The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 7 Ch. 7 : Ujian masuk


__ADS_3

‘ Berjuanglah Rei-chan...... aku percaya kamu bisa melewatinya, Rei-chan harus menjadi nomor 1 demi onee-chan okey “ ( Mainna )


Sebelum pergi untuk memulai ujian pertama, aku mulai saling berhubungan dengan onee-chan menggunakan Kristal komunikasi yang diberikan oleh si mesum kepadaku.


“ Ya....... Aku akan menjadi yang terbaik demi bisa membanggakan onee-chan! aku janji......... Tapi tolong jangan panggil aku -chan....... aku ini bukan anak kecil lagi “ ( Rey )


Menjawab onee-chan.


Aku bertekad untuk mendapatkan urutan pertama dalam ujian tertulis, aku melakukan itu agar aku bisa membanggakan onee-chan! dan juga aku meminta kepada onee-chan untuk tidak lagi memanggilku dengan sebutan -chan karena aku sudah bukan lagi anak kecil.


‘ Ara-ara....... rei-chan adalah rei-chan, kamu tetaplah adik kecilku ‘ ( Mainna )


“ Ah!!! Terserahlah!!! “ ( Rey ) 


Meskipun itu sedikit memalukan karena mendapat panggilan itu semenjak aku masih kecil....... tapi terserahlah, yang terpenting ia tidak memanggilku dengan sebutan itu ketika di depan umum.


Mulai selesai merapikah semua hal yang ku perlukan, Tas pack alas tulis dan juga artifak yang ku pelukan sudah ku persiapkan saat ini.


Si mesum mengatakan padaku bahwa setelah di terima sebagai murid di academik! Aku harus tinggal di asrama bersama dengan Partner sekamarku.


Aku bisa saja di tempatkan bersama dengan bangsawan dari luar negeri atau pun orang biasa! Tetapi yang terpenting bahwa ketika aku ingin tinggal di kediaman! Maka aku bisa melakukannya bahkan tanpa memerlukan izin dari kepala sekolah.


Dan juga konpensasi libur para murid adalah di saat musim panas, yaitu selama 1 bulan dalam satu tahun.


Jadi aku hanya bisa kembali ke desa sictmid selama satu bulan dalam setahun saja.


Tapi itu bukanlah masalah karena aku sudah bisa menghubungi onee-chan melalui kristal komunikasi dan ia akan berkunjung ke gransillia di waktu-waktu tertentu.


“ baiklah....... aku sudah siap!!! “ ( Rey )


Ujian masuk telah menantiku saat ini.......


...•••••...


...( Academik Royal Gransillia )...


Tiba di akademi menggunakan kereta naga yang telah di persiapkan oleh si mesum itu, ia harus pergi ke gedung serikat sihir yang tidak begitu jauh dari akademik untuk mengurus pekerjaannya.


Meskipun aku sudah pernah berkunjung ke tempat ini beberapa tahun yang lalu tetapi rasanya benar-benar berubah......


“ Masih tetap luas seperti biasanya “


Kesan yang ku berikan pada gedung akademik ini.


Gedung ini memiliki arsitektur klasik dengan ornamen yang cukup mewah, bahkan bagian gerbangnya cukup luas sekarang.


Mengenai perihal academik, sebenarnya murid di tempat ini dibedakan menjadi Murid biasa dan juka kelas bangsawan.


Perbedaan antara keduanya terletak dari seragam yang mereka kenakan.


Murid bangsawan menggunakan seragam yang didominasi oleh warna ungu yang melambangkan kebangsawanan mereka, sedangkan murid biasa menggunakan seragam berwarna hitam.


Aku sendiri menggunakan seragam hitam yang menandakan bahwa aku adalah murid biasa! Ya itu adalah hal wajar karena aku hanyalah anak angkat saja! bukan bangsawan.


“ Baiklah mari masuk.....eh! “ ( Rey ) 


Ketika aku melangkah, tiba-tiba saja aku malah bertemu dengan seseorang yang sepertinya pernah ku kenal.


“ Eh!!!! Kau!!! “ 


Kedua orang yaitu seorang wanita berambut merah dan juga laki-laki berambut perak berada di jalur yang sama denganku pagi ini.


Meskipun aku tidak ingin lagi berurusan dengan mereka....


“ Kau!! Bagaimana kau bisa berada disini “ kata laki-laki berambut perak itu kepadaku.


