
Gadis SMA biasa, yang memiliki keluarga dan teman seperti orang pada umumnya
Siapa yang menyangka kalau kehidupanku akan berakhir di usiaku yang ke 17
Meskipun aku tidak mengalami kecelakaan atau semacamnya, Dewa tiba-tiba datang dan menanyaiku tentang reinkarnasi. Aku menyangka bahwa tubuhku sudah meninggal atas suatu sebab tertentu karena Dewa sudah datang menjemputku
Namaku Fujiwara Kyouka, gadis SMA biasa yang hidup memiliki keluarga dan teman di sisiku. Kehidupanku sebelumnya terbilang beruntung karena aku tidak pernah merasa kehilangan apapun dalam hidup
Sampai saat dimana aku kehilangan kehidupan yang beruntung itu
"Fujiwara Kyouka, aku kemari untuk memberimu tawaran,"
Suara yang didampingi suara saluran tv rusak itu muncul dari semua arah dalam kamarku, tetapi mungkin juga itu suara dari dalam kepalaku sehingga tidak ada arah yang pasti
"Apa kamu Dewa?" tanyaku
"Kamu cepat paham juga, ya aku Dewa, apa kamu tertarik untuk mengulangi keberuntunganmu di dunia yang baru?"
Aku masih belum mengerti maksud sang Dewa ini, mengulangi keberuntungan? Apa dia mau memindahkanku ke dunia lainnya? Seperti di dalam anime yang biasa teman laki-laki ku tonton?
"T-tapi, aku apakah berhak untuk menolak Dewa?"
"Tidak perlu terlalu memikirkan itu, kamu berhak memilih,"
Aku memantapkan diriku untuk pergi meninggalkan duniaku menuju dunia baru atas tawaran Dewa ini, tapi ternyata memang berat untuk meninggalkannya. Aku menghela napas dan menjawab pertanyaan itu,
"Baik Dewa, aku setuju untuk berpindah dunia,"
"Aku mengerti, kamu kuberi 5 kesempatan hidup, disetiap kesempatan, kamu kuperbolehkan bertanya sebanyak 3 kali. Lalu setiap kali kamu hidup lagi, aku memberimu sebuah permintaan yang akan kukabulkan,"
Permintaan... apakah aku boleh meminta apapun....? tapi sebenarnya aku hanya punya satu
"Anu... apa boleh keberuntunganku kubawa ke dunia itu?"
"Bukan masalah, aku mengabulkannya, kalau begitu selamat menikmati kehidupan pertamamu,"
Aku berpindah dari kamarku menuju kamar orang lain yang mungkin miliku di dunia ini, wah beruntungnya aku karena memiliki keluarga didunia ini
Lalu apa yang akan kulakukan disini ya? Apa aku akan menikmati masa sekolah seperti dulu lagi? Atau mencoba sensasi yang baru? Kupikirkan nanti setelah tahu keadaanku
"Kakak!!"
Kakak? Aku?
