The Sended

The Sended
Chapter 41: We Shall Never Surrender!


__ADS_3

Mereka masih ragu dengan kepemimpinanku, bagaimana tidak? Hari pertama saja kusuruh mereka untuk membersihkan perkemahan ini, tentu bukan tanpa alasan....


Kebanyakan korban perang pada masa ini bukanlah dibunuh oleh musuh, melainkan karena penyakit baik dari cuaca maupun lingkungan, layaknya Napoleon yang melakukan kampanye militer di Rusia


Ia membawa sekitar 700.000 prajurit dari seluruh bagian Eropa yang telah ia taklukan, dan ketika kembali ia hanya bersama 27.000 saja. Kehilangan jumlah personil yang sangat besar itu membuat reputasi Napoleon hancur dan negeri jajahannya mulai memberontak


100.000 ditangkap oleh pasukan Rusia yang mana separuhnya meninggal, 100.000 mati di medan tempur, 50.000 melakukan desersi, 50.000 terluka. Namun angka ini ditotal hanya sekitar 300.000, kemana 300.000 lainnya?


Yah.... ketika Napoleon mundur dari Rusia, persediaan makanan mereka sudah benar-benar habis, belum lagi musim dingin Rusia yang parah membuat pasukan Prancis tidak dapat menahannya, mereka meninggal bukan di medan tempur melainkan di tempat mereka duduk, tidur, maupun berbaris


Itu sangatlah parah, kalau aku berada di posisi Napoleon juga kurasa tak ada yang bisa kulakukan. Yah meski kalau aku memang ada di posisinya, aku tak akan pernah menyerang Rusia tanpa persiapan yang sangat matang


Mari kita mulai dari jalur logistik saja, Napoleon memiliki cara agar pasukannya dapat bergerak sangat cepat yakni dengan menjarah sumber daya yang mereka temui di sepanjang perjalanan invasi, hal ini disadari oleh Rusia dan mereka memutuskan untuk membumihanguskan tiap desa maupun lahan pertanian yang Napoleon lewati


Hal ini akan membuatnya bergantung pada rantai logistik sebelumnya yang menghambat kecepatan pasukan, tapi kupikir ada cara untuk mereformasi itu, cara agar rantai logistik bisa bergerak cepat.


Misi pertamaku disini adalah untuk meminimalisir pertumbuhan penyakit karena lingkungan serta memilih jalur logistik yang terbaik, jadi selagi para prajurit Ruby membersihkan perkemahan ini aku mendiskusikan jalur logistik bersama Alfred dan pedagang lainnya


"Kami dapat mengirim ke beberapa titik tertentu, dari situ anda bisa mengambilnya dengan mengutus beberapa prajurit," kata Alfred


"Kenapa tidak langsung sampai tujuan?"


"Mustahil nona, para pedagang takut terlibat dalam konflik militer," jawab Alfred


Eh.... kenapa harus takut?


"Bukankah kalian dijaga oleh beberapa prajurit? Kalau kurang maka akan kutambahkan,"


Mendengar ini, bukannya senang mereka malah bingung


"Anu.... nona, apa maksud anda dengan dijaga?" Eh?


Tunggu, mereka tidak dijaga oleh beberapa prajurit?! Itu artinya mereka sangat berani sampai-sampai mau mengirimkan logistik ke depat garis depan, itu patut dihargai dan aku senang karena mereka berdedikasi namun....


Negeri bodoh mana yang membiarkan pembuluh darahnya tanpa pengaman?


Oh.... kurasa aku sedang berada di salah satunya.... Kyouka tidak pernah mengetahui standar yang benar di bidang ini kah...? Yah, kalau begitu sekalian kureformasi saja


"Mulai besok seluruh prajurit di garis belakang akan ditugaskan untuk mengawal karavan-karavan logistik, jadi kalian dapat mengirimnya langsung ke perkemahan,"


Daripada mereka tidak melakukan apapun, lebih baik melakukan pengawalan


"Tapi nona...."


"Jumlah pasukan di garis belakang itu.... sama dengan yang ada disini,"


"Ya....?"


Hah?


Aku kembali ke ibukota bersama dengan beberapa prajurit dan beberapa ksatria salah satunya Sir Percival, semuanya memiliki tugasnya masing-masing dan aku bukanlah orang yang memaksakan egoku, meski ia menentang diriku namun Percival tetaplah ksatria terkuat di Ruby


Yah ngomong-ngomong soal ego juga aku tidak menyimpan dendam kepadanya, lagipula kan aku menang melawannya....

