
Yang sudah dimulai akan berakhir. Layaknya semua hal, perang ini juga tidak ada bedanya
Suatu saat di masa depan, ya.... kelak, perang ini akan berakhir, itu suatu kepastian yang jelas. Tapi, siapa yang akan mengakhirinya dan bagaimana itu akan berakhir adalah hal yang berbeda
Kami para Elf yang selalu menikmati kejayaan sejak dunia ini terbentuk? Para Dwarf, musuh alami kami dengan segala keagungan teknologi mereka? Atau mungkin ras lain, dengan suatu hal yang dapat menggemparkan Kelfia
"Nona Ily, musuh sudah terlihat,"
Sedih rasanya kalau melihat buku sejarah dunia ini, hanya terdapat pengkhianatan dan peperangan tanpa akhir yang mengisi lembar demi lembar buku itu
Pernahkah arti kedamaian sebenarnya terwujud? Atau itu hanya sebatas kata akan hal yang tidak pernah ada? Tapi, sebuah dunia yang damai kah....? Aku yakin pasti kelak Kelfia akan mencapainya, hanya saja bukan di generasiku
"Sythe Hyd Friedyr, energi penuh!"
"Siap! Sythe Hyd Friedyr, energi penuh!"
"Tembak!"
Gawat.... Aku terlalu terbawa suasana kemarin, aku lupa tentunya orang-orang yang dikirim padaku masih hijau....
Selama ini mereka hanya mengerjakan bagian konstruksi sesuai keahlian mereka, sekarang jika tiba-tiba disuruh keluar dan menjarah kapal Orc yang aku saja tidak tahu berasal dari bahan apa.... Ini tidak akan berakhir baik
Tapi dadu sudah dilempar, mau tidak mau aku harus berangkat besok sesuai yang kujanjikan
"Kuro.... Kamu sungguh akan pergi lagi?"
"Ini pekerjaanku sih, aku juga sadar kalau aku orang yang cocok untuk hal ini,"
"Tapi bukankah kamu pemimpin kelompok muda? Kamu bisa menggunakan posisimu untuk mengganti jabatan,"
"Itu memang sangat mungkin, tapi bukan sesuatu yang benar,"
Kulihat Rize memang sangat khawatir, aku memang satu-satunya keluarga yang ia miliki sekarang soalnya. Tapi mau bagaimana lagi bukan? Kami hanya memiliki sedikit orang yang kompeten
Total kelompok ku saat ini hanya 11 orang, jumlah ini sudah terbilang besar untuk ku. Biasanya aku hanya bergerak dengan tiga orang untuk mempercepat ekspedisi, namun kali ini misinya berbeda
Aku akan membawa mereka semua untuk jaga-jaga, tapi aku juga tahu jika satu saja Orc selamat dari kecelakaan itu maka kemungkinan kami menang masih sangat kecil, apalagi jika dia masih memiliki pakaian tempur Orc nya.
Dulu pernah sekali aku menemukan mesin penambang Dwarf yang terlantar agak jauh dari letak tempat tinggal kami, aku berusaha mencari peta dari dalam mesin yang besarnya jauh melebihi seluruh bukit manusia
Akan tetapi yang kutemukan malah hal lain yang lebih berharga, data
Kami menemukan data dari sebuah alat kecil didalam mesin penambang itu, ketika anak buahku menyentuhnya alat itu bereaksi dengan cepat dan langsung menampilkan hologram mengenai perintah mundur
Isinya kira-kira begini: "Kepada seluruh personel di area G73, diharapkan untuk segera kembali ke fathership terdekat. Armada Orc telah datang dan mereka datang dengan jumlah yang besar, kita akan mulai garis pertahanan di area itu,"
Tidak hanya perintah itu saja, ada juga data tentang Orc, apa kelebihan mereka serta apa kekurangannya. Aku mengingat itu semua, sayangnya tidak ada data mengenai kapal milik Orc
Bahkan Dwarf tidak memiliki data semacam itu huh?
Dikatakan bahwa Orc memiliki baju zirah yang dilapisi sihir kuat, hal itu membuat zirah mereka sekuat zirah buatan Dwarf. Ini akan memberikan keuntungan besar jika pertarungan jarak dekat sampai terjadi, dan memang itu doktrin militer Orc
Mereka akan menabrakan kapal terbang mereka ke kapal musuh dan melakukan pembajakan dan pertarungan jarak dekat dimana mereka diuntungkan
Tetapi juga dikatakan kalau kapal mereka sebenarnya hanya kuat di bagian depan saja, karena itu yang dikhususkan untuk menabrak kapal musuh.
