
Serangan ke Barat berujung kekalahan bagi Federasi Nonna dan seperti dugaan, mereka mulai hancur
Meskipun begitu, mereka berhasil mencaplok beberapa wilayah Germanica dan sekutunya Lucca. Namun Jenderal Alexei terpaksa harus digantikan dengan Jenderal muda yang masih kurang pengalaman karena hasil yang tidak memuaskan bagi Federasi
Banyaknya korban di pihak Federasi membuat moral pasukan mereka turun drastis dan kurangnya pasokan makanan juga memperburuk keadaan. Ekonomi yang hancur adalah salah satu penyebab kurangnya persediaan makanan ini
Meski pasukan darat mereka hancur, armada mereka masih menguasai laut Baltic di Utara, mereka memiliki sekitar 50 kapal disana
Para pemimpin Germanica bermaksud menghancurkan mereka dengan angkatan udara yang sudah menguasai langit laut Baltic, namun panglima angkatan laut segera meyakinkan bahwa angkatan laut Germanica perlu diberi kesempatan
Panglima Erich Räedher memiliki sekitar 40 kapal di pesisir Utara Germanica atau lebih tepatnya di laut Britania, ia bermaksud menggunakan setengahnya untuk berlayar ke laut Baltic di Utara untuk berhadapan dengan armada Federasi
Namun menembus keluar laut Britania bukanlah hal mudah, satu-satunya jalan keluar adalah jika cuaca yang memburuk di malam hari disertai kabut tebal di pagi hari
"Misi selanjutnya ke Utara ya..? Pasti akan sangat dingin disana, Russia itu tepat dibawahnya kutub Utara bukan....?"
"Russia?"
"Hiraukan saja ucapanku, Victoria. Aku biasa menamai negara-negara lain dengan nama aneh,"
Kami diberi libur dua hari karena perbaikan armada yang akan digunakan untuk ke Utara, tentu saja karena cuaca yang lebih dingin kami perlu beberapa tambahan di kapal kami
Jadi semua kapal yang akan berangkat ke Utara diberi libur selama dua hari bagi krunya, jadi kami jalan-jalan di daratan selama dua hari itu
Kalau dipikir-pikir lagi, Victoria adalah satu-satunya prajurit wanita di kapalku selain koki ya.. aku jadi merasa kasihan kepadanya karena harus bekerja bersama para laki-laki
"Kita sudah sampai kapten, itu adalah tempat yang kumaksud,"
"Victoria, kau tahu banyak tempat ya...," kata salah seorang perwiraku
Kami para perwira pergi bersama ke tempat makan yang kata Victoria enak, lagipula aku tidak tahu apapun tentang negara ini. Baru satu hari di dunia ini saja aku sudah menuju lautan
Saat membuka pintu di tempat itu, suara lonceng kecil berbunyi dari atas pintu, lalu pelayan menyambut kami dengan baik. Tempat itu cukup ramai oleh para prajurit dari semua cabang
Bahkan ada beberapa prajuritku yang makan disana, jadi kami memutuskan untuk bergabung saja
Aku melepas pakaian kaptenku dan menaruhnya di pundaku karena didalam sana sangat panas, begitu juga beberapa kru
"Bersulang!!", serentak pasukanku mengangkat bir mereka dan meminumnya bersamaan
Aku yang belum pernah minum pun memutuskan untuk menghindarinya, meskipun pasukanku terus memaksa...
Disaat kami menikmati kesenangan itu, tiba-tiba beberapa pasukan menghampiri kami,
"Wah-wah ini pasukan Kriegsmarine ya? Cabang paling tertinggal di militer kan?"
