
...[ Tiba di Volume ke 8 ..... Setting cerita WNnya masih di Akademi Gransillia, bisa dibilang part keduanya....... tapi kita nantikan saja jalan cerita berikutnya ] ...
...[ Author sebenarnya sedikit capek karena pulang dari mudik lebaran dan perlu waktu buat menyelesaikan skriptnya 😞 , 🙏 mohon maaf ya bila perilisannya bisa beberapa hari sekali karena skirpt belum jadi ] ...
...Silahkan membaca.............
...*...
...*...
...*...
...*...
...*...
“ Hah hah hah hah hah “
...‘ Lari,lari dan teruslah berlari ‘...
“ !!! “
Berlari terengah - engah memasuki Gelapnya malam dan hutan yang lebat.
Bertanya apa yang sedang ku lakukan ini!?
Aku sedang berusaha untuk menghindari seseorang yang dikirim untuk membunuh diriku.
Perasaan takut dan gelisah bercampur menjadi satu, Sebuah perasaan yang tidak pernah ku rasakan ini mulai bisa ku alami sendiri.
Kakiku bergetar, tanganku menggigil, Tidakbisa berkata apapun lagi, yang bisa ku lakukan hanyalah lari dan lari tanpa bisa melawan.
“ ha ha ha...... Anda ingin lari seperti seekor tikus kecil..... Anda bisa berlari tetapi Anda tidak akan pernah bisa sembunyi....... “ kata seorang pria yang memegang dua belah pisau dibelakangku.
Pria itu dengan santai terus mengikuti di belakangku, ia tertawa seolah menemukan seekor mangsa untuknya bisa bersenang-senang.
Tidak perduli apapun yang terjadi, aku terus berlari dari kejaran pria itu meskipun memasuki kedalaman hutan yang begitu gelap.
Cahaya rembulan menembus dari balik pepohonan, membuatku bisa melihat apa yang ada di depan.
“ hah hah hah “ “ !!!! “
Berlari dan terengah engah, seolah diriku sedang menjadi incaran dari seekor monster yang begitu ganas.
...‘ Mengapa, mengapa, mengapa harus berakhir seperti ini....... ini adalah kehidupan keduaku yang seharusnya bisa ku nikmati dengan bahagia...... tetapi mengapa harus berakhir seperti ini....... aku tidak ingin mati, aku tidak ingin mati di tempat ini ‘...
terus berlari sembari mengingat semua hal yang terjadi, meskipun ini adalah kehidupan kedua setelah kematian tetapi mengapa, mengapa aku harus mengalami semua ini.
Kematian pertamaku adalah dibunuh oleh si pangeran bodoh itu sebelumnya, ketika aku terbangun di kehidupan kedua ini mengapa harus menjadi seperti ini.
__ADS_1
Di incar oleh seorang pembunuh bayaran di saat aku ingin menikmati kehidupan sekolahku yang menyenangkan ini...... sesuatu yang tidak pernah ingin ku alami.
Dari depan yang bisa ku lihat sembari berlari hanyalah pepohonan lebat dan juga gelap, aku terus berusha berlari dari kejaran pembunuh bayaran yang ada di belakangku.
“ !!!! “
“ Aaaach “
Aku tidak memperhatikan sekelilingku dan mulai terjatuh karena tersandung sesuatu.
Kakiku terasa sangat sakit dan terjatuh dengan cukup keras. aku berusaha membalikkan badanku untuk meredakan sakit yang ada di pergelangan kakiku ini.
Aku berusaha untuk tegar agar bisa berdiri meskipun mengalami cedera.
" !!!! "
...' uhhhhh.... tidak , tidak bisa, mengapa tanganku bergetar seperti ini.......’ Aku harus segera lari, aku harus lari '...
Ketika diriku berusaha untuk segera berdiri, tangan dan kakiku tidak bisa melakukan hal itu seolah rasa sakit dan perasaan gemetar ini membekukan seluruh tubuhku.
Semakin ku berushaa untuk berdiri rasa sakit ini terasa begitu sakit, aku seolah tidak bisa lagi untuk bergerak dan berusaha untuk lari.
“ !!! “
“ hah “
“ Ciluk ba....... Aku menemukanmu tuan putri, apakah Anda sudah selesai dnegan main kejar-kejarannya “
Tanpa ku sadari, pria itu mulai muncul dan berada tepat di dekatku.
Mataku mulai mulai terbuka dengan lebar, keringat dingin mulai mengalir di seluruh tubuhku saat ini.
