
Disepanjang jalur yang kami lewati, kami selalu melihat sebuah pemandangan yang sama.
Ketika aku dan any-san bersembunyi agar tidak ketahuan oleh murid lain, kami selalu melihat hal itu.
Terlihat banyak sekali kelompok murid bangsawan yang merampas hasil dari murid biasa, pemandangan itu terlihat begitu menjijikan bagiku.
Mereka nampak sangat menikmati hasil curian yang mereka lakukan tanpa merasa malu sedikitpun. Sejujurnya aku merasa jijik dengan para bangsawan manusia.
Yang any-san katakan adalah sebuah rahasia umumbagaimana kasta terendah ditindas oleh mereka yang berada di kasta teratas.
Mereka melakukan ancaman dengan memanfaatkan otoritas yang mereka miliki sebagai bangsawan dan melanggar tiap aturan yang diberlakukan di academy ini dengan sengaja.
“ ternyata mereka semua memang sampah “ bisik diriku yang bersembunyi di semak.
Any-san terlihat tertekan dengan pemandangan tersebut, aku bisa mengerti bahwa keluarganya pati melakuakn tindakan yang sama terhadap dirinya dikarenakan ia adalah anak diluar nikah.
Tetapi memperlakukan sesama manusia seperti ini , mereka semua benar-benar sampah. Meski mereka selalu digaris depan menghadapi seranagn kami tetapi di belakang para manusia itu sangatlah rapuh dan bisa di pecah belah kapanpun.
Dengan merapalkan sihir penyembunyi keberadaan , aku dan juga any-san mulai pergi melewati orang orang itu tanpa mempedulikan apapun.
Tidak perlu mengkhawatirkan jika mereka akan melihat kami, karena hanya seorang yang memiliki mata sihir saja yang akan bisa melihat keberadaan kami.
Ini mungkin sedikit disayangkan karena kami membiarkan kelompok murid biasa itu dirundung oleh para murid bangsawan. Tetapi aku dan any sepakat untuk tidak akn terlibat persoalan apapun mengenai para bangsawan karena itu bisa mempertaruhkan keberadaan kami.
Kami terus melewati kedalaman hutan sampai tiba di sebuah titik yang ditandai dengan pita merah. Pita itu memiliki arti sebagai wilayah berbahaya jarena para murid biasanya tidak akan melewati tempat tersebut dengan mudah.
“ !!! “
Sihir penghilang hawa keberadaan kini telah memudar, sihir ini memiliki jangka waktu tertentu sampai ia benar-benar bisa menghilang.
Sihir permanent mungkin saja ada, tetapi itu bisa menjadi pisau bermata dua karena jika sihir itu diaktifkan maka tidak akan mudah untukbisa melenyapkannya.
“ Any-san......berhati-hatilah “ ( Yurikka )
Aku meminta any untuk berhati-hati karena kami sudah memasuki kawasan yang akan penuh dengan monster kuat.
“ baiklah Yulia-san “ ( Any )
Untuk berjaga-jaga, aku menyerahkan sebuah senjata berupa tombak kepada any, pada awalnya ia terlihat kesulitan saat memengang tombak tersebut.
Tetapi aku menyarankan agar ia menggunakannya di saat yang tepat saja. mengingat bahwa seorang gadis yang tidak memiliki talenta tidak akan bisa memegang sebuah senjata dengan mudah.
“ !!!! “ “ bruhhhh!!!! “ “ !!! “ sebuah suara keras muncul tidak jauh dari tempat kami berada saat ini.
Burung-burung tiba-tiba saja menjauhi tempat itu. Tidak jauh dari tempat ku dan any berada saat ini, terjadi sebuah dentuman yang cukup besar yangmembuat takut mahkluk sekitar.
“ Apa itu sebenarnya!? “ ( Anastasya )
Any terlihat sangat khawatir.
“ any-san......ayo lari “ ( Yurikka )
“ hmmmm..... “ ( Anastasya )
Aku dan any-san mulai berlari menjauhi tempat tersebut. Kami tidak tahu jenis monster apa yang akan menyarang kami saat ini, tetapi jika alangkah baiknya untuk menghindari sebuah bencana daripada harus menghadapinya sendiri.
