
Setelah masalah dengan Kekeringan Desa dan misama telah teratasi, aku berniat langsung menuju ke kantor departement sihir middean.
Aku akan melaporkan masalah ini kepada Marin, Banriett dan syuffia untuk memulai sebuah diskusi.
( pembiacraan diskusi petinggi depertement sihir )
Aku telah menjelaskan semua informasi yang kudapatkan dari Penduduk desa dan juga informasi lengkap dari para Roh di hutan, juga mengenai pahlawan yang telah terkena kutukan Jiwa.
“ Baiklah...... aku sudah menegrti menegenai garis besar persoalan ini, tetapi seorang pahlawan yang sudah bertindak sejauh itu....... ini benar-benar sangat berbahaya “ ( Marin ).
“ tapi Sihir kutukan jiwa ya!? apakah Itu bisa menjelaskan semuanya..... tetapi yang tidak bisa ku percaya adalah mengapa ia menginginkan batu jiwa itu!? Meskipun pada kenyataannya ramuan pemulih jiwa itu tidak pernah ada “ ( Syuffia ).
“ itu adalah hal yang harus kita di cari tau lebih jauh........ banri-kun apakah kamu sudah menemukan titik terangnya!? “ ( Mainna )
“ hmmmm....... ini mungkin cukup rumit, meskipun kita bisa saja membunuh pahlawan itu dengan cukup mudah. Tetapi masalahnya pahlawan itu bisa bereingkarnasi kembali ke tubuh orang lain yang mirip denganya....... untungnya berekat kutukan jiwa itu, setiap kali ia akan bereingkarnasi ke tubuh orang lain maka tubuh orang itu akan semakin melemah dan kutukan itu perlahan semakin mengikis jiwanya “ ( Banri )
Banriett sudah mengetahui bagaimana cara kutukan jiwa itu bekerja. Meskipun pahlawan itu bisa bereingkarnasi ke tubuh orang lain yang memeiliki banyak kemiripan denganya! Ia akan semakin melemah jika melakukan hal tersebut.
Dan juga kutukan jiwa itu akan semakin mengikis jiwanya saat ia berpindah ke tubuh orang lain.
“ Seperti yang diharapkan darimu, Banri-kun....... kamu sudah mengetahui semua hal tentang pahlawan itu “ ( Mainna )
“ Mainna-san , kamu tidak perlu memujiku seperti itu........ jadi Marin! Apakah keputusan yang akan kita ambil kali ini “ ( Banri ).
Banriett mulai menanyakan kepada marin mengenai keputusan yang akan ia ambil kali ini. Mengingat kami sudah mendapatkan cukup banyak informasi mengenai pahlawan Neich.
“ Benar juga......... kita tidak bisa terus membiarkan pahlawan itu bertindak sesuka hatinya “ “ Ini mungkin adalah keputusan yang cukup berat “ “ Pahlawan Neich akan dimasukan menjadi daftar Buronan Serikat sihir, ia harus segera di singkirkan .......... jika begitu, mainna-san......... segera lenyapkan Pahlawan itu “ “ Ini bukanlah perintah tetapi permintaan, Sebelum Semunya Menjadi Lebih kacau............ kami berharap banyak kepada anda, Nona Penyihir Kehancuran “ ( Marin )
Marin sudah membulatkan Keputusannya Dengan dinyatakannya Pahlawan Neich sebagai Daftar Buronan Dari Serikat sihir, maka dengan ini mereka semua akan sepakat untuk menunjukku sebagai Eksekutor Serikat sihir.
Alasan utama mereka semua memintanya adalah karena hanya dengan sihir penghapusanku maka pahlawan itu bisa benar-benar lenyap bersamaan dnegan jiwa dan raganya.
“ Baiklah.......dengan senang hati, aku akan menderima permintaan tersebut “ ( Mainna )
Dengan ini maka diskusi petinggi serikat sihir telah berakhir dengan menetapkan sang pahlawan sebagai buronan. Kami tidak bisa membuarkan orang berbahaya tersebut terus bertindak sesuka hatinya kerena ia bisa lebih berbahaya daripada Raja iblis itu sendiri.
Babak Penghapusan Akhirnya segera di mulai...................
...•...
__ADS_1
...•...
...•...
...•...
( Di guild Petualang )
Pahlawan kecil dan juga gadis kecil telah berhasil menemui ketua guild untuk mendapatkan informasi mengenai senjata pahlawan.
“ Eh!? Jadi memang benar-benar ada di wilayah ini “ ( Harist )
“ Tentu saja pahlawan kecil, aku mendapatkan informasi ini dari orang terpercayaku....... kamu tidak perlu meragukan informasi yang di dapatkan dari guild petualang “ kata ketua guild.
