
...( Guild petualang Ocsoth )...
Bertemu di Guild petualang seperti Yang di tentukan dalam Kompetisi, Aku dan Harist berhasil menyelesaikan Misi Perburuan dan mendapatkan hasil masing-masing.
"..........."
" Ano~Rey-kun...... aku ingin bertanya sesuatu!? " ( Harist)
" Baiklah.... silahkan " ( Rey)
harist sepertinya menyadari keanehan saat kami berkumpul kembali ke Guild petualang.
ia sepertinya bertanya mengenai hewan yang kubawa setelah perburuan.
" Hewan Apa Yang kau bahwa itu!!!! " ( Harist)
" Heh...... Bukankah sudah jelas, ini hanya Kucing " ( Rey)
" Bodoh...... Tidak mungkin Kucing memiliki sebuah tanduk! itu jelas monster!!! " ( Harist)
" Terserahlah..... aku tidak tahu " ( Rey)
" Rey!!!!! " ( Harist)
Ia pasti sudah menyadari bahwa yang kubawa ini bukanlah seekor kucing melainkan anak dari warrent tiger Yang dikalahkan oleh goblin.
aku tidak perlu menggubris hal itu, karena mau bagaimanapun itu bukanlah hal penting bagiku.
kami mulai menuju ke meja resepsionis untuk melakukan taksiran harga pada buruan kami.
seorang wanita ras Demi human kucing menyapa kami seperti biasanya.
kami diminta untuk menunjukkan kartu identitas kami untuk mengecek keanggotaan.
setalah semuanya telah diselesaikan, kami lantas langsung menunjukkan hasil buruan kami kepada resepsionis.
Harist mendapatkan Sebuah core dari monster dengan Rank Yang cukup tinggi.
Ia hanya mendapatkan King Cobolt dengan Rank Sekitar B+.
ini adalah jenis monster musim dingin Yang sulit di dapatkan oleh petualang karena kemampuannya dalam sihir dan ia bergerak secara bergerombol.
tetapi melihat harist bisa mendapatkannya, nampaknya memberikan sebuah perhatian tersendiri dari para Om-om petualang di tempat ini.
" Bagaimana..... Apakah kau sudah melihatnya, Ku harap kau tidak menangkap monster yang ada di Deugeon karena itu curang " ( Harist)
" Tentu saja tidak " ( Rey)
Harist nampaknya menuduhku melakukan sebuah kecurangan dalam kompetisi, meskipun cukup masuk akal bahwa ia menduga bahwa aku berburu di dalam deugeon.
tetapi aku menyangkal hal tersebut.
" Baiklah..... silahkan keluarkan hasil buruan anda " kata resepsionis tersebut.
kini tiba waktunya bagiku untuk menunjukkan hasil buruanku.
Aku mulai mengeluarkan Core Yang ada ku simpan di saku milikku.
Warna dari Core itu adalah merah dengan sebuah kristal putih di dalamnya.
Warna ini melambangkan warna mata dari Warrent Tiger yang juga berwarna merah, Termasuk ke dalam monster Albino.
" ........ " Resepsionis mulai mengecek taksiran pada core Yang ku dapatkan.
" !!!!! " hasil telah keluar.
" Ini adalah jenis Yang cukup langka untuk ukuran monster Yang keluar di musim dingin, Rank nya adalah A...... Warrent Tiger, jenis Yang seharusnya tidak mungkin untuk di dapatkan oleh petualang " kata resepsionis.
" Aaaaaaaa!!!! " ( Harist)
Harist berteriak kembali karena ia lagi-lagi kalah dalam persaingan.
aku mengerti perasaannya, ia pasti tidak terima terus kalah dari rivalnya terus-terusan.
" Terimalah saja..... Mungkin kamu bisa mengalahkanku suatu hari nanti, dan aku tidak yakin kapan waktu tersebut " ( Rey )
" tch....... menyebalkan " ( Harist)
Apakah ini memberi sebuah semangat!? sayang sekali aku tidak melakukannya.
aku menyemangatinya bahwa harist mungkin bisa mengalahkanku suatu saat nanti dan entahlah..... aku tidak yakin bahwa ia bisa melakukannya.
lupakan soal itu, harga penaksiran telah di tetapkan.
Monster dengan Rank B+ King Cobolt dihargai dengan satu keeping emas + 25 Keping Perak. dan Monster langka Warrent Tiger dihargai dengan 5 Keping emas + 15 Keping Perak untuk corenya.
persaingan telah diselesaikan, kami sudah mendapatkan hadiah Yang layak.
