
Hari demi hari telah berlalu, setelah keputusan kenaikan kelas yang diadakan beberapa waktu lalu. Kini acara yang ku takutkan akhirnya telah tiba.
Kelas bangsawan sedikit berbeda dengan kelas umum, para bangsawan yang hadir diwajibkan untuk mengikuti pesta sosial untuk perkenalan, sebuah tradisi yang selalu diadakan oleh para bangsawan berpengaruh di negeri ini untuk popularitas.
Meskipun ini adalah hal traumatik yang pernah ku rasakan di masa lalu karena pada titik inilah kehancuran bagi keluarga tughrill akan berlangsung.
“ Nona..... apakah terjadi sesuatu, saya melihat bahwa nona terlihat tidak bahagia? “ ( Lenet )
Sedang menata rambut dan memberi riasan.
Lanet mulai menyadarinya, ketika ia merias diriku! Ia menyadari bahwa aku sama sekali tidak terlihat senang. Meskipun pada dasarnya aku telah menyembunyikan kesedihanku tetapi seorang maid yang telah lama bersama dengan majikannya sudah mengenali diri mereka sendiri.
Aku mulai mengubah sedikit ekspresi, aku tidak ingin lenet mengetahui bahwa aku tidak terlihat senang.
“ Tidak apa-apa..... aku sama sekali tidak sedih, mungkinitu hanyalah firasatmu saja “ ( Veronicia )
Memasang senyuman ramah dan bahagia yang palsu.
Aku sangatlah berdosa menipu lenet, tetapi aku tidak ingin ia melakukan tindakan di luar batas seperti yang dulu ia lakukan.
“ Begitu ya......mungkin itu memang perasaan Anda, maaf saya mungkin terlalu lelah....... bagaimanapun tidak mungkin nona terlihat sedih karena saat ini nona akan berpasangan dnegan pangeran “ ( Lenet )
Aku akhirnya berhasil meyakinkan lenet.
Lenet dnegan senyumannya meyakini bahwa aku sudah menantikan saat ini. Siapapun pasti tidak akan mengira bahwa meski lenet terlihat sederhana tetapi ia menyembunyikan sesuatu diluar bayangan semua orang.
Lebet akan melakukan apapun jika itu adalah keinginanku, bahkan ia akan melukai seseorang yang berniat menyakitiku meski hanya sesaat. ( Maid yandere )
Seperti yang dulu pernah ia lakukan untuk mencelakai mariella dan juga hanry. tetapi kali ini aku tidak bisa melibatkannya untuk melakukan tindakan tersebut.
“ Oh...... nona, Anda benar-benar cantik..... gaun biru yang diberikan oleh tuan duke snagatlah cocok dnegan Anda “ ( Lenet )
Tersipu melihat diriku.
Saat aku melihat ke arah cermin pantulan diriku, bayangan dari seseorang yang pernah kurasakan mulai terlihat sekarang.
Seorang gadis cantik dnegan rambut ikat berwarna silver dan juga mata biru bagaikan langit. Sebuah pita biru dan juga gaun menambahkan sebuah kesan seorang putri yang berasal dari istana putih.
Riasan yang diberikan lenet sangatlah natural, ia tidak memberikan riasan berlebihan untuk pesta dansaku.
“ Terlihat sangatlah anggun....... lenet sangatlah hebat “ ( Veronicia )
“ Terima kasih nona “ ( Lenet )
Tersenyum sembari mengucapkan terima kasih.
Menyelesaikan riasan yang ia berikan, saat ini adalah waktu untuk pergi ke pesta dansa akademi yang akan segera digelar.
Keluar dari kamarku untuk menuju ke kereta naga yang telah disediakan, para pelayan yang berjejer mulai tersipu akan kecantikan yang terpancar.
Mereka semua saling berbisik dan mengatakan kepada yang lain, meski pada dasarnya aku mengetahui apa yang mereka bisikkan.
Berjalan untuk sampai ke depan halaman kediaman, kini adalah saatnya untuk segera pergi ke tempat pesta.
