
Ryuu berhasil menghancurkan kekuatan klan Yui di tanah milik koalisi dan menepati janjinya kepada Funomiya Asagi
Kini giliran Funomiya yang harus membayarkan hutang karena telah meminta bantuan Ryuu
"Jadi, apa yang kamu minta kepada kami?" tanya Funomiya langsung ketika rapat berlangsung
Dengan ditemani Kyouka, Ryuu pergi menuju benteng Hotaru untuk berunding atas pembayaran ini
Disana dia bertemu dengan beberapa pemimpin klan koalisi seperti klan Riku dan Shizu, juga dengan Asagi
"Hmmm, sebenarnya aku juga masih bingung dengan apa yang ingin ku minta," jawab Ryuu
Di sebuah ruangan yang besar, di tengahnya terdapat meja berbentuk persegi panjang. Hanya ada satu kursi dimasing-masing sisi lebar, kursi ini diisi Ryuu dan Funomiya
Sementara sisi panjang terdapat beberapa kursi, kursi-kursi ini ditempati oleh para pemimpin klan koalisi dan Kyouka yang berada di sisi kanan paling dekat dengan Ryuu
"Bagaimana kalau koalisi dijadikan miliku saja?" kata Ryuu sambil mengacungkan jari telunjuknya
"Apa kau bercanda!?" teriak pria besar pemimpin klan Shizu
"Itu benar, mana mungkin kami mau menyerahkan wilayah yang sudah lama kami urus sendiri begitu saja, kalau iya pun kenapa kami harus menyerahkannya kepada Oda ketika Yui juga menginginkannya, toh mereka punya kesempatan lebih besar," kata gadis kecil pemimpin klan Riku
Ryuu kembali tenang dan serius dalam rapat ini, dia menutup matanya dan bernapas ringan
"Lalu, bagaimana jika aku mendeklarasikan perang kepada kalian saja saat ini seperti klan Yui?" tanya Ryuu sambil membuka matanya perlahan, membuat tekanan di ruangan itu
《Brak!!》
"Sialan!! Apa kau pikir bisa mengalahkan pasukan koalisi!!" teriak pemimpin klan Shizu kembali sambil memukul meja dan berdiri
"Dan mengapa kamu berpikir bahwa aku, orang yang menghancurkan pasukan utama klan Yui tidak bisa mengalahkan kalian? Pasukan Oda berada di luar benteng, kenapa tidak lekas mencobanya saja?", jawab Ryuu atas pernyataan itu
"Tenang dulu kalian berdua, aku perlu mendengarkan rencana Ryuu bila dia mendapatkan apa yang dia mau," lerai Funomiya
Pemimpin Shizu kembali duduk dan mendengarkan Ryuu bicara,
"Mengapa hal itu jadi pertanyaan? Tentu saja aku akan mendirikan Kekaisaran kembali," jawab Ryuu sambil tersenyum
"Ke-"
"Kaisaran?"
Seisi ruangan terkejut mendengar hal ini, bahkan tidak terkecuali Kyouka yang ada di pihak Ryuu
"Koalisi memiliki perekonomian yang baik untuk menjadi sumber daya besar kekaisaran, klan Yui memiliki wilayah yang besar serta persenjataan modern, lalu Oda memiliki aku,"
"Kekaisaran huh?" kata pemimpin Shizu
Setelah hening beberapa saat, akhirnya ada yang menjawab pernyataan Ryuu
"Ini menarik sekali, tapi klan Yui bahkan belum dikalahkan, ketika kamu berhasil melakukan itu maka kami klan Riku akan menjadi klan pertama yang bergabung dengan Kekaisaran,"
"Aku setuju, lebih baik seperti ini ketimbang ditaklukan oleh Yui, klan Asagi siap bersatu dengan Kekaisaran,"
"Sial kalian semua, klan Shizu juga akan bergabung,"
Satu persatu klan koalisi lainnya setuju untuk membangun kembali Kekaisaran yang telah hancur hanya ketika Ryuu membuktikan dirinya mampu menjadi Kaisar lewat jalur perang, padahal mereka sendirilah yang menghancurkan kekaisaran ini
Akhirnya pada hari itu, sebagian dari wilayah Ming kini berada di dalam satu koalisi yang sama untuk mengalahkan klan Yui
Ryuu sendiri ditunjuk sebagai Jenderal besar dari Koalisi Yamato, nama yang Ryuu berikan
Tak butuh waktu lama hingga mereka berhasil mengalahkan klan Yui, hanya sekitar 2 bulan sesuai apa yang Ryuu katakan pada Kyouka sebelumnya. Kini semua klan yang membuat janji dengan Ryuu harus menepatinya
Riku, Shizu, dan Asagi serta koalisi awal semuanya setuju untuk bergabung, ini membuat wilayah Selatan dan Tengah benua Ming bersatu dibawah panji Kekaisaran Yamato
Namun sebagian klan di Utara memilih untuk melanggar janji dan membuat koalisi mereka sendiri, Ryuu menghancurkan pasukan mereka tanpa ampun namun mengampuni wilayah mereka
