The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Special 7 : Perayaan Pangeran


__ADS_3

Pada pagi hari ini, aku dan yang lainnya telah tiba di halaman istana. Sesuai dengan janji bahwa hari ini aku dan paman itu akan melakukan Duel pedang.


Tentunya pedang yang kami gunakan adalah pedang kayu tradisional. Ini merupakan sebuah tradisi dari takagawa dimana para samurai akan saling berhadapan untuk menghibur Keluarga kerajaan.


Tetapi kali ini agak sedikit berbeda dimana Daimyo dan istrinya hanya melihat duel di waktu senggang mereka.


Seorang yang prajurit yang dikatakan sebagai Mantan Bawahan dari paman itu menjadi wasit dalam pertandingan ini


“ Baiklah........Tidak ada aturan mutlak dalam pertandingan ini, kalian berdua diizinkan untuk menggunakan kekuatan pada batasan tertentu “ “ Pertandingan akan di hentikan jika salah satu dari kalian menyerah atau pun terjatuh “ “ Jika begitu pertandingan dimulai....... “ ( Kodeki ).


Pertandingan telah dimulai......... kami saling melakukan sapa khas yang biasa di lakukan oleh para samurai.


Aku sudah bersiap dengan gaya kuda-kuda yang kugunakan.


“ Ho....... tidak akan menarik jika salah satu dari kita tidak ada yang menyerang terlebih dahulu........silahkan saja nak, kau boleh menyerangku terlebih dahulu “ ( Hatsumaru )


Paman itu memintaku untuk menyerangnya terlebih dalu, aku mengetahui jika itu adalah umpan agar aku terkecoh. Tetapi jika itu yang paman itu minta maka aku tidak akan keberatan untuk itu.


“ Baiklah jika itu yang paman inginkan.........hyahhhhh “ ( Rey ).


Tanpa ragu aku mulai berlari dan menyerang paman itu dari arah depan.


Paman itu tidak menghindari serangan ku sama sekali.


Pedang kami saling memblokir satu sama lain.


“ tak tak tak!!!! “suara pedang saling beradu.


Aku dan paman itu mulai menambah kecepatan serangan kami. Paman itu masih tetap dalam posisi bertahan di saat aku terus melakukan serangan.


Perlahan-lahan aku mulai bisa membuat paman itu mundur kebelakang dengan serangan ku.


“ Dengan ini.....hyahhhhhh “ ( Rey ) 


Aku mulai memfokuskan seranganku kepada satu titik sebagai serangan penutup.


“ !!!! “ tetapi tanpa disangka, paman itu bisa menahanya dengan cukup mudah.


“ Ho....... luar biasa nak....... aku mengakui jika kau bisa memojokkanku hingga sampai sejauh ini “ ( Hatsumaru )


“ hah hah hah....... teriama kasih atas pujiannya, paman “ ( Rey ) 


Dengan terengah engah. Aku mulai menjawab apa yang paman itu katakan...... 


“ tapi ini adalah giliranku untuk menyerang......bersiaplah nak “ ( Hatsumaru )


Dengan sedikit membuka kuda-kuda pertahanannya paman itu mulai merubah posisi bertahan ke posisi menyerang. Ia tanpa banyak berbicara langsung mendaratkan serangan ke arahku.


“ tak tak tak!!!! “ pedang kami saling beradu.


Aku setidaknya berhasil menahan serangan paman itu dengan banyak usaha.


...‘ Seperti yang kuduga, teman master sama kuatnya dengan dirinya ‘...


Aku semakin terpojok akibat menahan serangannya dengan kedua tanganku. Seperti yang kuduga, bahwa ia sama merepotkannya dengan master tetapi tidak semerepotkan Nopt Yang dalam bentuk ryuuzuhide nya.


“ Hah hah hah...... “ ( Rey )


Aku mulai mengambil jarah dari paman itu dengan terengah-engah. Hanya dengan beradu pedang dengannya aku sudah mengetahui seberapa jauh perbedaan kekuatan kami.


Meski tanpa menggunakan kekuatan apapun, paman itu mungkin sudah bisa mengalahkanku dalam beberapa hal.


Aku tsudah mengerahkan aliran energi chi ku pada serangan terakhir barusan, tetapi ia bisa menghentikannya tanpa mengguanakan serangan apapun.


“ Aku sepertinya terlalu meremehkan mu nak, aku akan segera mengakhirinya dengan ini......bersiaplah “ ( hatsumaru ).


Paman itu mulai serius untuk mengahadapiku!? Tapi tunggu, ia tadi mengatakan bahwa ia tidak serius untuk melawanku barusan!? Jadi selama ini ia tidak benar-benar menggunakan seluruh kekuatannya........ gawat


Serangan terakhir dari paman itu memfokuskan seluruh energi chi di seluruh bagian pedangnya. Ia sepertinya serius akan mengakhiri duel ini segera.


Aku mulai mempersiapkan perisai pertahanan dari kumpulan energi chi di seluruh tubuhku guna mengantisipasi serangan darinya.


