
“ Pertandingan Dimulai!!!! “ ( Illige )
Illige mulai mengangkat tangannya yang menandakan bahwa pertandingan telah dimulai.
Orang-oramg yang hadir terlihat cukup riak, mereka mendukung masing-masing antara rey dan juga harist yang merupakan orang penting di sana.
Para fans club dari kedua kubu pun tidak kalah meneriakkan nama mereka, sebuah pertandingan latihan yang terasa seperti sebuah pertandingan kompetisi.
Di tempat rey dan juga harist, mereka saling mempersiapkan diri di posisi bertahan mereka sendiri, tidak ada satupun yang ingin melakukan sebuah serangan terlebih dahulu.
“ Hey...... ini tidak biasanya, apakah kali ini kamu lebih waspada untuk tidak membuat gerakan konyol!? “ ( Rey )
Yang mulai membujuk harist.
Rey berusaha untuk membujuk harist untuk menyerangnya lebih dahulu.
“ Apa!......bukankah wajar bila aku mulai berubah saat ini..... jika kamu tetap seperti itu, ini tidak akan menarik bukan! “ ( Harist )
Harist tidak kalah dari rey, ia menanggapi rey bahwa dirinya juga bisa berubah saat ini. Ia menambahkan bahwa ia sedang memprovo kasi rey untuk melakukan serangan terlebih dahulu.
Rey yang melihat hal itu mulai menunjukkan senyuman tertarik di wajahnya, seolah ia terpancing oleh provokasi dari harist.
“ haha.......jika itu keinginanmu maka aku tidak akan sungkan lagi.......!!!!! “ ( rey )
“ !!!!!! “
“ ........ “
Dengan berani rey yang mulai tertarik pada umpan harist dengan cepat mulai melaju ke arahnya dan mempersiapkan serangan.
Harist yang melihat hal itu sontak mulai memblokir serangan pedang kayu yang di arahkan oleh rey.....
Meskipun berada di jarak yang cukup dekat, kemampuan berpedang rey benar-benar cukup cepat, ia menyerang haris secara membabi-buta dan tidak memberikan kesempatan sedikitpun.
Harist yang menanggapi hal itu hanya bisa menahan serangan rey yang cukup cepat itu dnegan kecepatan yang tidak sepadan.
“ tak tak tak “
“ .............. “
Pedang kayu mereka saling beradu, Harist melakukan pertahanan yang cukup sengit meskipun ia harus di buat mundur oleh rey yang menyerangnya secara membabi buta.
“ !!!!!! “
“ .......... “
Ketika Rey hendak menyerang harist sekali lagi dengan ayunan pedang kayunya, ia berhasil di blokir oleh harist yang sudah memahami situasi tersebut.
Tetapi rey tidak kehilangan akal, ia melancarkan serangan kejutan ke arah harist dan menggunakan kakinya untuk menendang harist yang sedang lengah tersebut.
“ huh “
“ ....... “
Sesuatu hal yang tidak rey sadari, ternyata harist yang ia pikir lengah itu menyadari trik yang rey gunakan tersebut.
“ apakah kau pikir aku akan sama seperti diriku yang naif dahulu......... kali ini aku sudah jauh berubah “ ( Harist )
Dengan senyuman percaya diri di wajahnya........
Harist yang menyadari trik itu menggunakan tangan kirinya untuk menahan kaki rey yang hendak menendangnya dnegan kuat, ia berhasil membaca serangan yang akan rey gunakan kepada dirinya.
“...... “
Rey yang melihat pemandangan itu dibuat takjub, ia memasang senyuman tertanda bahwa harist sudah berhasil menarik perhatiannya.......
“ Kau benar-benar sudah melebihi eksprktasiku, jika begitu tolong buat aku lebih tertarik lagi......... Temanku!!! “ ( Rey )
Perkataan rey yang cukup membuat tercengang banyak orang.