__ADS_1
" !!!!! "
" Mengapa ia datang sendirian? "
" bukankah ia petualang Yang baru saja mendapatkan Party Haremnya Beberapa bulan lalu!? "
" Wajahnya terlihat putus as a, apa Yang terjadi dengannya!? "
kata para petualang lain di Guild ini.
ketika hendak pergi dari guild, perhatian semua orang kini tertuju pada seorang pemuda berambut hitam Yang datang ke guild tersebut.
Dia adalah pemuda yang ku temui sebelumnya dimana Partynya di bantai oleh Warrent Tiger dan hanya menyisakan dirinya seorang diri.
" Hey..... Rey-kun, apa yang terjadi pada orang itu!? mengapa dengan partynya? " ( Harist)
harist sepertinya penasaran dengan orang tersebut.
Aku tidak bisa terlihat dalam hal lain kali ini, Ia jelas masih trauma saat partynya di bantai oleh warrent tiger.
" Entahlah...... Aku tidak peduli dan tidak tau apapun, Ayo kita pulang " ( Rey)
Aku hanya menjawab bahwa aku tidak tahu apapun, meskipun sebenarnya aku pura-pura tidak mengetahui hal itu.
" Tapi " ( Harist)
" Harist...... bukankah Pitan-san menyuruhmu untuk tidak terlalu terlihat dengan masalah orang lain....... lagipula ia juga tidak akan menerima bantuan seseorang kan! " ( Rey)
" Benar juga " ( Harist)
" Jika begitu, ayo pergi...... Mereka semua pasti sudah menyiapkan makan malam untuk kita " ( Rey)
" Baiklah " ( Harist)
Pergi bersama harist meninggalkan Guild dan pemuda itu disini.
Ini adalah pilihan terbaik, seseorang tidak perlu terlihat pada hal yang tidak penting.
Saat aku pergi, nampaknya pemuda itu menangis di depan resepsionis dan berteriak kepada semua orang.
ia mengatakan semua anggota partynya mati dibunuh oleh monster yang kuat, ia tidak tahu jenis monster apa Yang membunuh partynya.
tetapi teriakannya sangatlah penuh dengan keputusasaan.
...•••...
...•••...
...•••...
...•••...
Rey dan harist berhasil tiba di Mansion tepat waktu, mereka berhasil menyelesaikan persaingannya sebelum jam makan malam tiba.
" eeeeeee! "
tetapi ada hal Yang harus rey katakan kepada Semua orang.
mereka semua Yang menyambutnya mempertanyakan mengenai sesuatu, dan itu adalah seekor kucing putih bertanduk Yang dibawa rey dari hasil perburuan.
terlihat bahwa kucing itu menurut kepada rey, ia hanya bisa diam karena tidak mungkin mau disengat lagi dengan listrik jika melawan rey.
" Rey-kun, apa Yang sebenarnya kau bahwa itu!? " ( Vern)
kali ini vern mulai bertanya.
" Ini hanya kucing biasa...... hanya kucing " ( Rey)
ketika vern bertanya, jawaban dari rey tidak meyakinkan. ia hanya menjawab bahwa Yang ia bahwa hanyalah seekor kucing biasa, meskipun jawaban itu hanya terasa biasa saja.
" Ku-kucing!? " ( Vern)
Vern masih ragu dengan jawabab dari Rey.
" Hey..... itu bukan Kucing, Itu Monster..... dasar Bodoh!!!! " ( Pitan)
berbeda dengan vern, pitan terlihat marah marah kepada rey. jelas bahwa ia tahu jika Yang dibawa rey ke mension bukanlah seekor kucing melakukan sejenis monster.
" Saat ini dia adalah seekor kucing, lagipula apakah onee-chan tidak keberatan aku memeliharanya! " ( Rey)
" Jika itu adalah keinginan Rey-chan, maka aku tidak akan melarangnya....... tetapi mengapa Kamu memelihara monster, terlebih itu adalah Warrent Tiger " ( Mainna)
mainna tidak melarang keinginan Rey untuk memelihara seekor monster, ia tidak keberatan jika rey menginginkannya.
" Wa-Warrent Tiger!!! Jadi benar itu monster ya!!! " ( Pitan)
pitan kembali dibuat kelimpungan, ia tidak mempercayai bahwa rey membawa sesuatu Yang berbahaya untuk ia pelihara di Mansionnya.
__ADS_1
" Benar ini adalah Anak Warrent....... Aku hanya tidak ingin melihatnya mati kedinginan karena induknya sudah mati akibat melawan Pasukan Goblin " " Awalnya dia sangat ketakutan, tetapi ia sudah sedikit lebih jinak setelah memakai Artifak Perbudakan " ( Rey)
" Artifak Perbudakan!!! "
Semuanya sepertinya terkejut saat rey mengatakan memasang Kalung artifak perbudakan pada Anak Warrent Tiger.