Haha.... melihat lubang yang ada di sisi selain depan dari kapal didepanku, kurasa Dwarf memanfaatkan kelemahan Orc dengan sangat baik
Ya, kami sudah sampai di lokasi kejadian, akhirnya sampai....
Memakan waktu dua kali lipat lebih banyak untuk sampai kemari dengan jumlah ini, sangat tidak efisien. Tapi meski lama untuk sampai kemari, akan lebih cepat untuk menjarah kapal ini dengan jumlah yang lebih banyak
Selama perjalanan tadi, keenam orang dari bagian konstruksi nampak beberapa kali ingin menyerah. Aku tidak akan menghentikan mereka jika ingin kembali, itu juga bisa menjadi bukti kepada orang tua konservatif itu bahwa diluar sini sangat buruk
__ADS_1
Hujan asam yang terus mengikis pakaian kami, udara beracun yang bisa membunuh kami kapanpun tanpa masker khusus ini, belum lagi medan yang sangat buruk, dan kemungkinan bertemu ras lain yang sama merayap seperti kami
Iya, tentunya yang hidup dibawah bayangan raksasa bukan kami saja, masih ada beberapa ras yang juga kalah dalam mengembangkan kemampuan mereka, pada akhirnya mereka juga tersingkir dengan mudah oleh Elf dan Dwarf
Salah satu contohnya adalah bangsa Avian
Mereka adalah ras dengan keindahan sayap di punggung mereka, tapi apa makna sepasang sayap di langit tercemar ini?
Kudengar sejak langit menjadi hitam, mereka tidak pernah lagi nampak di udara. Itu berarti mereka tidak bisa menggunakan kemampuan mereka huh? Wajar sih, soalnya terbang bisa dilakukan oleh semuanya sekarang ini. Semua kecuali kami bangsa yang terbuang
Cukup. Sebaiknya kami mulai bergerak atau ada kemungkinan Orc mengirim pasukan penyelamat, saat itu tiba kami tidak mungkin bisa melakukan apapun
"Kyle dan Ugo lindungi mereka, sisanya ikut aku kedalam sembari memetakan kapal ini,"
"Baik!"
Kami bertiga membagi tugas, satu memetakan kapal, satu memeriksa jalan didepan, dan aku akan bertindak jika ada benda aneh atau kejadian aneh. Contohnya...
"Tunggu," Tiba-tiba Loha atau orang yang bertugas didepan menghentikan langkah kami
Adalah Orc yang tergeletak sudah tak lagi bernyawa, ia masih mengenakan zirahnya namun sudah terbelah sebagian
Aku menyentuh zirah itu, kurasa memang kalau bukan Orc mungkin mustahil mengenakan zirah ini, soalnya sangat berat. Hanya fisik Orc yang kuat yang mampu menggunakan zirah semacam ini
"Kurasa ini tempat komandonya, Kuro,"
Benar, didepan sana terdapat beberapa mayat Orc yang tersebar, dan alat kontrol yang sudah rusak. Tapi.... rupanya masih ada satu yang menyala hijau terang
Aku mendekat ke alat kontrol itu sementara Loha dan Bulls mengikutiku dari belakang
Bagi orang seperti kami yang jarang melihat teknologi maju kecuali ketika sedang mengekplorasi, hal ini terlihat sangat mengagumkan. Kuharap kami punya salah satu alat ini di rumah, tapi membawanya akan berisiko
"Beep....! Beep....! Beep....!"
Ada suara berulang yang muncul dari dalam alat ini, suara itu berbunyi pelan dengan tempo yang sama. Aku mencoba untuk melihat lebih dekat
Hah?!
"Kita harus keluar sekarang!"
"Eh? Ada apa Kuro?"
"Kapal ini, mereka memanggil bala bantuan!"
Yang terpampang di layar itu adalah permintaan bantuan yang sudah ditanggapi oleh markas pusat Orc tiga belas menit yang lalu. Aku tidak tahu seberapa cepat respon Orc untuk sampai kemari, tapi tiga belas menit itu waktu yang cukup bagi kapal Elf untuk sampai ke bukit kami dari markas regional terdekat mereka
"Kita harus cepat!"
