The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 8 Ch. 28 :


__ADS_3

...( Gerbang masuk akademi ) ...


“ Academi ini jadi sedikit lebih besar dibandingkan beberapa tahun sebelumnya....... Ku harap Rei-chan akan baik-baik saja “ ( Mainna )


Saya mulai memasuki gerbang masuk akademi seperti yang saya jadwalkan sebelumnya. Sebenarnya ini karena saya sangat ingin melihat adik saya yang telah masuk tahun ini! meskipun ini sudah beberapa bulan tetapi rasanya benar-benar snagatlah sepi ketika ia tidak ada di rumah seperti sebelumnya.


Perjalanan dari desa sicthmid menuju ke garnsillia memakan waktu lebih dari satu minggu menggunakan kereta naga, saya begitu berterima kasih kepada banri-kun karena ia memberikan ku tumpangan saat akan berangkat ke sini.


Tidak ada kendala berarti ketika menuju ke garnsillia melalui kerajaan tarnminia. Hal itu karena saat ini kerajaan telah mengakhiri perang saudaranya dan raja baru telah diangkat menjadi raja.


Meskipun ada beberapa bandit yang menghalangi jalan kami tetapi aku bisa membereskan mereka dnegan mudah hanya dengan beberapa sihir kecil saja.


Meskipun itu sepertinya sedikit berlebihan.


Mulai melangkahkan kaki memasuki ruangan akademi dan menelusuri lorong untuk menuju ke tuangan dimana Marine berada.


Ini adalah sebuah kunjungan resmi dari salah satu penyihir murni untuk melakukan sedikit pengajaran di kelas tertentu!


Marine-san telah menjadwalkan acara khusus untuk murid kelas pertama agar semuanya berkumpul di lapangan tertentu karena saya tidaklah sendiri dalam presentasi, marin-san, harine-chan dan juga Banri-kun akan ikut bersama dengan saya di tempat tersebut.


Ketika melangkahkan kaki saya di sepanjang area akademi, terlihat bahwa murid-murid sepertinya memandang heran kepada diri saya!?


Saya sebenarnya menyadari bahwa ini semua mungkin karena pakaian penyihir yang biasa saya kenakan.


Sedikit informasi bahwa para penyihir murni biasanya memiliki emblem tertentu yang bisa dikenali oleh beberapa orang saja, dan itu mungkin adalah penyebab semua perhatian ini tertuju kepada diri saya.


“ Siapa nona cantik itu!? “ 


“ Dari pakaian dan juga emblemnya nampaknya bahwa ia adalah penyihir murni “


“ Tetapi bukankah dari penampilannya ia terlihat seperti nona muda pada umumnya? “ 


“  apapun itu yang jelas, dia sangat cantik...... aku benar-benar bisa jatuh cinta sekarang “ 


Bisik para murid yang melihat ke arah mainna dengan tatapan kagum. Mereka semua sebenarnya terpukau karena kecantikan alami yang ia pancarkan! Ditambah ia juga  merupakan penyihir murni yang bisa dikenali para murid dengan mudah! Meskipun para murid tidak menyadari siapa ia sebenarnya.


Aku sudah sering mendapat banyak hal tidak terduga, tetapi para murid disini sepertinya masih belum menyadari siapa diriku sebenarnya! Dan ya itu adalah hal terbaik karena jika mereka menyadarinya mereka akan sangat ketakutan bisa mengetahui siapa aku yang sesungguhnya.


Tanpa syaa hiraukan, saya hanya berjalan melewati beberapa lorong dan juga kelas! Ada banyak murid yang melihat ke arah diri saya dnegan tatapan kagum entah itu melihat penampilan ataupun snagat kagum dnegan gelar yang saya miliki sebagai penyihir murni.


Yang jelas itu bukanlah hal terspenting.


“ Ano~ apakah Anda adalah Mainna este aldorian-sama!? “ kata seorang pemuda berambut hitam yang mendatangiku dari arah depan.


Pemuda berambut hitam itu ditemani oleh dua orang hadis di sampingnya seraya menghampiriku sembari memberikan rasa hormat dan sopan santun mereka.


“ Tentu saja, itu adalah saya..... apakah Marin-san mengatakan kepada kalian untuk mengantarkanku ke ruangannya!? “ ( Mainna )


Saya sudah menyadari hal tersebut ketika mereka datang menghampiri saya.


“benar ....... kepala sekolah meminta kepada kami semua untuk mengantar Anda ke ruangan khusus yang sudah disediakan...... silahkan ikuti kami “ ( Hikkone )


Dengan  nada hormat, pemuda berambut hitam itu mulai meminta kepada saya untuk mengikutinya ke ruangan khusus yang tekah di sediakan.


