The Sended

The Sended
Chapter 40: Winning and Ruling aren't the Same


__ADS_3

"Ini syarat dariku, Ladenvield sudah menimbun 2000 prajurit di seberang sungai, mereka bisa menyerang kapanpun," kata Maximilian


"Sir Maxmilian, bukankah itu rahasia?" Tanya ksatria didekatnya


Prajurit yang menonton nampak tidak percaya dengan apa yang jenderal mereka katakan, beberapa dari mereka mulai takut akan jumlah ini. Lagi-lagi sebuah permainan pikiran oleh sang Jenderal....


Sepertinya informasi ini dirahasiakan kepada umum, namun ia membongkarnya untuk menyulitkanku, soalnya-


"Kamu harus mengalahkan pasukan itu sebelum mereka menyerang, kalau tidak maka kamu tidak layak menggantikanku," lanjutnya


Soalnya informasi ini dapat membuat moral pasukan Ruby menjadi buruk, rasa takut akan musuh adalah sebuah hal yang merugikan, terkadang percaya diri itu hal yang baik apalagi di situasi ini


Jenderal Maximilian membongkarnya begitu saja dan akan menyulitkanku saat memimpin pasukan, sebenarnya kenapa ia sampai melakukan ini semua.... Apa itu layak mengorbankan seluruh pasukan Ruby demi egonya?


Namun sebenarnya itu bukan masalah untuk ku, 2000 adalah angka yang terbilang masih kecil ketimbang ketika aku berada di pasukan Kekaisaran Timur Raya dulu, ketika prajurit dan mesin perang Revolusioner Nonna menyerbu parit kami di Utara, jumlah mereka mencapai puluhan divisi


Lebih dari 200.000 manusia menerjang kami layaknya ombak di lautan, bahkan batu sekalipun dapat pecah karenanya, namun kala itu kami berada di posisi yang sangat menguntungkan, entah kenapa sebuah pesan datang dari atasan untuk mundur


Bahkan meski Revolusioner Nonna menyerbu kami dengan 200.000 prajurit, kami juga memiliki lebih dari 100.000 di sisi kami, itu sudah lebih dari cukup bila taktik kami adalah untuk bertahan sampai bantuan tiba, posisi kami sangatlah strategis loh


Ah.... aku memikirkan kejadian mengesalkan itu lagi, seharusnya kulupakan saja karena bisa-bisa aku sakit kepala


Ngomong-ngomong aku menerima syarat Maximilian begitu saja, tanpa adanya keluhan apapun aku hanya mengiyakannya


"Baiklah, kalau begitu kuanggap diriku kini telah menjadi Jenderal meski baru sementara,"


Dan kali ini aku belum menyiapkan apapun untuk menghadapi masalah yang ada, aku belum tahu bagaimana kemampuan bawahanku, seberapa cepat mereka bergerak dalam barisan, bagaimana cara kerja rantai sumber daya mereka, dan yang pasti adalah kemampuan musuh


Namun yah terkadang rencananya bisa dibuat dengan improvisasi, seperti pada sebuah pertempuran ketika tidak ada yang statik, biasanya para Jenderal melakukan itu pada taktik mereka, jika pada akhirnya strategi dapat tercapai maka tidak ada salahnya mengubah taktik


Ini akan jadi pekerjaan yang melelahkan, akan tetapi sepertinya aku pernah berada di situasi yang lebih buruk


"Kalian dengar itu prajurit?! Aku adalah orang yang akan menggantikan Jenderal Maximilian untuk sementara waktu, namaku adalah Rune tanpa nama keluarga seperti Ratu Lofi, itu karena kami tumbuh dan besar bersama dari suku terpencil,"


Itu benar, setelah mempelajari Ruby lebih jauh lagi aku menemukan adanya budaya lainnya lagi yang cukup menarik, itu adalah hierarki antar suku didalam hutan Ruby


Ada beberapa suku yang memiliki kedudukan tertinggi, mereka memiliki nama keluarga mirip seperti keluarga kerajaan dan mereka pun dihormati selayaknya keluarga kerajaan, suku berkedudukan menengah jumlahnya sangatlah banyak dan sama-sama memiliki nama keluarga namun mereka sama seperti kami yang tidak mendapat hormat dari siapapun


Lalu ada kami, suku Afiel yang merupakan salah satu dari tiga suku yang dianggap yang paling rendah. Faktanya suku yang dianggap paling rendah memiliki jumlah paling sedikit, bahkan lebih sedikit dari mereka yang mendapat kehormatan tertinggi


Kami tidak memiliki nama keluarga, itu adalah simbol bahwa tidak ada siapapun yang menerima kami sebagai keluarga mereka. Yah.... aku belum tahu alasannya mengapa kami menjadi seperti suku yang terbuang, akan kupelajari kelak


"Teman Ratu Lofi?"