Perdamaian terjadi didalam wilayah Ming yang kini sepenuhnya menjadi milik Ryuu, ini saat-saat dimana Ryuu tidak begitu berguna sebagai Kaisar perang
__ADS_1
"Ryuu, karena perdamaian telah tercipta, apa yang harus kulakukan?" tanya Kyouka di ibukota baru
Ryuu tersenyum menanggapi pertanyaan Kyouka,
"Via Romana," kata Ryuu pelan
Via Romana adalah sebuah istilah yang berarti jalan romawi, namun mengandung arti yang lebih dalam
Pada abad sebelum masehi hingga keruntuhan mereka, Roma membuat serangkaian jalan untuk menghubungkan ibukota Roma ke seluruh wilayahnya seiring perkembangan wilayah itu sendiri
Untuk mendukung militer di daratan seluas itu, dibutuhkan jalan-jalan yang sangat panjang untuk dilalui prajurit sehingga tidak perlu melewati medan-medan tertentu
Jalanan ini dibuat dengan sangat meminimalisir adanya belokan, juga dibuat agak cembung sehingga menghindari genangan air
Dikatakan bahwa jalanan ini dibuat dengan meratakan bebatuan, membelah bukit, dan melubangi gunung
Semuanya dilakukan untuk mempercepat mobilisasi pasukan Roma dalam menaklukan wilayah-wilayah disekitarnya
Ryuu bermaksud untuk melakukan pembangunan jalan seperti itu agar memudahkan pasukan bergerak bebas di dalam satu negeri
"Kamu tahu banyak sejarah ya Ryuu... kalau aku sih..
hanya tidur saat kelas sejarah," kata Kyouka mengalihkan pandangannya dari Ryuu
"Tentu saja, semua hal untuk membantuku memenangkan gameku, aku mempelajarinya " jawab Ryuu
Dan Kyouka adalah orang yang bertugas untuk membangun itu semua, apalagi bukan hanya jalanan yang harus dia urus
Melainkan seluruh masalah yang berkaitan dengan rakyat, Ryuu limpahkan kepada Kyouka
Oleh karena itu, dia sangat mahir dalam mengurus masalah rakyat yang tiada habisnya
Tidak disangka bahwa kedamaian ini tidak berlangsung lama, apalagi karena Ryuu membangkitkan Kekaisaran yang sudah susah payah dihancurkan, itu berarti Ryuu harus berperang dengan seluruh klan yang terpecah
Soalnya masih banyak klan diluar wilayah Ming, contohnya di Manchu, Goryeo, dan tentunya Yamato
Ryuu membawa separuh pasukannya untuk meredam beberapa pemberontakan yang terjadi terutama di wilayah Yui
Butuh beberapa bulan hingga Kyouka menyelesaikan proyeknya sehingga kebutuhan rakyat terpenuhi dan rakyat mulai membela Kekaisaran Yamato, bukan menolaknya
Hal ini membuat Ryuu dapat kembali ke ibukota karena pemberontakan yang terus menyusut juga berkat kerja keras Kyouka
Kemenangan terus-menerus ini membuat semangat juang pasukan Yamato terus naik, reputasi mereka kini menjadi tak terkalahkan
Bahkan beberapa klan setuju untuk bergabung tanpa perlawanan
Sekarang, mata Ryuu tertuju ke Timur, melewati lautan ke sebuah pulau bernama Yamato
Pada perang dunia kedua, disaat Jerman menyerang Soviet, Hitler mentargetkan tiga kota. Bila ketiganya berhasil ditaklukan, maka menurutnya Soviet akan kalah
Yang pertama adalah Leningrad atau sebelumnya dan kini dikenal sebagai Saint Petersburg, kota dimana Vladimir Lenin memulai revolusi merahnya yang menjadikan Rusia komunis
Lalu Stalingrad, kota yang dinamai dengan nama diktator saat itu ini memiliki kekuatan industri yang dapat digunakan untuk menopang militer Soviet
Yang terakhir adalah Moskow, ibukota Soviet sendiri
Disini Hitler membuat suatu kesalahan karena menurutnya Moskow adalah sebuah simbol, namun Stalingrad adalah penggerak militer Soviet
Menurutnya, Stalingrad lah yang perlu lebih dulu ditaklukan sehingga militer Soviet tidak bergerak. Namun kenyataannya tidak begitu
Dengan masih berdirinya Moskow, semangat tentara merah belum padam sehingga pertempuran Stalingrad terus berlangsung bahkan setelah pasukan merah terpukul mundur
Disinilah merupakan titik balik perang dunia kedua dimana musim dingin datang dan pasukan merah berhasil memukul mundur pasukan Jerman hingga ke Berlin
Sama halnya dengan Yamato, sebuah pulau yang bisa dikatakan adalah simbol seperti Moskow, jika memiliki pulau itu berarti Kekaisaran akan kembali bangkit dan klan lain mulai segan menyerang Ryuu
Tetapi masalahnya hanya satu,
"Kita tidak memiliki kapal tempur ya....?" kata Ryuu