“ baiklah..... Terima kasih “ ( Mainna )


Menjawab dnegan sopan , saya mulai mengikuti ketiga orang tersebut  untuk menuju ke ruangan khusus.


Kami mulai melangkah menaiki tangga melewati ruangan demi ruangan, terlihat bahwa selama melewatinya ada banyak murid yang memperhatikan! Mereka sepertinya cukup penasaran dengan atmosfir yang menyebar.


“ saya sudah mendengar semuanya dari kepala sekolah, tetapi saya masih belum bisa percaya bahwa nona secantik ini adalah penyihir murni legenda tersebut....... mohon maafkan saya atas tidak sopanan saya kepada Anda, Nona Penyihir Kehancuran “ ( Hikkone )


Meskipun samar, terlihat bahwa pemuda tersebut seperti mengambil sikap hati-hati kepada diri saya.


Walaupun ia bisa dnegan sempurna menyembunyikan ekspresi takut di dalam dirinya karena mendengar rahasia tentang saya.


“  tidak apa-apa..... lagi pula  itu adalah hal yang wajar, semua orang pastinya akan takut jika mengetahui hal itu “ ( Mainna )


Mulai  memberikan senyuman tipis sebagai pertimbangan, saya menyadari bahwa sepertinya bukan hanya pemuda itu yang menyembunyikan rasa takut tetapi kedua teman wanitanya juga sama.


Lupakan segala yang terjadi untuk tidak menjadi hal sulit......


...( Ruang khusus staff academi )...


Tiba di tuang khusus yang sudah diarahkan, Ketiga orang yang mengantarku tersebut terlihat cukup baik dalam hal pengantaran. 


“ jika begitu kami akan undur diri “ 


Sembil membungkukkan badannya, pemuda tersebut dan juga kedua temannya mulai pergi beranjak untuk menyelesaikan urusan mereka sendiri.


Mulai mengalihkan perhatian, aku mulai membuka ruangan di balik pintu tersebut untuk menemui marin yang sudah menyambutku di dalamnya.


“ ......... “

__ADS_1


“ kamu datang lebih cepat daripada yang telah saya perkirakan..... Lama tidak berjumpa, Mainna-san “ ( Marine )


Marin yang sedari tadi duduk di kursi kepala sekolah mulai menyambutku dengan ramah.


Saya mulai mempersiapkan diri memasuki ruangan dan menutup pintu untuk pembicaraan pribadi dengannya di ruang staff.


“ Ha....... Lama juga tidak  berjumpa, Marin-san “ ( Mainna )


Aku mulai membalas sapaannya dnegan salam hormat yang selalu kami gunakan untuk pertemuan formal.


“ Mungkin ini bisa dikatakan sebagai sebuah tidak sopanan, tetapi kami memerlukan sedikit instruksi darimu untuk menambah pengetahuan para murid baru di academi tahun ini “ ( Marin )


Sambutan marin terdengar seperti sebuah permintaan maaf karena ia meminta bantuan instruksi dari diriku yang jarang melakukan hal tersebut.


“ tidak masalah....... lagi pula  aku juga berada di sini untuk melihat adik kecilku yang sudah lama tidak ku lihat “ ( Mainna )


“ Syukurlah jika kamu tidak keberatan......baiklah bisakah kita untuk pergi memulai acaranya “ ( Marin )


Marin mulai mempersiapkan diri untuk memberikan instruksinya agar para murid di academi bisa berkumpul di ruang terbuka.


Instruksi ini akan melibatkan empat penyihir murni,  sebuah pemandangan yang cukup jarang terjadi di academi selama ini terlebih mereka sepertinya belum mengenal diriku secara resmi.


...••...


...••...


...••...


...( Taman istana kaca )...


“ ......... “ lavender sedang terfokus untuk mengasah kemampuannya dan menunjukkan hasilnya kepada diriku.


Sebuah cahaya berwarna kehijauan mulai menerangi kedua telapak tangannya yang ada di sebuah gundukan tanah. Ia sangat fokus akan hal tersebut.


“ tumbuhlah!!!! “ ( Veronicia )


Lavender mulai meneriakkan sesuatu seperti mengatakan tumbuh kepada gundukan tanah di kedua telapak tangannya tersebut.


“ ......... “ sebuah reaksi mulai muncul, dari gundukan tanah  tersebut sebuah tunas tanaman mulai tumbuh dan semakin berkembang setiap detikanya.


Tunas yang ditumbuhkannya tersebut perlahan mulai semakin membesar dan  mulai memperlihatkan sebuah pohon bunga obat yang cukup jelas.


“ ......... “ lavender yang telah selesai dengan kemampuannya mulai berhenti sejenak dan mengambil nafas perlahan, ia mulai membalikkan diri ke arah diriku.