Mereka adalah pasukan cabang Heer atau pasukan angkatan darat, yah harus kuakui bahwa teknologi Heer adalah yang terbaik diantara angkatan darat lainnya
Militer Germanica dibagi tiga cabang seperti pada umumnya, angkatan darat, laut, dan udara. Ketiga cabang ini memiliki nama masing-masing, Heer untuk angkatan darat, Luftwaffe untuk angkatan udara, dan Kriegsmarine untuk angkatan laut
Sama seperti Britania yang menamai ketiga cabang mereka secara berbeda, Royal Army, Royal AirForce, dan Royal Navy
Sebenarnya Kriegsmarine juga baru dibentuk yang dimaksudkan untuk menantang dominasi Royal Navy di laut Britania, jadi wajar saja kalau teknologi kami masih tertinggal
"Apa yang dilakukan Kriegsmarine disini ya..? Bukankah perang di laut harusnya lebih sulit karena teknologi yang terbatas? Namun mereka malah bersantai disini,"
Dan sepertinya juga masih belum banyak yang percaya dengan kemampuan Kriegsmarine, bahkan sebagai sesama prajurit Germanica pun
"Kau berkata seperti itu lalu kenapa kau juga ada disini Heer?", salah seorang pasukanku mulai angkat bicara
__ADS_1
"Ah kau tahu? Bahwa angkatan darat memiliki jadwal libur tiap tahunnya, meskipun begitu kami sangat sibuk mengurusi Francia di Barat dan Nonna di Timur. Sedangkan kalian harusnya bisa mengalahkan Royal Navy yang hanya seorang diri kan?"
"Oiya aku lupa, lagipula kapal-kapal kalian hanyalah mainan dihadapan Royal Navy, jadi mustahil untuk mengalahkan mereka kan...", tambahnya
"Kau!!", melihat pasukanku mulai emosi, aku segera menghentikannya dan menyuruhnya bertahan
Segera situasipun menjadi tenang kembali, akupun berdiri dan menghampiri pasukan Heer tadi
"Aku rasa kamu membenci Kriegsmarine kan, pasukan?", tanyaku
"Tentu saja, kalian bahkan tidak memiliki fungsi saat melawan Francia dan Nonna. Lebih baik kalian tidak ada saja"
"Hmm, begitu ya? Lalu jika kami tidak ada, apa itu akan menjadi lebih baik?"
Ia langsung diam membeku, karena dia hanya ingin memanas-manasi kami dan mengejek kami tanpa alasan. Bayangkan saja kalau kami tidak ada, kota-kota pelabuhan tidak akan pernah ada saat ini, Royal Navy pasti sudah mengibarkan bendera Britania disana
Hadeh.... perpecahan ini kurasa hanya akan membawa kehancuran, sama seperti IJN dan IJA dulu
Meskipun Heer menghadapi pasukan musuh disegala sisi, namun bukan berarti bahwa bila Kriegsmarine ada malah merugikan Germanica
Kami mungkin tidak memiliki fungsi saat melawan Francia, Dacia, dan Nonna, namun bila kami tidak ada maka keadaan akan menjadi lebih buruk. kalaj tidak ingin memiliki angkatan laut, lalu mengapa berani berbatasan dengan lautan?
Pasukan itu nampak kesal dan pergi meninggalkan tempat itu bersama dengan kelompok Heer miliknya
"Maaf kapten karena aku sempat lepas kendali,"
"Tidak apa, yang penting tidak terjadi masalah. Jadi, lanjutkan kegiatan kalian,"
"Baik!!", jawab mereka serentak
Lalu kondisi kembali seperti sebelum didatangi oleh Heer tadi, padahal suasana sesama militer harusnya akur tetapi mau bagaimana lagi karena Kriegsmarine belum memenangkan sebuah pertempuran yang sangat menentukan masa depan
Saat ini aku sedang berdiri di pintu masuk bar itu sambil melihat langit sore yang berwarna jingga
"Besok kita akan melawan musuh yang berbeda ya...."
Disaat itu aku melihat pengantar pesan yang berlari kearahku sambil melambaikan sebuah surat yang sepertinya resmi, aku menerimanya dan segera membukanya
"Eh...?", Suara bingung yang kubuat ternyata sampai ke telinga Victoria
"Ada apa kapten?"
"Eto, sepertinya kita akan libur dua hari lagi,"
Mendengar kabar ini seketika semua pasukanku membeku sejenak, lalu mereka saling menatap, dan... mereka bersuka ria karena kabar ini
"Hidup Kriegsmarine!!!"
