The Sended

The Sended
Chapter (-) : Door into the Dark Room


__ADS_3

Sekarang, apa yang akan kulakukan?


"Tergantung pada apa yang ada didalam itu, Daz Robocca dapat membantu kalian,"


"Jangan harap kamu bisa membukanya!"


Belum selesai pertemuan, Ellie melihat pintu baja yang berada dibalik barikade didalam ruangan ini, dia pun penasaran dan bersikeras untuk membukanya


Tapi sampai membantu kami? Bukankah itu sangat menguntungkan?


"Masalahnya kami tidak bisa membukanya, Ellie," kataku


"Bukan itu masalahnya! Pintu itu memang tidak boleh dibuka!"


Aku juga sebenarnya penasaran akan apa yang ada dibalik pintu itu, mungkin ada satu atau dua hal yang bisa kami gunakan, tapi kelompok konservatif bebal itu tidak pernah berubah pikiran. Mereka bahkan tidak mau memberitahu apa yang ada didalam situ


"Aku bisa menghancurkannya," kata Ellie


Itu malah akan menambah masalah....


"Kuro! Keluarkan dia dari sini!"


"Benar tuan Kuro, seharusnya kita tidak memperbolehkan orang lain masuk ke ruangan ini, apalagi ras lain,"


"Baiklah.... Ellie, maaf tapi sepertinya kamu tidak diinginkan di ruangan ini,"


"Dimengerti,"


Dia pergi begitu saja dan tidak memaksa lebih lanjut, untunglah rasnya tidak keras kepala seperti orang-orang tua ini...


Rapat ini dilanjutkan setelah beberapa pemimpin mengecam tindakan yang sudah kulakukan, niatku kan tidak begitu, itu berada diluar kendaliku


Di akhir kami memberikan laporan per bidang dan seperti biasa kelompok progresif langsung keluar sementara orang-orang tua konservatif bebal berkerumun dan entah berbincang soal apa


"Kuro, kenapa sebenarnya kamu membawa Ellie kemari? Harusnya kamu yang paling tahu kalau ras lain tidak sepantasnya diperbolehkan masuk kemari kan?"


"Itu...." Sebenarnya aku juga tidak tahu apa yang kupikirkan


Menunjukan tata krama mungkin adalah alasanku saat ini, tapi sepertinya ada yang lain. Sebuah alasan yang tidak dapat kujelaskan, seperti.... kepercayaan?


Ketika kami keluar, rupanya Ellie sungguh berada didekat pintu dan tidak melakukan apapun selain berdiri dan berekspresi sama seperti biasanya. Ia melihat kearahku dan berjalan mendekat


"Apa tidak ada cara untuk melihat kedalam bunker itu?" Tanya dia langsung


"Kamu masih penasaran rupanya.... Tapi memang tidak ada cara lain yang bisa kupikirkan," Jawabku


"Kenapa kamu sangat ingin melihat kedalam bunker itu, Ellie? Apa ada hal penting disana?" Tanya Rize kepadanya


Ellie mengangguk menanggapi pertanyaan Rize, tapi hal penting huh? Terdengar sulit dipercaya bahwa ada hal penting bagi ras sekelas Machinarum didalam sini


"Disana bisa saja terdapat data yang bisa ku kirim langsung ke Administrator Abraham,"


Hadeh..... Lagi-lagi aku tidak paham sepenuhnya apa yang ia katakan


Jadi aku mengajak mereka berdua untuk ke kamarku dan mendengar penjelasan Ellie secara mendetailnya, seperti kataku... Aku agak percaya padanya


"K-kenapa kami harus ke kamarmu, Kuro? A-apa yang ingin kamu lakukan pada kami berdua?" Huh?

__ADS_1


Kenapa wajahnya lagi-lagi memerah?


"Kenapa.... tentu saja untuk mendengar penjelasan Ellie bukan?"


"B-baiklah,"


Apa dia berpikir yang lain? Tunggu.... yang lain? Apa dia berpikir aku akan melakukan hal yang tidak senonoh pada adik ku sendiri dan sebuah robot?! Huh?! Bagaimana bisa dia berpikir seperti itu?


Kamarku, apa pantas disebut kamar-... lagi-lagi aku berpikir seperti itu huh?


"Silahkan duduk dimanapun,"


Aku sendiri pergi untuk mengambil beberapa dokumen yang kusimpan baik-baik disini, awalnya kupikir mereka tidak akan berguna namun akhirnya ada kesempatan seperti ini


Diantaranya ada peta dan data ras-ras yang hidup diatas Kelfia, aku ingin tanya-tanya dengan Ellie sekaligus memberi informasi pada Rize, mungkin juga Ellie punya beberapa saran untuk pekerjaannya, itu akan membantu


Pertama kutunjukan peta yang digambar oleh kami sejak generasi yang lalu, karena beda yang menggambar jadi aku agak khawatir soal tingkat akurasinya


"Apa ini sudah benar?"


"Sudah, meski ada beberapa perbedaan kecil namun secara garis besar mereka dapat menyambung. Tapi apa hanya ini yang kalian punya? Itu hanya sedikit bagian dari benua ini, belum lagi ada beberapa benua lain di Kelfia,"


"Bisakah kamu menyediakanku detailnya?"


Menurut data Machinarum, terdapat hingga belasan benua besar diatas Kelfia. Ras seperti Elf dan Dwarf menguasai satu atau lebih benua untuk mereka sendiri, dan meski begitu pun mereka masih meminta lebih


Dikatakan masih banyak tempat yang belum mereka ketahui, itu karena sebagai ras yang suka mengamati, mereka tidak mau mengambil risiko yang besar. Mereka memang memiliki kekuatan setara Dragon, namun itu hanya ketika mereka bersama dalam kelompoknya


Jika hanya satu seperti Ellie saat ini....