Lavender dengan percaya diri mulai menunjukkan hasil latihannya selama ini!


“ .......... “ mulai memberikan tepukkan tangan dnegan hasil yang diperlihatkan lavender tersebut.


“ itu......... Itu luar biasa, lavender!!! “ ( Rey )


Tidak lupa aku juga mulai memberikan pujian kepada dirinya karena hasil yang ia dapatkan dalam dua hari bisa mencapai target yang ia harapkan.


Setelah berhasil melakukan pencarian roh kontrak, kemampuan lavender lebih baik daripada sebelumnya! Jumlah kapasitas mananya jauh lebih meningkat dibandingkan dirinya sebelumnya dan juga sebuah energi spiritual yang cukup besar memancar melalui dirinya.


Aku tidak mengerti mengapa ia bisa sehebat ini dalam waktu singkat, jelas bahwa ia bisa menggunakan sihir manifestasi tanaman tanpa memperlihatkan tanda-tanda efek sampingnya sangatlah luar biasa.


Dan juga tanaman obat yang sebelumnya merupakan sebuah bibit saja bisa berubah menjadi sebuah tanaman hanya dalam waktu singkat.


Jelas ini sudah berada jauh  untuk bisa disebut sihir, sebuah keajaiban.


“ Terima kasih banyak, Semua ini berekat bantuan dari Reyan dan juga Tuan Nopt........ “ ( Lavender )


Dengan senyumannya lavender memperlihatkan ekspresi yang tidak pernah ia tunjukkan sebelumnya! Ia terlihat begitu cerah hari ini.


“ begitu ya....... aku juga cukup senang bila kamu bisa menggunakan kemampuan emas itu lebih baik dari sebelumnya........ sejujurnya aku harus mengatakan bahwa kemampuanmu adalah harta karun yang berharga “ ( Rey )


Mulai memberikan sebuah pujian kepada lavender dan juga kemampuannya yang bisa ku samakan dengan emas.


Alasan aku mengatakan semua itu adalah karena sihir manifestasi tanaman adalah sebuah sihir yang paling berharga dibandingkan yang lainnya! Kamu bisa menumbuhkan pepohonan dan tanaman dalam waktu singkat tanpa menunggu waktu lama.


Benar-benar sebuah anugerah........


“ meskipun reyan mengatakan semua hal itu, tetapi aku masih saja lemah...... aku bahkan tidak bisa melindungi diriku sendiri “ ( Lavender )


Berbeda dari sebelumnya, lavender terlihat tidak percaya diri! Sebuah kenyataan bahwa meskipun ia memiliki sebuah kemampuan yang berharga tidak menutup kemungkinan bahwa ia tidak bisa menyerang seseorang dengan kemampuan miliknya..


“ apa yang kamu katakan........ kamu harusnya lebih berbangga diri bisa memiliki kemampuan tersebut loh! Meskipun tidak  bisa menyerang orang tetapi itu jauh lebih baik ,karena sihir untuk melukai seseorang tidaklah bagus dan cenderung buruk........ sebaiknya kamu bisa lega sekarang “ ( Rey )


Berusaha menghibur lavender yang sedang tidak percaya diri.


Mengapa aku melakukan hal ini? Meskipun aku tidak ingin dekat dnegan seseorang tetapi ia sedikit berbeda! Setidaknya bisa dikatakan ia satu-satunya orang yang ingin berinteraksi dneganku di kelas.


“ Terima kasih Reyan “ ( Veronicia )

__ADS_1


Lavender mulai kembali percaya diri, ia mulai mengatakan ucapan terima kasih karena aku sudah menghibur dirinya tersebut.


“ ........ “ 


“ Reyan-kun, Vern-chan ...... apakah kalian sudah selesai dengan penumbuhan tanamannya “ ( Olivia )


Senpai yang sedari tadi menunggu kami kini mulai datang untuk melihat hasil yang telah didapatkan tersebut.


Ia mulai berjalan mendekati kami untuk melihat tanaman obat yang ditumbuhkan lavender sebelumnya.


“ ........ “ 


senpai mulai mengecek dan melihat tanaman tersebut dari arah dekat! Ia mulai mengambil satu daun dari tanaman itu dan mulai mencium aroma daun tersebut.


“ Ini berhasil...... Vern-chan, aku tidak mengira bahwa kamu memiliki kemampuan berharga seperti ini....... jika dnegan kemampuanmu ini maka taman ini pastinya tidak akan lagi kekurangan bahan untuk penelitian “ ( Olivia )


Olivia senpai mulai memberikan pujiannya kepada lavender, ia juga mengatakan bahwa dnegan kemampuan lavender tersebut taman ini tidak akan kekurangan bahan tanaman obat.