Banyak orang yang baru pertama kali melihat senyuman diwajahnya yang cukup ramah saat pertandingan tersebut. Mereka seperti dibuat tercengang atas pernyataan rey yang barusan ...... ia baru pertama kali ini mengatakan kalimat teman untuk seseorang! Hal itu adalah sesuatu hal yang jarang diucapkan oleh seorang pangeran yang bahkan sulit untuk didekati banyak orang.
Harist terlihat cukup senang melihat hal itu, senyuman ramah rey yang ditujukkan olehnya merupakan sebuah ketulusan bahwa ia sudah diakui sebagai seorang teman oleh seseorang yang ingin ia lampaui tersebut.
“ Kau bisa menunjukkan sesuatu yang jarang aku lihat dari dirimu........ mohon kerjasama nya untuk itu, Rey-kun “ ( Harist )
Balas harist dengan senyuman puasnya.
Rey mulai kembali menjaga jarak, ia menyadari bahwa saat ini perasaannya cukup terlihat puas.
“ Kamu sudah mengerti itu bukan. Jadi jangan kecewakan aku dan mari kita lanjutkan ini hingga batasan terakhir....... Harist-kun “ ( Rey )
Jawab rey dengan senyuman di wajahnya.
Mereka kembali melakukan pertarungan lagi, Rey kemabli melakukan serangan ke arah harist dan harist menangkis serangan tersebut.
__ADS_1
Kali ini rey menggunakan teknik berpedang kepulauan tenggara dan tenaganya terkumpul di ayunan pedang miliknya.
Harist yang melihat hal itu kembali menahannya, tetapi ia jug menggunakan kedua tangannya untuk menahan tenaga dari rey.
Para penonton yang melihat pertandingan itu mulai merasa tertarik,seorang pangeran dan pahlawan melakukan latihan pednag dnegan cukup serius meskipun tidak menggunakan sihir.
Kembali ke pertandingan lagi.
Rey mulai kembali menggambil jaraknya, ia mulai ,enyiapkan kuda-kuda lagi setelah selesai menyerang harist.
“ hah hah hah....... ini cukup merepot, meskipun tidak menggunakan sihir ternyata kamu cukup kuat juga ya, harist-kun “ ( Rey )
Dengan semyuman dan terlihat cukup terengah-engah.....
“ hah hah hah “ harist juga cukup terengah-engah.
“ pertarungan latihan ini benar-benar gila..... tetapi aku tidak menyangka bahwa bisa mengimbangimu saat ini “ ( Harist )
Setelah melakukan malakukan pertarungan yang cukup sengit, baik rey dan harist mereka sama-sama terengah-engah dari pertarungan mereka.
Rey mulai kembali beranjak , kali ini ia memposisikan pedang kayunya ke arah pundak kirinya dnegan pose akan melakukan serangan tusukan.
“ Jika begitu, mari kita akhiri saja semuanya......... Hyaaaahhhhh!!!! ” ( Rey )
Rey mulai berlari dan berteriak untuk menyerang harist kembali.
Harist yang menyadari hal itu kembali memasuki posisi bertahan.
Pertarungan tidak bisa di hindarkan lagi, pedang kayu mereka saling beradu dnegan cukup kuat.
Rey tidak memberikan serangan terus menerus ke arah harist, harist yang menahan serangan kali ini tidak bisa mengimbangi kecepatan dari rey.
Rey terus mengenai titik kosong harist dengan cukup cepat, tetapi bukan berarti bahwa harits tidak melihat sebuah celah.
Ketika rey masih fokus menyerang bahu, tubuh dan bagian samping harist, harist yang melihat sebuah celah langsung menusukkan pedang kayunya ke perut rey yang terbuka.
“ !!!!! “
“........ “
Harist berhasil mengenai perut rey yang terbuka, reyyang terkena serangan itu mulai terlempar dari harist dan berusaha menahan dirinya yang tersempar tersebut.
