The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 9 Ch. 44 : Keberangkatan Pahlawan, Pahlawan Kelima!


__ADS_3

Musim Panas datang lebih cepat dari perkiraan.


Selama waktu yang dihabiskan pada akhir Musim semi, Festival Yang diadakan di academi memberikan sebuah kesan kepada beberapa orang.


Seseorang mendapatkan Cinta Pertama mereka, seseorang Yang di tolak, atau seseorang menikmati kesenangan selama festival diadakan.


meskipun bagiku, ada hal Yang membuatku ketakutan hingga sekarang yaitu Rumah Hantu.


meskipun Acara Rumah hantu adalah idea dari kelas ketiga adikku, tetapi aku sangat takut dengan itu.


Vern hanya menertawakanku selama di dalam Acara tersebut dan membuatku tidak bisa berkata apa-apa.


Rumah hantu sangat menakutkan!


Tetapi terlepas dari itu, mungkin sekarang adalah waktu untuk berpisah dengan mereka berdua.


Kepergian Pahlawan dan Juga Calon Saintess menuju ke Medan perang.


Para murid dari jelas berbeda yang mengetahui jadwal keberangkatan itu hanya bisa melihat dari atas jendela.


Kami jelas 3A dan Juga Anggota osis bersama dengan Semua Guru dan petinggi academi berada di depan halaman dan berkumpul untuk Penghormatan keberangkatan.


" Ini mungkin terdengar lebih cepat dari semula...... Tetapi Sensei berharap Bahwa Tuan pahlawan dan Juga Nona Saintess bisa selamat ketika pergi ke Medan perang " ( Aisha)


Aisha sensei tidak biasanya seperti ini, ia tidak bisa menahan kesedihannya di depan harist dan juga pitan.


Bagi seorang guru, melepas kedua murid terdekatnya begutu cepat seperti kehilangan anggota keluarga. hubungan mereka cukup baik selama di academi.


" Terima kasih banyak Sensei....... kami tidak akan pernah melupakan Sensei " kata keduanya dengan membungkukkan tubuh.


Ini mungkin terdengar cukup mengharukan karena mereka berdua lulus lebih cepat daripada kami di kelas 3A ini.


sangatlah wajar mengingat bahwa Harist adalah Pahlawan Bintang, Ia merupakan Salah satu pahlawan Yang diwajibkan ikut beroerang ketika Invasi ras iblis terjadi.


begitupula dengan pitan, sebagai teman masa kecilnya dan juga Salah satu saintess maka ia juga harus mengikuti pahlawan untuk ikut berperang.


" Benar Pahlawan, Tolong jangan lupakan kami dan juga Lakukanlah apa Yang harus kau lakukan " kata Salah satu orang di kelas Kami.


mendengar Salah satu dari kami mengatakan hal tersebut, harist dengan cepat menutupi kesedihannya dan memberikan sebuah senyuman hangat kepada kami.


ia jelas tidak bisa menutupi semua Kesedihannya karena harus berpisah lebih awal dari kami, tetapi ia mengerti meneguhkan hatinya kembali.


" Tentu saja....... Terimakasih, Semuanya " ( Harist)


" Jika Kita bertemu kembali, Mari kita selesaikan Duel dan lakukan yang terbaik!!!! jadi Jangan Mati, Bodoh! " ( Rey)


" Aku tidak akan mati........ Lagi pula selama masih ada Rivalku, maka aku akan terus berusaha untuk mengalahkanmu! " ( Harist)


Menghilangkan sedikit kesedihan.


Aura persaingan kami mulai kembali muncul dan mencuat.


Ini terdengar cukup konyol tetapi aku senang bahwa seseorang akan terus mengingatku sebagai seorang rivalnya.


kuharap ia tidak mati di Medan perang.


Semua orang di kelas mulai mengatakan semua isi hatinya masing-masing.


terlihat jelas bahwa Harist dan pitan sangat di sukai semua orang dikelas termasuk oleh diriku.


sebenarnya keberadaan mereka lebih sangatlah penting bagi kami, Mereka adalah seseorang yang layak disebut sebagai seorang teman.


Ketika semua orang sudah selesai menyampaikan isi hati mereka, terlihat bahwa aura sedih semua orang terpancar saat ini.


beberpa orang mengalirkan air mata seolah mengatakan bahwa mereka tidak rela untuk kepergian pahlawan.


harist adalah bintang di kelas kami, sebagai seorang pahlawan ia tidak bertindak semberono seperti sebelumnya.


ia terlihat sangat baik dan juga bijak sana.