__ADS_1


Perjalanan tanpa menggunakan teleportasi memakan waktu setengah hari karena kami hanya kelompok kecil jadi semuanya dapat menunggang kuda, kalau tidak mungkin lebih dari dua kali lipat lamanya


Kami sampai tanpa halangan apapun karena jalan dari perkemahan sampai ke ibukota memang tidak ada apapun. Desa-desa yang dibangun kebanyakan berada di Utara karena Kyouka takut jika garis depan sampai gagal menahan musuh, mereka akan mati


Tapi hal ini sekaligus menjadi kekurangan kami, soalnya musuh memiliki kota kecil didekat garis depan mereka yang dapat digunakan untuk menyimpan logistik, kami tidak memiliki apapun


"Lakukan tugas kalian, aku akan menemui Ratu bersama Sir Percival seorang,"


"Baik!" Jawab mereka serentak


Kota ini sungguh ramai, meski tidak begitu teratur seperti yang kukatakan sebelumnya namun tetap saja lebih baik daripada tinggal di desa suku terpencil


Seperti yang diharapkan disini banyak prajurit menganggur, padahal kukira hanya beberapa rupanya ada 500.... dengan jumlah itu bersama jumlah pasukan di perkemahan, aku tentu bisa mengalahkan Ladenvield dengan lebih mudah.


Aku memang bisa hanya mengirim surat kepada Kyouka, tapi rasanya aku selalu bergantung kepada dia jadi tidak enak saja. Padahal kan seharusnya dengan aku kembali pekerjaan Kyouka meringan


Bukan berarti aku malas-malasan.... Aku juga memiliki banyak hal yang harus kuubah di kerajaan ini


"Hahh...." aku menghela napasku


"Apa kamu biasanya memang sering menghela napasmu, Ryuu?"


Hmm.... sudah beberapa hari tidak dipanggil begitu, lalu suara ini....


"Maou kah?"


"Kudengar kamu sudah mengambil alih militer, itu berarti pekerjaan selanjutnya akan lebih mudah kan?" Tanya dia


Bagaimana denganmu Maou? Sudah dapat kepercayaan di departemenmu sendiri?"


"Kalau soal itu sepertinya tidak sesulit pekerjaanmu, banyak ilmuan yang antusias hanya dengan mendengar beberapa ide yang kusampaikan, mereka mau mengikutiku dengan baik," jawabnya


Haha.... andai saja militer seperti itu, para ilmuan memang biasanya berpikiran terbuka dan memilih untuk mengolah perkataan yang lawan bicaranya keluarkan, mereka berisi individu progresif. Militer disisi lain berisikan orang-orang bebal yang tidak siap dengan perkembangan


"Oh! Benar juga, apa kamu dapat meningkatkan kualitas crossbow Ruby?"


"Eh... kamu ingin menggunakannya sebagai senjata utama pasukan kah?"


"Yah, bukan begitu.... pertempuran pertama akan segera dimulai, kita akan menyerang kali ini. Kalau bisa sih aku maunya semua senjata ditingkatkan, tapi kupikir kamu perlu waktu,"


"Itu benar, baiklah akan ku usahakan minggu depan sudah jadi 200 unit,"


Benar-benar orang yang mempelajari ilmu pengetahuan dari masa depan ya.... Dia sendiri saja mungkin bisa mendirikan kerajaan sains nya? Ngomong-ngomong soal itu-


"Hei! Apa yang kalian bicarakan?"


"Kyouka?"


"K-Kyouka?" Kenapa dia gugup hanya saat berbicara dengan Kyouka?


Kyouka datang bersama dua pelayannya, ia masih menggunakan mahkota, gaun merah gelap, serta jubah merah terang. Kuyakin mahkota besar itu berat di kepala....


"Ah kebetulan sekali, aku ingin meminta sesuatu pada kalian berdua,"

__ADS_1


"Hmm?"


Sekarang persiapannya telah selesai, sejauh yang kutahu aku sudah melakukan semua yang kubisa untuk pertempuran kali ini. Mungkin.... aku dapat melakukan lebih dari yang Maximilian minta? Tidak, aku akan melakukannya bagaimanapun juga


"Hei, apa benar kita akan di invasi besar-besaran?"