Mendengar bahwa rey yang membawa warrent tiger saja, sudah membuat semuanya cukup aneh. tetapi Yang lebih aneh bahwa rey memasangkan kalung tersebut kepada monster.
" !!!!! "
Vern mulai mendekat ke arah rey, ia dengan lembut mulai mengelus Anak Warrent Tiger itu seperti seekor kucing pada umumnya.
" Lucu........ Meskipun dia adalah Anak monster, tetapi ia sangat lucu....... Rey-kun, bisakah aku merawatnya juga " ( Vern)
" Tentu saja..... Jika Vern menginginkannya, kamu bisa merawatnya juga " ( Rey)
Vern sepertinya tidak takut dengan anak, ia menyebut dan menganggap anak monster itu sebagai anak lucu.
Rey senang dengan itu, ia cukup senang bahwa Vern dan dirinya memiliki Hobi Yang sama ( Pecinta Kucing! 😅 )
" Kalian berdua adalah pasangan Yang aneh!? " ( Harist)
Harist merasa aneh, Ia mengatakan bahwa Rey dan Vern adalah sepasang Tunangan Yang sama-sama memiliki Hobi aneh?
"........."
Vern sekarang mulai menggendong Anak Warrent Tiger itu seperti ia memegang sebuah boneka.
tetapi anehnya, anak warrent tiger seperti menyukai vern. ia dengan cepat merasa sanyam saat vern Yang memegang dirinya.
" Rey-chan apakah kamu sudah memberikan anak ini nama? " ( Mainna)
" Tidak...... aku tidak berfikir untuk memberikannya nama, tetapi apakah itu penting?? " ( Rey)
" Tentu saja itu penting...... Memberikan nama pada Monster sama seperti memberikan nama pada roh, ini adalah sebuah kontrak agar individual tersebut menjadi setia kepada tuannya! " ( Mainna)
" Hmmmm...... sepertinya tidak ada........ Vern, Apakah kamu memiliki ide untuk menamai anak ini? " ( Rey)
Memberikan nama kepada monster sangatlah penting dalam membentuk sebuah kontrak agar monster itu dapat setia kepada tuannya.
Mendengar penjelasan itu, Ray masih belum memiliki ide untuk menamai monster!?
ia kemudian menyerahkan kepada Vern untuk memberikannya sebuah nama....
" Sebuah nama ya...... Aku juga tidak memikirkannya, Sesuatu Yang lucu dan berbulu lalu warnanya putih!? " ( Vern)
Vern Juga tidak bisa menentukan sebuah nama.
ia masih bingung untuk memikirkannya.
"!!!!! "
ketika vern masih berusaha memikirkannya namanya, ia mekemudian teralihkan akan sesuatu.
Salju mulai turun dengan cukup indah. seolah memeberikan pemadangan yang sangat dingin dan lembut.
" Snow " ( Vern)
Vern akhirnya memberikan sebuah nama kepada anak warrent tiger.
" Snow ya..... namanya cukup bagus " ( Mainna)
" Eeeeeehh!!!! "
setelah vern memberikan nama, tiba-tiba saja sesuatu Yang bersinar mulai muncul.
anak warrent tiger memancarkan sebuah cahaya Yang menyilaukan banyak orang.
cahaya itu tidak berlangsung Lama, tidak Lama setelahnya cahaya mulai redup kembali.
Sesuatu Yang berbeda kali ini terlihat dari anak warrent tiger tersebut.
tanduk dari anak warrent tiger itu terdapat sebuah pola di kepalanya dekat tanduk tersebut. tanda yang seolah seperti sebuah mahkota terlihat begitu cantik di atas kepalanya.
kontrak telah berhasil, sekarang Vern adalah majikan dari Warrent tiger Snow.
" Ini nampaknya berhasil, tetapi masalahnya apakah ia akan tumbuh sebesar Induknya? " ( Rey)
" tidak usah khawatir....... warrent tiger sebenarnya bisa berubah kedalam bentuk kecil maupun besar sesuai keinginan si pemiliknya...... Snow dan Vern-chan Sepertinya memiliki hubungan Yang spesial, jadi ia tidak akan berbahaya baginya " ( Mainna)
" Itu bagus sekali, Vern...... apakah kau senang dengan ini " ( Rey)
" Ya.... aku senang, Jadi salam kenal ya.... Snow " ( Vern)
" Reongg "
Kucing itu mengengong saat vern mengatakan sesuatu kepada dirinya.
__ADS_1
Rey dan Vern sekarang memiliki anggota baru, yaitu seekor Warrent Tiger Yang ada bersama mereka.
sebuah pemandangan Yang cukup langka.......