"Kakak, temani Kei bermain diluar", kata seorang anak laki-laki berumur sekitar tujuh sampai delapan tahun
"Ba-baiklah...", jawabku karena tidak enak dengannya yang sepertinya adalah adik ku
Aku pertama kali melihat suasana diluar kamarku, ternyata orang tuaku telah meninggal yang belum kutahu penyebabnya. Sekarang aku tinggal dengan adik laki-lakiku di rumah yang ditinggalkan orang tua kami
Rumah ini sedikit lebih besar ketimbang rumah lainnya dan memiliki halaman luas, aku dan Kei bermain disana
__ADS_1
Berhari-hari telah kulewati di dunia ini, banyak informasi yang kudapat dari buku maupun warga sekitar sini
Masa ini adalah masa peperangan dalam negeri dimana kedua orang tuaku meninggal karena menjadi korban dari perang itu, kami tinggal di wilayah sebuah klan bernama Asagi, sebuah klan kecil di daratan Ming
Klan ini dikelilingi oleh klan-klan kecil lainnya namun mereka berkoalisi dan setuju untuk tidak saling serang demi menghadapi klan besar di Utara, Yui
Sebelumnya, daratan Ming, Goryeo, dan Yamato adalah satu dibawah bendera Kekaisaran Timur Raya. Revolusi Nonna menyerang Kekaisaran untuk merebut kembali wilayah mereka di Utara yang membuat kekuatan Kaisar mulai diragukan di seluruh daratan
Ming adalah sebuah kerajaan jajahan Kekaisaran Timur Raya yang wilayahnya berada di benua Timur utama dan berbatasan dengan benua Barat utama. Oleh karena itu, Revolusi Nonna bisa menyerbu wilayah di Utara menggunakan angkatan darat karena kedua negeri ini berbatasan
Goryeo adalah sebuah semenanjung yang menyambung dengan Ming, letaknya berada di tengah-tengah antara Ming dan Yamato
Yamato adalah sebuah pulau besar di Timur yang terpisah dari daratan Timur utama yang hanya dibatasi sebuah selat kecil dengan Goryeo. Dari daratan inilah Kekaisaran bangkit menjadi negara super power di Benua Timur
Kekalahan Kekaisaran menimbulkan pemberontakan terbesar dalam sejarah yang membuat Kekaisaran hancur berkeping-keping dan penguasa daerah atau klan-klan mulai bangkit menjadi negara sendiri
Sudah 3 tahun semenjak kejadian itu berlangsung, dan puluhan Klan yang berdiri masih bertarung hingga sekarang
Klan Asagi sendiri merupakan klan besar jika dilihat dari klan sekitarnya, klan ini menjadi pusat koalisi selama bertahun-tahun. Disini juga terdapat sebuah akademi militer sehingga banyak prajurit terlatih di Asagi
Aku juga merupakan siswa disana, lagipula akademi itu satu-satunya sekolah disekitar sini. Jadi mau tidak mau aku harus kesana, mungkin saja kemampuanku berguna nantinya
Dalam perebutan kembali wilayah di Utara oleh Nonna, terlahirlah banyak Ace terkenal. Kini para Ace itu tersebar di seluruh klan yang ada
Di Asagi sendiri ada dua Ace yang terkenal, mereka berada di peringkat teratas sekolah tiap tahunnya
Sistem di akademi ini cukup sederhana, mereka tidak mengenal sistem kelas melainkan sistem peringkat. Aku sendiri berada di kelas peringkat atas karena keberuntunganku
Karena sistem ini pula, sekolah kami berisi remaja sampai orang tua, siapapun yang berumur lebih dari
Hari pertama aku sekolah aku langsung mendapat beberapa teman baru, beruntungnya aku... untung saja kemampuan ini kubawa ke kehidupanku kali ini
Untung saja temanku ini seumuran denganku, aku tidak bisa membayangkan kalau berteman dengan orang tua....