Pertanyaan semacam itu telah menjadi populer di kalangan rakyat Ruby dari seluruh kelas dalam seminggu terakhir, sejak aku bertemu Kyouka dan Maou di istana Ruby, rupanya bahkan disana udaranya memiliki telinga


Seluruh perasaan tercampur aduk kedalam kehidupan sosial selama seminggu ini, takut namun juga menjadi patriot, banyak yang mendaftar kedalam militer tapi tentu tak akan kugunakan saat pertempuran nanti


Yang mendaftar itu tidak lebih dari kaum petani dan pekerja, bahkan jika ada seorang bangsawan ksatria yang mendaftar juga tidak akan kuterima. Mereka bisa saja menghambat karena belum dilatih sekalipun


Tapi aku juga tidak ingin menyia-nyiakan gelombang patriotisme ini, aku meminta agar para pemburu berlatih longbow sebagai senjata utama mereka, Maou mengiyakan dan Kyouka menandatangani surat perintahnya. Sementara sisanya dilatih secara reguler dengan senjata yang kami dapatkan dari Edelfield


Longbow adalah senjata yang sebenarnya lebih baik daripada Crossbow yang dapat digunakan siapapun dengan kekuatan yang baik, itu karena Longbow memiliki jangkauan yang lebih besar dan memangnya bagaimana pasukan Inggris yang lebih inferior dalam jumlah maupun kualitas armor dapat menang melawan Prancis?


Longbow lebih murah, lebih mudah dibuat, serta lebih cepat ketika digunakan, namun membutuhkan kemampuan untuk menggunakannya. Dengan jarak tertentu, anak panah dari Longbow dapat menembus zirah ksatria sekalipun.


"Prajurit! Siap gerak!" seru pemimpin barisan


Aku mengumpulkan 1000 prajurit didekat perkemahan untuk memulai rencanaku, mereka tidak berani membantah karena pertama jabatanku yang seorang jenderal penggantu, kedua karena selama ini mereka merasa diuntungkan


Kondisi perkemahan yang membaik, makanan yang tak pernah terlambat, itu semua mendukung faktor kedua


Ah benar, saatnya sedikit berkata-kata untuk memotifasi pasukanku, itu salah satu tugas jenderal soalnya


"Untuk pertanyaan mengenai invasi, aku telah melakukan observasi bahwa tidak pernah ada periode selama dua tahun bangsa kita berdiri, jaminan kekal untuk menentang kedatangan invasi yang dapat diberikan kepada rakyat kita


Namun aku berani berkata dengan keyakinan absolut, jika semua orang melakukan tugasnya, jika semuanya bergerak sesuai rencana sang Ratu dan rencanaku, maka invasi dapat digagalkan, kali ini, esok, atau kelak


Semua orang terikat dengan satu tugas mulia ini, baik itu Ratu, diriku, kalian, maupun rakyat Ruby di belakang sana. Kita harus melindungi tanah air kita sampai ke liang kubur!


Ya, kita harus membuktikan bahwa kita militer sekali lagi mampu melindungi wilayah Ruby, untuk mengusir badai peperangan, untuk menundukan kengerian tirani


Jika perlu... bertahun-tahun, jika perlu... sendirian


Bagaimanapun itulah yang harus kita lakukan, itulah yang harus Ratu lakukan bersama seluruh orang dibawahnya, itulah keinginan pemerintahan dan kerajaan.


Bahkan jika sebagian dari tanah dan bangsa kita sudah jatuh atau akan jatuh ke genggaman kekuasaan Ladenvield, Edelfield, maupun negeri lain yang kelak akan mengancam kita, kita tak akan menyerah atau mengecewakan semua orang,


Kita akan terus maju hingga akhir!


Kita akan bertarung di tanah asing, kita akan bertarung di laut dan samudera, kita akan bertarung dengan semangat dan kuat di masing-masing jiwa kita!


Kita akan melindungi kerajaan kita apapun yang terjadi!


Kita akan bertarung di pantai, kita akan bertarung di sungai, kita akan bertarung di medan tempur dan di jalanan, kita akan bertarung di atas bukit dan gunung, kita akan bertarung di dalam hutan dan tanah kosong


Kita tidak akan pernah menyerah!


Dan jika.... dan jika, meski tak sekalipun percaya, bahwa sebagian kerajaan kita ditaklukan, maka bangsa Ruby baik yang berhasil melarikan diri maupun yang tertinggal, akan melanjutkan pertarungannya


Sampai saatnya tiba, ketika kita memiliki kekuatan kembali, maka kita akan maju dan menyelamatkan tanah air Ruby!"

__ADS_1


__ADS_2