
Seorang anak berkata bahwa kelak ia ingin menjadi prajurit yang baik, ia akan mengangkat senjata demi negerinya dan rakyatnya, dan dikenang sebagai pahlawan di peperangan
Lantas ayahnya mencoba memberinya pengertian tentang prajurit yang baik yang sebenarnya
Prajurit yang baik adalah ia yang dapat membunuh musuh-musuhnya tanpa memandang mereka sebagai sesama makhluk hidup yang berakal, singkatnya membuang sifat manusia dan berubah menjadi mesin perang
Saat seorang prajurit masih melihat musuhnya sebagai sesama makhluk yang berakal, maka ia gagal menjadi prajurit yang baik
Di Kelfia kebanyakan dari ras yang ada memiliki prajurit yang baik, mereka tak akan segan dalam membunuh musuh-musuh mereka.
"T-tunggu sebentar, mungkin kamu bisa memeriksanya sekali lagi,"
"Tidak perlu, aku sudah memeriksanya sebanyak 182 kali, namun tak kutemukan kode dalam tulisan manapun yang tercatat di berbagai tempat didalam ruangan ini," jawab Ellie
"Mungkin kodenya dirahasiakan!"
"Itu juga sudah kuperiksa, hasilnya tetap nihil," sial! Sudah sejauh ini mana mungkin kubiarkan
Apa tidak ada cara....
"Bagaimana dengan benda ini?!"
"Itu hanyalah sebuah jam tangan,"
"Lalu ini?"
"Itu remote TV,"
"Ugh! Ini?!"
"Itu hanya sebuah flashdisk- tunggu sebentar," eh? Benda kecil ini menarik perhatiannya?
Ellie mendekat kearahku dan meraih benda yang bernama flashdisk itu, lalu ia meletakannya di telapak tangan, seketika itu seakan tenggelam dan hilang begitu saja dari atas telapak tangannya
Ia diam sejenak namun sebenarnya sedang memeriksa benda itu kah?
"Kuro, selanjutnya kamu akan berbicara dengan Administrator Artorius, kepala divisi ku,"
"Eh? Apa maksudmu?"
Ellie seakan tertidur sambil berdiri, tapi itu juga hanya sebentar. Dia kembali bangun, dan tanpa diberitahu pun aku tahu jika dia bukanlah Ellie yang sama
"Sinkronasi selesai,
Namaku Artorius, kepala divisi garis belakang yang bertugas meneliti di wilayah yang sudah dipetakan,"
"A-aku Kuro, pemimpin kelompok ekspedisi manusia, apa alasan kedatanganmu kemari tuan Artorius?"
Ellie- tidak.... dia Artorius. Ia jalan melihat-lihat ruangan ini, seperti dia memiliki informasi mengenai beberapa hal disana tapi kurasa bukan itu alasannya datang kemari menggantikan Ellie
"Seluruh sumber daya yang Daz Robocca miliki telah digunakan untuk mencari manusia yang dideskripsikan oleh Administrator Abraham, apa kamu tahu berapa banyak energi untuk melakukan itu selama seribu tahun terakhir?"
Mana kutahu....
"Sekarang kami hanya memiliki sedikit sumber daya bagi para unit terpilih untuk melakukan pekerjaan,"
Lalu apa yang ingin coba dia katakan sebenarnya?
Dia mengeluarkan flashdisk dari tangannya, tangan Ellie, lalu meremasnya sehingga itu hancur berkeping-keping. Selanjutnya dia menjatuhkan kepingan flashdisk itu keatas lantai
"Apa yang kau lakukan?!" aku masih belum bisa memahaminya
"Kami sudah berkorban banyak untuk hal yang sia-sia, kalian bukanlah master kami. Aku tidak akan pernah mengakui kalian makhluk rendahan sebagai-"
"Switch off, Administrator Artorius," suara ini datang dari belakangku
Seketika kalimat yang Artorius katakan itu tidak pernah selesai dan dia langsung tak sadarkan diri sambil tetap berdiri di tempatnya, seperti tadi saat ia akan datang
Aku menoleh ke sumber suara, ternyata ada satu sosok yang berdiri di sebelah Rize dibelakangku. Ia memiliki penampilan pria dewasa dengan rambut panjang berwarna hitam yang mengkilap, memiliki wajah tampan, tubuh atletik, dan tentunya bagian tubuh seperti Ellie
__ADS_1
Sudah bisa dipastikan dia Machinarum lainnya.... tapi.... benarkah?