“ senpai, Anda terlalu berlebihan........ menurut saya semua ini berekat bantuan senpai juga, dan juga saya sangat senang bisa  bergabung dalam klub ini “ ( Veronicia )


“ Vern-chan “ ( Olivia )


Senpai cukup terharu dengan perkataan dari lavender, ia kemudian langsung memeluk lavender seperti seorang teman dekat.


Sebuah pemandangan yang penuh dnegan bunga, melihat kedua gadis saling memeluk satu sama lain.


“ Ah.....Pemandangan ini Rasanya membuatku iri “ (  Rey )


Sedikit mengutarakan pendapat mengenai pemandangan indah tersebut, persahabatan wanita benar-benar sesuatu yang berbeda dnegan laki-laki.


Meskipun pada dasarnya aku sama sekali tidak mau dipeluk oleh si  pahlawan manja sama sekali.


“ senpai , ini terlalu erat “ ( Veronicia )


Terlihat menahan diri, lavender masih merasa tidak nyaman karena senpai memeluknya dengan cukup erat.


“........ “ Mulai melepaskan pelukannya kepada lavender.


“   maaf, maaf...... aku hanya sedikit terbawa suasana........ tetapi ini jelas merupakan sebuah kebanggaan karena kita memiliki anggota yang cukup berharga disini “ ( Olivia )


Senpai mulai meminta maaf karena ia sudah berlebihan memeluk lavender sebelumnya! 


“ Ano~ mengenai hal itu, bukankah akan sangat berbahaya bila lavender  menunjukkan kemampuannya kepada orang lain “ ( Rey )


Mulai mengalihkan topik, aku mulai mengatakan pendapat bahwa kemampuan lavender akan sangat beresiko bila seseorang mengetahui kemampuan emasnya tersebut.


“ hmmmm...... memang benar, jika seseorang mengetahui kemampuannya itu akan sangat berbahaya bagi Vern-chan....... seperti kejadian tempo hari lalu, jika begitu aku akan merahasiakan semua ini dan membicarakannya kepada Harine-sama........ “ ( olivia )


“ setuju “ 


Kami menyepakati sebuah pernyataan bahwa selain anggota klub maka tidak boleh ada siapapun yang mengetahui kemampuan dari lavender tersebut.


Baik aku, lavender dan olivia senpai akan merahasian semua ini. Olivia senpai juga akan mendiskusikan hal ini bersama dnegan harine-sama untuk mengamankan Lavender dari seseorang yang mencurigakan agar tidak terjadi kejadian dimana seseorang mengincar dirinya.


“ ngomong-ngomong, aku mendapatkan pesan dari Harine-sama bagi kelas pertama semuanya harus berkumpul di lapangan latihan....... para penyihir murni akan melakukan sedikit instruksi dan juga test kemamouan bagi murid yang berparti sipasi....... dan juga ku dnegar ada nona cantik yang ikut bersama dnegan penyihir murni lainnya “ ( Olivia )


Senpai mengatakan kepada kami berdua bahwa murid kelas satu di haruskan untuk berkumpul  di tempat latihan untuk mendengarkan instruksi dari penyihir murni.


Lalu senpai juga menambahkan bahwa ada seorang gadis canti yang menjadi tamu  dan bersama dnegan penyihir murni untuk menginstrukturi pembelajaran.


Ketika senpai mengatakan hal itu, aku sontak langsung mengenali siapa tamu spesial tersebut! Mungkin saja itu adalah orang yang sudah ku tunggu.


“ sepertinya aku akan sangat bersemangat bisa berjumpa dnegan onee-chan lagi setelah beberapa bulan ini “ ( Rey )


“ ada apa reyan? “ ( Veronicia )


Lavender mulai bertanya karena penasaran.


“  bukan apa-apa...... baiklah, sebaiknya kita segera cepat ke tempat latihan........ “ ( Rey )


Beranjak untuk pergi mengikuti instruksi menuju ke tempat latihan, aku sangat tidak sabar melihat onee-chan sebelumnya.......


...**...


...**...


...**...


...( ****** ) ...


...Saat pertama kali bertemu dengan mainna, sebenarnya Hikkone juga ikut kepicut akan kecantikan dan juga keanggunannya. ...


...Hikkone sebenarnya juga merasa bahwa meskipun Mainna adalah penyihir kehancuran tetapi ia tetaplah wanita Yang cantik di tambah lagi ia merupakan penyihir terkuat saat ini, dan hal itu selalu di idamkan oleh hikkone. ...

__ADS_1


...Tize dan Helis Yang ikut mengantarkan Mainna sudah mengerti maksud dari hikkone tersebut, dan mereka berdua sebenarnya menegurnya karena hikkone sudah tidak sopan kepada penyihir kehancuran. ...


__ADS_2