" maaf......tapi Jika tidak keberatan, Saatnya bagi anda dan saintess untuk segera berangkat " kata seseorang berbaju zirah kepada harist.


ksatria penjaga mengingatkan kepada harist untuk segera masuk ke dalam kereta naga. ia mengatakan jika harist telah selesai maka sudah saatnya untuk dirinya pergi.


" ........... "


mulai melambaikan tangan kepada kami.


" Sampai jumpa, Semuanya........... Terima kasih untuk segalanya " ( Harist) tersenyum sembari mengeluarkan air mata.


" Selamat Berjuang, pahlawan!!!! " teriakan semua orang kepada mereka berdua.


Harist dan pitan mulai memasuki kereta naga, para ksatria penjaga juga mulai bersiap untuk keberangkatan.


" .......... "


" !!!!!!! "


tepukan tangan dan sorakan Yang cukup meriah mengantarkan kepergian pahlawan ke Medan peperangan.


" Pahlawan Berjuanglah "


" tolong kembalilah dengan selamat "


" Doa kami bersama dengan anda! "


Suasana diakademi sangat bercampur aduk anatara kesedihan dan juga kebahagiaan.


Saat ini akhirnya tiba juga.


Kepergian Harist dan Pitan pada akhirnya Berangkat untuk menuju ke Medan perang.


" !!!! "


" ....... "


" Rey-kun, Apakah kau merasa sedih!? " ( Vern)

__ADS_1


vern mulai bertanya kepadaku apakah aku merasakan sedih!?


" Tidak...... Aku tidak sedih, hanya saja " ( Rey)


aku tidak bisa melanjutkan kata, Aku tidak tahu apa Yang harus ku katakan kepda dirinya.


" Heh!....... Rey-kun tidak bisa jujur " " Itu artinya kamu merasa kesepian " ( Vern)


Vern lebih picik dari Yang ku bayangkan.


Aku jelas tidak akan bisa berbohon dihadapan dirinua begitupun aku tidak bisa mengatakan sesuatu dengan jujur kepadanya.


Sebenarnya sangat memalukan untuk mengakui semua itu, terlebih kepada seseorang.


" Tidak...... Tentu saja tidak " ( Rey)


" Dasar Tsundere " ( Vern)


" Tch....... " ( Rey)


Mungkin apa Yang dikatakan Vern ada benarnya.


Aku sepertinya merasakan kesepian Ketika Seseorang Yang ku anggap sebagai Teman pergi meninggalkanku begitu saja.


Ini adalah rasa kesepian, hal Yang sangat memalukan untuk ku akui sekarang.


Kami mungkin tidak akan pernah bertemu kembali untuk menyelesaikan duel kami, tetapi ku harap Ia dan pitan akan kembali dan menemui kami setelah Perang ini berakhir.


..." Jangan Mati "...


Sebuah kata Yang harus mereka ingat di dalam diri mereka sendiri.


...........................


...°°...


...°°...


...°°...


...( Istana Diamond, Kekaisaran Gardinia )...


" Hyah.....hyahhhh....hyahhhh !!!! "


suara teriakan dari seorang anak yabg sedang berlatih mengayunkan pedang.


di tengah rintikan hujan yang snagat deras, Anak muda itu masih mengayunkan pedangnya dengan penuh keyakinan.


..." Harus.....Harus......Aku Harus menjadi kuat! Harus!!!! "...


di dalam hati anak tersebut, ia terus menerus mengatakan sesuatu untuk dirinya sendiri.


ia bertekad untuk menjadi kuat dan semakin kuat, semangatnya membara meskipun di tengah hujan yang cukup deras menerpanya.


anak berusia 10 tahun tersebut masih terus mengayunkan pedangnya tanpa berhenti sedikitpun.


Ia seakan tidak mempedulikan apapun dan hanya terus mengayunkan pedangnya ke arah depan.


teriak dari seorang ksatria yang berteduh kepada dirinya.


Ksatria yang melihat anak itu terus berlatih di tengah hujan merasa khawatir, ia khawatir bahwa anak tersebut akan sakit akibat terlalu banyak berlatih.