__ADS_1
Klan Yui merupakan klan militer namun tidak begitu berminat untuk menguasai lautan. Jadi mereka hanya memiliki beberapa kapal angkut untuk mendukung kekuatan darat mereka
Tidak ada cara lain selain membuatnya sendiri, namun tentunya tidak ada yang mengetahui cara pembuatannya
Ryuu memutuskan untuk membangun kapal-kapal pengangkut saja, kali ini dengan skala besar karena dia ingin menaklukan Yamato dalam sekali jalan
Sementara itu, Via Yamato yang dikerjakan oleh Kyouka kini telah menghubungkan seluruh wilayah Ming
Pergerakan militer jadi semakin cepat karena pembangunan jalan kereta juga masih terus dilakukan
Hanya dalam beberapa bulan, Kekaisaran Yamato menjadi kekuatan baru dunia yang perlu diwaspadai oleh semua pihak tidak terkecuali Germanica
Meskipun begitu, Ryuu baru berhasil menaklukan Goryeo dan pesisir daratan Manchu. Masih butuh waktu hingga Kekaisaran Yamato kembali seperti Kekaisaran Timur Raya dulu
Tetapi ini sudah lebih dari cukup, Ryuu mencoba sebisa mungkin untuk menghindari pertumpahan darah sehingga rasa kekeluargaan dapat tercipta dengan mudah
Namun untuk kasus Yamato, itu berbeda
Mereka berada di seberang lautan, dengan teknologi yang tertinggal, mungkin mereka akan menolak mentah-mentah pengaruh Kekaisaran
Daratan Yamato sendiri dikuasai oleh klan Hojo yang memiliki 60.000 pasukan melebihi klan Yui
Namun Ryuu memiliki 90.000, meskipun dia hanya akan membawa 50.000 menuju Yamato
"Namun pengetahuan adalah kekuatanku," itulah prinsip Ryuu hingga sekarang
Sebelum bertindak, dia ingin mencari informasi sebanyak mungkin tentang klan Hojo yang menduduki daratan Yamato
Bagaimana mereka memimpin, kondisi rakyat saat ini, kondisi pasukan mereka. Bukan hanya masalah seperti itu tetapi juga tempat untuk pendaratan dan bagaimana jalannya peperangan nantinya
Ryuu sudah bisa memikirkannya jauh-jauh hari, jadi hasil akhirnya tidak terlalu berbeda jauh. Mungkin saja ada kejutan yang tak terduga oleh musuh, namun hal itu juga memiliki cara penyelesaiannya sendiri
Kekaisaran Yamato hidup makmur dari sumber yang beragam, militer mereka terus diperkuat seiring dengan ekonomi mereka
Jadi mungkin saja peperangan nanti adalah pertama kalinya dalam sejarah dunia ini bahwa ketika suatu negeri berperang, perekonomian mereka masih stabil
Untuk mewujudkannya itulah Kyouka ada, dia bisa berinteraksi dengan orang-orang lebih baik dari Ryuu
Saat Kekaisaran Yamato baru terbentuk, beberapa pemberontakan terjadi di wilayah dari berbagai klan di wilayah Kekaisaran
Untuk itu, Ryuu pergi secara langsung demi menumpaskan para pemberontak ini meskipun mengancam nyawanya
Ada satu alasan dibalik itu,
Dahulu di daratan Cina, terjadi sebuah pemberontakan besar dimana para pemberontak mengenakan serban kuning di kepala mereka
Hal ini terjadi karena pemimpin mereka berpikir bahwa mandat surgawi yang dilimpahkan kepada kaisar telah hilang
Pemberontakan itu begitu besar sehingga kaisar meminta tolong penguasa lokal untuk menumpasnya sendiri karena prajurit kekaisaran terbatas
Dan hasilnya pemberontakan ini padam, namun itu bukan akhir dari cerita
Penguasa lokal yang mulai memiliki rasa percaya diri, memisahkan wilayah mereka
Satu persatu wilayah dari kekaisaran pun pergi dan era perpecahan dan tiga kerajaan dimulai
Ryuu turun langsung untuk menghadapi pemberontak karena alasan seperti ini
Dia ingin agar rakyatnya tahu kekuatan kaisar sehingga rasa cinta kepada Kekaisaran lebih besar ketimbang kepada wilayah mereka
Hal serupa pernah terjadi saat perang saudara Amerika serikat dimana rakyat lebih mencintai negara serikatnya ketimbang pemerintah federal Amerika
Akibatnya saat perang saudara meletus, banyak Jenderal memilih bergabung dengan konfederasi ketimbang persatuan. Contohnya Robert E. Lee
Dianggap bahwa dia adalah Jenderal terbaik Amerika pada masa itu dan dia memilih untuk mendukung negara serikatnya yang mana bergabung di kubu konfederasi
Jadi untuk mencegah itu, segera setelah semuanya siap, pasti Ryuu akan langsung menjalankan rencananya
"Untuk sekarang, kurasa damai dulu saja," ujar Ryuu
__ADS_1