"Bukankah itu Nepo- apalah itu?"


"Iya, padahal Sang Ratu sangat menolaknya,"


Nepotisme.... kalau dianggap begitu maka aku jadi terlihat buruk dong? Biasanya orang-orang yang naik karena tindakan nepotisme akan menjalankan tugasnya dengan buruk bukan?


"Aku adalah otak dibalik pembebasan kaum Ruby!"

__ADS_1


Pernyataan ini membuat semuanya terkaget, itu karena ini sama saja dengan merendahkan Kyouka ratu mereka dengan berkata bahwa bukan ia yang sebenarnya membebaskan Ruby dari perbudakan Ladenvield


"Pendusta!!"


"Pembohong!!"


"Kau merendahkan sang Ratu dengan lidahmu itu!"


Hahaha.... wajar kalau tidak ada yang percaya, soalnya aku hanya memimpin beberapa orang saja waktu itu dan sisanya Kyouka yang mengurus. Bisa dikatakan aku adalah pematik serta orang yang memberitahu kemana angin harus berhembus, Kyouka adalah api dan peniup angin itu sendiri


"Kalian tidak percaya ya...? Kalau begitu coba saja nyanyikan lagu kebebasan yang dibuat oleh Sir Robert,"


Robert adalah salah satu orang yang menjadi anggota kelompok ku saat dulu memulai rencana pembebasan kaum Ruby, dia menjadi musisi yang terkenal karena menciptakan lagu kebebasan


Semua anggota kelompok ku dulu sebenarnya menjadi petinggi di kerajaan ini, dan beruntungnya mereka menjalankan tugasnya dengan baik. Kudengar mereka sering menceritakan soal diriku kepada orang-orang, namun tetap saja tidak ada yang percaya dan bahkan mereka dianggap merendahkan Kyouka sepertiku


Jadi Robert mengambil jalan yang berbeda, ketika sesuatu hal terlalu berbahaya untuk diucap, nyanyikanlah


Lagu kebebasan memiliki lirik tentang bagaimana Kyouka memimpin kaum Ruby melawan Ladenvield dan menjadi orang bebas, dan seorang gadis bersurai putih yang membantunya dalam mencapai hal itu


"Dan maka dimulailah rencana besar


Sepuluh tahun penderitaan, berakhir dalam satu malam


Kita telah bebas, kita telah merdeka


Semua karena semangat kita, Ratu kita, dan para pahlawan


Satu orang yang memulai, lima belas mengikutinya, dua ribu menyelesaikan


Oh hei segera lari dan sebarkanlah kabar itu


Maka Ruby akan selamanya bebas


Oh hei jika kau melihatnya, barisan besi didepan berjalan perlahan di dalam hutan


Oh hei segera lari dan sebarkanlah kabar itu


Maka Ratu akan mengangkat tombaknya, dan kita akan tetap selamanya bebas,"


Kira-kira begitu....


Gadis bersurai putih dengan manik merah yang disebutkan disana dianggap sebagai perwujudan leluhur oleh sang pencipta lagunya, tapi sebenarnya Robert tidak pernah sekalipun melakukan klarifikasi, biar mereka menganggapnya begitu


Sampai gadis bersurai putih dengan manik merahnya datang langsung, itu aku....


"Gadis bersurai putih..."


"Dengan manik merah layaknya darah...."


"Dia benar!"

__ADS_1


Hmm? Ada orang yang berseru dari balik kerumunan


Para prajurit menyingkir untuk memperlihatkan orang itu, sepertinya dia bukan salah satu prajurit melainkan pedagang yang ditugasi oleh Kyouka untuk mengirim persediaan makanan, tapi bukan itu saja.... ia ini juga merupakan anggota kelompok ku dulu seperti Robert


Kalau tidak salah namanya Alfred, dia bukanlah yang paling berani ataupun yang paling kuat di kelompok ku, kenyataannya ia ini dulu cukup penakut dan ia hanya ikut karena saudaranya yang bernama Aele juga ikut


"Alfred! Hampir tiga tahun telah berlalu ya?"