" Hyah.....hyahhh .....hyahhh!!!! "


Anak itu masih terus melanjutkan latihannya, ia tidak menggubris perkataan dari ksatria tersebut dan masih melanjutkan latihannya.


" Hyaaaahhhh......Siallll!!!! "


Anak itu kemudian berhenti dengan perlahan, ia lalu berteriak dengan sangat keras seolah tidak menerima hasilnya.


" !!!!! "


" Bruggg "


" Ares-samaaaa!!!!! "


Tanpa di sangka Anak itu pingsan dan terjatuh di tengah latihan kerasnya.


Sang Ksatria yang melihat anak itu terjatuh, mulai berteriak dan berlari dengan panik ke arah anak itu.


Ia kemudian menopang anak tersebut dan berlari membawanya untuk masuk ke dalam istana.


ksatria tersebut terus berlarian di sepanjang ruangan.


para maid yang melihat hal itu hanya bisa berekspresi terkejut melihat dirinya menopang anak tersebut.


" Ini sangatlah parah.....Saya tidak menyangka bahwa pangeran akan bertindak sejauh ini "


" Padahal ia tidak harus melakukan hal itu , karena ia tidak mungkin akan dikirim ke medan perang karena usianya yang masih dibawah unur "


" Meskipun begitu, pangeran Ares adalah salah satu dari kelima pahlawan.......tetapi sangat disayangkan bahwa ia pahlawan terlemah diantara yang lain "


" Kasihan sekali "


Para maid sedang membicarakan anak tersebut.


Ares Von Gardina, Pangeran Ke 16 Sekaligus salah satu dari kelima pahlawan manusia.


Tetapi dikarenakan ia masih dibawah umur, maka ia tidak bisa pergi ke medan perang.


ditambah kemampuannya sangatlah lemah dibandingkan dengan Kelima pahlawan lainnya. hal itu membuat dirinya sering dibandingkan dengan orang lain bahkan hampir tidak bisa disetarakan dengan pangeran ke 15.


ia hanya menjadi Pembicaraan para Pelayan dan bahkan bangsawan di negaranya.


Sang Pahlawan Keadilan.......


.........................

__ADS_1


...( Istana utama kaisar, Kamar sang kaisar )...


" Uhuk..... uhuk..... " suara seorang pria dewasa Yang sedang batuk.


Disebuah kamar Yang cukup mewah, seseorang sedang berdiri menghadap ke arah sebuah kasur Yang tertutup oleh kain pelindung.


di dalam kain itu, terlihat seorang pria berunur 40 tahun yang sedang terbaring lemah di tempat tidur.


Seorang pria paruh baya berpakaian buttler sedang menghadap kepada pria tersebut.


ia memberikan salam hormat menandakan bahwa orang itu adalah orang Yang sangat penting.


" Uhukk..... uhukkkk.... huakkkk "


si ptia di dalam kasur itu masih batuk-batuk, terdengar bahwa batuknya sangatlah parah hingga sekujur tubuhnya menjadi kurus karena penyakit tersebut.


" Yang mulia, Kondisi anda semakin parah setiap harinya...... Saya berjanji bahwa saya akan segera memerintahkan orang untuk melenyapkan kutukan anda " kata buttler itu kepada pria tersebut.


Sang buttler itu menyebutnya sebagai Yang mulia. ia juga mengatakan bahwa ia akan segera memerintahkan seseorang untuk melenyapkan kutukannya.


" !!!! "


pria tersebut mulai mengarahkan isyarat tangnya.


ketika buttler melihat isyarat tabgan itu, ia mengerti bahwa orang itu mengatakan " Cukup " dengan kata lain meminta buttler untuk berhenti seketika.


" Kutukan ini adalah sebuah karma " " Pahlawan pendendam itu tidak akan membiarkanku Mati begitu saja, tidak ada cara untuk menyembuhkan kutukan ini " ( Kaisar Gardinia saat ini Leonidas Von Gardina.


" Tapi, Yang mulia......... Jika Kami terus berusaha untuk mencarinya, maka pasti kutukan itu bisa dihilangkan....... meskipun saya harus mempertaruhkan nyawa saya " ( Kepala Buttler kepercayaan kaisar Fedort.


Terlihat bahwa Kepala Buttler sangatlah serius kepada kaisar.


ia bahkan rela mengorbankan nyawanya jika untuk menyelamatkan kaisar.