“ Dengan ini berakhirlah...... “ ( Hatsumaru )

__ADS_1


Paman itu mulai mengayunkan pedangnya dengan cukup kuat ke arahku. Itu adalah serangan dengan skala energi chi yang terkuat ya pernah ku lihat.


“ Hsssssss!!!!!! “ Serangan chi itu mulai menghantam tubuhku. Aku bisa sedikit menahannya karena perisai energi chi yang ku siapkan di seluruh tubuhku.


Serangan itu mulai semakin kuat menghantam tubuhku, tetapi aku harus terus menahannya dan tidak boleh sampai terlempar karena serangan tetsebut.


“ hssssttttt!!!! “ aku terus menahan serangan itu dengan sekuat tenaga, aku harus terus bertahan.


Perlahan serangan itu mulai sedikit memudar, aku bisa bertahan hingga akhir.


“ hah hah hah “ ( Rey )


Aku tetus terengah - engah karena menahan kuatnya serangan energi chi tersebut. Aku masih bisa berdiri dengan tegak dari serangan tersebut.


...‘ rasanya seperti menahan ribuan pukulan yang mengarah kepadaku ‘...


Serangan itu terasa seperti banyaknya pukulan yang mengah langsung kepadaku, itu benar - benar serangan energi chi terbesar yang pernah ku lihat.


“ huh!!! “ seketika paman itu dan beberapa orang yang menyaksikan tetlihat cukup kaget!? Mereka sepertinya tidak percaya karena aku berhasil menahan serangan tersebut.


Tidak berapa lama paman itu mulai tersenyum lebar ke arahku!?


“ Ha ha ha....... luar biasa, seperti yang kuduga dari murid teman lamaku........... ini adalah kemenangan bagimu, Ha ha ha “ “ terimakasih karena sudah menghibur pak tua ini nak “ ( Hatsumaru )


Paman itu mulai tertawa lega saat ia menyaksikan dengan matanya bahwa aku berhasil bertahan dari serangan kuat miliknya.


“ Eh!? Tapi bagaimana denagn pertandingannya!? “ ( Rey )


“ Kita akhiri saja nak........ lagi pula jika aku terus mengeluarkan serangan seperti itu, punggungku bisa sakit........ jadi aku mengakui kekalahan ku , wahai anak muda “ ( Hatsumaru ).


“ Eh!!!! “ ( Rey )


Aku mulai terkejut dengan apa yang barusan dikatakan oleh paman itu! Ia mengakui kekalahannya dalam duel ini dan juga ia mengatakan jika ia terus menggunakan serangan tersebut maka punggungnya akan sakit!? 


“ Baikalh......pertandingan selesai “ “ Pemenangnya Rei-kun “ (Kodeki )


Dengan dinyatakannya diriku sebagai pemenang, pertandingan ini telah berakhir. Aku cukup senang karena bisa bertanding dengan teman master, tidak peduli Menang ataupun kalah. Aku tetap akan mengaguminya.


Para penonton dan daimyo yang melihat pertandingan itu nampak cukup terpukau dengan pertandingan barusan.


“ jika saja aku yang langsung berhadapan dengan Sensei, bisa dipastikan bahwa aku pasti akan langsung kalah jika ia mengarahkan serangan barusan....... anak itu cukup hebat juga bisa menahanya “ 


Mendengar apa yang dikatakan oleh slaah satu dari mereka, sepertinya aku cukup puas.


Mungkin aku juga bisa terlempar jika saja aku tidak aekuat tenaga menahan serangannya.


Paman itu mulai sedikit mendekat ke arahku, dengantanganya yang cukup besar ia mulai memegangi kepalaku dan mengelus-elus rambutku.


“ Jika saja anak keduaku masih hidup, maka ia pasti akan seusia dengan mu....... ha ha ha “ ( hatsumaru )


Paman itu mulai sedikit tertawa dan terus mengelus-elus kepalaku sambil mengingat anak keduanya. Apakah anak dari paman itu meninggal karena keadaaan tertentu!?


“ Tapi kamu benar-benar hebat nak...... bagaimana ji- “ “ akhhhhh !!!! punggung ku “ ( Harsumaru )


“ paman apa yang terjadi!!!! “ ( Rey )


Dengan panik aku mulai memegangi paman tersebut. Aku tidak tau apa yang terjadi dengan paman itu hingga ia berteriak kesakitan.


“ ti-tidak apa-apa...... ini hanya penyakit yang biasa terjadi, aku sebenarnya terlalu lama tidak mengeluarkan serangan energi chi tersebut hingga aku tidak memperhatikan diriku..... “ “ ach ach !!!! baiklah.....aku harus beristirahat sebentar “ ( hatsumaru )


“ !!!!••••• ------- “


Pertandingan ini di tutup dengan paman yang terkena sakit punggung akibat terlalu berlebihan menggunakan serangan energi chi tersebut. 


Sekarang aku mulai mengerti mengapa ia pensiun dari Pasukan pemburu oni dan memilih jadi prajurit keluarga kerajaan.


...' Pastiny cukup berat jika menjadi pemburu oni dengan Sakit punggung itu '...


...•...


...•...


...•...

__ADS_1


...•...


[ Setelah sehari berlalu ]


Akhirnya saat yang kami nantikan telah tiba.