“ Hah! Itulah yang seharusnya ingin ku tanyakan......... mengapa calon saint dan juga Pahlawan lemah bisa masuk ke academik ini, meskipun kalian seharusnya masuk ke Academik militer di kekaisaran " ( Rey )


" Memangnya ada yang salah dengan itu!! Lagi pula ini adalah pilihanku sendiri dan aku tidak suka di tekan di sana di sini hanya demi hal yang tidak berarti...... dan juga jangan lupa, aku tidak akan memaafkanmu karena sudah menodongkan pedang kepada Master bertarungku " ( Harist )


aku tidak menyangka akan bertemu lagi dengan si pahlawan tukang ikut campur ini....... tetapi entah bagaimana aku jadi kesal sekarang.


“ Itu adalah urusan pribadi kami....... orang asing sepertimu tidak pantas ikut campur “ ( Rey )


“ siapa yang kau panggil orang asing, dasar anak haram “ ( Harist )


“ Itu terserah padaku..... dasar Pahlawan manja!!! “ ( Rey )


...( Terjadi perselisihan antara mereka berdua, Bukan hanya hubungan Rey dan juga Eugeon yang belum membaik..... bahkan harist yang bukan siapa-siapa pun ikut dalam percekcokan ini.😂 kang ikut campur )...


“ Hey kalian! Jangan bertengkar disini! Jika kalian calon murid maka langsung saja ke gedung ujian!!! Kalian dengar!!! “ teriak seseorang Yang tidak tahan mendengar pertengkaran kami


“ Baik!!!! “ 


Seorang penjaga sekolah tiba-tiba saja mulai membentak kami karena pertengkaran ini.


Kami yang takut akan keganasannya itu langsung berlari untuk segera memasuki gedung ujian.

__ADS_1


Lupakan saja urusan dengan si Pahlawan manja! yang terpenting adalah aku harus mendapatkan nilai sempurna dalam ujian ini.


...•••••...


Sesi ujian terbagi menjadi benerapa sesi, yang pertama adalah test tertulis, lalu dilanjutkan dengan  test kemampuan dasar,  test berpedang untuk anak laki-laki, dan test sihir untuk murid perempuan.


Semua hasil itu akan digabungkan menjadi satu angka yang valid dan menentukan hasil akhir ujian......... lalu murid dengan point teratas akan di anggap sebagai Murid terbaik.


Dan untuk itu aku harus berjuang hingga mencapai Rank pertama.


...( Ujian tertulis )...


Semua murid baik bangsawan maupun rakyat biasa digabungkan dalam satu ruanga yang sama untuk mengikuti test ini.


Ada sekitar 58 orang dalam ruangan yang terdiri dari orang biasa dan juga murid bangsawan. 


Meskipun aku yakin bahwa murid bangsawan tidak perlu mengikuti test ini karena  mereka bisa menggunakan jalur loby untuk bisa masuk ke academik.


Tetapi karena peraturan baru academik, menjadikan itu tidak mungkin lagi terjadi....... mereka harus bisa lulus test tertulis agar tidak tereliminasi.


“ di dalam kertas itu terdiri dari 20 pertanyaan  matematika umum yang harus kalian jawab ...... kalian akan diberikan waktu sekitar 15 menit untuk bisa , menjawab semuanya...... jika begitu ujian dimulai!!!! “ 


Guru pembimbing mulai menginstruksikan kepada kami Untuk mengisi soal yang ada di dalam test.


Aku hanya perlu tenang untuk bisa menjawab semuanya....


Materi ujian ini  adalah test untuk menentukan kemampuan kami dalam perhitungan...... itu bukanlah hal yang mudah! Tapi........... 


Aku memiliki cara tersendiri untuk bisa menyelesaikannya......


Suasana ruangan menjadi sedikit tegang, karena para murid sedang fokus untuk mengerjakan isi dari teks tersebut.


Terlihat ada beberapa murid bangsawan yang kesulitan untuk menjawab pertanyaannya, beberapa bisa mengerjakannya tanpa harus berpikir keras.


Aku masih mengerjakan isi teks ini tanpa halangan apapun, meskipun aku merasa seperti seseorang tengah memperhatikan ku....... penyontek!?


Jangan pikirkan itu, yang jelas aku harus menyelesaikan soal ini dengan cepat..........


“ Ano~Permisi...... sepertinya Saya sudah selesai mengerjakannya “ ( Rey )  mulai mengangkat tangan ke pada guru pembimbing.