"Aku belum selesai memetakan kapal ini, Kuro!"
"Kalau tidak keluar sekarang, mungkin kamu tidak bisa lagi memetakan apapun lagi, ayo!"
"Baik!"
Dengan cepat kami keluar dari dalam kapal ini, tak seperti cara kami masuk yang sangat berhati-hati
"Eh? Kenapa kalian keluar begitu cepat? Bagaimana dengan-"
"Kita harus pulang sekarang," kataku sembari mengambil napas
"Sebentar lagi, Kuro. Kami belum cukup mengambil sampelnya,"
"Tidak! Kita harus.... pulang!"
__ADS_1
"Kuro sebenarnya ada apa?!"
Sial, tidak ada waktu untuk menjelaskan, tapi aku harus melakukan itu sesingkat mungkin
"Alat didalam ruang komando itu, mereka memanggil bala bantuan,"
"Apa?!"
"Cepat berkemas-kemas, kita pulang sekarang juga!"
Mereka langsung mengikuti perintahku setelah mengetahui alasannya, kuharap kami-
Suara apa itu?
Asalnya dari balik bukit didekat sini, suaranya nyaring dan semakin keras tiap saatnya. Itu seperti sedang mendekat, apa jangan-jangan?!
"Tinggalkan itu! Kita pergi sekarang!"
"Eh?"
Sebuah kapal dengan desain serupa seperti kapal Orc yang jatuh ini muncul dari balik bukit yang kumaksud, tidak.... bukan hanya sebuah.... tapi tiga
Sial!
"Kuro! Kita sudah siap,"
Ini sudah terlambat.... ya, sangat terlambat....
Kalau kami sampai diikuti hingga ke bukit rumah kami, itu akan berakhir sangat buruk bagi kelangsungan hidup manusia. Lantas apakah kami harus merelakan hidup disini?
Tidak adakah hal yang bisa kami lakukan?
Kami tak memiliki senjata untuk digunakan melawan kapal itu, apalagi senjata untuk menjatuhkannya. Kenapa sebenarnya hidup kami dipersulit seperti ini?
"Hah...." aku menghela napasku
"Kita akan tinggal," lanjutku
"Kuro, apa maksudmu?"
"Kalian tahu maksudku. Jika kita lari sekarang, kita akan ditembaki oleh kapal mereka, namun jika tidak maka itu berarti mereka ingin mengikuti kita hingga ke rumah, yang mana jauh lebih buruk bukan?"
Mereka diam merenungi apa yang kukatakan, memang benar kalau di situasi seperti ini kami tidak memiliki harapan
Apa sebenarnya Tujuan besar yang disebutkan para leluhur? Mati karena sedang menjarah kapal yang hancur? Huh.... pada akhirnya kami hanya ras tingkat terbawah, bahkan Avian memiliki sayap untuk terbang
Kenapa Dewa tidak memberi kemampuan kepada manusia? Tujuan besar itu..... apa hanya kematian yang menanti kami?!
Di saat semua harapanku pupus, dia muncul
Dia, sesosok gadis yang terbang diatas langit dengan tegap dan tanpa keraguan di matanya, melihat kearah kapal-kapal Orc yang kian mendekat
Bagaimana dia bisa tiba-tiba ada disana tanpa kusadari?Aku tidak tahu. Bagaimana dia bisa terbang? Aku tidak tahu. Bahkan makhluk apa dia ini? Aku tidak tahu
Yang kutahu pasti, saat ini ia melihat kearahku dibawah sini
"Mengkonfirmasi dengan data manusia, semuanya cocok. Perlu diperiksa lebih jauh,"
Apa maksud dari perkataannya itu?
"Kapal Orc didepan hanya penghalang misi, memulai mode perang,"
Awalnya kupikir ia adalah Avian, tapi sayapnya sangat berbeda jauh. Itu seperti terbuat dari teknologi Dwarf, dan dia tidak sekalipun mengepakan sayapnya itu seperti yang Avian lakukan
__ADS_1
Setelah ia berkata soal pengaktifan mode perang, tubuhnya berubah. Dengan banyak persenjataan yang belum pernah kulihat bahkan di data milik Dwarf atau Elf, ia seakan memodifikasi tubuhnya dalam hitugan detik
"Mode perang aktif, memulai menjatuhkan target,"