."ancam Aira.
Mereka semua hanya saling beratatapan,dan Akhirnya mengangguk dan pergi dari hadapan Aira.
"Buat apa punya otak kalau nggak ada ide."
Dia langsung menaiki pohon yang ia tuju,dengan mudahnya gadis itu langsung keluar dengan cara meloncati tembok itu.
"Untung aja gue mantan bad girl sewaktu Smp,jadinya kaya gini mah cuma seujung kuku."ucap Aira sebari mengusap-usap tangannya yang kotor.Dia pun langsung melesat pergi bak Devil.
*bersambung*
__ADS_1