Tangan rey menyentuh tanah untuk menahan tenaga pahlawan harist yang dirasa cukup kuat itu.
“ tch...... meskipun hanyalah latihan ini benar-benar menyakitkan........ kau bisa membuatku jadi semakin gila “ ( Rey )
“ akh....... aku senang karena usahaku membuahkan hasil “ ( Harist )
Kata harist yang juga terkena dampak serangan dari rey.
Meskipun harist berhasil melancarkan serangan dari Rey, ia juga merasakan sakit akibat serangan bertubi-tubi yang dilancarkan oleh rey sebelumnya.
Mereka berdua berada di kondisi yang sama. Saling terkena dampak pukulan yang mereka lancarkan sendiri......
“ Aku tidak menyangka latihannya akan seserius ini, jika aku yang berada di posisi itu aku mungkin akan langsung jatuh karena staminaku tidak sebaik itu...... apakah mereka benar-benar manusia!? “ kata seorang yang melihat pertandingan sengit mereka.
Penonton yang melihat hal itu hanya bisa menduga-duga dan tercengang saja.
Rey dan harist melakukan pertarungan yang berada di luar jangkauan mereka, meskipun tidak menggunakan sihir tetapi stamina mereka bisa dikatakan sudah melewati orang normal, dan mereka tidak terjatuh akibat serangan fatal mereka sendiri.
“ tch...... apa bagusnya dnegan itu, meskipun mereka terlihat menabjubkan mereka bukanlah apa-apa...... pengeran itu adalah anak haram dan juga pahlawan rakyat jelata “ jata seorang murid bangsawan yang iri pada mereka.
Meskipun banyak murid yang mengagumi mereka berdua, tetapi tidak semuanya akan berpikir sama, beberapa murid bangsawan memandang mereka dnegan tatapan tidak mengenakkan dan merendahkan mereka berdua.
Rey yang mereka anggap hanyalah anak haram dari raja dan juga harist yang memiliki latar belakang rakyat jelata hanyalah batu bagi mereka.
‘Meskipun sudah cukup lama mereka bertarung sengit, tetapi ini sudah jelas bahwa mereka benar-benar monster sekarang....... Pahlawan dan pangeran benar-benar berada di level yang berbeda ‘
Berbeda dnegan beberapa bangsawan, Illige mulai berpikir, ia menggambarkan stamina dari rey dan harist seperti monster karena sudah diluar kemampuannya.
Kembali ke pertarungan lagi.......
“ Hah hah hah “
“ Jika kamu sudah selesi dengan itu, bisakah aku yang menyerang balik kepada dirimu......... “ ( Harist )
“ Lakukanlah jika kau bisa melakukannya “ ( Rey )
Kali ini cukup berbeda, setelah berhasil mengembalikan sedikit staminanya, harist yang mulai ingin menyerang balik rey kali ini.
Rey mengizinkan hal itu, ia juga sudah sesusai mengembalikan staminanya yang hilang.
“ Bersiaplah...... hyaaaaaahhhh “ ( Harist )
Harist kali ini yang mulai maju, ia dnegan pose menyerangnya mulai berlari ke arah rey.
__ADS_1
Rey mulai mempersiapkan diri, kali ini ia yang sudah bersiap untuk melakukan pertahanan dari serangan harist.......
“ hhaaaaaaaaaa!!!!! “
Suara teriakan dari salah satu penonton....
Ketika sedang fokus untuk melakukan serangan balasan, seseorang dari sudut penonton mulai berteriak histeris seperti terjadi sesuatu.
hal itu sontak menghentikan langkah harist.
Rey dan harist mulai terfokus pada suara jeritan tersebut.........
“ Apa!? Apa yang sebenarnya terjadi! “ ( Rey )
Ketika mereka melihat ke sumber jeritan tersebut, terlihat salah satu murid yang merupakan murid bangsawan mengeluarkan sebuah aura gelap yang cukup aneh.
Orang-orang yang berada di dekatnya mulai menjauh dari murid tersebut.....