Aku menghela napasku dan berjalan menuju tempat duduk outdoor milik bar itu dan duduk sendiri disana
Victoria yang melihatku juga ikut duduk disebelahku ketika yang lain masih berpesta karena adanya tambahan libur
"Anu kapten, apa ada yang mengganggumu?"
Aku menatap matanya dengan tajam, sepertinya dia juga kebingungan karena tiba-tiba aku melakukan itu. Lalu aku memutuskan menceritakan semuanya
"Aku bukan berasal dari dunia ini,"
"Eh? apa kamu mabuk, kapten?"
__ADS_1
"Haha... mungkin saja," lega rasanya karena bisa mengatakan itu
Tapi benar, kurasa aku sedang mabuk saat ini. Umurku sudah cukup untuk dapat mengkonsumsinya loh, sejak awal aku ini bukan lagi anak SMA
"Apa kau bisa membantuku, perwira Victoria?"
"Y-ya, aku akan membantu anda, apa yang anda inginkan,?"
"Tolong panggil salah satu perwira yang lain,"
Aku.... kurasa benar aku mabuk.... jadi aku perlu seseorang untuk memapahku sampai penginapanku
Hari itu hari yang melelahkan, ketika aku sampai di kamar penginapan aku segera tidur saja dan melupakan hal-hal pada hari itu
Bahkan keesokan harinya aku tidak melakukan apapun dan hanya istirahat di kamar serta keluar mencari makan saja
Lalu keesokan harinya atau hari terakhir sebelum keberangkatan kami ke Utara, aku diajak Victoria bersama perwiraku yang lain menuju ke museum kapal di dekat pantai
"Kapten, apa kabar? Apa anda sehat?", tanya seorang perwira kepadaku
"Jangan berbicara seolah-olah kita sudah lama tidak bertemu, sialan"
"Soalnya kudengar kemarin anda pulang dengan dipapah oleh Weinner," kenapa rumor seperti itu cepat menyebar?!
Aku segera memakai topiku dan pergi ke museum, aku tidak akan mengulangi hal yang sama seperti yang terjadi di sekolah yang mana hanya karena topi yang tertinggal membuat pangkatku turun menjadi pasukan biasa lagi
"Hei lihatlah, itu museum kapalnya", seru Victoria semangat
Kami memasuki gedung besar itu yang berada di dekat laut, sekalian saja makan siang di dekat laut
Didalam gedung itu terdapat banyak miniatur kapal perang dari zaman dahulu hingga yang paling modern, ada juga beberapa kertas desain kapal yang dipajang disana
Banyak pula lukisan-lukisan pertempuran besar yang terjadi di seantero Benua Barat
"Kapten, kapten, lihatl,itu destroyer tipe terbaru milik kita", tunjuk Victoria kepada salah satu miniatur yang ada
Perilakunya benar-benar seperti bocah yang melihat karyanya dipajang di festival sekolah, lalu orang tuanya datang melihat-lihat bersamanya dan akhirnya bocah itu menunjuk karyanya sendiri untuk mendapat pujian orang tuanya
Tapi kan aku juga salah satu penghuni kapal itu, lalu apa aku harus memujinya....?
Akhirnya Victoria puas melihat seisi museum yang cukup besar itu, kami pergi ke sebuah tempat makan di pinggiran pantai untuk makan siang
Ah kenyangnya, ditambah pemandangan laut yang indah itu, lengkap sudah hidup ini... ya, laut... laut....
"Lihat gadis itu!! sial dia sangat imut, aku akan menggodanya", salah seorang perwira berlari ke salah seorang gadis yang ada di pantai
Laut... laut....
"Hei!! Aku tidak mau kalah", perwira lainnya berlari ke arah berlawanan dengan alasan yang sama
Laut....
"Jangan pergi begitu saja..", Victoria mencoba menghentikan mereka
"La-ut.."
Aku mencoba tetap sabar melihat ini adalah hari yang menyenangkan, padahal image lautku sudah sangat indah... mereka malah mengganti image itu dengan bikini
Besok adalah saat dimana keberuntungan 20 kapal dibutuhkan, cuaca buruk dimalam hari dan pagi yang berkabut. Apakah kita akan mendapatkan situasi itu ya?
__ADS_1