" Uhuk...... uhuk.......... Menemukan Lenia adalah Hal mustahil selain Menaklukkan Tarnminia " " Meskipun Kau bisa menyembuhkanku tetapi tidak untuk Kondisi kekaisaran " ( Leonidas)


" Saya mengerti, Yang Mulia " ( Fedort )


mendengar kaisar mengatakan hal itu, membuat kepala buttler menjadi merenung.


ia mengerti bahwa meskipun dirinya berhasil menyembuhkan kaisar tetapi kekaisaran tidak demikian.


kondisi kekaisaran saat ini sedang berada di ujung tanduk, dan terancam akan hancur di masa mendatang.


" Ini semua adalah Salahku...... Jika saja Wanita itu masih ada disisiku, maka kekacauan ini pasti tidak akan pernah terjadi " ( Leonidas)


" Tidak ada Kesempatan kedua...... Ratu Yalen Terlajur melarikan diri dari negara ini " " Anda dan Ratu Rasyha Sudah menghancurkan Keluarganya dan mempermalukan dirinya........ kita sudah kehilangan Salah satu Pilar berharga kita " ( Fedort )


" Itu sangatlah disayangkan........ Aku menabur apa Yang ku perbuat di masa lalu " " Sekarang semua tergantung dari pergerakan Kerajaan Tarnminia dan Sikap Granduchess Derexian " ( Leonidas)


" Derexian seperti duri di dalam Kekaisaran, Jika kita tidak berhati-hati maka mereka bisa saja memusuhi Keluarga kekaisaran " " Dan mengenai Tarnminia, Raja Eugenia........ dia adalah Orang Yang berbahaya untuk dijadikan sebagai Musuh " ( Fedort )


" uhuk...... uhuk........ "


di tengah pembicaraan, Kaisar Kembali batuk-batuk.


Tetapi kali ini batuk tersebut disertai dengan darah Yang keluar dari mulutnya.


" Ini masih belum sepenuhnya terlambat........ Perang di masa mendatang dengan Tarnminia bisa kita hentikan " " Sebutkan Informasi mengenai Putra Mahkota Tarnminia " ( Leonidas )


" Baik....... Putra Mahkota Reyham Vier Tarnminia Saat ini sedang dalam Pembelajarannya di Gransillia " " Beberapa Waktu lalu, Ia berhasil mengalahkan Pangeran Geonots dan bahkan Melakukan tindakan diluar nalar " " Saya tidak tahu ia adalah orang Yang seperti apa....... tetapi Jelas bahwa ia sama Berbahayanya dengan Raja Eugenia " ( Fedort )


" uhukkk...... uhuukkkk....... hah hah " " Ini adalah masalah Bagi kita......... Eugenia sudah sangat berbahaya bagi Kekisaran, tetapi jika putranya sama seperti dirinya maka kita akan berakhir " ( Kaisar)


pernyataan langsung dari sang kaisar.


Baik kaisar dan juga fedort sama-sama menganggap Eugenia sebagai Musuh yang berbahaya.


tidak hanya itu, bahkan Reyham yang merupakan putranya juga sama berbahayanya bagi mereka.


" Selama masih ada kesempatan ini, maka Lakukanlah apapun agar kekaisaran tidak Hancur " " Segera Kirimkan Surat kepada Erdina...... katakan pada dirinya untuk membuat Pertunangan dengan Putra Mahkota Tarnminia, dengan cara Apapun " ( Leonidas)


" Sesuai dengan perintah Anda, Yang mulia " ( Fedort)


Kaisar telah membuat sebuah rencana untuk mencegah Kehancuran kekaisaran.


ia meminta kepada Fedort untuk membuat sebuah Surat perintah kepada putri Erdina.


...°...


...°...


...°...


...°...


...°...


...°...


...°°°°°°...


...( Catatan )...


Setiap Pahlawan dalam WN ini memiliki Gelar masing - masing Yang mewakili jiwa mereka.


- Pahlawan Langit


- Pahlawan Kebajikan


- Pahlawan Bintang


- Pahlawan Keadilan


- Pahlawan Pendendam


Diantara kelima pahlawan, Pahlawan Keadilan Adalah Pahlawan terlemah diantara yang Lainnya.

__ADS_1


sesuai dengan namanya, Ia akan berpegang teguh pada keadilan yang ia percayai.....


Karena Pahlawan Pendendam sudah tidak ada, maka Hanya tersisa 4 pahlawan saja saat ini.....


__ADS_2