"Desinkronisasi selesai, mematikan data Artorius selesai, untuk sementara Administrator Artorius tidak akan melakukan pekerjaan."
"Anu....?"
"Benar, sopan santun. Namaku Abraham, Administrator Daz Robocca,"
Abraham?!
"Aku Kuro, pemimpin-"
"Aku tahu, data mu sudah disimpan di database pusat, semua Daz Robocca sudah tahu siapa kamu,"
"Tu-tunggu, kamu menyebarkan informasi tentangku?"
"Iya, sekarang semua Daz Robocca, berada dibawah perintahmu,"
Sudah kuduga kalau informasi tentangku pasti tersebar ke semua Machinarum, soalnya- tunggu..... apa yang barusan dia bilang?
"Umm... tadi barusan-"
"Anda tidak salah dengar, mulai saat ini, anda adalah Administrator,"
Ad-Administrator?
"Jadi silahkan beri kami perintah anda, Administrator Kuro,"
Aku masih sangat kebingungan sekarang ini, tentu saja bukan?! Siapapun pasti akan bingung di situasiku saat ini. Memimpin ras superior meski aku adalah manusia rendahan.... tidak sekalipun terlintas di pikiranku
Tapi Machinarum adalah ras yang tidak suka bercanda, berarti dia serius....
Arghh! Jadi aku harus bagaimana?! Menerimanya begitu saja? Atau mungkin aku harus membayarnya di masa depan?
"Anda tidak perlu melakukan apapun untuk kami, tidak perlu membayar kami di masa depan. Itu karena leluhur kalian telah membayarnya di masa lalu dengan jumlah yang cukup,"
uh....
Kulupakan sejenak soal kebingunganku, soalnya ini kenyataannya. Ini bukan mimpi, aku sudah memastikannya dengan mencubit bagian punggung telapak tanganku
Dia dapat membaca pikiranku atau bagaimana?
"Umm.... Apa kamu dapat menghentikan perang?"
"Perintah itu sangat absurd, Administrator Kuro, cobalah untuk lebih mendetail,"
Benar, aku juga biasanya tidak memberikan perintah absurd seperti itu, hanya karena sekarang aku sedang bingung pikiranku masih kacau
Ah! Aku tahu
"Bisakah kalian menghentikan mesin perang dan sihir mereka di benua ini?"
Dengan berhentinya mesin perang dan sihir di benua ini, kami dapat keluar dari bunker ini dan memulai kehidupan baru
"Itu bisa dilakukan, tapi tidak dengan energi kami saat ini. Kita perlu energi yang lebih besar,"
Energi....
"Energi kalian berasal darimana?"
"Segala jenis energi yang dapat menghasilkan listrik. Nuklir, batubara, minyak, atau mungkin semuanya disatukan. Manusia di era ku dulu memiliki energi semacam itu,"
Listrik, kuyakin listrik adalah energi yang sama dengan yang dihasilkan oleh petir yang menyambar ketika badai asam datang. Batubara iti sejenis bebatuan bukan? Minyak juga aku pernah menjumpainya di wilayah Dwarf
Lantas apa itu nuklir?
"Semua yang bisa menghasilkan gerakan merupakan energi, Administrator Kuro,"
Gerakan.... Ah!
__ADS_1
"Jadi bagaimana dengan sebuah ledakan?"
"Hempasan dari ledakan itu sendiri merupakan sumber energi yang baik, namun kami juga dapat menyerap sumber ledakan dan mengolahnya di Server terdekat. Itu membuat ledakan menjadi sumber terbaik karena tingkat efisiensinya,"
Ternyata benar, ledakan adalah energi yang baik. Apalagi aku tahu bagaimana cara mendapatkannya
"Apa Administrator ingin menambang untuk mendapatkan bahan peledak? Itu akan memakan banyak waktu hingga energi ledakannya bisa menjadi sumber pembatal sihir tingkat regional,"
"Tidak, faktanya kita tidak perlu melakukan pekerjaan berat,"
Teknik berperang terbaik adalah menang tanpa bertarung, ada sebuah pepatah seperti itu dalam sastra yang ditemukan oleh leluhur kami di masa lalu, buku dengan lembaran yang sudah robek dan usang yang membuat kami yakin bahwa ada makhluk hidup pada zaman penciptaan
Pada mulanya, Dewa hanya menciptakan satu makhluk, itu adalah Iblis
Namun buku ini ditulis bukan dengan huruf dan bahasa Iblis, melainkan simbol-simbol yang pada awalnya tidak kami mengerti bahkan satupun dari mereka
Bahasa dan huruf Iblis malah sudah kami pahami jauh-jauh hari, ketika kaum mereka masih dominan diatas tanah Kelfia ini.
