The Boyfriend President Miliarder

The Boyfriend President Miliarder
eps.99


__ADS_3

**Gak terasa udah 100 episode aja😇.


Back to topik**.


Yohan yang mencari keruang kepsek ternyata tidak ada Aira maupun Meliya,"Bu Aira kemana?"tanya Yohan yang khawatir.


"Kamu mau ikut-ikutan dihukum!!mereka berdua ibu hukum hormat kepada bendera!jangan bilang kamu ingin menyogok ibu!!sorry ibu juga tahu agama gak mudah disogok!"ujar kepsek yang tau fikiran Yohan.


"Ibu kok kaya psikopat!"balas Yohan yang menaikan satu alisnya.


"Kamu itu aneh semua guru harus jadi psikopat biar tahu mana murid yang nakal dan baik!!"ujar kepsek.


Kemudian Yohan yang tanpa permisi langsung pergi menuju dimana Aira dihukum.


*A few minutes later*


"Aira kamu gak apa-apa?"tanya Yohan sambil menarik nafas.


Aira yang dihukum hormat mendengar ucapan Yohan ia hanya mendengus sejenak,"Lo gak liat apa buta!!"jawab Aira dingin.


"Maaf gue telat!!"balas Yohan.

__ADS_1


Meliya yang auto cemburu langsung kesel kesel gitu,"Kak Yohan ayo bantuin aku biar gak dihukum!lagian ini juga kan salah Aira ngapain pake berantem udah itu terekam Cctv lagi!"rajuk Meliya.


"Ehmm...!"dehem kepsek yang datang tiba-tiba membuat kedua gadis itu terkejut.


"Gak ada yang namanya minta bantuan!salah kalian ngapain pake acara berantem.kalo ada masalah itu selesaikan secara baik-baik.anak jaman sekarang menyelesaikan masalah pake emosi aja!!"ujar kepsek.


"Yohan!!kamu masuk kedalam kelas,apa mau ibu hukum juga?!!"bentak kepsek.


"Gak apa-apa dihukum juga asal sama Aira!!"ujar Yohan yang cengengesan disambut gelak tawa Andy dan Padil.


"Mana boleh!sudah kamu masuk sana jangan buat mood ibu ancur!!"bentak kepsek.


"Tapi...!"


Yohan yang tidak bisa membantah kepsek, terpaksa meninggalkan Aira dan Meliya.


Kepsek langsung melotot kepada kedua gadis itu,"Kalian jangan coba-coba minta bantuan kalau tidak!!saya hukum kalian lagi!"ujar kepsek langsung pergi.


Mereka berdua hanya menggidik ketakutan.berita dihukumnya kedua gadis populer auto jadi trending topik disekolah.


"Aira ini gara-gara lo,kalo lo gak bikin gue kesel pastinya ini gak akan pernah terjadi!!dan lagi harga diri gue pasti hancur!!"ujar Meliya.

__ADS_1


Aira tak mengubris ucapan Meliya malah dia sedang memikirkan sesuatu,"Si sepupu lucknat kenapa gak datang!girilan gue butuh bantuan siWira malah gak ada,gue bakal bikin peritungan sama lo!"grutu Aira.


Disisi lain Annisa yang bingung harus berbuat apa dengan terpaksa ia menghubungi bokap Aira dengan menceritakan yang terjadi.karena khawatir papanya Aira meminta Annisa memberikan telponnya kepada putri semata wayangnya.


"Aira ada yang mau ngomong sama kamu!"teriak Annisa.


"Gue lagi dihukum!mana boleh gue jawab telpon"balas Aira.


"Gue udah minta izin sama kepsek!!"balas Annisa.


Kemudian Aira langsung menghampiri Annisa sebelum menghampiri Annisa tak lupa Aira mengejek Meliya dulu supaya hatinya gembira.


"Lumayanlah walaupun menjawab telpon doang asalakan gak kepanasan udah gitu gue mau mampir beli es...pastinya seger bener langsung meluncur ketenggorokan yang panas,huuhh...!dan untuk lo Meliya yang sabar ya good luck menikmati panasnya matahari!"ujar Aira memainkan matanya.


"Brengsek Aira,awas!nanti gue bales lo!!"ujar Meliya yang nampak kesal.


"Bu kepsek,lihat kelakuan Aira dia sengaja berpura-pura jawab telpon.Sebenarnya dia hanya ingin minum!"teriak Meliya.


"Meliya!!kamu itu berisik aja,bikin kepala saya pusing tujuh keliling!!"ujar kepsek yang kesal.


"Tapi bu saya gak bohong!!"ujar Meliya.

__ADS_1


"Gak kok bu,Meliya bohong orang saya hanya mau menjawab telpon doang!jangan-jangan Meliya kali yang mau minum!"bantah Aira.


Meliya tak berkutik lagi hanya hatinya yang menghujat Aira dengan serampah sumpah,hanya terlihat dari wajah Meliya yang terbakar api kesal yang menggundah.


__ADS_2