Sayaka adalah teman pertamaku, orangnya sangat ceria sehingga dia memiliki banyak teman. Dan karena aku berada didekatnya, aku juga berteman dengan teman-temannya
Saya memiliki rambut coklat pendek dengan mata hijau yang memikat perhatian orang disekitarnya, warna hijau di sekitar sini sering diartikan sebagai keberuntungan. Mungkin itu salah satu alasan banyak orang menyukainya
Aku sendiri memutuskan untuk memodel rambut hitam panjangku menjadi ponytail, kurasa penampilan ini cocok dengan seragam sekolah kami yang berwarna dominan hitam dengan sedikit warna putih di kerah kami
Dengan mata hitam seperti lainnya, aku mendapat banyak teman seperti kehidupanku yang dulu
Kalau dipikir kembali, kehidupanku sekarang sama saja seperti yang dulu. Mencari teman sebanyak mungkin, membuat hubungan baik dengan orang sekitar, dan sekolah
"Kyouka, setelah lulus dari sini, apa kamu akan melayani klan Asagi?", tanya temanku selain Sayaka
Aku berada di kantin sekarang ini karena jam pelajaran juga masih belum dimulai, masih ada waktu sekitar setengah jam hingga bel berbunyi
"Aku rasa akan memikirkan hal itu dahulu, mungkin iya tapi mungkin juga tidak," jawabku
"Eh... padahal aku ingin bersamamu selamanya..." kata Sayaka
__ADS_1
"Ahahaha~", tawaku pelan
Meskipun aku bisa bercanda bersama teman-temanku, tetapi ada seorang gadis cantik yang selalu duduk sendirian saat jam-jam seperti ini di kantin. Dia duduk di pojok ruangan sambil memakan nasi kare yang dirinya beli di sini
Rambutnya berwarna putih yang sangat indah, lebih indah lagi ketika melihat matanya yang berwarna merah terang. Mungkin karena itu dia dijauhi
Banyak orang disini yang berpikir bahwa warna mata itu adalah mata seorang iblis, jadi gadis itu lebih sering memejamkan matanya ketimbang membukanya
Padahal mata itu sangat indah dengan rambut putihnya....
"Kyouka? Hey Kyouka, apa yang kamu lihat sih..." kata Sayaka yang memecah lamunan ku
"Ah, tidak apa," jawabku
"Eh.. jadi kamu melihatnya ya...? gadis berambut putih itu," tanya Sayaka
"Y-ya, apa yang salah dengannya?" tanyaku
"Apa kamu belum tahu ceritanya, Kyouka?" sambung temanku yang lain
"Ya, apa kamu tidak tahu? Dia salah satu Ace yang selamat dari pertempuran di Utara," kata Sayaka
Ace lainnya kah? Jadi akademi ini punya 3 Ace, tapi dari ketiganya hanya gadis itu yang dijauhi, memangnya ada apa dengannya?
"Dia murid baru disini loh," kata Sayaka
Murid baru? Padahal kukira dia sudah lama disini
"Ya, aku dengar sebenarnya dia itu pengelana yang hidup berpindah-pindah tempat," temanku yang lain menyambung
《Kringg!!!》
Suara bel masuk berbunyi, kelas akan segera dimulai dan kelasku kedatangan murid baru
Eh? Bukankah dia...?
"Tadashii Ryuu, 20 tahun, aku belum memiliki hobi, mohon bantuannya kedepan nanti", kata gadis berambut putih itu dengan nada datar
Dia gadis yang sama dengan yang di kantin tadi, Ace yang terlahir dari perang melawan Nonna
Kini gadis itu ada dikelasku, bahkan lebih buruk dari itu... dia duduk disebelah mejaku... sialnya aku karena duduk di paling belakang dua baris dari kiri
Melihat caranya berjalan, dia sangat anggun dengan rambut panjang yang berwarna putih bersih itu, "indahnya...," kupikir saat melihat rambutnya tertiup angin
aku tetap harus membangun hubungan baik dengan semua orang, itu yang kulakukan juga di duniaku dulu kan... aku memberanikan diri untuk menghadapnya dan memulai percakapan,
"ha-hai, namaku Kyouka...," kataku lirih mencoba untuk memulai percakapan sambil melambaikan tanganku pelan
Bukannya dijawab, dia malah memejamkan matanya kembali selama pelajaran berlangsung, aku diacuhkan olehnya.... aku memang mengenal beberapa orang seperti dia di duniaku dulu sih, tapi tetap saja kesal melihat orang seperti itu
Mungkin ini juga kesialan pertamaku, yah... tidak selamanya juga aku beruntung kan.....?
__ADS_1
Dia tetap memejamkan matanya bahkan selama pelajaran berlangsung tanpa melihat pengajar sama sekali, dia juga tidak mengeluarkan bukunya
Aku mulai sedikit khawatir dengannya, tetapi ketika bel berbunyi, kekhawatiranku hilang kembali