“ Hmmmm........ tapi mengingat jaraknya, Bukankah Labirin Besar Cestia yang berada di arah tenggara sedikit jauh dari tempat ini...... di tempat itu bahkan hampir tidak ada penduduknya sama sekali “ ( Pitan )
“ Itu tergantung dari pilihan kalian......... tetapi yang dikatakan gadis kecil memang benar, Tuan pahlwan tidak perlu mencari benda itu ke labirin berbahaya tersebut “ kata ketua guild.
Ketua guild menyarankan agar pahlawan tidak perlu mencari benda itu ke tempat yang ia anggap berbahaya tersebut. Dikarenakan lokasi labirin Cestia berada di temoat yang hampir tidak memiliki penduduk sama sekali.
“ Bagaimana ini harist-kun........ apakah lebih baik kita batalkan saja " ( Pitan )
Pahlawan memutuskan untuk tetap pergi menuju ke labrin Cestia, ia tidak ingin mengecewakn orang yang ia percayai tersebut.
Pahlawan kemudian memberikan sejumlah kantong uang kepada ketua guild atas informasi yang ia berikan tersebut.
“ Jumlahnya adalah 15 Koin emas dan juga 50 Koin perak........ terimakasih atas informasi yang anda berikan “ ( Harist )
Pahlawa kecil kemudian menunduk dan berkata terimaksih kepada ketua guid atas informasi yang mereka dapatkan tersebut.
“ Meskipun anda adalah seorang pangeran, tetapi anda benar-benar begitu sopan..........aku beharap jika saja anda yang menjadi seorang raja di negeri ini “ kata ketua guild.
“ Tidak....... anda terlalu memuji, aku tidak tertarik untuk mewarisi Gelar dai ayahku “ ( Harist )
Setelah selesai mendapatkan informasi yang mereka perlukan. Mereka kemudain bergegas untuk pergi dari guild cabang middean.
Pahlawan kecil dan pendampingnya akan pergi menelusuri Labirin Cestia untuk mencari Senjata Pahlawan. Apakah yang akan menanti mereka.
...•...
__ADS_1
...•...
...•...
...•...
Setelah aku selesai dengan semua urusanku di Kantor Guild, aku memituskan untuk langsung pulang ke rumah.
Tetapi ini benar-benar sangat merepotkan, sekarang aku menyadari mengapa beberapa orang tiba-tiba saja pingsan saat mereka memandang ke arahku. Mereka seolah-olah memandangiku seperti mereka melihat sosok Raja iblis!?
Ini semua terjadi Setelah aku berhasil menyelesaikan Quest Labirin misterius dan menyerap Semua Kekuatan mana dari Naga agung. Kini sekarang aku telah naik ke Posisi Sebagai Petualang Rank S.
Nampaknya memang menjadi masalah bagiku jika terus ku biarkan. Aku berniat untuk meminta Onee-chan untuk membuat Artifak penekan baru agar aku bisa bebas tanpa perlu ketahuan.
Mengesampingkan soal itu. Aku harus Berpisah dengan kakak itu, ia telah kehilangan anggota partinya karena ekspedisi ini. Dan kini ia akan kembali menjeguk orang tuanya dan adiknya di desa yang sebelum ini telah terkena Miasma.
Aku berniat sedikit membantu kakak itu dengan sedikit uang yang aku miliki. ia pada awalnya menolak hal tersebut karena ia keberatan dengan pemberian itu.
Aku menjelaskan bahwa itu hanyalah sebuah pinjaman, dan kakak itu bebas untuk memberikannya kembali jika ia bertemu denganku lagi.
Meskipun aku tidak begitu peduli tentang penegmbalian dana itu.karena yang terpenting adalah kakak itu setidaknya bisa sedikit lega untuk membantu ayahnya yang tengah Sakit.
( Reyham Tidak megetahui bahwa ia telah membantu seorang yang akan menjadi seorang pedagang terkemuka di kemudain hari.......... dan pedagang itu akan tetap mengingat semua hutang budi yang telah ia berikan tersebut.........hubungan timbal balik )
...•...
...•...
...•...
...•...
( Hikayat Author)
• Jumlah Orang Yang mendapatkan Gelar Pahlawan di Dunia ini adalah 5 Orang dan masing-masing tersebar di seluruh Wilayah manusia.
Pahlawan Yang baru di ketahui saat ini adalah Neich dan Juga Harist Fhieg Secillean.
identitas dari pahlawan lainnya Akan dibahas pada Volume berikutnya............. 🤓
__ADS_1