“ brug brug brug !!! “ “ !!! “
Sesuatu itu seperti terus mengejar ke arah kami, itu nampaknya adalah mosnter yang cukup besar tetapi memiliki pergerakan yang cepat.
“ apakah kita akan baik-baik saja yulia-san ...... “ ( Anastasya )
“ Selagi masih jauh.......sebaiknya kita harus cepat “ ( Yurikka )
Kami terus saja berlari hingga kebagian sisi lain hutan menghindarinkejaran dari mahkluk tersebut.
“ PERINGATAN UNTUK SEMUA MURID........SEGERA TINGGALKAN TEMPAT INI SESEGERA MUNGKIN, UJIAN INI TELAH DIBATALKAN!! BINATANG ROH QARKADAN TELAH MENGAMUK DAN TIDAK DIKETAHUI APA PENYEBABNYA.........KU ULANGI, SEGERA TINGGALKAN TEMPAT INI “
Sebuah suara peringatan yang cukup keras telah memberitahukan kepada semua murid untuk pergi meninggalkan hutan.
Tetapi ada hal yang cukup janggal di dalam benakku.
...‘ Qarkadan........dia adalah Roh tingkat atas yang termasuk kedalam monster Rank S! Seharusnya Qarkadan tidak akan mungkin mengisik manusia!? Terlebih lagi ini adalah wilayah Para penyihir murni ‘...
__ADS_1
“ !!! “ “ akhhhh!!! “
Saat kami berlari, any tiba-tiba saja tersandung sesuatu dan terjatuh.
“ Any-san!!! “ ( Yurikka )
Aku berteriak ketika ku milihatnya terjatuh. Aku berusaha untuk menopangnya agar kami bisa segera pergi dari tempat ini.
“ Yulia-san .....segeralah pergi, tinggalkanlah aku di tempat ini “ ( Anastasya )
“ Apa yang kamu bicarakan......bukankah kita ini teman “ ( Yurikka )
“ Ta-Tapi aku hanyalah beban bagimu....... pergilah tanpa dirik- “ ( Anastasy )
Secara serentak any tidak bisa berkata-kata.
“ !!!! “ “ pffff!!! “
Makluk itu muncul di hadapan kami.
“ Rrrrrr!!!!! “ “ husttt “ “ Husttt!!!!! “
Dengan tubuhnya yang cukup besar dan dilengkapi oleh tebalnya kulit bagaikan baju zirah, makluk itu memperlihatkan dirinya.
Ia memiliki sebuah cukah yang yang berkilau bagaikan permata jingga. Asap panas keluar dari kedua hidungnya dengan bola mata yang menyorot kearah kami berdua.....
Inilah sang roh tanah kelas atas yang kekuatannya bahkan bisa setara denagn monster Rank S.........
“ Qarkadan “
Tampilannya memang mirip seperti seekor badak tetapi ia memiliki tubuh yang besar bagaikan gajah.
Sang qarkadan yang kini terlihat tidak ramah..........
“ Any..... kaulah yang harus pergi “ ( Yurikka )
“ Ta-tapi!! “ ( Anastasya )
“ Tidak ada Waktu lagi.......segerlah pergi, aku yang akan menghadapinya disini “ ( Yurikka )
“ Pergilah!!!! “ ( Yurikka )
Aku mulai berteriak dan memaksanya untuk segera pergi, meski dengan wujud manusiaku aku harus menahan agar kekuatan iblisku tidak ketahuan. Aku setidaknya masih untuk menahanya sementara.
Mungkin ini terdengar konyol ketika iblis yang menyegel sementara kekuatannya harus berhadapan dengan roh tingkat atas. Meski pada dasarnya Iblis dan juga Roh adalah musuh alami.
“ baik!!! “ ( Anastasya )
Any mulai kembali berdiri dan mulai berlari ketika aku memaksanya untuk pergi.
Setidaknya ini jauh lebih baik, karena tidak mungkin aku melibatkan seorang manusia dalam pertarungan antara roh dan iblis ini.
Dengan posisi bersiaga, aku akan memulai untuk mengeluarkan sedikit sihir iblisku untuk melawan makluk itu.
“ Aku akan menghadapi mu sang roh atas “ ( Yurikka )
Dengan merapalkan sihir dikedua telapak tanganku , aku mulai untuk bersiap menyerang nya.