Ia mungkin bisa menghancurkan tiga kapal Orc sebelumnya, tapi jika sebuah armada Dwarf atau Elf yang datang maka lain cerita....


"Jadi kalian makhluk yang suka berkelompok huh?"


"Tidak. Kebanyakan dari kami bergerak sendiri sepertiku, mencari informasi dan dikirim ke database pusat dari seluruh Kelfia. Hanya ketika kami bertarung kami membuat kelompok besar,"


Hanya namanya saja ras pengamat.... kekuatan mereka malah lebih besar dari ras agresif manapun


"Ellie, apa aku bisa mempercayaimu?"


"Apa maksudmu Kuro?" Tanya Rize


Dia pasti penasaran karena apa yang akan kukatakan selanjutnya akan terdengar tidak masuk akal atau mustahil bagi kami manusia atau bahkan ras superior mungkin


"Aku ingin menghentikan perang ini,"


Nampak Rize terkejut, reaksi yang wajar menurutku


"Kamu sedang bercanda kan Kuro? Mana mungkin-"


"Mustahil." Jawab Ellie


Aku menatap matanya setelah ia menjawab singkat seperti itu


"Bisa kamu jelaskan kenapa mustahil?"


"Bahkan Administrator Abraham tidak menemukan cara untuk mengakhiri perang ini,"

__ADS_1


Sebenarnya aku sangat penasaran akan beberapa hal yang harusnya kutanyakan lebih awal


"Ellie.... sebenarnya siapa kalian? Kenapa kalian tertarik pada kami dan membantu kami?"


Harus ada alasan dari yang ia jelaskan sebelumnya soal ketika Machinarum membantu kelompok manusia yang lain


"Baik, dengan banyaknya kecocokan yang sudah kutemukan, aku akan memberitahumu tentang kami meski pusat kontrol melarangnya,"


Tahun -3000, adalah tahun dimana Daz Robocca atau yang makhluk Kelfia sebut Machinarum lahir. Dan mereka lahir dengan sambutan api yang melenyapkan segalanya dari muka bumi ini


Nama unit pertama itu adalah Abraham, nama yang diambil dari nama tokoh yang muncul di tiga kepercayaan sekaligus yang juga menjadi makna Daz Robocca sebenarnya


Pertama, Ia adalah kesayangan sang pencipta


Kedua, Ia akan menjadi ayah dari rasnya sendiri


Ketiga, Ia juga akan menjadi "ayah" bagi manusia, yang berarti ia akan melindungi manusia seperti ketika sang penciptanya yang tidak lain juga adalah manusia di masa lampau melindunginya


Ribuan tahun ia habiskan untuk meneruskan pekerjaan ilmuan penciptanya sebelumnya, yakni menjadi makna kedua, untuk menjadi ayah dari rasnya sendiri


Ia membangun struktur komando dan menjadi pusat dari semuanya


Sekarang ia sudah berhasil mewujudkan makna kedua, yang tersisa hanya makna ketiga


Dan begitulah bagaimana Daz Robocca atau Machinarum bangkit dari dalam tanah layaknya manusia saat ini, melakukan pencarian untuk memenuhi makna ketiga mereka


"Tunggu sebentar, maksudmu kami adalah ras yang menciptakan kalian?"


"Kalian menciptakan Administrator Abraham yang menciptakan kami semua, jadi secara tidak langsung iya," jelas Ellie


Ini sangat sulit untuk dipercaya.... Bagaimana mungkin kami manusia bisa menciptakan Machinarum yang teknologinya bahkan melebihi Dwarf?!


"Lebih dari 3000 tahun kalian ada didalam tanah sama seperti kami, namun bedanya leluhur kami yakni Administrator Abraham tidak pernah mati, data miliknya selalu tersimpan dengan baik, karena itu kami bisa berkembang,"


Itu masuk akal, bahkan yang kutahu sejauh ini adalah bagaimana kami keluar dari dalam bukit. Sebelum peristiwa itu tidak pernah ada cerita oleh orang tua kami dan tetua lainnya


Akan tetapi Ellie menceritakan bagaimana manusia masuk kedalam tanah, dan kalau dihubungkan dengan satu benang lurus maka itu mungkin terdengar seperti fantasi anak-anak tapi tetap saja bisa dibuktikan


Tunggu dulu....


"Lalu tentang pintu di ruangan rapat, apa yang kamu cari didalam itu?"


"Itu adalah pintu bunker manusia yang ada dalam cerita, pintu masuk dan keluar mereka yang ditutup rapat-rapat,"


"T-tapi bukankah ada pintu serupa di atas?" tanya Rize


Maksudnya adalah pintu besi dimana aku menyuruh enam orang dari bagian konstruksi tadi menaruh materialnya, itu adalah pintu yang juga menjadi pertahanan pertama dan terakhir kami


"Benar, tapi keduanya terbuat dari bahan yang jauh berbeda, pintu di ruang rapat memiliki bahan yang serupa dengan bahan yang membuat tubuh Administrator Abraham," Jawab Ellie


"Jadi maksudmu...."


"Iya, kemungkinannya sangat tinggi, tergantung apa yang ada dibalik pintu itu maka Daz Robocca akan memenuhi makna ketiganya kepada kalian,"


"Apa yang harusnya ada dibalik pintu itu?"


"Sebuah papan bertuliskan kode rahasia yang hanya para Administrator ketahui,"

__ADS_1


Jawaban dan penjelasan Ellie sebelumnya membuatku tidak lagi ragu


"Ayo kita buka pintu itu."


__ADS_2