“ Anda terlihat sangatlah cantik nona “ kata seorang ksatria yang sudah menunggu di halaman depan.
__ADS_1
“ terima kasih banyak sir khalid “ ( veronicia )
Ksatria khalid memberikan pujian melihat diriku untuk pergi ke pesta dansa, ia mulai mempersiapkan diri untuk menopangku naik ke kereta naga ini.
Dengan menggenggam tangannya, ia mulai membatuku menaiki tangga untuk memasuki kereta naga, sebagai seorang ksatria yang setia ia sudah melakukan tugasnya dnegan snagat baik.
“ semoga Anda bahagia nona “ kata para pelayan yang mulai tertunduk.
Sebelum kereta berjalan, para pelayan memberikan penghormatan pada majikannya yang akan mengikuti sebuah pesta.
Terlihat sir khalid yang berada bersama dnegan mereka ikut melakukan hal yang sama.
Sebuah pemandangan harmonis yang sudah terjalin cukup baik di kediaman tughrill.
Ketika kereta mulai berjalan, aku mulai melemaskan kembali ekspresiku untuk menunjukkan kebenaran. Seseorang tidak akan mengerti bahwa saat ini adalah saat dimana kehancuran keluarga tughrill sudah ada di depan mata.
‘ hari dimana pertunangan kami akan segara berakhir ‘
Aku sudah meneguhkan hatiku untuk keadaan ini, dan telah mempersiapkan diri dnegan baik.
Sebelum hanry mengatakan pembatalan pertunangan, maka aku akan membatalkannya terlebih dahulu sebelum ia mengatakannya......... dan untuk itulah semua skenario ini akan segara dimulai......
“ Reyham Vier tarnminia “
...•...
...•...
...•...
...•...
Setelah acara kenaikan kelas dilaksanakan umum para murid bangsawan akan mengadakan pesta dansa setelah kenaikan diumumkan.
Sebuah tradisi yang terdengar cukup konyol tetapi itu merupakan sebuah kewajiban bagi mereka untuk mengenalkan diri dilingkungan kelas atas.
Ya meskipun pada dasarnya itu adalah hal memuakkan.......
“ pi........ “ ( Rey )
Sedang mengganti pakaian yang akan dikenakan.
“ ada apa? Bukankah kamu seharusnya senang karena baju itu diberikan langsung oleh ayahmu untuk pesta kenaikan kelas “ ( banriett )
Memegang pakaian yang dikirimkan oleh orang itu kepadaku melalui si mesum.
Aku sebenarnya cukup kesal karena ia mengirimkan sesuatu kepada diriku hanya untuk perhatian saja.
“ tch.......bukankah pakaian ini terlihat cukup mewah!!! Ini lebih mirip pakaian keluarga kerajaan “ ( rey )
Ketika aku memegang pakaian yang dikirimkan oleh irang itu , setelah kusadari bahwa pakaian yang ia berikan lebih mirip pakaian untuk anggota keluarga kerajaan dengan kerah yang memiliki banyak permata dan lencana.
“ oh ya.......bukankah sudah itu jelas...... kamu adalah anak yang mulia, sudah sewajarnya bagimu untuk mendapatkan itu semua....... “ ( Banriett )
“ Aku tidak akan pernah mengakui itu........ bukanlah ini hanyalah alasan baginya untuk mengunci seseorang agar tidak bisa kabur begitu saja....... aku sama sekali tidak tertarik dnegan gelar, meskipun ia adalah seorang raja ataupun apapun! Aku sama sekali tidak mengharapkan apapun darinya “ ( Rey )
__ADS_1
Dengan muka masam dan perasaan kesal.
Kenyataan bahwa orang itu adalah seorang raja membuatku jadi kesal, hal itu tidak mengubah apapun yang ada dihatiku. sebuah kenyataan bahwa ia adalah ayah yang tidak bertanggung jawab yang ingin melibatkan putranya ke dalam sebuah perselisihan.