“ haaaaaa “
Tidak lama setelahnya terdengar suara jeritan lain, kali ini seorang wanita bangsawan yang mulai mengeluarkan tanda-tanda aneh.
Tidak lama berselang jeritan demi jeritan mulai bermunculan.
Para murid itu juga mengeuarkan aura gelap yang cukup aneh sama seperti sebelumnya.....
“ Ini.....sebenarnya apa yang terjadi!!! “
Para murid mulai terlihat panik, situasi di tempat latihan mulai terlihat cukup tegang akibat kejadian tersebut.
Para murid yang berjumlah dua belas orang dengan aura aneh mulai menunjukkan tanda-tanda yang cukup mengerikan.......
“ Bunuh, bunuh , bunuh....... semuanya harus segera dibunuh “
Kata salah satu murid yang menjadi korban tersebut.......
Mata para murid itu mulai berubah menjadi hitam, mata mereka berwarna kuning kemerahan dan terlihat seperti dirasuki oleh sesuatu...........
“ ini......... Gejala iblis “ ( Rey )
Kata rey yang mengenali kondisi tersebut..........
...••...
...••...
...••...
...••...
...( Flash back sebelum kejadian tersebut )...
“ Apakah kau sudah merasa lebih baik dari sebelumnya sekarang, Pangeran hanry “ kata seorang wanita yang tidak begitu jelas.
Di sebuah ruangan yang tidak diketahui, terlihat hanry bersama dengan seorang iblis wanita sedang mengamati situasi di balik sebuah jendela.
Wanita yang masih tidak memperlihatkan wajahnya yang tertutup oleh kain hitam transparan itu, menunjukkan senyumannya kepada hanry.
“ ya..... aku sudah merasa lebih baik......... sekarang adalah saatnya untuk menghancurkan semuanya....... semua kenangan memalukan yang ku rasakan “ ( hanry )
Hanry mulai menjawab perkataan wanita itu dengan nada yang cukup datar dan berbeda.
Sesuatu mulai terjadi pada hanry, warna matanya sangatlah berbeda dari sebelumnya, matanya berwarna hitam legam seperti seseorang yang cukup mengerikan.
Ia juga memperlihatkan dua buah gigi taring yang sedikit keluar dari bibirnya, serta aura hitam pekat yang terus memancar dari dalam dirinya.
Hanry seperti tidak memiliki sebuah emosi dan terlihat seperti boneka yang cukup patuh terhadap perkataan wanita tersebut. Ia telah berubah daripada yang selama ini orang bayangkan.
Wanita ras iblis itu kembali tersenyum, ia mulai perlahan mendekati hanry yang patuh pada dirinya.
Ia mulai mendekatkan tangannya yang memiliki kuku panjang dan mulai memegang dagu hanry dengan perlahan.......
“ hu hu....... sungguh manisnya dirimu, wahai peliharaan lucuku......... mengamuklah sesukamu dan tolong jangan kecewakan diriku, mengerti “
Kata perempuan itu kepada hanry.
“ aku berjanji tidak akan mengecewakanmu, wahai majikanku............anjing kecilmu ini akan terus mengikutimu “ ( Hanry )
Dengan wajah yang menggambarkan diri sebagai sebuah peliharaan yang cukup gila, hanry tersenyum manis sembari menjilat jari perempuan yang menjadi majikannya tersebut.
Wanita itu kemudian mulai menunjukkan kedua pasang sayapnya yang terlihat seperti sayap kelelawar, sorot mata mata hanry mulai bersinar dan mengeluarkan cahaya berwarna hijau.
Sebuah lingkaran sihir yang cukup besar mulai terbentuk di langit academi, awan hitam seketika mulai menutupi langit dan mengubah suasana menjadi cukup mencekam.
“ Marilah....... Mari kita mulai pestanya!!!! “
__ADS_1
Kata wanita itu dengan senyuman tajam diwajahnya............