“ Eh!!! Cepat sekali!?........apakah ia asal menjawab saja “ 


“ Ini semua adalah esai loh..... hanya sedikit pilihan gandanya “ 


Para murid lain sepertinya melihatku dengan tatapan kaget.


Terlihat putri duke juga sepertinya telah menyelesaikan teks yang diberikan.


“ eh!!!......... bahkan nona veronicia juga “ 


“ apakah mereka serius “ 


“  jika itu adalah nona veronicia, itu pastilah mudah untuk dimengerti tapi bagaimana dengan anak laki-laki itu...... ia adalah orang biasa kan. “ 


Gumam para murid kepada kami.


Ternyata diluar prediksi selain diriku, ada orang lain juga yang menyelesaikan ujian tertulis lebih cepat daripada sebelumnya.


“ ah....baiklah, silahkan kalian berdua kumpulkan jawabannya kepadaku....... lalu setelahnya kalian langsung saja ke  materi praktek........ untuk anak muda kau langsunglah memulai latihan berpedang dan juga nona tughrill Anda langsunglah menuju ke ruang test sihir “ kata guru pembimbing.


“ baik..... sensei “ 


Aku dan juga putri duke itu langsung maju ekdepan dan memberikan kertas soal kami kepada guru pembimbing.


Tanpa harus memikirkan peserta yang lain, kami langsung meninggalkan ruangan untuk menuju ke ruangan praktek masing-masing.


Suasana ini benar-benar membuat murid lain jadi teralihkan sementara waktu tapi bagaimana mungkin mereka melupakan ujiannya!?


Ya apapun itu yang jelas itu bukanlah urusanku.


...•••••...


...( Ruangan praktik berpedang )...


“ Kemampuan berpedang kalian sangat diperlukan dalam menentukan nasib kalian ke depannya....... medan  perang akan terus ada selama negara lain akan saling berselisih........ jika begitu kalian akan di pasangkan dengan lawan yang akan ditentukan....... tunjukkanlah kemampuan kalian “  kata guru berpedang.


“ Baik!!!! “ 


Semua murid yang berkumpul untuk melakukan test berpedang dipasangkan dengan lawan masing-masing untuk menentukan penilaian dalam kemampuan berpedang mereka.


Itu adalah hal biasa bagiku karena master berpedangku adalah orang yang ketat, jadi tidak masalah siapapun yang akan menjadi lawan bagiku...... tapi.


“ mengapa aku harus menjadi lawanmu, dasar pahlawan manja “ ( Rey )


“ hah!........ Aku yang harusnya berkata begitu.......Anak haram “ ( Harist )


Aku mungkin tidak keberatan dengan siapapun yang akan menjadi lawanku.....tapi itu bukan berarti bahwa kami harus menjadi lawan tanding......... apakah ini lelucon.

__ADS_1


Masa bodoh dengan itu!!!  Yang jelas tidak akan jadi masalah siapapun yang akan menang!


“ aturannya sangatlah mudah..... kalian tidak diizinkan untuk menggunakan sihir di dalam pertandingan...... kalian akan berhenti bertarung jika aku menyuruh kalian berhanti..... jika begitu lakukan!!! “ kata guru berpedang.


Ketika guru berpedang memulai pertarungan, semua murid pun mulai untuk itu.


Aku mulai menyerang si pahlawan manja terlebih dahulu karena ingin menyelesaikannya dengan lebih cepat.


Itulah yang kupikirkan tetapi.........


“ tak tak tak!!!! “ 


Pahlawan itu jauh lebih kuat daripada saat terakhir kami saling beradu pedang! Bahkan semua serangan cepatku bisa ia tangkis dengan mudah.


“ hyahhhh hyaahhh hayaahhh!!!! “ “ tak tak tak !!! “


Pertarungan itu terlihat jadi semakin ketat, ini jadi semakin menjadi rumit dari sebelumnya.


“ meskipun aku tidak suka denganmu karena sudah mengancam Eugeon-sensei, tetapi aku harus akui kemampuanmu memang cukup hebat....... anak haram “ ( harist )


“ cukup menarik sekali..... tidak ada yang bisa menghiburku sebelumnya, tetapi kau pahlawan manja cukup cocok untuk menjadi samsak latihan.......... kita tentukan saja disini “ ( Rey )


Mulai tersenyum karena melihat hal yang ku rasa menyenangkan, si pahlawan manja bisa menjadi lawan yang cukup sepadan juga rupanya.


...( dia menunjukkan mode yanderenya ketika melihat hal menrik )...