"Nona Rune, anda telah merepotkan Ratu Lofi selama itu.... aku senang karena anda akhirnya kembali,"


Haha.... sepertinya Kyouka benar-benar kerepotan selama aku tidak ada


"Hei, Sir Robert dan tuan Alfred itu sama-sama pahlawan pembebasan bersama dengan tiga belas orang lainnya bukan?"


"Iya, mereka bersama selalu menyuarakan bahwa ada orang dibalik kebebasan bangsa kita,"


"Jadi apa itu artinya dia memang gadis yang dimaksud?"


"Lalu kenapa tidak dia saja yang memimpin kita? Kenapa dia malah pergi meninggalkan kita?"


"Lalu apa artinya Ratu hanya mengikuti arahannya saja?"


Aku menepuk tanganku sekali yang kuperkeras menggunakan sihir sehingga pembicaraan mereka berhenti dan memperhatikanku, soalnya bisa-bisa nanti malah ada gelombang penolakan hingga pemberontakan karena rumor


"Pertama, mari kita ulangi, namaku adalah Rune, mantan pemimpin kelompok pembebasan pertama yang kini kalian anggap sebagai pahlawan. Aku yang merencanakan pembebasan Ruby seutuhnya dan aku yang merencanakan bagi kalian untuk pergi kembali ke hutan


Namun selebihnya itu sudah dikendalikan oleh Kyo- maksudku Lofi sang Ratu," sial keceplosan lagi


"Alasan bukan aku yang memimpin kalian adalah karena memenangkan perang dan memimpin kerajaan tidaklah sama, lalu apa yang kulakukan selama tiga tahun terakhir, aku melakukan observasi terhadap Edelfield serta negeri di seberang lautan sana. Karena kita belum memiliki orang yang bisa melakukan itu jadi aku melakukannya sendiri


Apa ini sudah menjawab seluruh pertanyaan kalian?" tanyaku


"Apa anda bisa menggunakan sihir seperti sang Ratu?"


"Tentu,"


Ku tunjukan sihir angin yang membuat kabut didalam hutan itu menyerupai hewan-hewan mitos seperti Griffin dan Centaur yang mana sayangnya tidak pernah dikatakan didalam buku manapun yang kubaca di dunia ini


Itu memang tidak menutup kemungkinan adanya mereka, tapi itu berarti mereka tidak ada di sekitar sini....


Melihat itu mereka terkagum, iya mereka yang berasal dari dunia ini saja sampai terkagum seperti itu apalagi aku dan Kyouka saat pertama kali menggunakan sihir


Ah! Tapi ada cerita soal itu, alasan mengapa mereka sangat terkagum.


Sebenarnya ada kesamaan antara Edelfield, Ladenvield, dan para suku yang hidup di hutan Ruby, itu adalah ketiganya melarang penggunaan sihir. Namun bagi kaum Ruby sihir boleh dilakukan hanya oleh tetua desa, itupun sebatas bisa menggunakan sihir lemah saja


Karena kalau kuat maka tidak mungkin dulu kami bisa sampai diperbudak oleh Ladenvield....


Dikatakan bahwa ketika orang-orang pertama mendarat di pulau ini, mereka masih membiarkan pengguna sihir ada dan hidup berdampingan, namun sekitar seratus tahun sebelum kelahiranku diketahui bahwa jumlah penyihir mulai turun drastis dan hilang begitu saja


Ada yang mengatakan kalau di pulau ini terjadi perburuan pengguna sihir karena ditakutkan akan membawa kehancuran, itu juga yang kupercaya sih soalnya bahkan di bumi ada peristiwa semacam ini

__ADS_1


Perburuan penyihir karena dianggap sesat oleh kepercayaan tertentu, yang mana pada masa itu paranoid dan teror menyebar dimana-mana, yah meski sudah berlalu dan kita tahu bahwa nyawa orang yang gugur karena perburuan itu sia-sia sebab yah mana ada sihir di bumi dulu?


Tapi beda jauh disini, perburuan penyihir itu malah jadi bumerang karena kini aku tidak bisa melakukan eksperimen penggunaan sihir didalam pertempuran. Oh didengar saja menarik bukan? Korps Penyihir....


__ADS_2