Huruf mereka terdiri dari 26 bentuk yang masing-masing memiliki bentuk alternatif yang biasanya ditulis sedikit lebih kecil, kami berhasil mengartikan tiap huruf menjadi huruf rune Elf. Dan begitulah bagaimana kami bisa memahami beberapa bagian kosong dari sejarah dunia ini
Tapi apa arti sejarah itu sebenarnya ketika masa kini tidaklah lebih baik? Seharusnya mereka yang hidup di masa lalu memiliki masalah yang lebih serius, contohnya kemusnahan mereka dari atas dunia ini
Melihat dunia didalam api sekarang, rasanya seperti melihat tahap awal kemusnahan mereka
Makhluk yang memiliki segalanya itu, jika mereka masih hidup, apakah mereka bisa menghentikan perang ini? Atau sama seperti kiamat mereka, mereka tidak dapat berbuat apapun lagi?
"Nona Ily, ada pe-"
Huh?
"Ursu! Apa yang barusan kamu katakan?!"
Dia menghubungi ku lewat sihir komunikasi, sebuah sihir yang kami kembangkan untuk melawan teknologi enkripsi Dwarf yang canggih namun berada di tingkatan yang sama
Berbeda dengan Dwarf yang jika alatnya mati maka komunikasinya juga terganggu, sangat mustahil komunikasi lewat sihir terganggu. Kecuali.... 'alat' nya mati, Ursu sudah mati
"Apa ada yang bisa mendengarku?"
"Semuanya bisa mendengar ada dengan jelas Nona Ily," sepertinya tidak separah yang kukira
Kukira ada serangan, tapi karena belum ada yang memberiku laporan selain Ursu kukira juga keadaannya sudah sangat buruk. Lalu apa yang sebenarnya terjadi?
"Periksa Sythe Hyd Friedyr, kuyakin Ursu si penjaga senjata itu sudah tiada,"
"Dimengerti Nona,"
Hmm.... Apa Ursu mencoba melaporkan bahwa ada penyusup? Tapi bukankah sistem keamanan Elf sudah ditingkatkan lebih jauh lagi, sangat mustahil bila ada makhluk asing didalam kapal ini. Lantas itu berarti....
"Pemberontakan?!"
Aku langsung ingin membuka saluran komunikasi sihir lagi, namun sebuah belati kini sudah berada tepat di sebelah kanan leherku, seseorang yang memegangnya ada di belakangku, lalu ada satu lagi orang didepanku
"Kurasa kamu harus menunda omong kosongmu di saluran sihir, nona Elf,"
Dia adalah seorang manusia laki-laki, aku bisa langsung membunuhnya dengan sihirku, tapi masalahnya adalah orang didepanku
Gadis itu, ia memiliki energi sihir yang hampir sama denganku. Jika kami sampai beradu serangan, kuyakin kapal ini akan rusak berat, aku tidak ingin itu sampai terjadi karena masih ada misi penting yang kuemban.
Jadi aku mengikuti kemauan manusia itu untuk membatalkan sihir komunikasi
"Apa tujuanmu?"
"Sekarang kita bisa berbicara lebih bebas," dia menyingkirkan belatinya dan menuju ke depanku
Manusia itu meletakan sebuah kotak yang entah ia dapat darimana dan mendudukinya didepanku, sekarang mata kami bisa saling bertatapan. Ia adalah laki-laki penuh ambisi, namun apa artinya sebuah ambisi tanpa kemampuan?
"Manusia sepertimu sudah kubiarkan berdialog denganku saja merupakan belas kasihan yang kuberikan, aku bisa mengakhiri hidup kalian berdua saat ini juga bila aku ingin,"
"Benarkah? Aku cukup yakin kamu memang bisa melakukan itu, tapi bukan karena belas kasihan kamu jadi tidak melakukannya,"
__ADS_1
Manusia ini, dia tipe orang yang kubenci.