Aku tidak bisa bergerak lagi, kata-kataku tidak keluar sama sekali seolah telah membeku dan tidak sanggup untuk berbuat apapun.
“ boss mengatakan kepadaku bahwa aku bebas untuk melakukan apapun terhadap targetku meskipun itu adalah tindakan keji........ mari kita bermain-main tuan putri “
Dengan senyumannya yang tidak mengenakan, pria itu menunjukkan sisi kejamnya kepada diriku.
“ tidak..... tidak .... tidak “ ( Veronicia )
Pria itu mulai memegangi kedua tanganku dengan cukup keras dan membuatku merasa sakit.
“ srttt!!! “ “ !!! “
Dia kemudain merobek seragamku satu demi satu dan memperlihatkan bagian diriku.
“ apa yang Anda khawatirkan Putri..... Anda memiliki tubuh yang baik, jadi berterima kasihlah karena Tuan Ramon ini akan memberikan Anda pelayanan terbaik sebelum mengakhiri hidup Anda “ ( Ramon )
Pria itu mulai mengatakan sesuatu yang membuatku semakin tidak nyaman.
Ini adalah sebuah p*****han Yang tidak pernah ku alami sebelumnya, Dia akan melakukan itu kepadaku menodaiku sebelum mengakhiri hidupku.
__ADS_1
Aku sangat ketakutan, Ini sangat mengerikan...... aku tidak ingin mengalami ini.
...‘ takut.... takut....takut, aku sangat takut ‘...
Aku terus berusaha untuk melarikan diri, tetapi aku tidak bisa melakukan hal itu!
Pria itu mencengkeram kedua tanganku dengan sangat kuat dan membuatku tidak bisa untuk lari.
“ tidak!!!! “ ( Veronicia )
Tangan pria itu mulai memegangi b**** ku dan menyentuh bagian sensitif diriku.
“ Sangat indah....., ini cukup indah, seorang putri duke memang memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan yang lain..... jika begit mari kita lanjutkan, tuan putri “ ( Ramon )
“ uhk........ “ ( Veronicia )
Aku mulai mengigit gigiku karena tidak bisa lagi melawan pria itu.
Apakah ini adalah akhir untuk diriku, Akhir yang tidak pernah diinginkan oleh wanita manapun di dunia ini.
“ si-siapapun........ TOLONG!!!!!!! “ ( Veronicia )
Berteriak dengan cukup kencang meminta bantuan dan berharap ada seseorang yang akan menyelamatkanku dalam situasi ini.
“ percuma saja Anda memohon pertolongan! Dihutan ini tidak akan ada yang mendengar suara Anda..... jadi diamlah dan terima saja nasib diri Anda...... jik- “ ( Ramon )
“ !!!!! “
“ Aaaaaaa!!!!! “
Ketika pria itu ingin mengakhiri pembicaraannya, tiba-tiba saja pria itu berteriak dengan cukup keras.
Aku mulai memberanikan diri untuk membuka mata, saat ku perhatikan dnegan seksama yang ku lihat adalah pemandangan yang cukup mengerikan.
Sebelah tangan dari pria itu seperti terpotong oleh sesuatu. Darah terus mengalir dari sebelah tangannya membasahi tubuhku dengan cipratan darah itu.
“ Aku telah melihat banyak keburukan dari manusia, tetapi ini adalah hal terburuk yang bahkan lebih mengerikan daripada kematian ibuku yang pernah ku ingat “
Terdengar suara dari seseorang yang berjarak dengan cukup dekat.
“ uh...... sialan, siapa kau!!!!! “ ( Ramon )
Pria pembunuh bayaran itu mulai berteriak dengan cukup keras kepada orang tersebut.
Saat di perhatikan lagi, orang itu berdiri tepat di belakang pria pembunuh bayaran itu.
Wajahnya adalah orang yang ku kenal, tetapi ekspresinya menunjukkan sebuah amarah dan juga kebencian yang amat mendalam.
Ia menatap diriku dan pria pembunuh bayaran dengan mata merah menyalanya yang cukup menakutkan.........
“ Uhkkk..... “ ( Veronicia )
__ADS_1
Aku mulai menangis tersedu, meskipun sesaat tetapi entah mengapa aku sangatlah senang ketika ia datang......... .....
“ sekali lagi, aku bertanya kepadamu ...... apa yang sedang kau lakukan terhadap kenalanku “ kata laki-laki itu dengan nada dingin.........