“ Seseorang selalu ingin menempati posisi itu...... tetapi kekesalanmu kepada yang mulia bisa dimengerti...... sebenarnya ia berharap bahwa kamu akan pergi ke kerajaan dan menerima gelar yang akan ia berikan “ ( Banriett )
Berusaha membujuk.
Si mesum terus menerus berusaha untuk membujuk diriku agar aku menuruti permintaannya tersebut. Meskipun Pada dasarnya aku sama sekali tidak mengharapkan hal itu.
“ Pangeran atau apalah itu....... persetan dnegan semua itu, yang jelas aku tidak akan pernah menemui orang itu meskipun ia adalah seorang raja sekalipun “ ( Rey )
“ ya..... kamu hanya belum bisa menerimanya, tetapi aku akan memastikan kamu akan mendapatkannya suatu saat “ ( Banriett )
“ tch...... menyebalkan “ ( Rey )
Mengatakan sesuatu yang membuat diriku kesal, si mesum seperti mengharapkan bahwa diriku akan menerima tawaran tersebut dan datang menemui orang itu suatu saat nanti.
Aku tahu bahwa ia dan orang itu memiliki koneksi hingga barang kirimannya selalu bisa sampai kepada diriku.
Sebenarnya ini bukanlah hal pertama yang aku terima dari orang itu, ia selalu saja mengirimkan barang kepada diriku di asrama melalui si pahlawan manja.
Sejujurnya itu membuatku sedikit kesal dan memberikan setiap pemberian dari ya kepada seseorang yang mungkin ku kenal.
Semua orang mungkin berpikir bahwa ia adalah ayah yang baik tetapi hubungan kami tidaklah sebaik itu.
Tidak ada alasan bagi diriku untuk menerimanya karena tidak mengharapkan apapun.
Melupakan semua hal yang akan terjadi, aku masih fokus untuk menggunakan pakaian yang ia kirimkan kepada diriku.
Ketika aku mengenakannya bayangan diriku terlihat sangatlah berbeda dari sebelumnya.
Rambut hitam yang terlihat seperti langit gelap, mata merah yang terpancar yang memberikan banyak ketakutan membuat kesan yang berbeda dibandingkan sebelumnya.
“ Aku benci melihat diriku sendiri “ ( Rey )
Mengatakan semua kejujuran yang terlihat jelas. Ketika aku melihat bayangan diriku dnegan pakaian yang diberikan oleh orang itu.
Entah mengapa aku sangat membenci hal itu, hal tersebut dikarenakan wajah ku sendiri yang mengingatkanku kepada orang tersebut.
Semua yang dikatakan ibu masih terlihat jelas didalam benakku, aku hanyalah Versi lain dari orang itu dengan rambut gelap ini.
“ kamu tidak perlu sebenci itu kepada ayahmu sendiri hingga tidak bisa menerima dirimu...... sejujurnya seseorang mungkin akan merasakan iri jika mereka melihatmu langsung dnegan pakaian itu....... sangat disayangkan sekali, padahal kamu punya wajah yang cukup rupawan “ ( Banriett )
“ Hei..... itu sama sekali tidak membantu...... apakah kau ingin aku menerima jika diriku mirip seperti orang yang ku benci...... “ ( Rey )
“ Reyan..... kamu masih belum bisa mengerti hal itu “ ( Banriett )
Si mesum sama sekali tidak membantu, ia mengatakan kepada diriku agar aku sedikit bisa menerima keadaan.
Meski ini terdengar sulit untuk dimengerti tetapi aku tidak bisa berdebat dengan dirinya untuk hal ini.
Aku adalah diriku dan orang itu adalah orang itu, meskipun bagiku wajah ini adalah cerminan dari orang itu! aku harus menerima kenyataan tersebut.
Melupakan semua yang terjadi, telah selesai bagiku untuk bersiap menuju ke pesta para bangsawan.
__ADS_1
Si mesum sudah menyediakan kereta naga untuk diriku agar turut hadir dalam acara tersebut, tidak lupa ia juga ikut untuk menjadi perwakilan dari pejabat akademi.
“ pesta yang menyebalkan “