Pertarungan kami terus berlangsung tanpa bisa menentukan siapa yang menang dalam pertandingan, si pahlawan manja masih terus dalam kondisi bertahan..... aku masih terus melancarkan banyak serangan kepada dirinya.


“ eh! apakah ini serius..... mereka bertarung cukup sengit loh! “ 


“ ku dengar anak berambut perak itu adalah pahlawan, tetapi siapa yang akan menduga bahwa anak berambut hitam itu bisa memojokkan dirinya “ 


“ itu ada dilevel yang berbeda dengan kita “


Terlihat para murid lain yang mulai fokus pada pertarungan sengit kami.


“ tch ........apa bagusnya itu..... mereka hanya pamer saja, aku pasti bisa mengalahkan mereka dalam sekali serang “ kata seorang murid bangsawan kepada kami.


Aku sadar bahwa kami sudah menarik perhatian banyak orang.... tapi saatnya untuk mengakhiri pertandingan.


Memulai dengan gerakan ke arah kiri, seperti yang kuduga bahwa pahlawan manja itu mengikuti arah yang aku berikan tetapi ia lengah.......


“ !!!! “ 


“ Brug!!! “


“ Ahhhhh!!! “ ( Harist )


Si pahlawan manja berhasil tertipu oleh gerakanku, meskipun ia tidak menyadarinya tetapi dengan sebuah gerakan tipuan aku berhasil menjatuhkannya dengan cara  menendang kakinya.


“ hey..... apa kau mau bermain curang!! “ ( Harist ) marah.


“ dalam peraturan berpedang, tidak ada aturan tidak diizinkan menyerang dengan kaki bukan “  ( Rey )


“ Baiklah sudah cukup..... pertandingan selesai “ kata guru berpedang.


Stelah dirasa selesai, kami mulai mengakhiri  pertandingan berpedang ini.


Meskipun aku merasa bahwa si pahlawan pastinya tidak akan terima dengan kekalahan ini...... meskipun aku harus jujur, bahwa ia jauh lebih baik daripada si keras kepala di kepulauan tenggara sebelumnya.


Test berikutnya adalah test intelisik, ada banyak pertanyaan seputar sejarah yang akan diajukan oleh guru pembimbing kami masing-masing....... 


Meskipun pertanyaannya cukup sedikit dan tidak terllau sulit bagiku, aku bisa menyelesaikan semuanya dan mendapatkan point sempurna untuk test ini.


Dan test terakhir adalah mengukuran kapasitas mana!


Mungkin aku harus hati-hati dalam hal ini, karena salah sedikit saja mereka bisa mencurigaiku.


di test kapasitas sebelumnya karena artefak penekan buatan onee-chan yang tidak bisa menahan kekuatanku! Membuat semua orang jadi berpikir bahwa aku ini tidak normal.


Tetapi kali ini berbeda........ ketika aku menyentuh kristal penaksir, hasil yang diberikan hanyalah Warna hijau yang berarti bahwa kapasitas ini adalah hal normal.


Ini semua berekat artifak penekan baru yang bisa mengelabui kristal penaksir........


...(🤓 Rey Itu aslinya OP, Tapi karena ia tahu risiko jika ketauan punya kapasitas mana yang besar makanya ia minta dibuatkan artifak penekan yang baru....... artifak itu seperti anting merah Yang ada di sisi kiri telinga rey )...


...‘ Syukurlah semuanya normal, Tidak ada mata aneh yang akan memperhatikanku yang tidak penting ini ‘...


Tetapi selain itu, si pahlawan manja mendapatkan indikator Biru yang menandakan kapasitas mananya lebih besar dari kebanyakan murid disini, sama juga dengan temannya yang merupakan calon saint yang juga mendapatkan indikator biru.


Mereka berdua menjadi pasangan paling mencolok diantara para murid yang lain...... lalu si putri duke sepertinya mendapatkan indikator merah......


Itu tidaklah bagus karena itu adalah yang terendah di antara yang lain.


Aku jadi merasa sedikit prihatin padanya..... ia mungkin akan menjadi bahan ejekan di antara murid lainnya mengingat bahwa bangsawan biasanya akan memiliki kapasitas sihir yang besar ( Indikator Hijau )


Hasil apapun itu bukanlah hal terpenting, karena kapasitas mana tidak bisa menentukan siapa yang akan menjadi nomor satu dalam rekomendasi.

__ADS_1


__ADS_2