Disaatyang sama mehkluk itu mulai mengarahkan tanduknya kepadaku.
“ dengan kehendak sang pembinasa, tidak akan ada tempat untuk sembunyi....... Firefalls of Rain “ ( Yurikka )
Lingkaran sihir besar muncul dari langit dan menjatuhkan banyak bola-bola bara api yang terfukus kepada mahkluk itu.
“ rrrrre!!!!! “
Mahkluk itu terhenti seketika dan mulai menggerang. Meskipun bara api tidak bisa menembus baju zirah miliknya tetapi itu bisa memberikan dampak lain baginya.
“ Hembusan dari Angin membawakan kedamain, Malapetaka bagi siapapun yang berada di dekatnya....... Blade Tornado!!! “ ( Yurikka )
Hembusan angin berputar di sekitar Qarkadan. Ia menderima serangan telah dari dua arah yaitu hujan bara api di bagian atas dan juga hembusan tornado pedang didepan.
“ !!!! “ “ rrrrrrrrr!!!!! “
__ADS_1
Ia mulai kembali menggerang.
“ hsssttttt!!! “
“ mu-mustahil!? Ini “
tetapi secara tiba – tiba sihir yang ku arahkan kepadanya menghinga begitu saja.
ketika saat semua seranganku mulai mengenainya, tanduk makluk itu sebelumnya bersinar dengan terang. Dan seketika sihirku tidak bekerja.
“ Rrrrrrrrr!!!! “ “ !!!! “
Qarkadan mulai berlari kembali ke arahku.
Aku berusha untuk menghindarinya sebelum ia mengenaiku.
“ !!! “ “ achkkkk!!! “ tetapi sebelum aku berhasil merapalkan sihir.
Ia sudah lebih cepat mengeiku dan mendorongku dengan cukup jauh.
Ini adalah pertama kalinya iblis kelas atas sepertiku bisa dibuat terpojok oleh monster itu, karena di euyradania tidak ada roh.
“ Rrrrrrr!!! “
Qarkadan mulai kembali lagi untuk mengincarku.
Aku berusaha untuk melepaskan segel iblisku tetapi waktu yang ku perlukan sungguh tidak tepat karena memakan waktu yang lama.
Aku tidak bisa merapalkan sihirku karena tidak ada waktu untuk itu........ saat ia mulai mendekat, tubuhku tiba-tiba saja tidak bisa ku gerakan. Ketika ku sadari kakiku telah terkena semacam sihir pelumpuh!?
Saat ia memdorongku dengan cukup keras, energy rohnya mengenai kakiku. Itu membuat bagian tubuhku melemah.
Iblis akan sangat lemah bila terkena serangan roh secara langsung.
“ Hey !!! “ “ !!! “
Ketika aku sudah mulai tidak berdaya saat qarkadan mendekatiku. Tiba-tiba saja seseorang menggendongko dan mulai menjauh dari qarkadan itu.
“ Syukurlah kau baik-baik saja, jadi dengan ini maka hutangku kepadamu sudah impas bukan......Nona “ kata seseorang kepadaku.
“ Kau...... “ ( Yurikka )
“ Apakah kau terkejut Nona...... “
Orang yang tidak diharapkan muncul dan menolongku. Aku sebenarnya tidak mengharapkan dia yang datang kepadaku.
Benar juga, mengapa harus orang menyebalkan ini....... Eugeon Si Maniak Pertempuran........
...•...
...•...
...•...
...•...
...•...
_____________________
( informasi)
Seprtinya Episode pada Volume 5 akan sedikit lebih panjang dapada beberapa volume sebelumnya, tetapi author akan berusaha untuk mempersingkat durasinya.............
Harap bersabar ya...... sembari menunggu Volume 6 🙏
______________________
( Hikayat author)
• Qarkadan Terinspirasi dari Mitology Arab Jahiliyah dengan Nama Yang sama Karkadan.
Binatang Yang menyerupai badak/unicor dengan Kulit Zirah yang kuat dan tubuh lebih besar. Memiliki kebiasaan untuk membunuh gajah dan menempelkannya di tanduknya sebagai bentu kemenangan.......
__ADS_1