Pada malam hari ini adakan diadakan pesta perayaaan hari kelahiran pangeran negeri ini.


“ Duk duk duk !!!! “ suara dari taiko bergema.


Pesta perayaan ini diadakan dengan cukup meriah dimuai dari tarian miko di istana.


Ada banyak sekali pertunjukan musik tradisional, upacara bon odori dan juga teater tradisional.


Kami semua menyaksikannya dari tempat yang telah disediakan oleh Pangeran muda kepada kami.


Setelah duel dengan paman itu berakhir, Bocah itu malah semakin mengagumiku dan memanggilku onii-chan dengan cukup akrab. Aku mau tidak mau harus meladeninya.


Benar-benar cukup melelahkan untuk meladeni bocah yang banyak bicara tersebut, tetapi juga cukup menyenangkan bagiku karena bisa akrab dengan bocah itu.


Kembali ke acara teater tradisional, teater tersebut mengisahkan tentang cerita ryuuzuhide yang disukai oleh bocah tersebut.


Aku terus menghayati semua cerita yang diperankan di dalamnya, menurutku hampir semuanya tepat kecuali yang menyebut “ Ryuuzuhide sebagai utusan dari Para Dewa “.


Hampir semua yang diceritakan tersebut sangat berbeda dengan apa yang aku alami selama ini.aku bisa menyimpulakan bahwa Ryuuzuhide adalah orang yang periang dan juga peduli akan sesama.


Dan ada adegan saat Ryuuzuhide menantang Yattagarashu dan menjadikannya sebagai Shikigami kontrak miliknya. Dicerita tersebut juga mengisahkan bagaimana keempat Shikigami agung membantu ryuuzuhide dan mengalahkan para oni di seluruh negeri.


Saat aku semakin menghayatinya mungkin aku agak sedikit iri dengan Kehidupan dari Ryuuzuhide, tetapi aku meyakini bahwa tidak ada gunanya iri kepada orang yang memiliki banyak reputasi bagus dengan seluruh usahanya.


( Note : Rey dan Ryuuzuhide sebenarnya bagaikan Dua sisi Koin yang berkebalikan. Jika Sosok Ryuuzuhide dimasa lalu adalah anak yang cukup periang dan di sukai banyak orang di desanya, sedangkan Rey adalah anak yang cukup Kelam dan dingin terhadap orang lain juga cukup tidak disukai oleh orang-orang dulunya......... Jika Ryuuzuhide banyak Tersenyum kepada orang lain, Maka Reyham hampir tidak pernah tersenyum dan hanya pada orang dan saat tertentu saja ia akan tersenyum..... )


Teater terus berlanjut hingga cerita saat kesemua negeri telah sepakat memutuskan untuk berdamai. Cerita tersebut di iringi oleh banyaknya intrument dan musik tradisional yang mengiringinya.


Setelah teater tersebut, adalah permainan alat musik koto dan juga di iringi dengan Musisi ternama di ibukota.


Suaranya saat menyampaikan kata-kata bagiku terasa cukup bermakna.karen setiap kalimatnya menyurumu untuk mengahargai makna dari kehidupan.


Perayaan ini di tutup cukup meriah dengan di nyalakannya kembang api di seluruh kota. Langit malam kota diwarnai oleh indahnya kembang api yang meledak di cakrawala. 


Ini adalah perayaan paling meriah yang tidak pernah ku lihat.


Bahkan orang-orang biasa juga bisa menikmatinya dengan seksama..........


Daimyo dan keluarganya benar-benar sangat dicintai oleh rakyat hingga tidak ada perselisihan apapun yang terjadi di negeri ini.......


...‘ aku harap seluruh Lusia juga akan seperti Negeri-negeri di kepulauan tenggara suatu saat nanti ‘...


Daratan lusia dan kepulauan tenggara sangatlah jauh dalam berbagai hal. Ditempat ini bahkan orang biasa bisa dengan mudahnya melihat dan merayakan banyak festival dan juga perayaan. Sangat berkebalikan dengan daratan lusia dimana hanya para bangsawan saja yang bisa menikmatinya.


...°...


...°...


...°...


...°...


...°...


...°...


[ Hikayat Author]


Author sebenarnya tidak ada niat untuk membuat Arc Kepulauan tenggara ( Timur Jauh ).


Sekenario awalnya dari Cerita ini seharusnya


- Rey dipungut > Jadi Petualang > Ketemu Bapaknya > Balas Dendam Terlaksana > Masuk Academy > End : 6 volume......


tapi dikarenakan Carita akan jadi hambar jika langsung di End dan Hanya 6 volume saja ....... maka tercetuslah Ide 2 Volume tambahan Dari Arch Kepulauan tenggara.


ini juga bisa sekalian untuk menambah Kekayaan Khazanah dalam Cerita WN ini........ 🧐

__ADS_1


....


untuk Volume ke 4 Dari Cerita WN ini adalah Naga Agung dan Pertemuan dengan Bapaknya Yang diberi judul Real My Father........ 😁 Kira-kira apakah pertemuannya akan Mengharukan ...😆


__ADS_2